Misi Hantu Kita

Misi Hantu Kita
Jogging?


__ADS_3

Ku kerjapkan mataku perlahan karena aku merasa seperti ada sesuatu yang sedang menggoncangkan tubuhku sehingga aku pun sedikit terganggu, dan kulihat ternyata yang sedari tadi mengusik tidurku adalah Dira sehingga aku pun menjadi sedikit kesal dibuatnya.


"Ish!!.. Apaan sih?!.. Kenapa pagi pagi ganggu aku? Pergi sana!! ". Ucapku dengan mata terpejam.


"Dara inikan hari minggu, berati liburkan?!.. Ayo kita jogging". Ucapnya sehingga aku pun sedikit membuka mataku tapi langsung ku tutup kembali.


"Jogging?!... Kamu aja sana, aku masih mau tidur tau, enggak ngerti banget deh jadi sodara!! ". Gerutuku sambil membalikan badan agar memunggunginya dan langsung menarik selimut hingga menutupi seluruh tubuhku.


"Ish Dara ayo!!... Jogging pagi pagi itu sehat tau!!... Elo enggak pernah sih, jadi ayo!! ". Ucapnya yang bersikeras sambil menarik narik selimutku.


"Apa?!, Hah... Apa!!... Elu bilang gue enggak pernah jogging?!,... Itu tau kenapa masih maksa coba!!.. Udah pergi sendiri aja sana aku masih mau tidur Dira!!! ". Ucapku sedikit marah sambil mengibas ngibaskan tanganku agar ia pergi, kemudian kembali membaringan tubuhku.


"Enggak bisa gitu tau!!.. Pokoknya kemana pun gue pergi lu harus ikut!!.. Lagian kan gue ngajakin lo buat sehat, gue ngajak jogging bukannya ngajak lo maling jadi ayo!! ". Ucapnya masih bersikeras, dan terus menarik narik tubuhku sehingga Aku pun langsung terduduk diatas kasur karenanya.


"Haduh!!, yaudah!!... ayo mau jogging dimana? ". Ucapku yang kini sudah menyerah, sambil sesekali menguap karena percuma saja aku pasti tidak akan tidur selama ia masih didekatku.


"Kita joggingnya enggak perlu jauh jauh, cukup dari sini ke taman, habis itu balik lagi deh". Singkatnya santai.


"Yaudah ayo". Singkatku langsung beranjak dari dudukku.


"Eh.. S*mplak!!, baju lo itu ganti dulu kek!! , lagian masa jogging pakek baju tidur sih?!... kalok enggak mau ganti baju pun , setidaknya cuci dulu tu muka, masa bekas iler lu pun mau dibawa juga sejalan jalan!!". Gerutunya yang tak henti hentinya berbicara.


"Mana ada aku ngiler?!... Yaudah deh aku cuci muka dulu". Singkatku sambil berjalan kearah kamar mandi, karena aku sedang malas untuk meladeninya.


...************...


Setelah selesai mencuci bersih wajahku, aku pun langsung menggosong gigiku sekalian, dan setelahnya aku pun langsung keluar dari kamar mandi untuk menemuinya, dan kulihat ia sedang duduk diatas kursi.


"Udah selesai?... Ayo berangkat!! ". ucapnya padaku, sambil melayang Hendak pergi dari duduknya.


"Udah". Singkatku ketus padanya.


Dan saat aku hendak melangkah mengikutinya, pandanganku tanpa sengaja tertuju ke arah jam weker yang ada disamping tempat tidurku, ku sipitkan sedikit mataku karena takut keliru, tapi saat sudah kurasa aku tidak keliru, aku pun sedikit jengkel dan aku pun langsung membulatkan mataku karena baru tau sekarang pukul berapa.


"Dara kenapa berhenti?!.... Ayo cepetan!! ". Suara Dira memanggilku sehingga aku pun langsung menoleh ke arahnya.


"Kamu ya!!.. Memang kurang ajarrr!! ". Teriakku tertahan, sambil menatap kesal padanya.


"Kenapa sih?.. Kok, marah marah enggak jelas gitu? ". Tanyanya belagak tak tau.

__ADS_1


"Elu tau gak sekarang jam berapa?.. Ini baru jam 04:55,ini masih pagi banget tau!!.. Ngapain kita mau jogging jam segini". Gerutuku dengan suara pelan, dan langsung kembali berbaring di kasurku.


"Emangnya kenapa kalok jam 04:55, kan semakin pagi semakin bagus, kalok udah agak siangan nanti udah rame!!.... Jadi enggak seru lagi deh!! ". Ucapnya malah kembali berusaha merayuku.


"kenapa?... Dari mana coba semakin pagi semakin bagus,?!.. dan lagian ya !!.. iya_ memang kalok siangan udah agak rame, tapi kalok kita joggingnya sekarang yang ada sepi, karena diluar itu masih gelap banget... mau ngapain jogging gelap gelap gini, mending gue tidur lah". Ucapku berusaha menjelaskan padanya, sambil berusaha menutup mataku.


