Misi Hantu Kita

Misi Hantu Kita
Kembalinya ORC!!


__ADS_3

Sebentar lagi upacara akan dimulai, sehingga seperti biasanya kami sebagai para siswa dan siswi diminta untuk berbaris sesuai dengan barisan kelasnya masing masing.


Aku berbaris dibarisan ke tiga dari depan seperti biasanya karena memang ukuran tubuhku tidaklah teralu tinggi.


Setelah semua barisan rapi, upacara pun dimulai, dan saat pembina upacara akan memasukin lapangan upacara aku sontak saja langsung membelalakan mataku saat aku dapati yang kini menjadi pembina upacaranya adalah pak Ali, atau bisa ku panggil dia adalah ORC yang selama ini aku selidiki.


Kulihat sorot matanya yang menatap tajam ke arah barisan kelasku, yang tentu saja sorot mata itu ia tunjukan bagi diriku. Tanpa ragu aku balas tatapan tajam yang ia berikan padaku, tentu saja dengan tatapan sinis setidaknya itu dapat mengambarkan bahwa sama sekali tidak ada rasa takut dalam diriku.


...***************...


Upacara berjalan seperti biasanya, hingga tibalah saat dimana amanat pembina upacara, sehingga kami semua pun di posisikan istirahat.


Setelah semua siswa dan siswi dalam keadaan istirahat, kulihat Pak Ali mulai berbicara yang dibuka dengan kalimat puji syukur jika kalian sekolah, kalian pasti tau bukan.


Aku pun hanya mendengarkan ocehannya itu dengan wajah yang tidak berniat sama sekali dan bahkan aku bisa tidur jika aku tidak memikirkan konsekuensi yang akan aku dapatkan. Hingga ia pun mulai berbicara yang dimana agaknya itu ia tujukan untuk diriku.


"Kalian pasti bertanya tanya bukan, kenapa saya sudah ada disini... Misalnya, kok pak Ali udah masuk sih!?.... Bukanya, katanya izin 1 bulan ya?....kok udah balik padahalkan masih sisa 5 hari lagi??.. Begitu bukan yang ingin kalian tanyakan!!.. Jadi sebenarnya memang saya ini izin 1 bulan... Dan karena tiba tiba saja urusan saya Sudah bisa dikendalikan, alhasil saya pun segera kembali dan kebetulan saya jadi pembina upacara hari ini!!". Ucapnya.


"Sebelumnya mohon maaf juga karena hari ini saya tidak mengunakan seragam yang semestinya!! ... Kalian pasti bertanya tanyakan, kenapa?... Ya, itulah yang juga saja tanyakan kemana hilangnya seragam saya... Sehingga saya pun terpaksa memakai seragam lain". Ucapnya sambil lagi lagi melihat sekilas ke barisan ku.


"Emm... Saya rasa seragam saya diambil oleh seekor tikus?!... Bisa jadi bukan, seekor tikus besar yang mampu menghilangkan seragam saya!!.. Entah tikus itu mau untuk apa? ". Ucapnya dengan senyum miring.


Dan setelah ia selesai berbicara panjang lebar ia pun akhirnya berhenti dan setelahnya kami pun selesai upacara dan langsung berbalik menuju kelas masing masing.


...*****************...


Aku berjalan menuju lab, yang dimana disana ada barang yang harus ku ambil karena diminta oleh ibu viska untuk aku ambilkan. aku diminta oleh ibu Viska selaku guru biologi kami untuk mengambil tiruan kerangka manusia.


Setelah mendapatkan apa yang aku cari, dengan segera ku bawa kerangka itu menuju kelasku dengan sedikit hati hati, karena kerangka yang lebih besar dari tubuhku tentu saja aku akan sangat sulit membawanya.


Saat ditengah jalan menuju kelasku tiba tiba saja langkah ku terhenti karena tiba tiba saja aku merasakan ada sesuatu yang kini menghadang langkah ku.


Segera ku tolehkan kepalaku ke arah depan dan ternyata yang kini sedang menahanku adalah pak Ali yang sedang tersenyum remeh padaku.


"Apa perlu saya bantu membawakannya? ". Tanyanya dengan wajah remeh.


"Tidak perlu!! ". Singkatku sambil hendak berjalan.

__ADS_1


"Apa kini kamu takut?!... Kamu takut bukan saat tau bahwa musuhmu ada disekitarmu? ... Bahkan ia ternyata sudah mengambil beberapa nyawa !.. dan... Hahaha!!!.... Nyawa saudari mu sendiri!! ya kalau saya boleh memberikan saran sisa waktumu hanya tinggal 5 hari lagi, setidaknya gunakanlah waktu itu untuk kebaikan yang berguna bagi dirimu, mengerti!! ". Ucapnya dengan nada semakin meremehkanku.


