
Di rumah sakit tanpak Josua sibuk mengurus istrinya, dan juga bayinya. Ia bertanya kepada istrinya, nama untuk putrinya.
"Sayang cocoknya bayi kita di nama in siapa ya?" kata Josua kepada istrinya yang lagi berbaring di tempat tidur tepatnya di ruang rawat inap VIP
"Menurut Mas nama yang bagus apa?" tanya lizah kepada suaminya Josua
"Bagaimana kalau nama Putri kita Riyanti Sanjaya?"
"Hum m nama yang bagus tuh." ucap Lizah pertanda dirinya setuju nama yang diusulkan suaminya.
Akhirnya mereka memanggil baby-nya adalah baby Riyanti.
Sementara Bu Novita yang baru datang dari rumah kediaman Josua, sudah membawa beberapa macam makanan dan minuman, yang cocok untuk Ibu baru melahirkan, dan ibu menyusui.
Bu novita juga sudah membeli beberapa kotak susu untuk ibu menyusui dan untuk bayi dibawah wah umur 6 bulan.
tampak Bu Novita membawa barang bawaannya yang begitu banyak. Sehingga Josua pun langsung mengambil barang bawaan yang dibawa Bu Novita.
"ma.......apa aja sih ini Kok banyak banget?" tanya josua kepada mamanya karena dirinya heran Melihat barang bawaan mamanya yang begitu banyak.
"Mama bawa barang ini sudah seperti orang pindahan aja"Ucap Josua sambil mengembangkan senyumnya kepada Ibu Novita.
"Kamu ini gimana sih nak, ini kan untuk keperluan istri dan anak kamu, ada susu untuk ibu menyusui, ada susu untuk cucu mama.
Begitu juga dengan perlengkapan pakaian menantu mama.
"Kan kamu tahu menantu Mama sekarang masih masa nifas, kamu ngerti nggak sih." kata Bu Novita kepada Josua sembari menjewer daun telinga putranya.
Tetapi josua yang tidak mengetahui apa-apa tentang proses persalinan dan juga perlengkapan masa nifas seorang wanita, yang baru melahirkan. Tidak mengetahui apa yang dikatakan orang tuanya.
Iya pun kembali bertanya kepada Ibu Novita.
"Masa nifas itu apa sih ma?" tanya josua kepada Ibu Novita. Mendengar pertanyaan suaminya, Lizah sontak tertawa sehingga Josua langsung memandang ke arah istrinya yang menertawakan dirinya
__ADS_1
"Kenapa kamu tertawa Sayang?" memangnya Mas salah bertanya sama mama mengenai apa nifas?" itu kan Mas tidak tahu." Kata Josua begitu polosnya.
"Ih dasar kamu hanya buat anak aja kamu taunya." umpat Bu Novita sembari menjewer daun telinga putranya kembali. Karena ibu Novita kesal melihat putranya yang tidak mengetahui apa-apa tentang proses persalinan dan setelah selesai proses persalinan.
Bu Novita juga memberitahu kepada Josua agar Josua berpuasa selama 40 hari selama masa nifas.
Mendengar penuturan dari ibu Novita Josua sontak kaget
"Apa!" 40 hari harus puasa?" tanya Josua karena dirinya kaget mendengar apa yang dikatakan oleh ibu Novita. Yang merupakan ibu kandungnya sendiri.
Hal itu membuat Ibu Novita semakin geram, melihat putranya yang tidak mengetahui apa-apa apa tentang proses masa nifas.
"Makanya jangan buat anak aja kamu tahu ,"
"Semua harus kamu ketahui juga" ucap Bu Novita kepada putranya.
Josua pun menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tidak bisa membayangkan dirinya harus berpuasa selama 40 hari. Padahal kalau Josua melihat istrinya Lizah, adik kecilnya langsung saja terus lancang depan. seolah-olah dirinya ingin langsung melahap istrinya Lizah.
"Benaran sayang?" Mas harus puasa 40 hari?" kata Josua kepada lizah karena dirinya tidak percaya apa yang dikatakan oleh mamanya. Ia mengira kalau ibu Novita bercanda kepadanya Padahal ibu Novita mengatakan kan yang sebenarnya.