"Tapi Dara-


"Enggak ada tapi tapian!!.. Sana pergi kemana kek, aku mau tidur, kamu ini ganggu aja!! ". Ucapku sambil membalikan tubuhku membelakanginya.


"Iya iya... Yaudah deh, gue sendiri aja... Dasar manusia pemalas dan penakut... Bay!! ". Ucapnya sambil mencubit tanganku sehingga aku pun langsung tersentak dibuatnya.


"Ish!!.. Awas aja dia kalok balik ya". Ucapku sambil berbaring kembali, dan berusaha untuk tidur.


...***************...


Di hari senin pagi ini, aku sudah bersiap siap untuk pergi ke sekolah, tapi sayangnya cuaca hari ini sangatlah tidak mendukung karena sedari kemarin sore sudah hujan deras, alhasil aku pun hanya bisa menunggu sampai hujannya agak reda, itulah yang ada dalam pikiran ku kini.


"Dara!!.. Sampai kapan kita nunggu gini sih?.. Ayo ke sekolah!! ". Gerutu Dira yang berada disampingku.


"Kamu enggak liat apa diluar hujan!!.. Kalok enggak hujan aku pasti udah pergi sebelum kamu ngerengek kayak gini tau!! ". Ucapku ketus padanya.


"Terus ini gimana dong kalok hujan terus? ". Tanyanya padaku.


"Langsung terobos ajalah hujan hujan, lagiankan enggak teralu jauh dari sini kesana". Ucapnya malah melantur.


"Iya langsung terobos!!... Tapi gimana, aku bisa basah semua tau!! ". Jelasku padanya.


"Lah emangnya kenapa? ... Kalok kamu basah.. kan kamu enggak bakalan berubah jadi duyung kayak yang di filmkan?.. jadi enggak ngaruh lah!! ". Ucapnya semakin melantur.


"ish!!.. kenapa jadi bawa bawa film sih?!.. Kalok baju aku basah, gimana ngeringinnya coba? ". Ucapku semakin kesal karena ia tak henti henti berbicara.


"Emang kamu enggak punya jas hujan atau payung gitu? ". Tanyanya padaku.


"Payung ada cuman kemaren kan dipinjem sama tetangga, terus jas hujan enggak ada jadi ya gimana? ". Tanyaku balik padanya.


"Papa kan punya mobil kenapa enggak minta anter dia aja". Ucapnya sehingga aku pun langsung berpikir.


"Oh iya!!.. Aku lupa kalok papa punya mobil!?.. Coba kamu bilang dari tadi kek, kita enggak bakalan nunggu kayak gini kan". Ucapku menyalahkannya, sambil berjalan mencari papaku.

__ADS_1


...***************...


Kemudian aku pun langsung menuju sekolah dengan diantar oleh papaku, dan beruntungnya aku karena hari ini papaku tidak pergi bekerja, karena ia akan mengerjakan pekerjaannya dari rumah sehingga aku bisa pergi sekolah.


"Makasih pa!!.. Aku masuk dulu ya". Ucapku setelah berpamitan, dan langsung keluar berlari ditengah rintik rintik hujan.


"Iya, hati hati ya nak!! ". Seru papaku yang masih kudengar, dan hanya aku jawab dengan lambayan tangan saja.


...************...


Saat aku sudah sampai di koridor, ku lap beberapa tetes hujan yang sempat mengenaiku agar tidak teralu basah, dan tidak lupa juga ku lap tas ku .


"Untung aja aku larinya cepet". Singkatku yang masih mengelap badanku dengan tangan.


Brak~


Tiba tiba saja saat aku masih sibuk dengan badanku yang basah, ku dengar ada suara benda yang jatuh, sehingga aku pun sedikit tersentak kala itu.


"apa tuh? ". Tanyaku penasaran.


Aku pun langsung berjalan ke asal suara dan setelah kucari cari, menurutku asal suara itu nampaknya berasal dari kantin, sehingga aku pun langsung berjalan sedikit mendekat ke arah sana. Dan kulihat pintu kantin yang terbuka sedikit sehingga aku pun semakin penasaran.


"Haduh ini gimana ya?!.. Masuk atau enggak, tapi kan kalok aku masuk entar aku dituduh maling lagi... Tapi suara itu kan dari sana". Lirihku sambil berpikir.


"Tapi... Itu suara apa ya?!.. Hah!!.. Gimana kalok maling, ini lagian satpamnya mana sih, aku musti gimana nih... Lagian ini sih Dira pakek enggak ikut lagi... Apa aku panggil aja ya". Tanyaku pada Diriku sendiri, sambil celingukan.


"Enggak usah deh.. Nanti yang ada dia malah nyusahin lagi... Yaudah coba aku liat, kan aku cuman liat dan enggak ada niat apa apa kan jadi enggak pa pa juga kan". Ucapku yakin saat telah cukup lama berbicara sendiri.


Aku pun mulai berjalan mendekat ke arah pintu kantin, dan ku pegang gagang pintu itu, dan saat aku hendak mendorongnya.


Tiba tiba.....


.......


.......


.......


.......

__ADS_1


.......


(Bersambung)


__ADS_2