My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Di Baskoro Group


__ADS_3

Setelah keadaan Yunisa semakin membaik, Damar kembali melakukan aktivitas seperti biasa ia menjalankan tugasnya sebagai seorang CEO Baskoro group. Josua datang menghampiri Damar untuk meminta tanda tangan persetujuan mengenai proyek yang berjalan di kota Bandung.


" Pagi pak bos......" Panggil Josua sambil mengebangkan senyumnya kearah bos dan juga merupakan sahabatnya itu.


" Pagi juga ada apa pak Josua yang terhormat." Tanya Damar untuk menjahili asisten dan juga merupakan sahabatnya itu.


Merekapun jadi saling tertawa melihat tingkah mereka masing masing.


" Aku mau minta tanda tangan persetujuan pembangunan proyek yang berjalan dikota Bandung. Sahut Josua sembari memberikan sebuah file yang ada ditangannya kepada Damar. Damar pun memeriksa rincian dana dan juga bahan bahannya yg digunakan untuk menjalankan proyek yang ada dibandung.


" Sebelumnya apa kamu sudah survei lokasi dan juga bahan bahan yang akan digunakan Jos?" Tanya Damar untuk memperjelas kepada Josua agar dirinya lebih teliti dalam memilih bahan yang akan digunakan.


" Semuanya sudah ok tinggal tanda tangan persetujuan bisa sekarang?" Jawab Josua. Kemudian setelah mendapatkan tanda tangan dari Damar, Josua berlalu dari ruang CEO itu. Dia kembali keruangan ya guna menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya selaku asisten CEO.


Ketika Josua sedang sibuk mengerjakan tugasnya, Lizah datang menghampirinya. " "Sayang ....apa kamu masih banyak pekerjaan?" Tanya Lizah sembari memeluk kekasihnya Josua dari belakang.


" Hum.....lumayan sayang ...." Sahut Josua sembari membalikkan badannya agar dapat melihat kekasihnya Lizah


" Oh ia sayang ..... trimakasih banyak sudah mau mengurus mami." Ucap Josua sembari memberikan kecupan manis di bibir milik Lizah.


" Mendapat serangan tiba tiba membua Lizah sedikit terkejut. " Ih kamu ini gimana sih ini kantor tau." Gerutu Lizah sembari memanyunkan bibirnya.


" Jangan manyun gitu dong sayang....nanti bisa bisa Mas tidak kontrol." Mas jadi gemas lihat bibir manismu itu sayang."


Ketika mereka sedang asik bercanda ria. Damar tiba tiba masuk kedalam ruangan Josua membuat kedua insan manusia itu, menjadi gugup dan salah tingkah.


" Eh pak bos tumben datang kemari." Kata A


josu untuk menutupi rasa gugupnya. Karna kepergok lagi bermesraan bersama lizah


"Kamu lihat tempat dong bro.....kalau lagi bermesraan." Ujar Damar kepada asistenya. Josua tidak menjawab dia hanya tersenyum melihat Damar sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Setelah memberikan berkas Josua yang ketinggalan diruangannya, Damar kembali keruanganya. Setelah Damar tiba diruangnya ia mendapat telepon dari sang rasepsionis

__ADS_1


" Maaf pak ada seseorang yang mencari bu Yunisa. kata resepsionis memberitahu bahwa ada seseorang yang mencari Yunisa


" Siapa dia?" Gumamnya dalam hati


"Laki laki atau perempuan?" Tanya Damar kepada Rika yang merupakan resepsionis Baskoro group.


" Laki laki pak .." sahut Rika


Damar pun penasaran siapa sosok pria yang mencari istrinya. Ia pun turun keloby kantor sembari menemui seseorang yang mencari keberadaan yunisa


" Maaf anda mencari Bu Yunisa ?"


"Leonardo membalikan badannya kearah suara Damar"


" Ia saya yang mencari Yunisa , apa saya bisa bertemu dengan Yunisa pak?"


" Maaf pak tapi istri saya tidak ada dikantor istri saya sedang istirahat dirumah" sahut Damar.


" Apa istri?" Tanya Leonardo merasa tidak percaya kalau Yunisa sudah menikah. ngak mungkin Yunisa menikah, anda jangan bercanda dong....." Kata Leonardo sembari menuduh Damar berbohong kepadanya.


Leonardo yang belum percaya kalau Yunisa sudah menikah pun, menghubungi Yunisa melalui telepon selulernya, tetapi no yang diberikan Yunisa kepada Leonardo tidak aktif. Membuat Leonardo semakin gelisah.


