Misi Hantu Kita

Misi Hantu Kita
Diliburkan...


__ADS_3

Belum sempat aku melanjutkan perkataanku, tiba tiba, seseorang datang dan membuka pintu UKS. Sontak saja kami semua yang ada didalam ruangan menoleh kearah suara.


"Kamu sudah bangun".tanya seorang pria yang menilik kearahku, dengan menggunakan pakaian seperti polisi. Dan aku pun hanya mengangguk padanya.


"Bapak ngapain kesini? ". Tanya Akbar padanya.


"Saya kesini mau membawa siswi yang bernama Dara untuk dimintai keterangan, dan karena kamu sudah bangun tolong ikut saya ke ruang kepala sekolah". Ajak polisi itu.


"Iya". Singkatku dan segera turun dari atas ranjang, dan berjalan ke luar, dan untungnya saja ada Ellin dan Hana yang menopang ku untuk berjalan.


Lalu kami semua pun meninggalkan ruang UKS, dan segera pergi menuju ruangan kepala sekolah.


"Mau ngapain sih elo ke ruang kepala sekolah". Ucap Akbar yang masih bertanya.


"Elu tuli bar... Jelas jelas pak polisinya tadi bilang mau dimintai keterangan... Eh malah lo masih nanya lagi". Ucap Adit pada Akbar.


"Ya, maksud gue itu mau ditanya gimana udah jelas Daranya pingsan kan". Ucap Akbar lagi.


"Oh ya... Ini kok sepi sih... Yang lain pada kemana? ". Tanyaku pada mereka.


"Ya karena kecelakaan itu, jadi semuanya di pulangin dan katanya kalok jadi bakalan libur beberapa hari". Ucap Adit padaku.


...*****...


Dan tak lama kami pun sampai diruangan kepala sekolah, aku pun diminta untuk masuk kesana sementara yang lainnya diminta untuk menunggu diluar. Saat aku didalam kulihat disana sudah ada mama dan papaku, yang disampingnya ada kepala sekolah beserta wakilnya. dibelakang mereka ada ibu Dewi selaku wali kelasku, dan juga pak Ali yaitu wali kelas dari siswi itu.


"Kamu enggak kenapa napa kan nak". Tanya mamaku panik. Dan aku hanya mengangguk sambil tersenyum padanya.


"Dara, silahkan duduk". Ucap pak Ridwan selaku kepala sekolahku.


"Oh ya... Kamu tau kan nak... Sudah terjadi kecelakaan di sekolah kita, dan korbannya adalah seorang siswi dari kelas XI, yang wali kelasnya adalah pak Ali, jadi kamu diminta kemari... Karena ingin kami mintai keterangan pasal kejadian tersebut. Karena kamu ada disana". Jelas kepala sekolahku, dan aku pun mengangguk mengerti dengan maksudnya itu.


"Dara saat kejadian disana kami melihat kamu pingsan, karena itu kami ingin bertanya mengenai kejadian tadi... Karena saat kami melihat rekaman cctv, rekamannya hanya memperlihatkan bagian saat kamu sudah pingsan disana". Terang polisi dihadapanku.


Sambil memperlihatkan sebuah rekaman cctv yang dimana awal rekamannya hanya gelap sampai tiba tiba aku sudah ada disana dengan terbaring pingsan.


"jadi saya ingin bertanya padamu mengenai kejadian dikolam renang waktu itu... Apa kamu bisa menceritakan kejadian tadi sebelum kamu pingsan". Tanya polisi itu lagi.


" waktu itu saya lagi nungguin temen saya di toilet, tapi tiba tiba saya denger suara orang teriak... Jadi karena penasaran saya kesana. Dan waktu saya liat disana ada cowok tinggi, tapi pakaiannya serba hitam, dan dia ngendorong orang itu ke air dari atas , dan tiba tiba ada dibelakang saya terus mukul saya". Ucapku pada mereka, tanpa memberitahu bahwa pria itu ada dalam mimpiku sebelumnya.


"Maksud kamu pelakunya adalah seorang pria... apa kamu melihat pelakunya? ". Tanya polisi itu padaku.


"Engak". Singkatku sambil menggeleng.


"Baiklah, terimakasih atas kesaksiannya, ". Ucap polisi itu ramah padaku.


"Pak...dalam kasus ini sedikit rumit, karena sama sekali tidak ada tanda tanda dari pelaku itu sama sekali...tapi kami akan berusaha. Jadi jika bisa tolong untuk sementara sekolah diliburkan terlebih dahulu, karena kami harus menyelidiki kasus ini". Ucap polisi itu pada kepala sekolah.


