
Setelah selesai berbicara panjang lebar dengan saudara jauh Lizah yang menempati rumah almarhum orang tua Lizah, Mereka pun berpamitan kepada Chin ling untuk melanjutkan perjalanan mereka. Setelah menginap satu malam di hotel berbintang di kota Medan.
Keesokan harinya Josua, Lizah dan baby Riyanti sudah berangkat dikawasan di Danau toba, danau yang indah dan sejuk dan Cocok untuk perjalanan menemani liburan mereka " Sayang pemandangannya indah bangat."ucap Josua Karna takjub melihat indahnya pemandangan di danau Toba.
Apalagi mereka pergi ke bukit sibea bea, Yang mana dari sana terlihat jelas pemandangan yang indah dan sejuk. Dari sana dapat menikmati angin sepoi-sepoi dan hamparan danau yang luas. Setelah dari bukit sibea bea mereka juga pergi ke kawasan Pusuk buhit desa asal mula orang batak.
Tidak lupa Josua dan Lizah juga menikmati tempat wisata parbaba yang terkenal dengan pantai pasir putihnya. Lizah yang sudah pernah beberapa kali dari kawasan danau Toba sewaktu masih tinggal di Medan bersama keluarganya. Mereka juga pergi ke Tutuk Siadong terdapat penginapan yang fasilitasnya, tidak kala jauh dengan hotel yang berada di pulau Dewata Bali. Apalagi dikawasan Tuktuk Siadong terdapat sebuah penginapan yang letaknya strategis dari sana dapat memandang indahnya danau Toba.
Josua ,Lizah dan baby Riyanti menginap di penginapan disalah satu hotel berbintang yang letaknya sangat strategis yang dapat langsung memandang indahnya kawasan danau Toba.
" Sayang lihat deh pemandangannya cantik bangat." Ucap Josua yang berada di balkon kamar hotel penginapan mereka. Sambil memeluk Zahra dari belakang. karna baby Riyanti sudah lebih dulu tidur akibat kecapean setelah satu harian dalam perjalanan. Membuat Lizah sedikit geli dengan seruan nafas Josua di samping telinga Lizah
" Mas geli loh."gerutu Liza kepada Josua yang yang tiba tiba memengnya dari belakang.Tetapi Josua tidak memperdulikan ocehan istrinya. Ia terus saja memeluk Lizah dan memberikan istrinya ciuman yang hangat." I love you my wife" ucap Josua tepat ditelinga lizah . Lizah langsung membalikkan tubuhnya agar dirinya dapat melihat suaminya lebih leluasa.
Lizah membalas pelukan dari Josua ia juga memberikan ciuman hangat di bibir ranum Josua." l love you too my husband" ucap Lizah sambil mengembangkan senyumnya semanis mungkin.
"Sayang ....baby Riyanti kan sudah tidur, jadi mas boleh dong kita bermain main satu ronde saja" kepada Zahra.
" Mas kok malah bertanya sama Lizah kan Lizah istri mas dan menjadi milik mas, ya sudah kewajiban Lizah untuk melayani mas" kata Lizah sembari langsung mengalungkan tangannya dileher Josua.
Merasa mendapat lampu hijau dari istrinya, Josua langsung mengendong tubuh lizah masuk kedalam kamar. Josua memberikan kecupan yang hangat membuat Lizah bergeliat dan mengeluarkan de$@hannya
Josua Mengebangkan senyumnya, sayang pelan Pelan ya mas nanti baby Riyanti terbangun." ucap Lizah. Kemudian Josua s
mengecup bibir manis lizah. Perlahan kecupan itu semakin dalam mulai beralih ke leher jenjang Lizah. Membuat Lizah mengeluarkan suara merdunya. " Hum mas..." Suara merdu Lizah terdengar jelas ditelinga Josua membuat Josua semakin melancarkan aksinya. Tangannya sudah mulai menjalar ke bagian gunung kembar Lizah.
"Mas.....pelan pelan ya"ucap Lizah memelas kepada suaminya. Josua membaringkan tubuh lizah diatas tempat tidur yang berukuran king size yang dihias khusus untuk Lizah dan Josua agar mereka lebih nyaman menginap di hotel itu. Josua yang sudah tidak bisa menahan jiwa kelakilakianya, membuka pakaian yang lengket ditubuhnya.
