
Sementara di kediaman lizah, Lizah tampak gelisah menunggu kedatangan suaminya. Karena dirinya merasa kurang enak badan."Aduh dimana sih mas josua Kok belum balik-balik". gumam Lizah dalam hati.
Lizah berharap Josua cepat pulang kerumah, agar dapat menolong Dirinya untuk mencari makanan yang ia inginkan. Karena Lizah merasa kurang berselera makan masaknya yang ada di rumah.
Bu Novita datang menghampiri lizah karena melihat Lizah belum ada memakan apapun semenjak Josua pergi ke kantor . Padahal jam sudah menunjukkan pukul 4 sore.
"Nak!" Kamu tidak makan ayo dong dimakan kasihan Itu bayinya di dalam" Kata Bu Novita mengingatkan Lizah agar lizah memakan makanan yang sudah ada di meja makan.
" Iya mam.....sebentar lagi Lizah belum lapar"jawab Lizah karena dirinya tidak pengen makan.
Tetapi Lizah gelisah karena Josua tak tak kunjung mengangkat Ponselnya.
"Aduh gimana sih mas Josua kok nggak ngangkat-ngangkat ponselnya?"gumam Lizah dalam hati.
Sementara di tempat lain Josua yang lagi memimpin rapat di salah satu kantor cabang yang berada di kota Bandung, tidak memperhatikan ponselnya yang sedari tadi dia silent dan diletakkannya di atas meja.
Setelah meeting selesai ,baru melihat ponselnya ia melihat Kalau panggilan dari istrinya ada beberapa kali.
"Ada apa kok istriku menghubungiku sampai sekian kali?" Tanya Josua dalam hati membuat dirinya sedikit khawatir terhadap istrinya karena Josua takut terjadi sesuatu kepada lizah .
Josua langsung menghubungi balik ponsel istrinya. Melihat suaminya menghubungi dirinya, Lizah langsung mengangkat ponselnya.
"Sayang kamu di mana ? hua... hua ...hua tangis Lizah. Membuat Josua semakin khawatir terhadap lizah
"Ada apa sayang?"tanya Josua kepada Lizah karena Josua sudah cemas mendengar tangis istri nya.
"Sayang kamu di mana?" Tanya Lizah kembali bertanya kepada suaminya. Karena sedari tadi Lizah sudah menunggu kedatangan suaminya.
"Sayang!" mas tadi mengadakan rapat di kota Bandung. Sekarang Mas mau pulang." ucap Josua berterus terang agar istrinya tidak kuatir terhadapnya.
"Cepat pulang dong sayang" pinta lizah kepada suaminya.
Setelah memastikan bahwasannya Lizah baik-baik saja. Josua menutup panggilan telepon selulernya. Kemudian ia langsung bergegas pulang untuk melihat istrinya. Setelah melakukan perjalanan sekitar 4 jam Josua tiba di rumah.
.Di sana sudah ada Lizah yang menunggu kedatangannya.
__ADS_1
Ketika mobil Josua masuk ke halaman rumah, Lizah langsung berlari menuju pintu ruang depan.
"Sayang hati-hati jangan lari-lari" ujar Bu Novita kepada Lizah untuk mengingatkan menantunya agar tidak berlari-lari mengingat Lizah sedang hamil.
"Maaf mam.... Soalnya mas Josua udah datang." ucap Lizah kepada bu Novita untuk memberitahu kalau suaminya Josua sudah pulang dari Bandung.
"Memangnya kapan Josua ke Bandung?"tanya Bu Novita kepada ) Lizah karena bu novita sama sekali tidak tahu bahwasanya Josua pergi ke Bandung.
"Lizah juga tidak tahu ma.... tapi Lizah tadi menghubungi mas Josua, mas Josua nggak ngangkat-ngangkat. Sore tadi jam 4 mas Josua menghubungi lizah balik. beritahu Lizah kepada bu Novita memberitahu yang sebenarnya.
Tidak berapa lama josua pun masuk ke dalam rumah
"sayang ....." Panggil Josua kepada lizah karena dirinya mencari keberadaan lizah Iizah langsung memeluk dan mengecup bibir suaminya karena dirinya sudah merindukan suaminya.
Padahal baru tadi pagi mereka ketemu. Entah apa yang membuat Lizah akhir-akhir ini semakin agresif terhadap Josua .
"Kangen..."ucap lizah kepada josua sambil mengalungkan tangannya dileher Josua.