"Takut?!.. Tch!!... Buat apa saya takut dengan anda?.. Apa anda lupa bahwa saya yang memanggil anda kemari?.. Oh ya, anda menyarankan saya untuk berbuat kebaikan bukan selama 5 hari ini, tentu saja saya akan berbuat baik, dengan melenyapkan anda, karena andalah biang masalahnya!!... Jadi sebaiknya andalah yang berbuat kebaikan!! ". Ucapku membalas ucapannya, dan langsung berjalan meninggalkan tapi langkahku terhenti karena masih ada beberapa kalimat yang ingin aku sampaikan.


"Oh ya... Tadi itu!!.. Kalok mau nyindir langsung aja sebut nama saya, jangan pakek julukan!! ". Ucapku, dan kembali melangkah pergi.


"Kamu akan semakin menyesal berkata demikian!! ... Lihatlah sebelum kamu mati kelak, akan aku buat kamu menderita terlebih dahulu!! ... Agar kamu tau sedang bermain dengan siapa sekarang!! ". Ucapnya kembali tersenyum miring dan berjalan ke arah satunya.


...******************...


Sepulangnya aku kerumah aku disambut oleh Dira yang kini duduk seperti biasanya di depan pintu.


"Ngapain kamu duduk disitu? ". Tanyaku padanya.


"Lagi mikir". Singkatnya dengan menoleh sekilas padaku.


"Mikir apaan, tumben banget... Biasanya kamu enggak pakek mikir? ". Ucapku sambil meletakan tasku di gantungan.


"gue lagi mikir.... Apa yang harus kita lakuin ya, apa bisa kita ngalahin ORC itu... Tadi itu dia kayaknya percaya diri banget bakalan menang!! ". Ucapnya dengan lesu.


"Kalok kita gagal terus kamu mati gimana? ". Tanyanya kini yang sontak saja membuatku terdiam beberapa detik.


"Mati itu takdir!!.. Semua orang pasti bakalan mati tau, jadi buat apa mikirinnya, lagiankan enggak terduga!! ". Ucapku dengan santai.


"Iya sih!!.. Tapi elo tenang aja ya, gue bakalan berusaha semampu gue buat lo, gue bakalan selalu ngelindungin lo". Ucapnya kini yang tersenyim padaku.


"Oke, oke!! ". Si gkatku sambil beranjak hendak pergi.


"Mau kemana? ". Tanyanya padaku.


"Mau ngasih makan Alang !!.. Mau ikut? ". Ucapku bertanya padanya.


"Pergi aja sendiri!! ". Singkatnya sambil membuang muka, sehingga aku pun hanya terkekeh pelan melihatnya.


Aku pun keluar dari dalam kamar dan tidak lupa ku tutup kembali pintu kamarku.


"Hush!!.. Aku pasti bisa!!.. Aku harus bisa ngancurin iblis yang pernah ngambil nyawa orang dan juga nyawa Dira!!bahkan hampir nyawa ku sendiri!! ". Ucapku optimis dan langsung turun kebawah.

__ADS_1


...******************...


Keesokan harinya saat jam olahraga kami telah habis, kami pun langsung mengganti pakaian kami, dan langsung masuk ke kelas, dan disana sudah ada Pak Ali yang memasang raut wajah ceria. Ya, itulah yang dinamakan iblis bermuka 2.


"Baiklah !!.. Semuanya sudah masuk ke kelaskan?.. Sekarang cepat kumpulkan tugas-tugas yang kemarin saya berikan, karena ingin saya nilai". Ucapnya pada kami.


"Aku pun menitipkan buku ku pada Ellin karena aku tidak berniat sama sekali berdekatan dengannya.


...****************...


Setelah jam pelajaran habis, kami pun akhirnya bisa pulang, dan dengan segera aku pun menuju parkiran untuk mengambil motorku untuk pulang.


Sesampainya aku dirumah tiba tiba saja dadaku mendadak menjadi nyeri sehingga aku pun langsung memegangi dadaku.


"Elo kenapa ra? ". Tanya Dira yang tiba tiba muncul di sampingku.


"Ini tiba tiba dada aku sakit banget!!.. dan firasat aku kok mendadak jadi enggak enak ya? ". Ucapku masih menggosok gosok dadaku.


"Firasat buruk?!.. Tapi apa? ". Tanyanya padaku.


"Aku juga enggak tau?.. Tapi firasat aku aja bilangnya gitu!! ". Ucapku sambil menatapnya.


"Yaudah mendingan sekarang kita masuk ke dalam ya!!.. Kamu pasti capek deh !!, karena itu dada kamu sakit!! ". Ucapnya sambil memegangiku.


Alhasil aku pun berjalan perlahan masuk kedalam dan langsung merebahkan badanku ke kasur.


.......


.......


.......


.......


.......


(Bersambung)

__ADS_1


__ADS_2