My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Permintaan Maaf


__ADS_3

Berkali-kali jack mengecup bibir manis lita. Membuat lita tersipu malu melihat kekasihnya. Lita tertunduk karena tidak sanggup melihat kekasihnya yang sudah merebut bibir manisnya. Karena baru itu yang pertama kali buat Lita.


Karena selama ini Jack hanya mengecup kening Lita ketika mau bepergian ataupun ketika menjemput Lita untuk pergi ke mana-mana.


"Tidak perlu malu sayang."


"Kakak ini kekasihmu, dan orang tua kita juga sudah setuju."ujar Jack kepada Lita sembari kembali mengecup bibir manis lita. Lita yang sudah mulai menikmati akan perlakuan yang dilakukan Jack hadapnya mulai merespon kecupan yang dilakukan oleh Jack.


Lita pun mulai membuka rongga mulutnya sehingga Jack semakin melancarkan aksinya untuk memainkan lidahnya di rongga mulut Lita.


Hal itu membuat Lita semakin menikmati gerakan-gerakan yang dilakukan Jack terhadapnya.


Setelah merasa kalau Lita kekurangan oksigen, Jack melepaskan pagutannya. agar Lita lebih leluasa menghirup oksigen.


"Kak kita masih muda sudah cukup ya" kata Lita mengingatkan kekasihnya, agar jangan sampai tergoda dengan setan.


"Iya sayang kakak tahu kok batasannya!" jawab Jack kepada kekasihnya Lita.


Kemudian Jack melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju kediaman Tuan


Baskoro.


Setelah melakukan perjalanan dari rumah sakit ke kediaman Tuan Baskoro. Setelah melakukan perjalanan sekitar 25 menit Mereka pun tiba. Di sana ia melihat ada mobil asing yang ada di halaman rumah Lita . Membuat Lita sedikit penasaran karena dirinya tidak mengenal mobil itu.


"Sayang ada tamu ya?" kata Jack kepada Lita karena Jack melihat mobil asing terparkir di halaman rumah Tuan Baskoro.


"Nggak tahu Kak!" Lita juga kan bareng sama kakak rumah sakit"kata Lita kepada Jack karena Lita juga tidak mengenal mobil yang terparkir di halaman rumah mereka.


Kemudian Lita dan Jack pun langsung turun dari mobil sport milik Jack dan langsung masuk ke dalam rumah . Mereka sudah melihat ada sepasang suami istri berada di ruang tamu.


Tetapi mereka belum mengetahui bahwasannya Tamu yang ada di ruang tamu rumah Lita adalah orang tua Sintia.

__ADS_1


Nyonya Rita dan Tuan Baskoro yang sudah melihat kehadiran putrinya di sana sudah langsung agar segera duduk bersama mereka."Ada apa mam?"tanya Lita kepada Nyonya Rita sambil langsung menghampiri kedua orang tuanya di ruang tamu diikuti dengan Jack.


"Silahkan duduk nak Jack!" kata tuan Baskoro mempersilahkan putra dari sahabatnya itu duduk di dekatnya.


Setelah Lita dan Jack sudah duduk bersama kedua orang tua Lita dan kedua orang tua Sintia. Tuan Baskoro pun memulai pembicaraan perihal mengenai Siapa tamu yang berada di hadapan mereka .


Kemudian Tuan Baskoro memperkenalkan kedua orang tua sintia kepada Lita dan juga Jack dan memberitahukan tujuan mereka datang ke rumah utama Tuan Baskoro.


Mendengar hal itu Lita merasa tidak tega melihat kedua orangtua Sintia yang sudah menangis akibat perbuatan putrinya.


Sehingga Lita pun meminta kepada papinya, agar kembali menjalin hubungan kerjasama bersama perusahaan keluarga sintia. Lita tidak sanggup melihat kedua orang tua Sintia yang berlutut menangis meminta maaf kepada Lita akibat perbuatan Putri mereka.


Kemudian tuan Baskoro pun mengabulkan permintaan Putrinya. Tuan Baskoro sangat bersyukur memiliki Putri seperti Lita yang berjiwa besar.


Oleh karena itu Tuan Baskoro kembali menerima hubungan kerjasama antara perusahaan miliknya dengan perusahaan orang tua Sintia.


