
Dua bulan kemudian setelah pernikahan Lizah dan Josua berlalu, disebuah rumah mewah yang berdiri kokoh di sebuah perumahan komplek elite terlihat seorang wanita sedang sibuk menyiram tanaman yang ada dihalaman rumahnya.
Ya dia adalah Lizah yang lagi merawat tanaman miliknya. Bu novita datang menghampiri lizah
" Wah bunganya indah sekali sayang...." Kata Bu Novita memuji tanaman lizah
Ya semanjak lizah tidak bekerja dikantor Baskoro group, Lizah menyibukkan diri dengan menanam tanaman bunga dan juga sayur sayuran agar rumah yang mereka tempati tampak asri dan sejuk.
" Iya ma....mama suka ngak?" Tanya lizah ingin mengetahui pendapat ibu mertuanya tentang tanaman yang ia tanam. " Mama suka bangat sayang ....apalagi bunga bunga yang kamu tanam bunga kesukaan mama.
" Jawab Bu novita membaut hati lizah sedikit lega karna tanamannya di sukai ibu mertuanya. Tiba tiba lizah mual dan langsung muntah muntah. Ia langsung berlari kekamar mandi. Semua isi perut Lizah keluar dimuntahkannya didalam kamar mandi.
"Uak .....uak....uak...." Lizah berulang kali muntah muntah membuat tubuhnya lemas dan pucat. Hal itu membuat Bu Novita sangat kwatir Kepada menantunya. Ia memberikan segelas air hangat agar tenggorokan dan perut Lizah lebih enakan.
" Sayang ....kamu kenapa?" Tanya Bu Lizah sambil menyuguhkan segelas air hangat untuk diminum Lizah.
" Mungkin aku masuk angin ma....karna AC di kamar dingin bangat." Jawab Lizah membuat mertuanya sedikit kesal kepada putranya karna membiarkan menantunya tidur kedinginan.
"uek.....uek....uek...." Lizah muntah lagi sehingga dirinya benar benar tidak bertenaga." "Sayang....kita ke dokter Yach" kata Bu Novita agar mereka memeriksa keadaan Lizah, Tetapi Lizah kekeh tidak mau kerumah sakit karna dari dulu dirinya paling takut disuntik.
" Tidak perlu ma.... mungkin mag Lizah yang kambuh karna akhir akhir ini nafsu makan Lizah kurang....mungkin sebentar lagi juga akan baikan?" Kata Lizah menjawab kekuatiran ibu mertuanya.
Sementara Yunisa ingin berkunjung kerumah Lizah. Ia meminta ijin kepada Lizah agar dirinya diberi ijin untuk pergi kerumah kediaman lizah .
Didalam sambungan telepon selulernya Yunisa meminta ijin kepada Damar
" sayang.....aku mau kerumah ka Lizah boleh ya? Sekalian baby Carlos ikut juga. Kata Yunisa. " Boleh dengan catatan harus pakai supir dan baby sister. Karna Mas kwatir kamu akan kewalahan sayang....." Ucap Damar agar istrinya pergi ke rumah Lizah menggunakan jasa supir dan baby sister.
Tetapi Ketika Lizah bersiap siap hendak pergi kerumah Lizah ponselnya berdering ia melihat nomor yang ada diponselnya terlihat nomor Kaila. Lizah langsung mengangkat ponselnya.
__ADS_1
" Ya ada apa kei?" Tanya Yunisa
" Maaf mbak saya bukan kei saya hanya ingin memberitahu kalau pemilik ponsel ini mengalami kecelakaan, dan sekarang berada dirumah sakit C jadi kami melihat nomor ponsel ibu yang terakhir ia hubungi. Makanya saya menghubungi mbak. Kata seseorang yang menyelamatkan Lita.
" Apa Lita kecelakaan" teriak Yunisa dan langsung menangis histeris mendengar kabar kalau Lita kecelakaan pasca pulang dari sekolahnya. Mendengar jeritan dan tangis menantunya, nyonya Rita dan tuan Baskoro langsung berlari menghampiri Yunisa
" Ada apa sayang...." Tanya tuan Baskorodan nyonya Rita kompak sembari memeluk Yunisa "Lita....mi......hik....hik
" Ia ada apa dengan Lita sayang???? Hal itu membuat nyonya Rita dan tuan Baskoro menjadi semakin panik.
" Mami.....litab mengalami kecelakaan dia sekarang berada dirumah sakit kata Yunisa membuat nyonya Rita shock dan langsung pingsan mendapat kabar kalau putrinya, yang baru ditemukan satu tahun ini mengalami kecelakaan.
Hal itu yang membuat nyonya Rita takut kehilangan lita lagi. Tuan Baskoro juga menangis sambil membawa istrinya kekamar agar dapat istirahat dengan tenang.
