
Keesokan harinya tuan Baskoro dan nyonya Rita pergi kerumah sakit milik Baskoro group, untuk melakukan tes DNA. Setelah tiba dirumah sakit, para tim dokter yang sudah dihubungi tuan Baskoro sebelumnya, tampak sudah menunggu kedatangan sang pemilik Rumah sakit.
"Selamat datang tuan." Sapa salah satu dokter yang ditugaskan untuk menganalisa hasil dari tes rambut Lita dan tuan Baskoro.
Sementara nyonya Rita tampak tegang menunggu hasil dari tes DNA. "Waduh mudah mudahan filing aku benar." Gumam nyonya Rita sembari berdoa dalam hati.
Di Rumah utama milik keluarga Baskoro, Damar dan Yunisa sedang bercanda gurau sambil membantu bi Iyem di dapur. Karna walaupun mereka sudah menjadi keluarga Baskoro, Yunisa dan Lita tidak mau hanya berdiam diri. Mereka membantu bi iyem yang hendak memasak untuk makan siang.
Hal itu membuat bi Iyem sangat senang memiliki majikan yang sangat ramah dan juga baik. Disamping itu juga Yunisa yang humoris membuat Bu Iyem semakin betah dan semangat mengerjakan pekerjaannya.
Tanpa mereka sadari, sepasang mata sudah memperhatikan interaksi antara kakak beradik dan juga bi iyem " E Hem......" Suara deheman terdengar dari arah belakang membuat mereka yang ada didapur terdiam sejenak dan melihat kearah deheman.
lalu tiba tiba Damar langsung memeluk Yunisa sembari mengecup kening dan bibirnya sekilas. Tanpa ada rasa malu sedikitpun melihat orang orang yang ada didapur. "Sayang Mas menikahi kamu bukan untuk memasak dan bersih bersih sayang, justru Mas menikahimu, untuk membahagiakanmu dan menjadi ratuku sayang." Kata Damar dibalas senyuman dari Yunisa.
" Sayang jangan gini dong kan malu dilihatin bibi dan Lita." Gerutu Yunisa karna merasa malu melihat Lita dan juga bibi iyem.
"Ah aku ngak liat.......aku ngak liat...... soalnya aku masih dibawah umur." Kata Lita sambil menutup matanya pakai jari tanganya, sembari tertawa cekikikan.
" Lihat tuh Tondi gara gara kamu tuh, kan ngak enak Lita liat." Kata Yunisa kepada Damar yang sudah sah menjadi suaminya.
"Ya sudah lit .....kamu pura pura ngak lihat saja Ya." Hardik Damar sembari mengacak acak rambut Lita.
"Aduh jangan diacak acak dong kakak ipar rambutku yang cantik ini." Kata Lita sambil mengembangkan senyumnya semanis mungkin. "Eh bocah kecil sudah pintar kamu sekarang ngomong Ya." Timpal Yunisa karna gemas mendengar perkataan adiknya.
__ADS_1
Sementara Bu Rahma yang baru datang dari kebun belakang, tertawa terbahak bahak melihat tingkah lita, Yunisa dan juga Damar yang rada rada lebay. "Loh..... loh..... kalian ini sudah besar tapi tingkah ke bocah." Kata Bu Rahma yang sedari tadi tertawa melihat tingkah anak anaknya. Lalu wanita paruh baya itu masuk ke kamar tamu, berniat untuk membersihkan diri.
"Tin ....tin....tin....suara klakson mobil terdengar jelas ditelinga scurity yang bertugas, siang itu. Sehingga security berlari kecil untuk membuka gerbang Rumah utama milik keluarga Baskoro. Mobil mewah milik tuan Baskoro masuk. nyonya Rita langsung turun dan diikuti dengan tuan Baskoro yang tidak sabaran ingin memeluk putrinya.
Karna hasil dari tes DNA menyatakan kalau Lita 99 persen adalah putri kandung tuan Baskoro dan nyonya Rita m. Hal itu yang membuat nyonya Rita menangis. Tetapi ia menangis bukan karna sedih. Tetapi karna dirinya senang dapat bertemu lagi dengan putrinya yang hilang 15 tahun yang lalu. Melalui pernikahan Yunisa dengan Damar
Nyonya Rita langsung berlari masuk kedalam Rumah dan mencari keberadaan lita. Lita ......Lita .... panggil nyonya Rita. Mendengar namanya di panggil Lita pun datang menghampiri nyonya Rita diikuti dengan Bu Rahma, Yunisa dan Damar.
Lalu nyonya Rita lansung memeluk Lita
" Agnes anakku" kata nyonya Rita sembari menangis sesunggukan memeluk Lita seolah olah dirinya tidak mau terpisah dengan Lita. Mendengar namanya dipanggil dengan sebutan nama lain membuat Lita bingung. lain halnya dengan Cristopel ia merasa iba melihat maminya yang sampai sekarang belum terima dengan kehilangan adik perempuannya 15 tahu yang lalu.
