My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Makan siang nikmat


__ADS_3

Setelah sepeninggalan Josua, Bu Novita berniat untuk membantu Lizah untuk memasak masakan kesukaan Josua. " Nak masak apa?" Tanya Bu Novita Kepada lizah karna Lizah dan asisten rumah tangga yang Bekerja dirumah sudah tanpak sibuk di dapur.


" Eh mama... Ngak ada kok cuman mau masak ini doang." Kata Lizah sambil menunjukan masakan kesukaan Josua.


" Oh iya Ma.... Lizah bisa kan nganterin ini buat makan siang buat mas Josua ?" Tanya Lizah kepada Bu Novita berharap Bu Novita mengijinkanya Menghantarkan makan siang buat Josua yang dimasak Lizah sendiri. Karna Lizah ingin melakukan kewajibannya sebagai seorang istri.


" Iya Nak....dengan senang hati." Jawab Bu Novita sambil Mengebangkan senyumnya kearah anak menantunya membuat Lizah membalas dengan senyuman.


Setelah makanannya di masukkan kedalam Tupperware, Lizah bersiap siap untuk berangkat kekantor Baskoro group tempat Josua mencari nafkah. Dengan semangat empat lima, Lizah berangkat dengan menggunakan taksi online yang dipesannya sebelumnya. Ia sengaja tidak menggunakan mobil miliknya ke kantor agar kalau mereka pulang dari kantor bisa barengan bersama Josua suaminya. Maklum pengantin baru lagi hangat hangat nya.


Setelah taksi online pesanan Lizah tiba dikediaman di depan rumah, Lizah berpamitan kepada Bu Novita.


" Ma.....Lizah pergi ya ma.....pamit Lizah kepada Bu Novita sambil memberi salam kepada Bu Novita.


" Iya nak.....hati hati dijalan Ya...."


" Iya ma ...." Sahut lizah sambil melambaikan tangannya kearah Bu Novita.


Setelah melakukan perjalanan sekitar 45 menit. Lizah tiba dikantor Baskoro group. Semua mata para staf yang bekerja disana tertuju pada Lizah yang membawa sebuah rantang ditangannya." Selamat siang nyonya Josua " sapa salah satu teman yang merupakan rekan kerja satu divisi sama Lizah.


" Ah jangan gitu dong ana ...ngak enak dengarnya biasa aja kenapa?" Kata Lizah karna dirinya tidak ingin teman-temanya memanggil dengan sebutan nyonya. Apalagi selama ini hubungan persahabatan Lizah dengan Riana begitu dekat. Lain halnya dengan Silvi yang selalu iri kepada Lizah .


Silvi selalu tidak terima kalau dirinya dibawah Lizah. Ia selalu menganggap dirinya lebih dari lizah membuat Lizah dan Riana kurang bersahabat dengan Silvi padahal mereka satu divisi. Apalagi ketika Silvi mengetahui, kalau Lizah memiliki hubungan spesial sama Josua yang merupakan wakil CEO Baskoro group membuat Silvi semakin iri dan benci kepada lizah.


" Huh.....ngapain sih wanita ganjen itu kemari ?" Gumam Silvi dalam hati sambil melihat kearah lizah dengan tatapan sinis.


" Heh....kamu mau ngapain lagi kekantor ini?

__ADS_1


" Kamu kan sudah tidak kerja dikantor ini lagi?" Kata Silvi sambil memandang sinis kepada lizah.


" Maaf Bu Silvi yang terhormat....anda lupa ya kalau suamiku tercinta wakil CEO di kantor ini?"


" Atau kamu lupa Yach kalau pemilik perusahaan ini adalah adik ipar ku hah......" Dasar manusia tidak punya ahlak. Tuh lihat kaca baru berbicara kepada saya. Seharusnya kamu sadar siapa dirimu disini." Kata Lizah karna dirinya sudah tidak tahan lagi mendengar gunjingan Silvi terhadapnya.


Apalagi Silvi selama ini selalu membuat Lizah kesal karna sifatnya yang egois dan sok pintar dan suka nyuruh nyuruh orang lain.


" Paling sebentar lagi juga kamu dibuang"


ucap Silvi membuat Lizah semakin geram dengan sikap angkuh Silvi.


" Apa aku dibuang? Yang iya nya kamu yang akan dibuang dari kantor ini" bentak Lizah semakin kesal dengan kepedean Silvi.


