My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Rencana pernikahan


__ADS_3

Keesokan harinya Yunisa terbangun dari tidurnya karna merasakan dibagian Gunung kembar miliknya semakin membesar dan mengeras membuat saat tersentuh sedikit aja dirinya merintih kesakitan.


Itu berarti Carlos sudah merasa haus dan ingin minum air susu ibunya. " Mam....." Panggil Yunisa kepada nyonya Rita yang berjaga diruang rawat Yunisa. " Ia sayang ....kenapa ada yang kamu butuhkan?" Tanya nyonya Rita segera bangkit dari tempat duduknya


" Mam.....sakit disini" kata Yunisa sembari menunjukkan bagian tubuhnya yang terasa sakit. " Oh itu biasa sayang kalau kita habis melahirkan Itu berarti asimu sudah keluar..." Kata nyonya Rita menenangkan menantunya Yunisa


" Jadi ini Giman dong mam...?" Tanya Yunisa karna dirinya benar benar kesakitan. Tiba tiba Damar terbangun dari tidurnya. Ia tertidur di sofa yang berada diruang rawat inap Yunisa " Kenapa sayang ....dimana yang sakit." Tanya Damar Karna Dirinya Begitu kwatir kepada Yunisa


Yunisa malu mengatakan kepada Damar bagian tubuhnya yang sakit." Tidak perlu malu sayang kan aku suamimu" kata Damar sembari menghampiri Yunisa


" Mas ....jangan dekat dekat sakit...." kata Yunisa karna dirinya takut kalau Damar menyentuh bagian gunung kembar miliknya.


Tiba tiba suster datang dengan membawa Carlos Antonio Baskoro. putra pertama Damar dan Yunisa .


" Permisi Bu...ini bayinya tolong disusuin ya " Kata suster yang menghantarkan Carlos.


" Ini gimana ya sus" tanya Yunisa yang belum mengetahui bagaimana cara menyusui bayinya mengingat ini pengalaman pertama baginya.


Suster itupun tersenyum sembari mengajari Yunisa cara menyusui bayinya. "Wah putraku pintar minum asinya." Kata Yunisa kegirangan karna putranya sudah pintar minum ASI miliknya. Setelah dirasa kenyang bayi Yunisa melepaskan sedotannya sambil langsung tertidur .


" Sayang .....lihat putra kita sudah kenyang langsung tertidur " kata Yunisa "He he he putra papi sudah kenyang Ya ...." Ucap Damar sembari mengecup pipi putranya. Nyonya Rita dan tuan Baskoro yang tidak mau ketinggalan langsung menghampiri Carlos sembari langsung mengecup pipi tembam Carlos. Membuat Carlos tidurnya jadi terganggu.


"Oek.....oek ...." Tangis bayi Damar membuat mereka tertawa karna ulah mereka Carlos jadi terbangun. " Ih kan jadi terbangun " kata Yunisa karna dirinya kasihan melihat putranya terganggu tidur gara gara kejahilan mereka.


Kemudian Yunisa kembali menyusui putranya. Tiba tiba saja Lizah dan Josua nongol menghampiri Carlos "Hai ponakan ounty yang tampan " sapa Lizah sembari mengecup pipi tembam Carlos.


"Yun.....sini kakak Gendong dulu " pinta lizah agar Yunisa memberinya ijin untuk menggendong Carlos. Yunisa mengijinkan Lizah menggendong Carlos


"uh.....ponakan ounty yang tampan " kata Lizah sembari menunjukkan ketampanam Carlos kepada Josua " sayang lihat deh mirip bangat sama papanya Ya" kata Lizah sembari mengebangkan senyumnya


" Siapa dulu dong papanya...." Kata Damar memuji dirinya sendiri membuat seisi ruangan itu menjadi rame akibat candaan mereka yang menjahili Damar.

__ADS_1


Tiba tiba suster datang Ingin membawa Carlos kembali keruang bayi. " Maaf Bu bayinya sudah waktunya dibawa keruang bayi" kata suster yang bertugas menangani bayi Carlos. " Oh ia kata Lizah sembari memberikan Carlos kepada suster untuk dibawa ke ruang khusus bayi.


" Oh iya Yun ....kami pamit dulu ada sedikit urusan" kata Lizah


" Urusan apa sih ka?" Inikan weekend" kata Yunisa karna yang ia tahu kalau weekend mereka tidak masuk kantor.


" He he he he ada deh " kata Liza membuat Yunisa semakin penasaran apa yang ditutup tutupi lizan darinya .


" Serius dong kak...." Kata Yunisa


" Kalau waktunya pasti akan kakak kasih tau " kata Lizah kepada Yunisa sembari mengebangkan senyumya kepada adik angkatnya yang sudah ia anggap sebagai adik kandungnya sendiri.


" Ih kakak gitu bangat sih."Hardik Yunisa tetapi Lizah tetap tidak mau memberi tahu kemana mereka pergi bersama Josua . Lizah dan Josuapun langsung berpamitan pulang


" Tante ....om....Yun .. bos...Kami pulang dulu Yach " kata Lizah sembari memberi salam kepada tuan Baskoro dan nyonya Rita ia juga memeluk Yunisa Lalu mereka pergi meninggalkan ruang rawat inap Yunisa


Lizah dan Josua berniat untuk mendaftar pernikahan mereka ke KUA Mengingat pernikahan Josua dan Lizah tinggal tiga Minggu lagi. Semua catring dan dekorasinya sudah atur oleh EO yang menagani pesta pernikahan Lizah dan Josua .