Sementara Bu Novita yang melihat interaksi putranya yang begitu gelisah semenjak ia memberitahu kalau putranya harus berpuasa. Bu Novita geleng-geleng kepala melihat tingkah putranya persis seperti almarhum suaminya.
"Bapak sama anak sama saja." gumam Bu Novita dalam hati.
Sementara di tempat lain Lita dan Desi yang lagi bercanda gurau bersama dengan Jack tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mereka sambil memberikan buket bunga kepada Lita tetapi Lita tidak mengetahui siapa pengirim bunga itu.
"Maaf dengan neng Lita?" tanya kurir itu
"Iya saya Lita" jawab lita singkat memberitahu dirinya sebenarnya.
"Maaf neng ini ada kiriman bunga buat neng kata kurir itu sembari langsung memberi buket bunga yang cantik kepada lita
Hal itu membuat lita, Desi dan Juga Jack heran. Mereka tidak tahu siapa yang mengirimkan buket bunga itu apalagi Lita sangat heran karena dirinya tidak pernah dekat sama siapa saja ,apalagi yang namanya laki-laki Iya hanya dekat dengan Jack dan juga kakaknya christopel.
__ADS_1
"Dari siapa sayang ?" tanya Jack kepada lita karena dirinya juga penasaran Siapa yang mengirim buket bunga kepada kekasihnya.
"Nggak tahu nih!" aku juga tidak tahu ini bunga dari siapa Padahal selama ini aku nggak pernah dekat sama siapapun selain dirimu Beb." kata Lita kepada jack. Mendengar interaksi mereka berdua Desi menjadi sedikit gerah.
"Heh!" kalau panggil sayang-sayang jangan di depanku kenapa." Gerutu Desi kepada lita dan juga membuat mereka Langsung tertawa.
Kemudian Lita pun membuka amplop yang ada ada di buket bunga itu tetapi Disana tidak ada nama pengirimnya yang dikatakan di dalam surat Itu hanya
"Untuk wanita yang paling saya cintai Lita Baskoro"
hanya tulisan itu yang ada di dalam buket bunga itu.
Mereka bertiga pun penasaran Siapa yang mengirim buket bunga itu apalagi Jack yang sudah memperlihatkan rasa cemburunya kepada Lita sudah sangat kesal sekali.
"Jujur kamu sayang dari siapa bunganya itu?" tanya Jack kembali kepada lita.
"Kak sudah Lita bilang Lita tidak tahu siapa yang mengirim bunga ini, masih aja Kakak ngotot!" Memangnya Kakak kira Lita berbohong ?"ucap Lita semakin kesal melihat kekasihnya yang sudah menuduh dirinya berpaling dari kekasihnya.
"Kalau kamu tidak mengenal siapa pengirim bunga itu, tapi mengapa dia tahu nama kamu dan mengapa dia tahu kamu bersekolah disini?"
"Kamu lebih baik jujur deh sama aku." kata Jack karena dirinya sudah semakin takut kehilangan wanita yang paling ia cintai.
"Harus berapa kali kukatakan lagi Kak, kan aku udah ngomong kalau aku tidak tahu siapa yang mengirim bunga ini, jadi jangan asal nuduh deh. " gerutu Lita karena kesal mendengar tuduhan dari Jack .Hal itu membuat mereka menjadi selisih paham.
Di tempat lain Sintia sudah tertawa terbahak-bahak melihat mereka yang sudah saling tuduh. Ternyata itu semua ulah Sintia agar hubungan Jack dengan Lita hancur.
"Huh..... ternyata tidak susah juga buat hubungan mereka hancur." gumam sintia dari kejauhan. Tetapi sintia tidak menyadari ada seseorang yang mendengar gumaman nya.
Desi pun kesal dia pun mencari tahu siapa dalang semua ini dalam membuat hubungan kedua sahabatnya menjadi runyam.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
yuk mampir kekaryaku yang lain juga Ceritanya seruloh