My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Tidur kaya kebo


__ADS_3

Pagi yang indah sinar mentari sudah menampakkan wajahnya di kamar gadis cantik. sinar mentari masuk melalui celah-celah jendela sehingga tidur gadis cantik itu terusik.


Lita merasa terusik karena nyonya Rita sudah membuka gorden agar sinar mentari masuk ke kamar gadis itu. Lita terbangun ia melihat Nyonya Rita berada di kamarnya.


"loh mami kok ada disini"tanya Lita karena dirinya merasa heran Nyonya Rita berada di kamarnya.


"Kamu ya Lit tidurnya Udah kayak kebo, dibangunin sedari tadi nggak bangun-bangun.


Tuh ada kawanmu yang datang"


Kata nyonya Rita membuat Lita langsung loncat berdiri dari tempat tidurnya


"Siapa mam...." Tanya Lita karena dirinya penasaran siapa temannya yang akan datang ke rumahnya.


Tapi kan ini hari Minggu, mana mungkin kak jack menjemputku untuk pergi sekolah. Apalagi kalau nggak janji tuh sama kak Jack .


"Enggak tahu yang penting kamu mandi gih, terus jumpain itu kawanmu udah lama menunggu di depan" Kata Nyonya Rita agar Lita cepat-cepat mandi dan menemui temannya yang sudah menunggu dirinya di ruang tamu.


"Siapa yang datangnya?" gumam Lita


Dia bertanya-tanya di dalam hati sambil masuk ke kamar mandi guna membersihkan diri. Setelah selesai melakukan ritual mandinya Lita keluar dan memakai pakaian yang rapi. Lalu dia menyusul Nyonya Rita keluar dari kamarnya untuk menemui temannya yang sudah ada di ruang tamu.


Sementara Tuan Baskoro yang baru keluar dari kamarnya, melihat sosok Siapa tamu yang ada di ruang tamu.


"Pagi om..." Sapa jack kepada tuan Baskoro


"Iya selamat pagi"


Silakan kamu duduk!" ujar tuan Baskoro mempersilahkan Jack duduk di sofa yang berada di ruang tamu.


"Terima kasih Om" ucap Jack sambil duduk di sofa tepatnya di depan Tuan Baskoro.


"Ngomong-ngomong Kamu tinggal di mana nak?" tanya Tuan Baskoro kepada jack karena tuan Baskoro tidak mau kalau putrinya salah bergaul kepada orang lain.


"Oh saya tinggal di kompleks Griya kencana om, Saya tinggal bersama ibu saya. Tetapi sekarang ibu Saya lagi berada di Singapura untuk mendampingi ayah saya menjalankan bisnisnya yang berada di Singapura."


terang Jack kepada tuan Wijaya.


"Oh kalau begitu saya boleh tahu nama orang tua kamu siapa?"

__ADS_1


"Siapa tahu bapak kenal dengan ayah kamu. Kata tuan Baskoro kepada Jack.


"Nama ayah saya adalah Benhard dan Ibu saya bernama Yanti." kata Jack memberitahu kepada tuan Baskoro Siapa nama ayah kandungnya sebenarnya.


"Jadi kamu anaknya Mr Benhard yang dari Singapura itu"Tanya Tuan Baskoro


"Iya Pak Saya anaknya" kata Jack kepada tuan Baskoro memperjelas bahwa dirinya anak dari Benhard pengusaha kaya raya dari Singapura.


"Pak Benhard adalah salah satu sahabat saya" ucap tuan Baskoro kepada Jack membuat Jack sangat terkejut.


"Bagaimana bisa Om bisa mengenal ayah saya?" Kata jack karena dirinya merasa tidak percaya kalau Tuan Baskoro mengenal baik dengan ayahnya.


"Iya saya mengenal baik dengan Pak Benhard, dulu kami satu kampus dan kami juga sama-sama memulai bisnis, Saya memulai bisnis di Indonesia dan Pak Benhard memulai bisnisnya di Singapura. Mengingat kakek kamu berasal dari Singapura. Ayah kamu mendapat warisan dari kakek kamu. Sebelum kakek kamu meninggal dunia, kakek kamu sudah meribahkan semua harta miliknya kepada Ayah kamu dan kepada keturunannya.


"Maaf om kalau masalah itu Jack kurang tahu"


"Soalnya Jack jarang ke Singapura"


"Yang Jack ketahui Ayah Jack bekerja di sana memulai bisnisnya"


" Saya sudah tidak mengenal kakek Saya lagi,karena sewaktu saya kecil kakek saya sudah meninggal dunia." Kata Jack berterus terang kepada Tuan Baskoro bahwasanya dirinya tidak sempat mengenal kakeknya yang terkenal kaya raya di Singapura itu.


