
Setelah Josua tiba di kantor Baskoro group, ia langsung menemui Damar membuat dirinya sendiri kena semprot oleh Damar.
" Kamu kok bisa Sampai telat gini hah" kamu tidak tau Ya, kalau pagi ini kita mengadakan meeting bersama client kita yang datang dari Papua hah" ucap Damar dengan nada sedikit kesal kepada Josua yang merupakan asisten dan juga sahabatnya itu.
"Maaf bos biasalah"
" Biasa apaan yang jelas ngomong" pekik damar membuat Josua langsung mengembangkan senyumnya kearah Damar
" Huh pasti otak kotormu itu yang membaut kamu terlambat" Tuduh Damar, Padahal memang benar kalau dirinya lah yang membuat dirinya sendiri telat.
"Ayo mana materi yang akan di presentasikan nanti" tanya Damar. Karna dirinya takut kalau Josua tidak membawa berkas dan file yang akan digunakan dalam materi meeting. Mengingat kalau Josua yang sudah telat sudah otomatis akan buru buru dan bisa saja Josua lupa akan membawa meteri yang gunakan.
Setelah dipastikan semuanya materi yang akan dipresentasikan telah lengkap.Mereka langsung pergi ke restoran yang berada didekat kantor Baskoro group. Yang mana sesuai Perjanjian yang dilakukan bahwa memeting diadakan di restoran x.
Ditempat lain Lita yang belum sembuh total tanpak berada di taman belakang untuk menikmati segarnya udara pagi. Mengingat dirinya sudah terlalu lama berada dirumah sakit. Disana Lita disuguhkan pemandangan yang indah dengan adanya bunga bunga yang bermekaran dan juga buah dan sayuran. Membuat udara pagi yang berada di taman belakang, amat sejuk.
Tiba tiba Yunisa datang menghampiri lita " ounty lita" panggil Yunisa dengan menirukan suara khas anak kecil mendengar namanya dipanggil seseorang. Lita membalikkan badannya melihat kearah suara yang memanggilnya.
"Eh ponakan ounty" ucap Lita sambil langsung menghampiri Carlos dan Yunisa . Ia mengecup gemas pipi tembam baby Carlos membuat baby Carlos sedikit terusik dan baby carlos jadi menangis
"Oek......oek.....oek" tangis baby Carlos membuat Yunisa dan Lita semakin gemas. Mereka tertawa riang mendengar tangis baby Carlos.
Sementara nyonya Rita yang mendengar tangis cucunya langsung melihat kearah suara tangis baby Carlos tetapi nyonya Rita sedikit heran "baby Carlos nangis tetapi ada suara tawa riang" gumamnya dalam hati sembil mencari arah suara tangis cucunya.
__ADS_1
Setelah nyonya Rita mencari keberadaan cucunya ternyata dirinya menemukan Carlos ditaman belakang bersama Lita dan Yunisa . Ia melihat Lita dan Yunisa tertawa terbahak bahak melihat baby Carlos menangis.
" Ih kalian ini cucuku menangis kok jadi dibuat bahan tertawaan gumam nyonya Rita. Menimpali Lita dan Yunisa
" Cup cup cup..... cucu Oma sayang kok Nangis"
"Ounty lita nakal ya.." kata nyonya Rita kepada cucunya. Sambil mengambil alih baby carlos dari gendongan Yunisa. Lalu nyonya Rita membawa Carlos masuk ke dalam rumah. Agar baby Carlos istirahat dengan nyaman.
Sementara Lita dan Yunisa masih bercanda ria ditaman belakang sambil menikmati buah jambu air yang ada ditaman belakang . Mereka memetik jambu air dan beberapa buah rambutan yang ada disana.
Lita meminta agar Yunisa mengijinkanya pergi kesuatu tempat entah apa tujuan Lita kesana, Yunisa sama Sekali tidak tau. Tetapi Lita kekeh ingin pergi kesuatu tempat yang Lita tidak mau menyebutkan nama tempat itu kepada Yunisa membuat Yunisa sedikit curiga kepada adiknya.
