
Keesokan harinya karena tidak ada kerjaan apa apa, aku pun memutuskan untuk menonton tv diruang keluarga, hanya ada aku sendiri disini karena kedua orang tuaku sudah pergi bekerja dari pagi tadi.
Ku pencet beberapa saluran tv tapi hanya ada berita berita dan juga film kartun saja, jadi aku memutuskan untuk menonton film kartun saja. Sampai Dira muncul dan duduk di sebelahku.
"Nonton apaan? ". Tanyanya padaku.
"Kartun". Singkatku yang masih fokus menatap ke tv.
"Kenapa enggak nonton film hantu? ". Tanyanya lagi.
"Enggak ada". Ucapku malas.
"Kenapa". Ucapnya lagi.
"Ya karena hantunya disini... Puaskan". Ucapku lagi padanya sambil menunjuk kearahnya.
"Ya, bukan berati gue hantu terus lagi disini film nya enggak ada, gimanan sih lo.... Udah coba cari di acara lain". Ucapnya lagi padaku.
Lalu aku pun memencet beberapa acara tv sampai ada sebuah saluran berita yang mengatakan bahwa ada sebuah tempat baru di kotaku, lebih tepatnya lagi waterboom.
"Ra, kesana yuk... Ayuklah... ". Ucapnya lagi padaku, sambil mengoyang goyangkan tanganku.
"Enggak mau a males.. Jauh juga tempatnya". Ucapku lagi sedikit menggeser darinya.
"Ayok lah lagian kan kita perginya sekarang.. mumpung libur juga". Ucapnya lagi dengan nada memelas.
"Iya libur tapi gimana kalok kejadian beberapa minggu lalu terulang". Tanyaku padanya.
"Yang mana ya, enggak ada tu". Ucapnya pura pura lupa.
"Yang kita ketemu begal... Nah gimana tu... Terus gue sampek pingsan ". Tanyaku lagi padanya.
"Ya... Itu... Itu... Yaudah deh kalok enggak mau pergi enggak pa pa". Ucapnya dengan nada seolah kecewa.
"Yaudah ayo... Tapi aku tanya papa sama mama dulu ya, takut mereka nyariin lagi entar". Ucapku lagi padanya lalu aku pun beranjak ke atas menuju kamarku. Dan samar samar kudengan suara teriak girang dari nya.
Lalu ku telpon mamaku untuk memberitahukan padanya tentang rencana kami dan untungnya mamaku memberikan izinnya. Lalu aku pun bersiap siap untuk pergi. Dan turun kembali kebawah.
"Gimana dikasih kan". Ucapnya antusias.
__ADS_1
"Iya... Ayo pergi". Ajak ku lagi padanya.
Lalu kami pun naik ke motor dan kujalankan motorku kearah tempat tujuan itu. Cukup lama kami mengendarai motor hingga akhirnya kami pun sampai di tempat tujuan. Lalu kucari tempat parkiran yang masih kosong, karena disana sudah banyak kendaraan hingga sangat sulit bagiku untuk mencari tempat yang masih kosong. Hingga aku menemukan sebuah tempat yang masih kosong dan berada di paling pojok.
"Ra, kenapa parkirnya jauh banget sih.... Bikin capek aja". Ucap Dira padaku.
"lu enggak liat disana udah penuh... Udah deh ayo masuk jangan protes lagiankan yang capek itu seharusnya gue bukan lu... Elu kan terbang lah gue". Ucapku yang langsung berjalan meninggalkannya.
Lalu kami pun masuk dan aku hanya mencelupkan kaki ku di kolam yang khusus untuk mencelupkan kaki sambil melihat lihat anak anak yang tengah bermain air.
"Dara enggak berenang ya". Ucap Dira padaku.
"Enggak a gue kan enggak bisa berenang". Ucapku padanya.
"Oh iya ya, lupa". Ucapnya dengan senyumannya padaku dan kembali bermain air.
Dan cukup lama, kami disini akhirnya aku pun memutuskan untuk pulang kemudian ku tanyakan pada Dira.
"Dira udahan ya udah hampir 1jam juga, ayo pulang". Ajak ku padanya.
"Cepet banget ra, kita keliling aja dulu ya.... Please... ". Mohon nya padaku.
"Yaudah deh ayo, sekalian gue mau nyari makan". Ucapku padanya.