" Maaf sepertinya anda dulu pernah bertemu dengan istri saya di kantor ini." Kata Damar kepada Leonardo.


"Maaf ada hubungan apa anda dengan istri saya?"Tanya Damar Karna dirinya penasaran akan sosok Leonardo. Sambil mempersilahkan Leonardo duduk diruang tunggu yang berada di loby.


" Maaf sebenarnya saya teman kecil Yunisa kebetulan saya dang Yunisa juga satu sekolah sewaktu sekolah dulu." Terang Leonardo kepada Damar


" Tetapi saya minta maaf karna sebelumnya saya tidak tahu kalau Yunisa sudah menikah." Kata Leonardo meminta maaf kepada Damar.


" Maaf pak yunisa apa boleh saya bertemu dengan Yunisa " tanya Leonardo


" Tentu saja pak Leonardo, tetapi untuk saat ini jangan dulu karna istri saya lagi hamil kondisinya kurang memungkinkan jadi Saya meminta maaf sebelumya untuk saat ini jangan dulu nanti kalau kondisinya sudah memungkinkan. Akan saya hubungi anda. Sahut Damar sembari memberikan nomor ponselnya kepada Leonardo.

__ADS_1


Sementara ditempat lain Yunisa dan lita duduk di taman belakang , entah mengapa Yunisa lebih senang duduk di taman belakang karna disana banyak buah buahan dan sayuran yang dapat dipanen sendiri.


Yunisa sering menyibukkan diri untuk bercocok tanam di taman belakang, terkadang Yunisa menanam sayuran dan bunga bunga yang dia suka. Lita memetik buah jambu air yang, setelah mencuci beberapa buah jambu air dan mangga.


Lita dan langsung memakan buah yang mereka petik sendiri " wah manis dan segar" kata Yunisa sembari melempar batu rambutannya kearah Lita untuk menjahili adiknya. " Ah kakak...." Kata Lita sembari memegang jidatnya yang terkena batu rambutan yang dilemparkan Yunisa kepada dirinya.


" Ha ha ha ha jelek tau kalau lagi cemberut gitu." Tawa Yunisa membuat Lita kembali melempar batu rambutan ke arah Yunisa


" Ounty Lit jangan lempar lempar dong " kata Yunisa menirukan suara anak kecil sembari mengelus perutnya yang sudah membuncit.


Lita Lansung menghentikan aksinya yang ingin melempar batu rambutan ke arah Yunisa . " Ih ounty ngak mau lempar ah nanti keponakan ounty nangis." Kata Lita sembari mengelus perut Yunisa, yang merupakan kakak iparnya.


Jam sudah menunjukan jam 17.00 Damar yang baru datang dari kantor mencari cari keberadaan istrinya.


" Sayang .....sayang......" Panggil Damar


" Kamu ini baru saja pulang sudah teriak teriak." Gerutu nyonya Rita karna merasa terganggu mendengar suara teriakan Damar yang memanggil istrinya. Yang kebetulan nyonya Rita sedang asik menonton sinetron kesukaannya yang tayang disalah satu televisi swasta.


" Mam ....lihat istri aku ngak?"


" Tuh lagi ditaman belakang main sama lita." Kamu ngak lihat sebentar saja kamu sudah seperti kucing kehilangan ibunya." Kata nyonya Rita kepada Damar. Kemudian Damar menyusul Yunisa ke taman belakang. Ia melihat Yunisa dan Lita sedang bercanda gurau. "


"Ih dicariin ternyata disini." Gerutu Damar sembari mengecup kening Yunisa .


"Menggapain disini sayang....."tanya Damar kepada Yunisa


" Ngak ngapa ngapain sayang cuman mau petik buah buahan yang ingin aku makan Sahut Yunisa. Yunisa meminta Damar memetik buah mangga yang ada ditaman belakangan." Mas ....ambilin itu dong" pinta Yunisa kepada Damar.


Tanpa basa basi Damar memanjat pohon mangga, yang kebetulan pohon mangganya tidak terlalu tinggi. Membuat Damar dapat melakukan apa yang diminta istrinya sampai Damar berhasil mengambil buah mangga yang diminta Yunisa.


bersambung .....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya jangan lupa like coment dan votenya ya. Trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


mampir juga kekarya teman outhor ceritanya seruloh bangat loh dijamin tidak nyesal deh.



__ADS_2