Karna Lita sesikit memaksa membuat Yunisa mau tidak mau mengijinkan adiknya itu pergi. Tetapi Yunisa yang tidak mau kalau adiknya kenapa Kenapa, meminta supirnya untuk menghantarkan Yunisa mengikuti Lita.
Lita pergi dengan menggunakan taksi online yang dipesannya sebelumnya.
Seorang laki laki seumuran dengan Lita . Hal itu yang membawa Yunisa penasaran siapa laki laki yang bertemu dengan adik iparnya sehingga Yunisa memberanikan diri turun dari mobil yang ia tumpangi dengan menggunakan jasa sopir pribadi keluarga. Ia memantau Lita dari kejauhan.
" Siapa laki laki itu" gumannya dalam Hati. dari kejauhan, Ia melihat sosok laki laki yang seumuran dengan Lita mengeluarkan beberapa buah buku dan langsung menyerahkan ya kepada Lita membuat Yunisa beranggapan kalau laki laki yang menemui Kaila adalah teman satu sekolahnya.
Tetapi ketika Yunisa beralih pandangan kearah lain. Yunisa melihat kalau laki laki itu merangkul pinggang Lita seperti sepasang kekasih. Yunisa terus memantau dari kejauhan. Sementara Lita dan laki laki itu duduk di sebuah bangku yang terdapat di taman, Disana ada seorang penjual bakso grobak. Yunisa melihat Lita dan pria itu makan sambil bercanda ria. Mereka tetawa lepas membuat Yunisa semakin penasaran siapa sosok laki laki yang bersama Lita
Chang mei memotret wajah laki laki yang bersama Lita agar dirinya lebih mudah untuk menyelidiki sosok laki-laki yang bersama adik iparnya yang tampak akrab sekali kepada lita. Yunisa curiga kalau Lita mempunyai hubungan khusus dengan laki laki yang duduk bersama adik iparnya.
__ADS_1
Sementara Lita yang tidak tau kalau dirinya diikuti oleh Yunisa tanpak riang bercanda gurau dengan pria yang ada disampingnya. Dia adalah Jacky seorang pemain tim basket yang berada disekolah lita. Ia salah satu pria idola disekolah lita. Sehingga banyak teman teman satu kelas Lita dan juga satu sekolah dengan lita menaruh hati kepada Jacky.
Tetapi entah kenapa Jacky lebih senang berteman dengan Lita . Apalagi Lita seorang gadis periang dan tak terlalu banyak bicara. Ia juga dikenal disekolah orang yang pintar bergaul dan disukai banyak orang. Sikap Lita yang sederhana membuat orang orang disekolah ya senang terhadapnya.
Apalagi Jacky yang seorang pemain basket idola disekolah ya sangat senang berteman dengan Lita . Itu terlihat jelas ketika Lita berada dirumah sakit ,Jack beberapa kali menemui Lita Tampa sepengetahuan Yunisa dan Damar. Yang mengetahui hanya nyonya Rita.
Jacky juga yang membantu menyalin mata pelajaran selama Lita dirumah sakit, agar lita tidak ketinggalan pelajaran selama dirinya berada dirumah sakit.
" Thanks ya!" ka Jack sudah repot report bantuin Lita menyalin mata pelajaran ini" kata Lita sambil mengebangkan senyumya kearah Jack yang lagi menikmati enaknya bakso yang mereka pesan Sebelumnya.
Ia melihat Jack menikmati Bakso seperti orang kelaparan. " Kakak lapar Yach"
Tanya Lita kepada Jack karna dirinya melihat jack memakan bakso dengan lahap.
" Hum ....lumayan lapar karena nungguin kamu" jawab Jack dengan jujur membuat Lita merasa bersalah karna dirinya membiarkan Jack jadi kelaparan karna menunggu dirinya.
" Maafkan Lita ya kak!" karna Lita kakak terlalu lama menunggu jadi kakak kelaparan deh" ucap Lita meminta maaf kepada Jacky dengan tulus
" Tidak apa apa lit .....santai aja ah" jawab Jacky sembari terus saja melahap baksonya.
Bersambung.......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓💓💓🙏🙏💓🙏
__ADS_1
mampir juga kekarya outhor yang lain ceritanya seruloh