Josua yang melihat istrinya perang mulut dengan staf di Baskoro group sedikit heran karna selama ini Lizah tidak pernah semarah itu kepada orang lain kalau kesalahannya masih bisa diampuninya.


Ia memantaunya dari CCTV yang ada diruangan nya. Merasa istrinya dihina orang lain membuat Josua geram dan langsung menuju loby tempat lizah dan Silvi berdebat. " Ada apa ini." Suara bariton terdengar ditelinga para staf yang berada di loby.


" Ini sayang....aku bawa makan siang buat kamu," ini aku yang masak dibantu ibu loh "kata Lizah berterus terang karna dirinya tidak mau berbohong.


" Wah enak bangat ternyata punya istri perhatian." ucap Josua memuji istrinya dan kembali merangkul Lizah membuat Silvi semakin iri Kepada lizah


" Oh maaf Bu Silvi ..,apa salah istri saya sehingga anda menghina istriku hah...." Bentak Josua kepada Silvi membuat nyali silvi langsung menciut. Silvi tertunduk karna tidak berani menatap Josua.


" Jawab Bu Silvi yang terhormat."Bentak Josua dengan nada meninggi membuat Silvi semakin takut.


" Setelah makan siang kamu urus surat pengunduran diri mu." Kata josuan dan sambil mengajak Lizah menuju ruangannya.

__ADS_1


Setelah tiba diruang kerja Josua langsung mengajak Lizah untuk makan siang mengingat waktu nya sudah makan siang. " Sayang makan yuk " ajak Lizah sambil membuka rantang yang sudah diisi makanan kesukaan Josua.


" Wah enak bangat nih ....sudah lama tidak makan masakan seperti ini." Kata Josua girang sembari langsung meminta OB yang bertugas disana untuk menghantarkan sendok dan piring keruanganya. " Jo tolong ambilin piring dan sendok dong ...."perintah josua kepada salah satu OB yang bertugas disana.


" Oh iya pak...." Kata Johan dan langsung pergi menuju pentri untuk mengabil piring dan juga sendok.


" Ini pak sendok dan piringnya" kata Johan sembari memberikan piring dan sendok yang ia bawa kepada Josua .


" Trimakasih ya Jo." Kata josua n dan dibalas senyuman dari Johan" sama sama pak . Dan langsung meninggalkan ruangan Josua.


Setelah lizah menyendok nasi dan lauk pauknya kepiring, Josua langsung meminta Lizah agar lizah menyuapi dirinya . " Sayang suapin dong...." pinta Josua manja kepada Lizah . Lizah yang tidak mau ribet menghadapi suaminya langsung memberikan suapan kepada suaminya.


" Hum.... Sumpah enak bangat apalagi yang suapin istri sendiri rasanya semakin enak.Kata josuan memuji istrinya yang telaten menyuapi suaminya. " Tidak perlu muji sayang.....soalnya aku tidak ada uang receh" kata Lizah sambil mengebangkan senyumya .


Tanpa mereka sadari Damar sudah berdiri di pintu ruangan Josua. " Wah enak bangat Ya disuapin istri seperti kembali menjadi anak kecil " kata Damar untuk menjahili Josua dan Lizah.


Padahal dirinya juga mendapat kejutan dari Yunisa Dengan membawakan makan siang buat dirinya. Tetapi Yunisa lebih dulu tiba diruang kerja Damar. Yunisa juga menyuapi Damar bak anak kecil. Tetapi setelah mereka siap makan dan habis menggempur satu season, Yunisa lansung tertidur diruang istirahat Damar.


" Iya nih bos enak bangat soalnya sudah lama tidak merasakan masakan rumahan, apalagi disuapi sama istri tercinta makanannya semakin nikmat dan lezat. Ucap Josua sambil tersenyum Damar.


" Oh ya bos.....ada apa kok tumben kemari? Biasanya juga bos yang minta aku keruangan bos." Kata Josua karna dirinya merasa heran mengapa Damar Sampai menghampiri dirinya keruanganya.


Sepertinya aku tidak bisa mengikuti meeting sore ini jadi meetingnya ditunda besok aja. Aku ingin menemai istriku belanja ke mall untuk keperluan bayi kami. Kata Damar berterus terang. Ia juga memberitahu kalau Yunisa sudah ada di kantor sejak tadi jam sebelas siang.


Bersambung..........


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


mampir juga kekarya author ceritanya seru banget loh.



__ADS_2