"Mami sadar mi dia Lita bukan Agnes." Kata Damar Karna belum mengetahui hal yang sebenarnya. "Tidak nak Lita adik kamu Agnes yang hilang 15 tahun yang lalu." Jelas nyonya Rita. Membuat Bu Rahma sangat terkejut mendengar kenyataan kalau Lita adalah putri kandung dari seorang pengusaha kaya raya dan juga terpandang di negara ini. Tetapi hidupnya selama bersama dengan Bu Rahma hidup pas Pasan.
"Maafkan kami sebelumnya Bu Rahma, karna sebelumya kami tidak meminta ijin kepada ibu untuk melakukan tes DNA. Saya melakukan itu, karna saya melihat tanda lahir yang ada di belakang daun telinga Lita sama persis dengan tanda lahir putri kami yang hilang. Sehingga saya dengan diam diam mengambil sampel rambut Lita untuk melakukan tes DNA. Jadi sekali lagi kami meminta maaf Bu." Kata nyonya Rita dan tuan Baskoro. Agar besannya memaafkan mereka yang tidak meminta ijin kepada Bu Rahma melakukan tes DNA.
Tetapi Lita yang terkejut mendengar kenyataan kalau dirinya adalah putri tuan Baskoro, hanya berdiri dan bengong Karena ia belum percaya akan kenyataan kalau dirinya adalah anak tuan Baskoro dan juga nyonya Rita.
"Nak..... sini nak." kata tuan Baskoro sambil memeluk Lita. Tuan Baskoro menangis bahagia karna mereka telah menemukan anaknya yang hilang. Damar pun menangis dan memeluk Lita "Adik kecilku Hua.....Hua ....Hua" Tangis Damar sembari memeluk dan mengecup kening Lita yang merupakan adik kandungnya. Yunisa ikut menangis dan memeluk Lita. Akhirnya bu Rahma menceritakan bagaimana Lita Sampai dirawat Bu Rahma
Flesh Back
15 tahun yang lalu nyonya Rita dan juga tuan Baskoro pergi berlibur disalah satu taman di dekat kota. Persaingan bisnis yang membuat mereka sampai kehilangan Agnes dimasa lalu. Saingan bisnis tuan Baskoro memerintahkan suruhannya untuk menculik Agnes( Lita )
__ADS_1
Agar perhatian tuan Baskoro teralihkan.
Sehingga tuan Baskoro tidak dapat memenangkan tender besar yang bernilai triliunan rupiah. Memang benar tuan Baskoro tidak dapat memenangkan proyek Besar itu karna perhatiannya sudah teralihkan kepada pencarian anaknya yang hilang.
Ketika nyonya Rita dan tuan Baskoro sedang mengadakan liburan di salah satu taman. Tetapi ketika nyonya Rita pergi membeli sesuatu, dan tuan Baskoro menerima telpon dari rekannya. Sementara Agnes di dalam troli bayi. Padahal jarak antara nyonya Rita dengan troli bayinya hanya berjarak dua meter. Tetapi entah mengapa Lita bisa diambil seseorang dari troli.
Tanpa sepengetahuan nyonya Rita dan juga tuan Baskoro. Sehingga keluarga tuan Baskoro pada saat itu sangat terpuruk, dan sampai mengalami kebangkrutan. Berbagai cara sudah mereka lakukan untuk mencaritahu keberadaan Agnes, Tetapi hasilnya nihil.
Nyonya Rita sempat depresi karna kehilangan putrinya, tetapi karna pengobatan dan juga terapi yang ia lakukan sehingga perlahan nyonya Rita kembali bangkit. Begitu juga dengan tuan Baskoro. Ia bangkit kembali ketika salah satu rekanya kembali mempercayakan proyek kepada dirinya." Dan dari situlah awalnya tuan Baskoro dan juga keluarga bangkit dan kembali meraih kejayaannya.
Flesh off
Untuk merayakan kembalinya Agnes atau Lita ke keluarga Baskoro, tuan Baskoro dan nyonya Selena berincana untuk mengadakan syukuran dan mengundang kolega bisnis Baskoro group, kerabat dekat dan juga para staf Baskoro group.
"Gimana nak kamu setuju kan kalau kita mengadakan syukuran akan kembalinya kamu bersama keluargamu yang sebenarnya" tanya Bu Rahma kepada Lita yang merupakan keponakannya. "Tapi bagaimana dengan sekolah Lita Bu." Tanya Lita kepada Bu Rahma karna dirinya takut akan ketinggalan pelajaran disekolahnya.
Tiba tiba tuan Baskoro menghampiri Lita dan juga Bu Rahma "Kamu tidak perlu kwatir masalah itu sayang...... nanti asisten papi yang akan mengurus kepindahan mu dari pematang Siantar kemari." Kata tuan Baskoro. Dibalas senyuman manis dari Lita. Sehingga tuan Baskoro juga mengembangkan senyum bahagia sembari merangkul Agnes (Lita).
Bersambung........
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya.jangan lupa like comentnya dan votenya ya. Trimakasih.🙏🙏🙏💓💓💓💓💓🙏🙏🙏
mampir juga kekaryaku. yang lain ceritanya ngak kalah seruloh pasti ngak nyesal.
__ADS_1