"Baiklah nanti kami akan menginformasikan pada seluruh siswa dan siswi kami bahwa sekolah akan diliburkan selama 3hari mendatang". Ucap kepala sekolahku.


"Untuk ibu dan bapak tolong kalian memperhatikan putri kalian, karena untuk berjaga jaga kalau saja pelakunya akan menyerang putri kalian juga, dan jika itu terjadi dan kalian melihat pelakunya tolong segera hubungi kami". Ucap polisi itu pada kedua orang tuaku.

__ADS_1


"Baik pak, jika ada masalah kami akan melapor... Dan apakah kami sudah boleh untuk pulang". Ucap papaku padanya.


"Oh silahkan saja... Dan maaf karena sudah merepotkan". Ucap polisi itu lagi.


Lalu kamu pun pulang setelah mendapatkan izin dari polisi dan juga kepala sekolahku.


...******...


Kami pun segera keluar dari ruangan kepala sekolah, dan saat aku keluar kulihat teman teman ku masih disana.


"Gimana ra.. ". Tanya Hana padaku.


"Aku enggak pa pa kok... Cuman ditanya kejadian tadi aja ". Jelasku.


"Makasih ya kalian udah mau jagain Dara...". Ucap mamaku lembut pada mereka. Dan kulihat mereka semuanya menganggukan kepala mereka.


"Jadi sekarang elu udah boleh pulang ra". Tanya Alex padaku.


"Kayaknya udah deh... Ini kita juga mau pulang". Ucapku padanya.


"Oh ya... Kalian mau bareng gak.. Biar sekalian dianter". Tawar papaku.


"saya nebeng deh om... Soalnya enggak bawa motor tadi... Heheeh". Ucap Adit dengan sedikit cengengesan.


"Kalok kita enggak deh om, makasih... Soalnya bawa kendaraan masing masing". Ucap Ellin.


"Yaudah... Mending sekarang semuanya pulang ya... Udah dari tadi juga enggak pulang nanti orang tua kalian pada nyariin lagi... Liat anak lain udah pulang eh kaliannya belum". Ucap mamaku pada mereka, dan kami pun berjalan kearah tempat parkiran.


Saat aku masih dimobil tiba tiba sebuah pesan masuk ke ponselku dan itu dari ibu Dewi yang mengatakan bahwa sekolah akan diliburkan dan masuk kembali pada hari senin.


...*****...


"Dara kamu oke? ". Tanya Dira padaku, dan saat kulihat ia ada diatas lemari sambil menatapku.


"Oke sih... Tapi agak pusing ni kepala... Kenapa ya dia dateng lagi... Siapa dia... Orc.. Tapi orc itu apa ya...kenapa dia seakan akan muncul terus ya ? ". Ucapku masih bertanya tanya. Dan saat kulihat kearah Dira dia hanya mengangkat bahunya seolah tak tahu.


Lalu karena masih penasaran, segera kuambil ponselku dan kucari digogle apa itu orc... Dan saat aku sudah menemukan nya kulihat sebuah keterangan yang mengatakan apa itu orc.


...######...


Orc/Orka adalah makhluk mitologis yang muncul dalam cerita-cerita rakyat dan kisah-kisah fiksi fantasi sebagai makhluk buas dengan postur tubuh menyerupai manusia. Kadang-kadang digambarkan seperti raksasa. Kulitnya biasanya berwarna hijau, wajahnya mirip babi, kera atau monster dengan taring panjang, sifatnya garang dan buas. Dalam kisah fantasi The Lord of The Rings, Orka merupakan salah satu ras yang menghuni Bumi tengah. Orka diidentikkan sebagai ras yang ganas dan jahat. Orka merupakan musuh dari para Elfa dan manusia. Mereka senang makan daging dan kadang-kadang mereka menjadi bangsa kanibal.


Orka sering dihubungkan dengan setan, iblis, ogre, ras yang jahat, atau monster. Setan-setan atau iblis sering disamakan dengan “Orka”. Dalam cerita-cerita, film-film dan games, Orka biasanya dilukiskan berkulit hijau, wajahnya tidak seperti manusia dengan dua taring panjang. Biasanya ukurannya lebih besar ataupun seukuran dengan manusia, dan sifatnya lebih ganas.


Orka muncul dalam kisah-kisah The Lord of The Rings, game World of Warcraft, serial TV Power Rangers Wild Force.


...######...


"Ketemu"?. Tanya Dira yang sudah muncul di sebelahku, saat aku masih fokus membaca apa itu orc.


"Ini...udah sih.... Tapi kok katanya orc itu mirip kayak di film the lord of the rings... Tapi kok beda ya sama yang kulihat, iya sih bener, ukuranya ada yang seukuran manusia tapi aneh dikit ya". Ucapku yang masih memikirkan perbedaan antara di gogle dan di nyatanya.