Disana ada beberapa bayi yang tertawa menurut ku wajar karena ada Dira yang mengajak mereka bercanda tapi tidak dengan beberapa orang tua lainnya mereka sedikit heran melihat anaknya tertawa sampai saat mereka menujukan matanya kearahku karena bayi bayi mereka melihat kearahku.dan mereka pun tersenyum padaku, Aku hanya bisa tersenyum simpul pada mereka karena sedikit malu diperhatikan, seolah olah aku yang mengajak bayi mereka bergurau saat makan.
"Dira udah... Elu enggak liat mereka lagi makan". Ucapku berbisik padanya.
"Kenapa memang nya kan mereka ketawa bukan nangis". Ucapnya lagi belagak enggak tau.
"Nanti mereka kesedak gimana... Udah berenti". Ucapku lagi dan ia pun berhenti bercanda dengan bayi bayi itu.
Dan tak lama makanan kami pun datang dan aku pun mulai memakannya.tapi tiba tiba saat aku sedang makan ada sesosok bayangan yang melintas sangat cepat tepat dihadapanku.
Wush~
"aduh... Dira itu yang barusan lewat apaan". Tanyaku sambil melihat sekeliling.
"Itu dia di atas". Tunjuknya padaku dan saat kulihat hantu itu duduk didekat perosotan yang sangat tinggi di kolam renang yang tak jauh dari tempat makan kami.
__ADS_1
"Lah kenapa hantu itu ada disini? ". Tanyaku pada Dira.
"Bentar biar aku tanyain ya". Ucap Dira yang menghilang dan muncul didekat hantu itu.
Cukup lama dia disana dan kemudian dia pun kembali lagi ketempatku dengan wajah yang panik.
"Gawat... Gawat... Gawat... ". Ucapnya panik.
"Gawat apaan". Tanyaku padanya.
"Ternyata dia itu hantu disini... Dan dia bilang dia itu hantu.... Hantu pesugihan... Dan dia-". Ucap Dira lagi terputus saat tiba tiba seseorang berteriak dari arah kolam.
"Tolong.... Tolong ada yang jatuh". Teriak orang itu.
Seketika kami semua yang mendengar pun berlari kearah teriakan itu, dan saat kulihat seorang anak kira kira berumur 13tahun dengan kepala yang sudah hancur dan dengan tulang tulang yang patah akibat jatuh dari atas. Dan darah anak itu pun mengalir dan mengenai kolam renang seketika air kolam renang itu pun menjadi berwarna merah.
"Aduh ngilu deh... Kayak aku dulu". Ucap Dira yang ku dengar jelas ditelingaku.
Aku pun menoleh keatas, Dan saat kulihat ke atas tepatnya kearah perosotan, sesosok wanita sudah menyeringai dari atas sana dengan pandangan matanya yang terus menatap kearah anak yang jatuh itu, dan tiba tiba sorot matanya diarahkannya padaku, aku yang tersentakpun langsung mengalihkan pandanganku darinya, dan kemudian aku hanya mendengar suara cekikikan yang sangay nyaring seperti ingin memekakkan telinga karena itu aku menutup telingaku.
Kemudian kuarahkan kembali pandangan ku kearah nya dan ia sudah tidak ada disana, entah hilang kemana.
"Dia kemana Dira? ". Tanyaku pada Dira.
"Dia udah pergi karena udah dapet korbannya". Ucap Dira dengan nada yang sedikit terdengar lemas.
Saat aku baru ingin bertanya pada Dira, tiba tiba para petugas kepolisian sudah datang dan menyuruh kami semua yang ada disini untuk pergi, lalu aku pun berjalan meninggalkan tempat itu dengan tanda tanya yang masih ada dipikiranku.
Saat aku berjalan kearah parkiran kulihat dari arah kejauhan ada seorang wanita yang seperti kakaknya Haris yaitu Hana. Lalu aku pun berinisiatif untuk memanggilnya tapi belum sempat kupanggil ia sudah masuk ke dalam bus. Jadi aku pun melanjutkan jalanku.
"Dira katamu dia hantu pesugihan... Berati yang punya tempat ini". Ucap ku menggantung seolah menunggu jawabannya.
"Shutt... Jangan ngomong disini entar yang punya tempat denger. Bisa bisa bahaya... Mendingan kita pulang aja, entar biar aku ceritain oke". Ucapnya padaku. Lalu aku pun mengangguk dan menjalankan motorku untuk pulang.
.......
.......
.......
__ADS_1
.......
(Bersambung)