Sematara tempat diadakannya resepsi. Diadakan di hotel milik keluarga Baskoro" sayang.....gimana dengan undangannya? Tanya Lizah karna dirinya belum memikirkan sampai kesana


Melihat sikap manis Lizah membuat hati Josua menjadi menghangat.


"Uh kalau saja ini tidak ditempat umum sudah aku lahap kamu sayang...." Kata Josua karna gemas dengan sikap manis kekasihnya lizah.


Setelah melakukan perjalanan sekitar 45 menit, Lizah dan Josua tiba di kantor KUA . Josua dan Lizah langsung mendaftarkan pernikahan mereka agar resmi di mata agama dan hukum


Setelah selesai melakukan pendaftaran pernikahan di KUA , Josua mengajak Lizah kesebuah toko mas untuk memilih cicin pernikahan mereka.


Diperjalanan Josua terus saja memandangi wajah Cantik lizah


" kenapa sih sayang kok lihatin aku melulu lihat tuh jalan" kata Lizah untuk memberitahu agar Josua terpusat menyetir mobil yang ia kenderai. Setelah sampai di sebuah mall mewah yang berada dijakarta, Josua memarkirkan mobilnya di parkiran yang berada di mall.

__ADS_1


" Sayang....kita mau kemana sih " tanya lizah yang belum mengetahui tujuan Josua membawa dirinya ke mall milik keluarga Baskoro itu. Ya kekayaan tuan Baskoro sudah tidak terhitung kekayaanya. Baskoro group memiliki banyak anak perusahan diberbagai bidang bukan hanya properti, mall dan investasi lainya.


Yunisa saja tidak mengetahui seberapa banyak harta kekayaan yang dimiliki suaminya.


Ketika Josua menghentikan langkahnya disebuah toko emas, Lizah sedikit heran " sayang kamu mau beli emas?" Tanya Lizah dengan polosnya.


" Hum ....pacar aku ini gimanasih, kan kita mau menikah jadi pilih cincin pernikahan dong." Kata Josua sembari mencubit pipi cantik lizah dengan cubitan cinta.


" Selamat datang tuan Josua " pegawai toko emas yang berlokasi di mall milik keluarga Baskoro" Ya .....keluarkan cincin pernikahan yang terbaru ditoko ini." Kata Josua kepada pegawai toko emas miliknya sendiri. Tetapi Lizah tidak mengetahui kalau toko mas itu milik Josua pemberian tuan Baskoro kepadanya karna kesetiaannya kepada keluarga Baskoro.


" Silahkan dipilih pak...." Kata pegawai toko mas itu sembari memberikan beberapa buah cincin berlian keluaran terbaru. " Sayang ....ini cantik bangat....." Kata Lizah sembari mencoba cincin yang ia nilai cantik dan tampak mewah. " Kamu suka sayang?" Tanya Josua kepada lizah


" Ia sayang aku suka bangat yang ini kata Lizah sembari menunjukkan cincin yang ia coba di jari manisnya. " Cantik bangat kalau kamu yang pakai" puji Josua membuat pipi lizah merah merona.


" Pilih yang ini aja mbak" kata Josua sembari meminta pegawai toko untuk membungkus cincin berlian pilihan lizah. " Maaf mbak harganya berapa Ya ?" Tanya Lizah


" Oh 150 juta nona" jawab pegawai toko yang bertugas menjaga toko mas milik Josua itu. Membuat Lizah terkejut " Hah.....cincin itu harganya 150 juta ?" Yang benar aja dong mbak ?" Kata Lizah sembari meminta kalau dirinya tidak jadi memilih cincin itu.


" Sudah sayang biarin saja itu aja, cantik kok kalau kamu pakai . Kata Josua sembari mengebangkan senyumya. " Iya tapi harganya mahal bangat mas ....persis seperti harga mobil satu ah ..


"Sudah biarin aja sayang yang penting kamu suka itu sudah cukup bagiku. Untuk apa aku bekerja mati Matian kalau bukan untuk istri dan anak anakku kelak. Ucap Josua mebuat hati Lizah menjadi menghangat.


Membuat Lizah semakin mencintai Josua . "Ini pak cincinnya" kata pegawai toko itu lalu Josua langsung mengajak Lizah lansung pulang. " Loh sayang kenapa langsung pergi sih kan belum dibayar ?" Kata Lizah heran karna Josua langsung pergi saja meninggalkan toko itu sembari membawa cincin pernikahan yang dipilih Lizah.


" Sudah sayang ayo kita makan." Ajak Josua membuat Lizah semakin bingung. Loh diajak makan kok bengong sih?" Josua


"Kamu mau tau yang sebenarnya?" Toko itu milik kita sayang...." Kata Josua membuat Lizah sangat terkejut.


Bersambung.....


"hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


jangan lupa Mampir kekarya baru author dijamin ngakak deh bacanya soalnya ceritanya kocak abis. yuk kepoin di "jatuh cinta karna kentut"



__ADS_2