My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Mulai cemburu


__ADS_3

Didalam ruang CEO tampak Damar sedang gelisah entah mengapa dirinya merasa tidak nyaman kalau sedang diaman sama Yunisa. Tetapi karna keegoisannya membuat dirinya enggan untuk menyapa Yunisalebih dulu.


Jam makan siang pun tiba. Yunisa berniat pergi ke kantin dekat kantor. Karna dirinya sudah sangat lapar mengingat ia hanya sarapan roti dan sereal Energen yang diberikan rina kepadanya.


Tanpa pikir panjang Yunisa langsung bergegas ke kantin. Setelah sampai di kantin Yunisa langsung memesan makanan yang ia sukai. "Mang nasi pakai udangnya ya dan teh manis dingin satu. " Kata Yunisa sembari langsung duduk di kursi bagian pojok kantin.


Beberapa menit kemudian, pesanan Yunisa pun tiba." Silahkan neng "kata mang Karim yang kebetulan nama pengelola kantin itu adalah pak karim


"Oh ia trimakasih mang ......"sahut Yunisa sambil mendekatkan makanan yang dihidangkan mang Karim kehadapan nya. lalu Yunisa menyantap makanannya dengan lahap.


Sementara ditempat lain tanpak Damar clingak clinguk mencari keberadaan Yunisa. "Kemana sih itu anak?aduh bisa gila aku lama lama seperti ini. Dasar wanita aneh bisa membuatku seperti orang gila." Gumamnya dalam hati


Karna orang yang Damar cari, belum juga muncul, akhirnya Damar pergi menuju kantin mengingat perutnya sudah mulai keroncong. Setelah sampai di kantin ia langsung memesan makanan "Mang jus alpukat satu, nasi sea food satu ya." kata Damar sembari mencari tempat duduk yang kosong, di kantin tanpak sangat ramai.


Melihat sang CEO berada di kantin, para kaum hawa bayak yang cari perhatian atau salah tingkah. Ada juga yang menyapa dan menundukkan kepala. Karna tidak biasa biasanya sang CEO makan di kantin kantor. Sambil melihat tempat duduk yang kosong tiba tiba sosok yang ia cari yang memporak porandakan hatinya, terlihat disudut bagian kantin.


Damar Vincent langsung menuju tempat Yunisa berada.


"Ehem.....bisa saya gabung."Tanya Damar Vincent kepada Yunisa


"He he he...." Chang mei nyengir sambil mempersilahkan Damar duduk satu meja dengannya.


lalu mang karim datang menghampiri.Berniat untuk menghidangkan makanan pesanan Damar Vincent. "Silahkan tuan." kata mang Karim mempersilahkan Damar untuk menyantap makanan yang sudah ia pesan.


" Oh trimakasih mang.... sahut Damar tetapi


Damar tidak langsung makan makanannya. melainkan hanya memandang Yunisa yang sedang menyantap makanan yang Yunisa pesan Sebelumnya.


"Memangnya enak bangat Ya sampai sampai kamu tidak nawarin saya? Tanya Damar


"He he he maaf pak ngak kepikiran soalnya saya lapar bangat." Kata Yunisa terus terang.


Ya itulah uniknya Yunisa tidak pernah gengsi atau apalah itu. Kalau dihadapan Damar Vincent, Yunisa selalu apa adanya tanpa ada yang ia tutup tutupi.


Hal itulah yang membuat Damar Vincent merasa kalau Yunisa berbeda dari wanita wanita lain yang ia kenal." Hum kalau makan itu jangan seperti anak kecil sampai belepotan kegitu." kata Damar sembari melap bekas makanan yang ada disudut mulut Yunisa.


Melihat interaksi mereka berdua, banyak orang orang yang disana bertanya tanya. "ada hubungan apa antara Yunisa dengan pak bos Damar, bahkan banyak juga diantara mereka berbisik bisik yang iri kepada Yunisa, dan mengatakan kalau Yunisa wanita penggoda bos mereka.

__ADS_1


Tetapi Yunisa tidak peduli akan hal itu. Dia selalu berfikir positif tanpa ambil pusing akan omongan orang tentangnya.


"Loh bapak kok nggak makan! Makan dong pak nanti keburu dingin." Kata yunisa mengingatkan bosnya .


