
Dua Minggu kemudian, acara pernikahan Damar dan Yunisa dia adakan di hotel bintang lima yang merupakan milik Damar sendiri.
Bu Rahma, lita dan beberapa kerabat dekat dari Yunisa juga turut hadir menghadiri pernikahan mereka. Di kamar yang sangat mewah dan megah tanpak MUA datang menghampiri Yunisa untuk merias Yunisa.
Setelah selesai dirias dan memakai baju pengantin yang sudah dipesan khusus dari perancang terkenal, Yunisa tampak sangat cantik dan anggun "Wow cantik bangat"gumam salah satu MUA yang bertugas merias Yunisa. Damar,nyonya Rita, Bu Rahma dan Lita datang menghampiri Yunisa .
Melihat kecantikan Yunisa, Damar sangat terpesona. "Kamu cantik bangat sayang ngak sabar mas ingin melahap mu. "Bisik Damar ditelinga Yunisa Untuk menjahili Yunisa membuat Yunisa sedikit merinding dan seketika wajahnya memerah. Seperti kepiting rebus.
setelah acara akad nikah selesai dikediaman Damar, seluruh anggota keluarga kedua belah pihak langsung menuju hotel tempat diadakannya acara resepsi.
Para kolega bisnis Baskoro group ikut serta menghadiri resepsi pernikahan Damar. Tidak terkecuali dengan Pak Maringan yang datang lansung dari Sumatera untuk menghadiri pernikahan Yunisa. Lizah yang sudah tiba dari Surabaya, untuk menghadiri pernikahan adik angkatnya langsung menuju lokasi resepsi pernikahan. Ia melihat semua serba mewah "Wah akhirnya adik kecilku yang duluan menikah dari padaku." gumamnya dalam hati
Sementara ditempat lain tanpak Deby merencanakan sesuatu yang ingin menghancurkan acara pernikahan Damar dan Yunisa. Tetapi Damar yang sudah memprediksi itu akan terjadi, memperketat penjagaan di sekeliling hotel dan juga di dalam hotel. Tampak ratusan personil Kepolisian dan TNI
berjaga disana.
Karna sebelumnya Damar sudah meminta kepada rekannya, yang kebetulan bertugas di dinas kepolisian. Sehingga gerak gerik Deby tidak leluasa. Tetapi Deby yang sangat licik memanfaatkan kecantikannya, Sehingga ia rela menjajakan tubuhnya ke salah satu personil kepolisian, yang bertugas disana agar ia dapat masuk kedalam hotel.
"Dasar wanita licik." gumam Josua yang sudah melihat keberadaan Deby di lokasi resepsi. Andre langsung mengarahkan anak buahnya untuk mengawasi gerak-gerik Deby.
Deby menghampiri pelayan yang akan menghantarkan minuman kepada Damar dan Yunisa
"Eh mbak mau menghantarkan minuman pada mempelai Ya." kata Deby
"Oh ia mbak." jawab pelayan yang tidak mengetahui rencana Deby
Deby mengalihkan perhatian pelayan itu sehingga pelayan itu meletakkan minuman yang akan di hantarkan kepada kedua mempelai.
Disaat perhatian pelayan itu teralihkan, Deby memasukkan sesuatu ke minuman Damar dan Yunisa. Kemudian pelayan itu menghantarkan minuman yang sudah disabotase oleh Deby. "Mampus kalian..... kalau kamu tidak ingin bersamaku maka kamu juga tidak bisa bersama siapa siapa go to the hells baby...... "Kamu yang membuat diriku sampai berbuat nekad seperti ini. Siapa suruh kamu menolak ku."Gumamnya sembari mengembangkan senyum liciknya.
__ADS_1
Tetapi Josua yang sudah memperhatikan gerak gerik yang dilakukan Ewina melalu sisi TV yang terpasang disetiap sudut ruangan,langsung berlari dan
"Bruk k......"
Josua sengaja menabrak pelayan yang membawakan minuman untuk kedua mempelai. Dan minuman itupun jatuh kelantai
"Maaf mbak......maaf saya tidak sengaja." Kata Josua agar pelayan itu tidak curiga kalau ia sengaja menabraknya agar minuman yang dibawa pelayan itu terjatuh dan tidak terminum oleh Damar dan juga Yunisa. "Oh tidak apa apa pak saya akan Menganti minumannya." Jawab pelayan itu.
"Tidak......sudah mbak biar saya aja yang mengganti minumannya dan langsung menghantarkannya kepada mereka, lagian saya yang menabrak mbak, jadi sebagai permintaan maaf saya, saya yang akan menggantikan minumannya dan langsung menghantarkannya." Kata Andre. Dibalas anggukan dari pelayan yang sudah ia tabrak.
Deby yang sudah mengetahui rencananya gagal total, naik darah "Ih gagal lagi gagal lagi dasar tuh si Josua laki laki bajingan." Gumamnya dalam hati merutuki Josua
Ia memutar otaknya untuk memikirkan berbagai macam cara untuk melenyapkan Yunisa dan juga Damar. Ia keluar dari areal resepsi pernikahan menuju parkiran mobil.
