
Satu Minggu sudah berlalu masa liburan keluarga kecil josua sudah usai dan mereka sudah kembali kejakarta. Josua menjalankan aktivitasnya kembali sebagai asisten Damar di kantor Wijaya group.
"Sayang hari ini Kekantor tidak?"
"Iya sayang kan sudah satu Minggu mas tidak kekantor."
"Oh kalau begitu lizah bisa minta tolong tidak?"
"Apa itu sayang?"
"Sebelum mas kekantor antar Lizah dan baby Riyanti ke rumah utama om Baskoro?"
"Oh ya sudah kita berangkat bareng saja."
"Sebentar ya mas!" Lizah ganti popok putri kita dulu.ucap Lizah sambil langsung mengganti popok baby Riyanti.
****
Lizah dan Josua tiba di kediaman keluarga Baskoro, Lizah langsung turun dari dalam mobil milik Josua sambil menggendong baby Riyanti. Yunisa yang melihat kedatangan lizah langsung berlari menghampiri lizah dan baby Riyanti.
"Apa kabar kak?" ucap Yunisa sembari meraih baby Riyanti dari gendongan Lizah.
"Kami baik baik saja!"
"Damar sudah berangkat kekantor belum?"
"Belum masih didalam." yuk masuk kak." ajak Yunisa
nyonya Rita yang melihat kedatangan lizah dan Josua langsung menghampiri lizah.
"Loh tumben Pagi pagi sudah mampir nak!"
"Iya Tante soalnya mas Josua sudah mulia masuk kantor hari ini, jadi Lizah minta diantarkan kemari soalnya semalam tidak sempat mengantarkan oleh oleh dari Sumatra buat keluarga disini." ucap Lizah sambil memberikan beberapa makanan khas Sumatra dan bungkusan souvenir khas Sumatra Utara.
"Wah trimakasih banyak yan nak Lizah!" ucap nyonya Rita sambil menerima oleh oleh yang diberikan Lizah.
"Untuk Yunisa ada tidak kak?"
"Ada dong adikku sayang!" ucap Lizah sambil Mengebangkan senyumnya.
Damar baru turun ke bawah melihat keberadaan Lizah Josua, merasa heran.
"loh kakak kok tumben pagi-pagi sudah di sini?"
"Iya tadi kakak minta mas Josua menghantar Kakak ke sini sebelum pergi ke kantor."
"Memangnya Kalian kapan pulang liburan nya kak?"
__ADS_1
"Tadi malam jadi tidak sempat datang kemari makanya kami datang pagi ini."
"Gimana liburannya asik tidak?"
"Tentu dong tapi sayang waktunya mepet banget?"
"Jadi masih merasa kurang nih waktu liburannya?"
"Tadinya sih iya!" tapi sudah kembali ke Jakarta nggak lagi deh."ucap Lizah sambil cengengesan
"Kalau begitu kami berangkat dulu ya sayang?"ucap Josua kepada Lizah agar Josua langsung berangkat ke kantor bersama Damar.
"Kalian Langsung berangkat mas?" tanya Yunisa kepada Damar sembari membenahi dasi Damar yang agak miring
"Iya sayang!" nanti kami telat apa kata karyawan nanti." ucap Damar sambil mengecup kening Yunisa dan baby Carlos.
"Ya sudah kalau begitu kalian hati-hati ya Mas!" ucap Yunisa dan Liza barengan.
****
Damar dan Josua berangkat ke kantor. Di perjalanan mereka berdua asyik mengobrol.
"Kalian liburan ke Sumatera asik tidak?"tanya Damar kepada Josua
"Tentu asik dong Bro!" walaupun liburannya singkat, tapi memorinya yang luar biasa.
"Memangnya kalian ke mana saja?"
Tapi jujur aku kasihan melihat rumah peninggalan almarhum mertuaku. Sepertinya rumah peninggalan almarhum mertuaku tidak terawat. Padahal saudara jauh Lizah menempati rumah itu, tapi sepertinya mereka tidak merawatnya." ucap Josua kepada Damar.
"Mengapa tidak direhab saja?"
"Sebenarnya aku juga sudah mengusulkan itu kepada Lizah. Tapi Lizah mengatakan kalau rumah itu tidak perlu direhab dulu karena saudaranya belum memiliki rumah sendiri.jadi menurut Lizah lebih baik rumahnya untuk sementara ini tidak perlu direhab dulu agar saudaranya bisa tinggal di sana sebelum mereka rumah sendiri.
"Mulia sekali hati istri kita ya!" . jujur aku sangat beruntung memiliki istri seperti Yunisa jarang jarang kita menemukan wanita seperti mereka." ucap Damar yang membanggakan istrinya kepada Josua.