Tiba-tiba Bu Novita datang menghampiri mereka " Nak tolong suruh istrimu makan soalnya sedari tadi pagi sepeninggalan mu istrimu belum makan apa-apa, katanya dia Tidak selera memakan masakan yang ada di rumah mungkin istrimu mengidam." kata Bu Novita kepada Josua
"Kenapa kamu tidak makan sayang? kan kasihan anak kita yang di dalam." ucap Josua kepada lizah.
"Sayang aku enggak selera makan Aku pengen makan yang di situ!" Kata Lizah kepada Josua sambil menunjukkan gambar yang ada di ponselnya. Melihat gambar yang ada di ponsel lizah sontak Josua langsung tertawa terbahak-bahak.
"Hah!" Kamu makan ini Sayang? nggak salah?" kata josuan kepada Lizah
"Ayo dong cari Sayang aku pengen banget makan Ini " rengek Lizah sambil menunjuk-nunjuk gambar yang ada di ponselnya.
"Tapi kan Ini udah malam sayang" ucap Josua kepada istrinya karena hari memang sudah malam.
"Pokoknya Lizah nggak mau, Lizah maunya makan yang ini." Rengek Lizah kepada suaminya.
"Sudah jangan nangis dong sebentar ya mas carikan." ujar Josua kepada istrinya.
Padahal badan Josua masih sangat capek. tetapi karena permintaan istrinya yang ingin mencarikan makanan yang dia inginkan. Josua menyanggupinya karena dirinya tidak mau mengecewakan Lizah apalagi Lizah sedang mengandung darah dagingnya sendiri.
__ADS_1
"Nggak mau aku ikut sama mas." pinta Kartika kepada Josua agar dirinya ikut mencari makanan yang dia inginkan.
Akhirnya Lizah dan Josua mencari makanan yang diinginkan oleh Lizah
Sementara di tempat lain, tanpak lita Loncat-loncat di dalam kamarnya. Entah apa yang membuat Lita sampai segiran itu sehingga dirinya sampai berjoget joget di atas tempat tidurnya. Ternyata Lita menemukan fotonya berada di wallpaper milik Jack.
Lita seperti happy sekali setelah mengetahui kalau Jack memiliki perasaan terhadapnya. Iya sempat melihat di ponsel milik Jack Tersimpan nama Lita di dalam kontaknya "Sayangku " Hal itu yang membuat Lita sangat happy.
Kesokan harinya Lita ingin pergi ke sekolah. Tetapi sebelum Lita berangkat, Lita berpamitan kepada kedua orang tuanya agar orang tuanya. Tidak mencari-cari Lita
Iya berharap kalau yang menjemput dirinya adalah Jack tetapi pagi itu Jack berhalangan untuk menjemput Lita berhubung karena motor jack mengalami kendala di perjalanan. Karena motor Jack mengalami bocor ban
lita sudah semakin gelisah yang ditunggunya tak kunjung datang membuat dirinya semakin gelisah.
Dia merogoh ponselnya yang berada di tasnya berniat untuk menghubungi jack.
"Tut ......tut.....Tut"
Jack melihat ponselnya berdering ia melihat ponselnya yang memanggil dirinya adalah Lita. Tanpa berpikir panjang lagi Jack langsung mengangkat ponselnya karena dirinya takut kalau Lita kecewa terhadap nya.
"Hallo lit " Maaf ya hari ini aku enggak bisa jemput kamu soalnya di tengah jalan ban aku bocor jack kepada Lita agar lita tidak menunggu Jack lagi
"Oke nggak apa apa kok!" Lita bisa naik taksi yang penting kakak baik-baik aja kan"
"Iya Lit!" kakak baik-baik saja kok"jawab Jack agar Lita tidak khawatir terhadapnya.
"syukurlah kalau tidak ada apa-apa" kata lita karena dirinya benar-benar bersyukur mendengar kabar Kalau Jack tidak kenapa-kenapa.
Kemudian Lizah menutup sambungan telepon selulernya kepada Jack. Kemudian lizah memesan ojek online. Agar dirinya tidak terlambat masuk sekolah. Setelah menunggu sekitar 10 menit kemudian ojek online di pesanan Lita pun datang.
"Dengan dek.lita ?" sapa tukang ojek online yang sudah dipesan Lita sebelumnya.
"Antarkan saya ke sekolah x ya." Ujar Lita kepada tukang ojek onlinenya, agar segera melajukan motornya kesekolah x. Supaya kita tidak terlambat masuk kelas.
Bersambung........
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