"Melihat kamu makan saya sudah kenyang." jawab Damar


"Ha ha ha....." Yunisa tertawa cekikikan mendengar penuturan bosnya "Bapak bisa aja bercandanya masa hanya lihat orang aja makan bisa jadi kenyang! Ngak logika dong pak


Ayo di makan pak sayang mubasir, bisa bisa nasinya bisa nangis loh." Kata Yunisa sambil mendekatkan makanan pesanan Damar kedepannya.


Lalu Damar pun menyatap makan yang sudah ia pesan.


"Siapa lagi pria itu."Tanya Damar kepada Yunisa


Sontak Yunisa kaget, kenapa Damar tiba tiba bertanya seperti itu.


"Pria mana?


"Ngak usah sok lupa Yun ....itu cowok baru kamu Ya?" Tanya Damar karna masih penasaran dengan sosok seseorang yang mengantarkan Yunisa tadi pagi.


"Maksud bapak bang Ardi?


"Oh kalau bang Ardi itu tetanggaku pak, kebetulan kos bang Ardi, dan kosanku bersebelahan. Tadinya sih aku mau naik ojek online, tapi tiba-tiba bang Ardi menawariku untuk menghatarku,awalnya sih aku tolak tetapi karna aku takut telat makanya saya mau diantar bang Ardi."


"Jadi dia bukan pacar kamu?


"Ih bapak ada saja deh..... mana mungkin aku pacaran sama dia." jawab Yunisa sembari melap mulutnya pakai tisu .


"Baguslah gumam Damar Vincent dalam hati


Setelah selesai makan mereka kembali beraktivitas mereka masing masing.


Sore harinya Yunisa pamit untuk pulang duluan.


"Permisi pak ....


"Ya ada apa Yunisa ......."

__ADS_1


"Maaf sebelumya saya mau minta ijin mau pulang duluan bisa ngak pak?


"Memang nya kamu mau kemana ?


"Saya ada sedikit urusan pak." Sahut Yunisa.


"Oh ya sudah biar saya antar, lagian saya sudah mau kelar kok" kata Damar


"Maaf pak sepertinya bapak tidak perlu repot-repot mengantar saya." Jawab Yunisa karna dia tidak ingin kalau bosnya mengetahui kalau ia berniat kuliah. "MaafKan saya pak Soalnya saya buru buru takut teman saya terlalu lama menunggu." Kata yunisa berbohong.


Dengan berat hati Damar pun memperbolehkan Yunisa pulang lebih awal


"Oh ya sudah kalau begitu kamu bisa pulang tapi hati hati ya....." Kata Damar. lalu Yunisa pergi meninggalkan Damar diruangannya. Setelah sampai dilobi, Yunisa memesan ojol untuk menghantarkan nya ke kampus yang ia tuju


"Bang ke kampus x ya." kata Yunisa memberitahu alamat yang dia tuju.


"Baik neng." Jawab bang ojol dan langsung melajukan motornya ke jalan raya dan menuju kampus x . Setelah melakukan perjalan sekitar 30 menit mereka tiba di kampus x


"bang Trimakasih Ya." Kata Yunisa sembari memberi ongkos kepada bang ojek.


Yunisa pergi menuju kantor informasi kampus x . Dan diapun memberanikan diri untuk mendaftar menjadi mahasiswa di kampus x khusus karyawan. Selesai mendaftar Yunisa pulang ke kos. Setelah sampai di kost, karna kecapean Yunisa langsung rebahan.


"Hum akhirnya sebentar lagi aku akan menjadi mahasiswa." Gumam nya dalam hati.


lalu Yunisa mengabil ponselnya yang berada di tas kerjanya berniat untuk menelpon kedua orangtuanya.


Sementara ditempat lain Damar Vincent masih penasaran mengapa tiba tiba Yunisa meminta untuk pulang terlebih Dahulu


"Mau kemana itu anak?" tanyanya dalam hati. Ketika dirinya sedang melamun ,tiba tiba ponselnya berdering dilihat yang memanggil "My mam" Didalam sambungan telepon selulernya. Damar langsung mengangkat sambungan telepon selulernya.


"Ya ma .....ada apa?


"Nanti sebelum pulang tolongin mam untuk mengabil pesanan kue mami di toko roti yang ada di jalan xx ya nak" kata ibu Rita


"Baik mam...." Sahut Damar.


Akhirnya Damar memutuskan untuk pulang dan mampir ditoko kue. Untuk mengambil kue pesanan mami ya.

__ADS_1


hai para readears tolong bantu like comentnya Yach agar outhor lebih semangat untuk berkarya. trimakasih 🙏🙏🙏🙏💓💓🤝💓💓💓


__ADS_2