Setelah mereka sepakat menjalin hubungan kerjasama lagi, orang tua Sintia pun berpamitan untuk pulang.Mereka berniat untuk mencari keberadaan putrinya.


Sementara Yunisa berada di kamar baby Carlos pun kewalahan karna baby Carlos sedikit rewel, suhu badan baby Carlos naik membuat Yunisa begitu kuatir melihat kondisi putranya.


Iapun berniat membawa baby Carlos kerumah sakit. Tetapi Jack dan Lita yang baru datang menghampiri, Yunisa di kamar baby Carlos, langsung melarang Yunisa membawa baby Carlos kerumah sakit.


Jack meraih baby Carlos dari gendongan Yunisa. Sementara baby sister yang biasa merawat Carlos pun takut kalau dirinya disalahkan baby Carlos sakit.


Ia merasa gagal merawat dan menjaga baby Carlos. Padahal hal seperti itu biasa dialami anak bayi apalagi sewaktu perkembangan tubuhnya.


Jack langsung menggendong baby Carlos, yang sebelumnya Jack sudah membuka bajunya, agar tubuhnya menyerap panas dari tubuh baby Carlos. Kemudian Lita mengoles sedikit minyak tanah dibagian perut dan punggung baby Carlos.


Setelah Lita mengoles minyak tanah yang dicampur dengan bawang merah dan bawang putih Ke tubuh baby Carlos, sekitar 15 menit kemudian suhu badan baby Carlos sudah mulai turun. Dan baby Carlos sudah mulai tenang dan tidak rewel lagi.


Kemudian Jack langsung memberikan baby Carlos ke pangkuan Yunisa agar Yunisa dapat menyusui putranya baby Carlos. Sementara Damar yang sebelumnya sudah dihubungi Yunisa agar segera pulang kerumah, untuk membawa baby Carlos kerumah sakit. langsung berlari menuju kamar milik putranya.

__ADS_1


Damar Kwatir kalau putranya kenapa kenapa.


Setelah Sampai di kamar baby Carlos, Damar langsung melihat kondisi baby Carlos sangat khawatir karena Damar sangat menyayangi putranya.


"Gimana Sayang keadaan putra kita " tanya Damar kepada istrinya.


"Sudah Kak Tidak perlu dibawa ke rumah sakit dedek Carlos sudah enggak apa-apa kok." kata lita.


Kemudian Damar memeriksa suhu badan putranya. Ia melihat termometer yang sudah di jepit kan di ketiak putranya. Suhu tubuh Carlos sudah normal. Yunisa memberitahu kepada suaminya ,mengenai Apa yang dilakukan Jack dan Lita kepada putranya sehingga Kondisi suhu tubuh putranya langsung berangsur normal dan tidak demam lagi. Tanpa membawa baby Carlos kerumah sakit.


Damar dan Yunisa mengucapkan terima kasih kepada Jack dan Lita karna sudah merawat baby Carlos. Apalagi saat baby Carlos sedang demam. Setelah kondisi baby Carlos sudah normal Lita dan Jack berpamitan kepada kakaknya untuk kembali ke ruang tamu.


Agar mereka dapat menyelesaikan tugas tugas yang diberikan guru kepada mereka.


Jack pun mengajari Lita jika Lita tidak mengerti materi pelajaran yang diajarkan guru. Lita sangat bersyukur memiliki kekasih yang ulet dan pintar.


Apalagi mereka dalam satu kelas sehingga mereka Lebih mudah untuk saling berbagi ilmu. Apalagi jack yang ahli dibagian matematika.


Sementara Lita begitu lemah mata pelajaran matematika. Tetapi Lita Ahli di bidang sastra. Sehingga mereka sering saling membantu dalam mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan guru kepada mereka.


Jack yang lagi asyik membahas materi pelajaran yang diberikan guru kepadanya, mereka, Dikejutkan dengan suara ponselnya yang lagi berdering.


Jack melihat nomor yang tertera di layar ponselnya ada nama ayahnya yang menghubungi dirinya.


"Sayang!" papa sudah telepon, mungkin papa kecarian karna kakak belum pulang kerumah semenjak pulang dari sekolah.


"Ya sudah kak habis ini kakak pulang deh." ucap Lita sambil mengembangkan senyumnya.


Bersambung......


Hai Hai readears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2