"Aku juga sangat bersyukur memiliki Lizah, jujur dari wanita-wanita yang aku kenal selama ini Lizah sangat jauh berbeda. Apalagi kamu tahu kan kalau aku sering bermain-main dengan wanita!" semua wanita yang aku kenal di matanya hanya duit dan duit tetapi tidak untuk istriku Lizah.
Bahkan Lizah tidak pernah menuntut apa-apa dariku, selain dari kasih sayang ku kepada-nya ucap Josua kepada Damar.
"Sejujurnya aku merasa menyesal terlambat mengenal istriku Yunisa, Kenapa tidak dari dulu saya mengenal Yunisa sebelum aku menjalin hubungan dengan Ewina.
"Kira-kira dong Bro kalau ngomong!" kan kalau Yunisa ketemu sama lo sebelum Sewaktu kamu ketemu sama Ewina kan Yunisa masih duduk di bangku sekolah SMA?" ucap Josua kepada Damar sambil terkekeh
"Iya ya !" kita beruntung banget dapat wanita muda yang baik dan dewasa." ucap Damar merasa bersyukur mendapat wanita secantik dan semuda Yunisa
Karena keasyikan ngobrol, Damar dan Josua sudah tiba di kantor Baskoro grup.
__ADS_1
Damar langsung turun dari mobil milik Josua dan diikuti oleh Josua dari belakang semua para karyawan karyawati Yang berpaspasan kepada mereka Langsung menunduk hormat.
Damar langsung menuju ruangannya dengan menggunakan lift khusus petinggi perusahaan
ketika Damar sudah tiba di ruangannya ia langsung duduk di kursi kebesarannya.
"Apa agenda saya hari ini?"tanya Damar kepada sekretarisnya.
"Hari ini Bapak ada meeting di salah satu restoran yang ada di kawasan Menteng., bersama klien kita yang ada di Singapura.
"Okey Tolong kamu persiapkan semuanya.
"Baik Pak?"
"Saya ikut tidak Pak?'
"Tidak perlu saya dengan Josua saja?"
"Tapi saya sekretaris bapak!"
"Iya saya tahu itu!" tapi kamu kan sekretaris saya di kantor.
Sekretaris baru Damar sedikit kesal mendengar dirinya tidak diperbolehkan Damar ikut bersama Damar meeting di kawasan Menteng. Rania ingin mencari kesempatan untuk mencuri perhatian dari Damar. Ia ingin sekali mendekati Damar walaupun dirinya sudah tahu Damar sudah menikah dan memiliki anak. Tetapi karena Damar memiliki uang yang banyak dan juga tampan, membuat Rania sangat terpesona.
"Kamu kerjakan tugasmu Seperti yang saya perintahkan, Saya akan pergi meeting bersama Josua.
"Baik Pak!"sahut Rania sedikit kesal.
Kemudian Rania berlalu dari ruangan damar dan kembali ke kursinya.
"Sialan banget situ bos!" kirain tadi gue yang akan dibawa meeting ke Menteng!" ucap Rania dalam hati.Tetapi Damar masih melihat dari ruangannya kalau Rania menggerutu karena dirinya tidak diperbolehkan oleh Damar ikut meeting bersamanya.
"Dasar wanita aneh!" ngebet banget sih mau ikut meeting bersama aku?" Kamu pikir kamu itu siapa! sekretaris sialan." gumam Damar dalam hati. Damar sudah mengetahui kalau Rania memiliki niat terselubung dengannya Tetapi Damar berusaha menahan diri untuk tidak memecatnya terlebih dahulu sebelum masa kerjanya 1 bulan berjalan.
"lama-lama gue enggak betah di kantor ini kalau masih ada wanita jadi-jadian itu." Gumam Damar dalam hati. lalu Damar menghubungi Joshua agar menghampirinya ke ruangannya.
"Segera ke ruangan ku sekarang." perintah Damar kepada Josua yang tidak bisa ditolak Josua sama sekali."
"Josua langsung menghampiri Damar keruangannya. Ia penasaran Mengapa tiba-tiba Bos sekaligus sahabatnya itu memintanya menghampirinya ke ruangannya.
"Ada apa Bos kok tumben pagi-pagi sekali sudah memintaku datang kemari?"
"Aku kesal dengan sekretaris baru itu!" Sepertinya Dia memiliki niat terselubung kepadaku. Aku tidak ingin istriku berprasangka buruk kepadaku Jadi aku mohon untuk bulan depan lebih baik dia tidak perlu bekerja lagi di kantor ini." ucap Damar kepada Josua
"Memangnya kenapa Bos?'
"Sepertinya dia berusaha untuk mendekatiku."
__ADS_1
"Wah kalau begitu tidak bisa dibiarin di Bos lebih baik kita pecat aja dia sekarang bisa-bisa singa betina kita nanti ngamuk-ngamuk di sini."ucap Josua sambil cengengesan.
bersambung......