Misi Hantu Kita

Misi Hantu Kita
Suara apa?!


__ADS_3

Saat aku berjalan hendak keluar dari kelasku karena sudah waktunya pulang, tiba tiba saja ibu Meri memanggilku, dan memintaku untuk menolongnya membawakan buku buku yang tadi kami kumpulkan.


"Dara... Kamu bisa tolongin ibu gak?.. Tolong kamu bawa buku buku kamu dan temen temen kamu ini ke ruang guru ya!! Dan taruh aja di atas meja ibu". Jelasnya padaku.


"Oh.. Oke buk, yang ini kan". Ucapku sambil mengangkat tumpukan buku yang lumayan berat.


"Iya". Singkatnya, sehingga aku pun langsung berjalan ke arah ruang guru, sambil membawa tumpukan buku itu.


...***************...


Sesampainya aku di ruang guru, kuletakan buku buku yang ku angkat ini tepat diatas meja ibu Meri sesuai dengan perintahnya tadi.


"Makasih ya Dara!! ". Ucapnya padaku sambil tersenyum.


"Iya bu sama sama". Balasku padanya,tapi aku sedikit mengeryinkan dahiku saat melihat kesekeliling.


"Bu!!.. Ini guru guru yang lainnya kemana?.. Kok sepi banget ya?! ". Tanyaku padanya.


"Oh!!.. Guru guru lainnya!!.. beberapa ada yang pergi ke SMA xx, untuk rapat, dan yang lainnya mungkin sudah pulang... Ini aja ibu juga mau pulang, dan kamu juga pulang sana, nanti orang tua kamu nyariin lagi". Jelasnya padaku.


"Oh gitu bu!!.. Kalok gitu saya pulang dulu ya bu.. Permisi!! ". Singkatku padanya sambil berlalu meninggalkannya sendiri diruang guru.


...***************...


Setelah keluar dari ruang guru, aku pun bergegas pergi ke arah parkiran, tapi saat aku melewati perpustakaan, lagi lagi aku dipanggil, tapi kali ini aku dipanggil oleh ibu perpustakaan yang waktu itu sempat melarangku untuk masuk.


"Nak!!.. Kamu bisa tolongin ibu gak?? , soalnya ibu lagi buru buru". Ucapnya mulai berbicara.


"Oh iya, ada apa bu kiki? ". Tanyaku sambil menatapnya.


"Ini kamu tolongin ibu buat masukin buku buku baru yang ini ke dalam perpustakaan ya!!, dan kalok bisa kamu taruh juga sesuai kode yang ada di bukunya, ibu enggak bisa soalnya ibu musti nyusul guru guru yang lain ke SMA xx". Jelasnya mengatakan sebab dari kenapa ia meminta tolong padaku.

__ADS_1


"Oh, itu mah gampang bu!!.. Kalok gitu biar saya yang kerjain". Ucapku mengangguk padanya.


"Dan ini kunci perpustakaan, nanti begitu selesai, jangan lupa perpustakaannya kamu kunci, terus kuncinya kamu kasih ke pak satpam ya". Ucapnya kini sambil menyodorkan kunci perputakaan padaku.


"Oh, oke siap bu". Ucapku sambil mengangkat tanganku seperti saat sedang upacara.


"Kalok gitu ibu pergi dulu ya". Ucap ibu itu dan pergi meninggalkan ku sendiri disini.


...*************...


Setelah ia pergi aku pun langsung mengangkat kardus yang berisikan beberapa buku baru, dan tiba tiba saja saat aku berbalik, ternyata seperti biasa Dira sudah ada tepat didepanku saat aku berbalik.


"Elo lagi ngapain ra?!..isi Kardus itu apaan tuh?! ". Tanyanya antusias padaku.


" isinya buku!! Minggir minggir ini berat tau". Ucapku , dan langsung masuk kedalam perpustakaan, kemudian langsung ku letakan kardus ini diatas meja.


"Ish!!.. gue kan cuman nanya itu isinya apaan?!.. oh ya, ayo kita unboxing isinya, penasaran isinya buku buku apa aja". Ucapnya lagi sehingga aku pun memutar bola mataku dengan malas.


"Kok jadi gue sih.. Elo aja lah". Singkatnya padaku.


"Mau dikasih liat gak? ". Tanyaku lagi padanya karena aku tau bahwa ia sangat penasaran dengan buku buku didalam kardus ini, dan setelah aku berbicara demikian, ia pun langsung berjalan kearah meja yang ku tunjuk tadi kemudian langsung menyodorkan gunting itu padaku.


"Terima kasih". Singkatku padanya dengan memasang senyuman dibibirku, sambil menerima sodoran gunting yang ia berikan.


"Sama sama". Balasnya balik dengan gaya dibuat buat.


Dan tanpa banyak bicara lagi , aku pun langsung membuka kardus itu, dan menampakan beberapa buku dari novel genre horor,thriller, sci-fi, fantasi, sejarah, tapi lebih dominan dengan yang mengandung unsur pendidikan.


Setelah puas melihat lihat judul buku buku itu, aku pun langsung memasukan buku buku itu kedalam rak sesuai dengan kode mereka. Dan tentu saja aku juga meminta tolong Dira, ya meskipun dia mengerutu saat aku meminta tolong padanya, tapi ia tetap saja membantuku.


"Dara!!.. Ini yang kode 501 sebelah mana?! ".tanyanya sambil sedikit berteriak padaku.

__ADS_1


"Itu di rak sebelah atas kiri kamu". Ucapku padanya, dan kemudian ia kembali diam.


"Kalok yang enggak ada kodenya dimana? ". Tanyanya lagi kemudian membuka suara padaku.


"Cari aja!!.. mungkin di rak lain, lagian kamu dari tadi cuman disitu situ aja". Gerutuku kesal padanya, sambil membalikan tubuhku menghadapnya.


"Terserah gue lah!!.. Kalok ada yang gampang kenapa musti susah.. Jadi ini sebelah mana sih, perasaan enggak nemu juga!!.... ini bukunya Gue masukin ke rak ini aja ya biar cepet!! ". Ucapnya santai padaku.


Dan saat aku hendak menjawabnya lagi, tiba tiba saja aku dikejutkan dengan suara seseorang yang tiba tiba terdengar olehku dan Dira.


"jangan dimasukan kesana!! ".


"kalok yang tidak memiliki kode, taruh saja lagi dikardusnya, nanti pengurus perpustakaan bisa mengaturnya ".suara itu kembali terdengar ditelingaku. Sehingga aku pun celingukan mencari sumber suara.


"Dara itu suara apa?!.. Jangan jangan itu suara makhluk penunggu perpustakaan ini lagi!!". Ucap Dira nampak ketakutan sambil memeluk erat tanganku.


"Ish.. Apaan sih Dira?!.. Kamu itu kan hantu!!.. Masa hantu takut sama hantu sih!!? ". Gerutuku kesal karena ulahnya itu.


" kayaknya dia bukan hantu deh ra!... Soalnya kalok dia hantu kenapa gue enggak bisa liat dia?! ... Elo juga enggak kan, padahal elo itu indigo, jadi dia apaan dong?! ". Tanyanya lagi padaku, sehingga aku pun langsung berpikir tentang apa yang ia katakan barusan.


"Iya juga ya... Kalok dia hantu kenapa? -


.... ...


.... ...


.... ...


.... ...


.... ...

__ADS_1


(Bersambung)


__ADS_2