Ia meminta Dokter untuk memeriksa kondisi nyonya Rita dan tuan Baskoro langsung menuju rumah sakit tempat Lita dirawat. Tuan Baskoro sangat kuatir terhadap anak perempuan yang baru ia temukan setelah hilang 15 tahun yang lalu.
Semetara nyonya Rita yang sudah mulai sadar langsung menangis mengingat putrinya mengalami kecelakaan " Hantarkan saya melihat kondisi anak saya....hik....hik...." Pinta nyonya Rita sambil menangis .
Yunisa sudah menghubungi suaminya Damar untuk memberitahukan kalau Lita mengalami kecelakaan membuat Damar ikut shock dan menangis
" Adikku......hik.....Lita ....sayang....kamu harus kuat..." Teriak Damar didalam kantor membuat para bawahannya yang berada diruang meeting bertanya tanya
" Tuan lebih baik anda tenang dulu." Kata salah satu staf yang bekerja di kantor Baskoro group.
" Apa yang terjadi bos?"
" Meeting ditunda semuanya bubar" kata Josua agar semua staf membubarkan diri dari ruang meeting.
" Bos apa yang terjadi? Tanya Josua
__ADS_1
" Antar saya kerumah sakit C, Lita kecelakaan sekarang ada dirumah sakit. Kata Damar sembari langsung berlari menuju parkiran mobil yang berada di depan kantor Baskoro group. Josua mengikuti Damar berlari agar bisa mensejajarkan langkahnya bersama Damar.
" Cepat Josua " kata Damar agar Josua melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
" Baik bos" kata Josua dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. " Kamu bisa nyetir ngak sih ?" Kata Damar kepada Josua karna ia merasa kecepatan mobil yang dikendarai Josua seperti bebek padahal laju mobilnyapun sudah mencapai 100 km perjam .
"Tenang dulu bos " kita tidak boleh terlalu terburu-buru karna kita harus menjaga keselamatan kita juga. Ingat bos masih ada Yunisa dan baby Carlos yang masih membutuhkan bos, kalau bos kenapa kenapa, Gimana dengan Yunisa dan baby Carlos. Kata Josua untuk mengingatkan bosnya yang memintanya melajukan mobil dengan kecepatan tinggi.
Hal itu membuat Damar langsung terdiam. Karna yang dikatakan Josua Memang betul adanya. Setelah melakukan perjalanan sekitar 45 menit, Damar dan Josua tiba dirumah sakit C disana sudah tampak tuan Baskoro dan nyonya Rita yang terus menerus menangisi kondisi putrinya yang kritis, akibat kecelakaan yang dialaminya.
" Pi....mi....gimana keadaan lita?" Tanya Damar. " Lita masih ditangani dokter sayang .... kata dokter Lita membutuhkan darah golongan darah O negatif. Kata tuan Baskoro memberitahu kepada Damar keadaan lita sebenarnya.
" Ambil darah Damar Pi.....yang penting adikku selamat." Kata Damar agar tim dokter mengambil darahnya untuk didonorkan kepada lita." Dok ....ambil darah saya...saya tidak mau adik saya kenapa kenapa" Pinta Damar meminta agar dokter segera mengambil darahnya untuk didonorkan kepada lita.
" Maaf pak kita harus terlebih dahulu memeriksa kondisi kesehatan bapak dulu baru bisa kita lakukan donornya. Dokter yang bertugas menangani Lita.
" Lakukan sekarang dokter, saya tidak mau adik saya kenapa kenapa" ucap Damar agar dokter langsung memeriksa kondisi kesehatannya dan dapat melakukan donor darah kepada Lita.
Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan Damar, " semuanya bagus dan darahnya cocok untuk pasien." Kata dokter yang memeriksa kondisi kesehatan Damar. " Tapi donor darah dari pak Damar tidak cukup untuk nona Lita tuan, jadi masih membutuhkan beberapa kantong darah lagi." Kata Suster yang membantu dokter menagani lita
" lit bertahan lah nak...." Tangis nyonya Rita. ia terus menangis Sembari memanjatkan doa agar Lita dapat bertahan.
" Sayang....bertahan lah untuk mami, papi ,kakak dan baby Carlos sayang...." Tangis nyonya Rita. Membuat tuan Baskoro tidak dapat membendung air matanya.
Sementara Yunisa yang mengetahui kalau donor yang dibutuhkan Lita masih kurang, ia langsung membuat di akun media sosialnya miliknya, agar orang orang mau mendonorkan darahnya kepada Lita . Ternyata trik itu cukup berhasil membuat orang orang yang melihat postingan mau mendonorkan darahnya kepada Lita.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
mampir kak kekaryaku