__ADS_1
Josua juga perlahan membuka pakaian yang dikenakan Lizah. Membuat gunung kembar milik lizah terlihat jelas Dimata Josua. "Sayang ....ucap Josua memelas agar lizah memainkan adik kecilnya yang sudah lancang
depan. Josua menuntun tangan Lizah ke bagian adik kecil milik Josua. Lizah pun melakukan apa yang menjadi permintaan suaminya. Perlahan ia sudah memainkan tangannya di bagian adik kecil Josua yang sudah lancang depan.
"Auh.....Auh....lagi sayang cepatin dikit kata Josua memohon kepada istrinya agar mempercepat gerakan demi gerakannya."Josua menikmati segala apa yang dilakukan istrinya kepadanya. lizah pun menikmati segala gerakan demi gerakan yang dilakukan Josua terhadapnya.
"Sayang boleh ya?" kata Josua kepada Lizah
Lizah menganggukkan kepalanya. pertanda dirinya setuju dengan permintaan suaminya.
"Merasa mendapat izin dari istrinya Josua langsung membuka seluruh pakaian yang dikenakan oleh Lizah . Hingga Josua langsung menindih tubuh cantik lizah. Ia memainkan adik kecilnya dibagian goa milik lizah.
Josua terus saja berusaha agar adik kecilnya tepat sasaran. Setalah berkali kali mencoba akhirnya adik kecil Josua dapat menerobos tembok pertahanan milik lizah.
"Auh sakit mas pelan pelan dong." ucap Lizah. Tetapi Lizah menikmati gerakan demi gerakan yang dilakukan Josua terhadapnya. Seolah-olah dirinya meminta lebih dan lebih lagi.
Permainan yang mereka lakukan sampai memakan waktu kurang lebih satu jam.
"Thanks my wife."
"I love you my wife."ucap Josua sembari mengecup kening lizah
"I love you too my husband ." sahut Lizah kepada suaminya sambil mengembangkan senyumnya.
Josua dan Lizah benar benar menghabiskan waktu liburan mereka bersama dan menikmati perjalanan mereka. Apalagi udara kawasan danau Toba yang sejuk membuat tidur baby Riyanti dan pasangan suami istri itu menjadi nyenyak mengarungi mimpi mereka masing masing sampai mereka lupa waktu.
Keesokan paginya, matahari sudah memperlihatkan wajahnya menyinari seluruh muka bumi. Baby Riyanti tampak sudah gelisah karna baby Riyanti sudah buang air membuat tidur baby Riyanti jadi terganggu.
__ADS_1
"Uek.....uek .." tangis baby Riyanti membuat Lizah langsung meloncat dari tidurnya karna mendengar suara tangis Putrinya.
"Kenapa sayang?"
"Putri kita sepertinya sudah bangun." ucap Lizah sambil menggendong tubuh mungil putrinya. Ia memeriksa popok yang digunakan baby Riyanti yang ternyata baby Riyanti sudah buang air besar. Dengan telaten Lizah langsung mengganti popok baby Riyanti sekaligus memandikan baby Riyanti agar lebih bugar.
Dengan telaten Lizah memberi baby Riyanti bubur Tim yang sudah disediakan Lizah sebelumnya.
"Sayang kamu sudah lapar tidak?"
"Lumayan sih!" sahut Lizah sambil tersenyum kearah suaminya
"Ya sudah sebentar ya sayang mas pesan sarapan dulu." ucap Josua kepada Lizah.
"Sayang mau sarapan apa?"
"Terserah mas saja deh!" yang penting bisa buat kenyang, karna tenagaku sudah habis tadi malam mas gempur satu malaman." ucap Lizah
"Tapi asyik kan sayang?"ucap Josua sambil mengembangkan senyumnya.
"Mas benar benar membuatku kehilangan tenaga."ucap Lizah kepada suaminya.
"Kamu sudah semakin pintar sayang."
"Mas juga makin pintar membuat Lizah semakin merasakan sensasi permainan mas." ucap Lizah sambil cengengesan.
"Tapi kamu suka kan sayang?"
__ADS_1
"Iya lebih nikmat rasanya."ucap Lizah sambil mengedipkan matanya sebelah kearah suaminya membuat Josua semakin gemas melihat Lizah yang sudah semakin pintar menggodanya.
hai para readears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya.Trimakash 🙏💓💓🙏💓💓💓