"Sampaikan salam saya kepada Ayah kamu kalau kamu bertemu dengan pak Benhard. Tiba-tiba Lita datang menghampiri Tuan Baskoro dan Jack


"Iya ternyata teman kamu ini adalah anak teman papa. Beritahu kepada Lita


"Masa sih pa!" kata Lita karena Dirinya belum percaya apa yang dikatakan oleh papinya.


"Iya Lit om mengenal ayahku sedetail mungkin."kata Jack membenarkan omongan Tuan Baskoro kepada Kayla."


"Serius Pi!" Tanya Lita balik bertanya kepada papinya. dibalas anggukan dari papinya. Kemudian Tuan Baskoro berpamitan kepada Jack dan Lita agar Tuan Baskoro meninggalkan mereka di ruang tamu.


"Ya sudah lanjutkan pembicaraan kalian Om pamit dulu mau ke belakang." kata tuan Baskoro sambil meninggalkan Lita dan Jack di ruang tamu. agar, Jack dan Lita lebih leluasa berbicara.


Jack mengajak Lita keluar untuk sekedar jalan-jalan dan menonton bareng.


"Lit kita nonton yuk!"ajak Jack kepada Kayla karena dirinya merasa bosan di rumah.


"Ya udah deh aku pamit dulu kepada mami sama papi" ucap Lita Karena dirinya tidak mau mengulangi kesalahan yang sama seperti kemarin. Ia Tidak mau pergi Kalau tidak berpamitan kepada kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Oke deh Lit!" kakak tunggu ya" ujar Jack berharap dirinya mendapatkan izin dari tuan Baskoro. Agar mereka dapat menonton bareng dan sekedar jalan-jalan di hari weekend.


Setelah berpamitan kepada kedua orang tuanya, Lita diberikan izin pergi bersama Jack tetapi tidak boleh pulang Terlalu larut.


"Mam......Pi.... Lita mau pergi nonton bareng sama kak Jack boleh nggak?" tanya Lita kepada tuan Baskoro sama Nyonya Rita


"Boleh nak tapi jangan lama-lama ya " jawab Nyonya Rita mengingatkan putrinya agar putrinya tidak terlalu lama pulang.


"Baik mi!" jawab Lita singkat. Lita berlalu menghampiri jack yang berada di ruang tamu. Akhirnya Jack dan Lita berpamitan kepada tuan Baskoro untuk pergi berjalan-jalan atau sekedar menonton.


Sementara di tempat lain tepatnya di kamar Yunisa dan Damar. Tampak Yunisa sedang sibuk merawat baby Carlos.


"Sayang dedek bayinya gemesin ya" Ucap Damar kepada istrinya.


"Iya mas!" aku juga jadi gemes lihat anak kita kata Yunisa kepada suaminya .


Mereka tertawa bareng sambil mengecup pipi tembem milik baby Carlos.


"Mas!" ada sesuatu yang mau aku bicarakan kepadamu"kata Yunisa kepada suaminya.


"Iya ada apa Sayang? Apa yang hendak kamu bicarakan kepada suamimu ini?" tanya Damar kepada istrinya karena dirinya sangat penasaran apa yang ingin dibicarakan oleh istrinya kepada dirinya.


"Begini Mas!" sepertinya Lita sedang jatuh cinta kepada seseorang, Itu tampak jelas di perkembangan Lita akhir-akhir ini yang sering sering senyum-senyum sendiri. Apalagi setiap pergi ke sekolah Lita tidak mau diantar oleh supir lagi.


Setiap pagi saya lihat sudah ada yang menjemput Lita di depan gerbang rumah kita. Sepertinya aku melihat laki-laki itu orang yang baik. Dan sepertinya laki-laki itu juga dari keluarga terpandang.


Terlihat dari bahasa dan tutur katanya yang sopan dan santun. Kata Yunisa kepada suaminya membuat suaminya sedikit terkejut karena iya baru mengetahui adik yang paling ia sayangi sudah mulai besar dan sudah mengenal namanya cinta."Serius kamu sayang nanti kamu salah lihat"kata Damar kepada istrinya.


"Iya Mas kemarin saya melihat Lita dan Jack berada ditaman sewaktu Lita baru keluar dari rumah sakit. Jack juga memberikan beberapa buah buku yang sudah dia salin, dari mata pelajaran yang diberikan guru nya sewaktu Lita berada di rumah sakit.


"Dari mana kamu lihat sayang?" tanya Damar kepada istrinya.


"Tiga hari yang lalu Lita pamit kepadaku untuk pergi menemui temannya. Tetapi Lita tidak mau diantar oleh supir sehingga aku mengikuti Lita dari belakang tanpa sepengetahuan lita.


"Lita menggunakan jasa taksi online untuk menemui Jack di taman yang berada di jalan Wahidin." Kata Yunisa memberitahu sebenarnya yang ia lihat.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


mampir kekarya Morata yang lain .



__ADS_2