Deby menghubungi suruhannya yang sudah ia perintahkan untuk mensabotase mobil yang akan digunakan oleh Yunisa dan Damar. "Bagaimana sudah beres yang saya perintahkan?" tanya Deby dalam sambungan telepon selulernya.
"Semuanya sudah beres bos" jawab seseorang yang merupakan suruhan Deby.
Josua langsung memerintahkan beberapa anak buahnya untuk memeriksa mobil yang akan digunakan oleh Yunisa dan Damar. Anak buah Josua langsung meluncur ke lokasi yang yang sudah di share oleh Josua . Disana mereka menemukan mobil yang akan digunakan kedua mempelai, remnya sudah blong akibat sabotase anak buah Deby.
"Maaf bos sepertinya kecurigaan bos memang benar rem mobil yang akan digunakan oleh tuan Damar, Remnya sudah blong sepertinya ini disengaja dilakukan seseorang."kata anak buah Josua memberitahu yang sebenarnya.
Josuapun langsung pergi ke pelaminan untuk memberitahu agar mereka tidak menggunakan mobil yang sudah disabotase anak buah Deby. Josua menceritakan semua yang ia ketahui kepada Damar. Hal itu membuat Damar geram "Tolong kamu perintahkan anak buah kita untuk menangkap Deby dan sekap dia buat dia jera akan perlakuannya. Kata Damar yang sudah geram melihat kelakuan Deby yang semakin menjadi jadi.
Lizah yang melihat Josua berada di atas pelaminan sambil ngobrol bersama Damar, datang menghampiri mereka untuk sekedar mengucapkan selamat buat kedua mempelai "Selamat Yach Adek kecilku ...... semoga langgeng sampai kakek nenek. " Kata Lizah sembari memeluk Yunisa dan memberi salam kepada Damar yang merupakan big bosnya dan juga menjadi adik iparnya.
Josua yang melihat kedatangan Lizah terpesona melihat kecantikannya "Cantik" gumamnya dengan suara agak mengecil tapi masih terdengar oleh Damar
"He he he kalau sor langsung gas bro...." Bisik Damar untuk menjahili Josua. Membuat wajah Josua lansung merah seperti kepiting rebus.
__ADS_1
"Kalian kenapa bisik bisik "Tanya Yunisa karna penasaran melihat kedua pria itu berbisik bisik."Sepertinya ada yang lagi falling in love nih sayang....."kata Damar untuk menjahili Josua. Kartika yang tidak tahu apa apa tujuan omongan Damar pun bertanya
"Memangnya siapa yang lagi falling in love pak bos eh adik ipar? Tanya Lizah sembari mengembangkan senyumnya.
"Ada deh....." Sahut Damar
"Ih......gitu amat sih buat aku penasaran aja." Gerutu Lizah karna Yunisa dan juga Damar tidak memberitahunya.
Tampa mereka sadari, beberapa kolega bisnis dan juga tamu undangan sudah berdatangan untuk mengucapkan selamat kepada Damar dan Yunisa. "Ya sudah aku turun dulu Ya, sudah banyak tamu yang ingin mengucapkan selamat buat kalian berdua." Kata Lizah dan langsung meninggalkan pelaminan disusul oleh Josua dari belakang.
"Tunggu dulu sombong amat semenjak tugas diluar kota " kata Josua. Membuat Lizah menoleh kearah suara yang mengatainya sombong. "Maaf Josua panggil saya?" Tanya Lizah.
"Ya ia lah masa panggil orang Sono." kata Josua sedikit kesal karna Lizah main tinggal saja.
"Memangnya ada apa pak? ada yang bisa saya bantu?" Lizah balik bertanya
"Jangan panggil pak..... inikan bukan di kantor. " Kata Josua karna dirinya tidak suka kalau dirinya dipanggil Lizah dengan sebutan bapak.
"Jadi aku harus panggil apa dong? Lizah balik bertanya. " Kamu bisa panggil nama aja atau apa aja deh yang membuat dirimu nyaman bila penting bisa panggil aku baby ,sayang gitu entah apa lah itu. Sahut Josua membuat Lizah seketika tertawa
"Ha.... ha ha.....bisa bisa gue di Jambak Jambak tuh sama kekasih pak Josua "Kata Lizah membuat Josua sedikit murung.
"Kamu jangan asal nuduh deh aku aja tidak punya kekasih" Jawab Josua
Josua mengajak Lizah kesuatu tempat agar leluasa untuk sekedar ngobrol bersama Lizah.
"Oh iya gimana selama tugas di surabaya ? Tanya Josua kepada Lizah untuk memulai pembicaraan mereka."Semuanya baik baik saja sahut Lizah. "Kamu betah disana." Josua balik bertanya. "Betah ngak betah harus dijalanin, namanya juga tugas dan tanggungjawab" Sahut Lizah. Kalau kamu tidak betah lebih baik kamu terus terang. Aku bisa meminta Damar untuk memindahkan kamu Kekantor pusat lagi." Kata Josua.
Bersambung,.............
__ADS_1
Hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.🙏🙏🙏🙏💓💓💓