__ADS_1


"Baca tuh, katanya sering dihubungkan dengan iblis, setan dan ras yang jahat jadi kemungkinan bisa aja kan dia jadi kayak manusia...". Ucap Dira menjelaskan padaku.


"Kamu ada benernya, tapi apa ya kok bisa sih". Tanyaku padanya.


"Ih... elo ini gimana sih... Katanya mau jadi detective tapi pikirannya lama banget... Coba kamu pikir kan bisa aja gitu dia pakek sesuatu yang buat dia berubah... Upss.. ". Ucap Dira dengan sedikit kesal padaku, kemudian tiba tiba dia menutup mulut dengan tangannya.


"Akhhh~


Teriakan Dira yang menggema di dalam kamarku, dan kulihat ia sudah beringsut di atas lantai lalu segera aku pun menghampirinya.


"Kamu kenapa Dira? ". Tanyaku padanya.


"Aku enggak pa pa kok". Ucapnya dengan lemas padaku.


"Bohong kamu... Jujur aja kenapa Dira". Tanyaku padanya.


"Aku... Aku disiksa sama dia, karena bocorin informasi tentang dia sama kamu". Ucap Dira sedikit panik padaku.


"Maksud kamu tentang sesuatu itu ya buat dia berubah, tunggu dulu apa maksud kamu dia bisa berubah jadi manusia karena sesuatu... Terus karena takut kamu kasih tau aku dia nyiksa kamu kayak nyetrum gitu?". Ucapku menebak dan dia hanya mengangguk padaku.


"Tapi kok dia bisa nyiksa kamu sih". Tanyaku lagi padanya.


"Kan aku pernah bilang kalok dia itu ada penjaganya, itu loh sih embah peyot, karena dia udah ngiket aku kedalem botol karena itu dia bisa nyiksa aku... Tapi embah itu juga udah mati... Karena itu dia yang nyiksa aku, sadis banget cara dia". Ucap Dira padaku.


"Embahnya udah mati... Kok bisa sih? ". Tanyaku lagi padanya.


"Ya dibunuh sama dia... Karena aku berhasil kabur dan botolnya pun udah pecah". Ucap Dira menjelaskan.


"Emang kenapa kalok botolnya pecah? ". Tanyaku padanya.


"Karena kalok botolnya pecah... Aku enggak bisa ditarik masuk lagi kebotol, dan kalok mau buat botol baru pun harus sedikit lama, tapi dia masih bisa nyiksa aku, tapi dia enggak bisa narik aku tanpa botolnya". Jelas Dira panjang lebar.


"Jadi... Intinya dia enggak bisa nangkep kamu karena botolnya rusak... Kecuali dia buat yang baru tapi itu butuh waktu... Dan dia masih bisa nyiksa kamu kalok kamu bocorin informasi tentang dia.... Menarik dan rumit ya". Ucapku lagi yang masih mencerna kata kataku sendiri.


"Karena itu... Jangan tanya tanya terus sama aku... Cari sendiri aja informasinya ya, soalnya aku yang kesiksa". Ucapnya dengan nada sedih padaku. Dan aku pun mengangguk padanya.


Lalu kubuka ponselku dan kulihat pesan masuk dari grup, yang bertuliskan ada 2orang yang ditambah digrup, yaitu Hana dan Haris. Dan mereka mengatakan akan pulang kerumah mereka, berhubung sedang libur... Dan hendak mengajak kami untuk menginap kerumah mereka jika mau. Dan semuanya sudah setuju kecuali aku seorang.


jadi segera aku pun turun ke lantai bawah untuk menemui orang tua ku, dan bertanya.awalnya mereka menolak dengan alasan takut akan pelaku itu akan memburuh ku saat pergi dan katanya sebentar lagi juga akan ulangan, tapi untungnya aku berhasil meyakinkan mereka dengan mengatakan bahwa rumah nya dekat dengan rumah nenek dan kakek ku, dan akupun diizinkan untuk pergi.


Segera ku kirim pesan pada mereka, bahwa aku juga boleh ikut bersama mereka, dan mereka pun mengatakan bahwa mereka akan pergi besok pagi, dan aku akan dijemput oleh mereka, karena kami akan pergi dengan menaiki mobil Ellin.


Lalu setelah semuanya sudah direncanakan, segera ku siapkan keperluan ku selama beberapa hari, dan kemudian aku segera tidur karena besok aku harus bangun lebih awal.


.......


.......


.......


.......

__ADS_1


.......


(Bersambung)


__ADS_2