My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Yunisa wisuda


__ADS_3

Beberapa hari kemudian tuan Baskoro dengan pak Maringan, mengunjungi kota pematang Siantar,Guna mencari keberadaan Yunisa. setelah melakukan perjalanan selama lebih kurang dua jam di dalam pesawat, Mereka tiba di bandara Kualanamu .Dari bandara Kualanamu, tuan Baskoro dan pak Maringan melakukan perjalanan melalui jalan darat menuju Patang siantar.


Sebelumnya anak buah pak Maringan sudah mencari tahu. Keberadaan Yunisa dan juga Bu Rahma. Dan sepertinya anak buahnya menemukan titik terang dari kampus tempat Yunisa kuliah. Karna sebelumnya anak buah pak Maringan mempertanyakan tentang perpindahan mahasiswa dari kampus x Jakarta. Dari sana, anak buah pak Maringan mengetahui kampus baru tempat Yunisa kuliah.


Tetapi anak buah pak Maringan belum tau tempat tinggal Yunisa dan ibu Rahma. Mereka hanya mendapat informasi kalau Yunisa kuliah di salah satu kampus yang berada di Pematang siantar. Di sepanjang perjalanan tuan Baskoro ingin sekali cepat cepat bertemu dengan Yunisa.


Ditempat lain Yunisa bersiap siap pergi kesebuah salon, Guna untuk merias dirinya. karna hari ini, hari yang paling spesial dan bersejarah buat Yunisa. Yang mana dirinya hari ini wisuda di kampus pematang Siantar


"Yun......cepat nak nanti kamu telat sayang" kata Bu Rahma kepada putrinya Yunisa.


"Ia ma .....gimana ma aku cantik ngak? Tanya Yunisa sembari berputar putar di depan cermin. "Ia nak kamu cantik " Sahut Bu Rahma sambil mengembangkan senyumnya kearah putri kesayangannya. Setelah ia rasa riasannya sudah pas, Yunisa dan Bu Rahma berlalu pergi ke kampus tempat Yunisa melanjutkan menuntut ilmu.


Disana sudah tampak mahasiswa dan orangtua sudah mulai ramai untuk menghadiri wisuda mahasiswa mahasiswi yang sudah lulus. Setelah mengucapkan kata kata sambutan kepada mahasiswa mahasiswi dan juga orang tua. Rektor universitas itu langsung membuka resmi acara wisuda di mulai.


Acara wisuda berjalan dengan lancar.


Selesai acara wisuda, sebelum bubar ada seseorang yang meraih mikrofon dari tangan MC yang membawakan acara wisuda.


"Maaf semuanya menggangu..... kata pak Maringan dengan lantang, karna pak Maringan adalah salah satu donatur dikampus itu. Jadi pak Maringan dapat leluasa masuk ke kampus tanpa ada halangan.


"Maaf semuanya saya berdiri disini untuk mencari seseorang yang belakangan ini saya ketahui bahwa dia berada di kampus ini dan ia juga wisuda hari ini. "Yunisa Tulang berharap kamu tidak lupa sama Tulang." kata pak Maringan karna sudah melihat Yunisa duduk diantara wisudawan wisudawati.


lalu Yunisa langsung berlari ke podium dan memeluk pak Maringan "Tulang....panggil Yunisa sembari menangis sesunggukan di pelukan pak Maringan. "Kamu jangan menangis nak ....kenapa kamu menangis?" Yunisa tidak menjawab. pak Maringan menuntun Yunisa turun dari podium. Agar mereka bisa leluasa berbicara dengan Yunisa


"Kenapa kamu harus pindah Yunisa ? Apa yang sebenarnya terjadi sehingga kamu harus pindah kampus dan pindah dari Medan juga?" tanya pak Maringan. "Tulang sebenarnya ayah sudah meninggal beberapa bulan yang lalu, jadi aku tidak tega membiarkan mama tinggal sendirian, kata Yunisa.


Tiba tiba tuan Baskoro menghampiri pak Maringan dan juga Yunisa. "loh tuan Baskoro mengapa tuan juga ada disini? Tanya yunisa karna dirinya penasaran kemunculan tuan Baskoro di kampusnya."Ikutlah denganku nak..... Damar membutuhkanmu, kasihan dia semenjak kamu meninggalkannya dia tidak pernah berbicara lagi kepada kami. Damar selalu mengurung diri di kamar tolong nak ikutlah dengan saya. Kata tuan Baskoro.


"Maaf tuan sepertinya saya tidak bisa meninggalkan mama saya disini sendirian.

__ADS_1


Tiba tiba Bu Rahma datang menghampiri mereka "Yun.......kamu sudah siap? Kita pulang yuk. kata Bu Rahma kepada Yunisa.


"Ito......panggil pak Maringan kepada Bu Rahma.


Hal itu membuat Bu Rahma terkejut "loh ito Maringan! kok bisa ada disini?" kata Bu Rahma sambil memberi salam kepada pak Maringan


"Ia sebelumnya aku minta maaf ito...... sebenarnya kedatangan saya kesini ingin bertemu dengan kalian. Karna ada hal yang sangat penting mengenai anak teman saya ini .kata pak Maringan sembari melihat kearah tuan Baskoro.


"loh tuan kok ada disini juga "Bu Rahma tidak kalah terkejutnya dengan Yunisa


"Maafin kami Bu ..... sebenarnya kedatangan kami kemari ingin meminta maaf kepada ibu dan juga Yunisa. lalu tuan Baskoro memberitahu maksud dan tujuan kedatangannya, kepada Bu Rahma. Termasuk meminta mereka untuk ikut ke Jakarta. Agar Yunisa menemui Damar.


Dengan pertimbangan yang sangat sulit,Bu Rahma mengijinkan Yunisa berangkat ke Jakarta. Tetapi Bu Rahma tetap dipematang Siantar karna ia merasa tinggal di pematang Siantar lebih nyaman dan damai rasanya.


"Ma.....tapi siapa teman mama disini?kata Yunisa kepada Bu Rosmalina


"Kamu tidak usah kwatir nak ......kan ada Lita yang menemani mama jawab Bu Rahma.


"Sudah sayang tidak apa apa kasian nak Damar. habis ini kita pulang kerumah dan kamu siap siap berangkat ke Jakarta kata Bu Rahma


"Kalau itu kehendak mama, Yunisa ikut aja ma....


Akhirnya Yunisa dan Bu Rahma pulang kerumah yang sudah mereka tempati beberapa bulan terakhir ini. Tuan Baskoro dan pak Maringan juga ikut bersama mereka.


Tiba dirumah, Pak Maringan dan tuan Baskoro dipersilahkan masuk kerumah oleh Bu Rahma.


Yunisa menyajikan Beberapa makanan ringan dan teh yang diramu sendiri oleh Bu Rahma kepada tuan Baskoro dan pak Maringan "Silahkan di minum tulang.....tuan .....Hanya ini yang bisa kami sediakan. maklumlah keadaan kami masih seperti ini "kata Yunisa untuk mempersilahkan tamunya untuk memakan yang ia sediakan sebelumnya.


Beberapa teman Yunisa datang, untuk sekedar mengucapkan "Selamat atas wisudanya.

__ADS_1


"Hai Yun.......selamat Ya semoga apa yang kamu cita citakan tercapai." kata beberapa teman teman Yunisa sembari memberikan peluk dan cium persahabatan. Tak lupa teman temannya juga memberikan buket bunga beserta kado yang menurut mereka cocok buat Yunisa.


Setelah selesai berbincang bincang tuan Baskoro dan pak Maringan berpamitan karna hari sudah malam. Mereka memilih menginap di sebuah hotel Yang berada didekat rumah milik keluarga Yunisa. Agar keesokan harinya mereka bisa langsung berangkat ke Jakarta.


Sementara Yunisa tiba tiba kepikiran kepada sosok pemuda yang sangat ia cintai."lagi apa kamu Mas? maafin aku sudah meninggalkan mu tanpa memberitahumu. Karna aku takut orangtuamu tidak menerima aku Mas.....aku mencintaimu semoga kamu baik baik saja sayang."gumamnya dalam hati.


Kesokan harinya pagi pagi sekali Yunisa bangun dari tidurnya, Setelah merapikan tempat tidurnya ia lansung menyusul Bu Rahma kedapur. Guna membatunya sekedar menyuci piring dan menyuci kain. Bu Rahma sengaja tidak membuka warung kelontong miliknya hari itu. Mengingat Yunisa akan berangkat ke Jakarta.


"Nak .....kalau kamu sudah tiba di Jakarta kamu kasih kabar Ke mama dan kamu harus baik baik disana. Kalau kamu tidak betah disana kembalilah kemari nak." kata Bu Rahma. Agar anaknya mengingat pesan ibu dan almarhum ayahnya. Ketika mereka sedang sibuk berkutat didapur, suara ketukan pintu terdengar dari luar


"Yun .....coba kamu lihat siapa yang datang"kata Bu Rahma agar Yunisa membukakan pintu.Kemudian Yunisa membuka pintu. Disana sudah terlihat Tuan Baskoro dan pak Maringan sudah berdiri didepan pintu.


"Eh tulang ,tuan...silakan masuk tulang." kata Yunisa untuk mempersilahkan tamunya masuk kedalam rumah. Bu Rahma datang dari arah dapur membawakan minuman dan beberapa cemilan. Silahkan diminum ito .... tuan kata Bu Rahma mempersilahkan tamunya untuk.


Memakan dan minum yang sudah ia sajikan


"Bagaimana Yunisa kamu sudah siap siap? Tanya pak Maringan


"Sudah tulang ....sahut Yunisa


"Ya sudah kalau begitu kita langsung berangkat aja. Kata pak Maringan dan tuan Baskoro.


Setelah beberapa menit kemudian Yunisa dan pak Maringan beserta tuan Baskoro berpamitan kepada Bu Rosmalina dan Lita


"Mama.....Yunisa berangkat dulu Ya." Pamit Yunisa kepada Bu Rahma sembari memeluk mamanya.


Bersambung........


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya. trimakasih 💓💓💓🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


jangan lupa kepoin juga cerita



__ADS_2