My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
GEMPURAN DAMAR


__ADS_3

Lita terbangun dari tidurnya, ia melihat tubuhnya karena Lita tidur didalam pelukan Jack. Lita melihat pakaiannya


"Oh tenyata masih lengkap." gumam Lita dalam hati karena Lita takut kalau Jack kebablasan.


pelan pelan Lita melepaskan pelukan Jack, bukan malah lepas Jack semakin mengeratkan pelukannya.


"Mau kemana sayang?"


"Ini sudah lagi kak!"


"Sebentar lagi sayang." masih ngantuk


"Sayang nanti mami kecarian."


"Biarin aja." ucap Jack dengan suara khas masih tertidur sembari kembali mengeratkan pelukannya.


"Sayang berat loh kakinya!"


"Sudah diam saja kakak masih mau tidur meluk kamu."


ditempat lain bu Dewi mencari tau keberadaan Lita. Bu Dewi melihat kekamar tamu, tetapi kamar tamu masih bersih dan rapi seperti tidak ada orang yang menempatinya.


"Loh Lita dimana?"


"Kok tidak ada di kamar?" tanya Bu Dewi dalam hati. Kemudian Bu Dewi mencari keberadaan Jack.


Tok....


Took....


Took....


Suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga Jack,ia sudah menebak pasti Bu Dewi yang mengetuk pintu.


"Ka itu pasti mami yang nyariin kita" ucap Lita kepada Jack.


Biarin aja kamu tidur saja biar kakak yang buka pintu.


"Tapi kak!"


"Sssst tidak ada tapi tapi!" nurut aja sama suami kamu istriku sayang." ucap Jack sembari mengecup bibir manis Lita.membuat kita sama Sekali tidak dapat berkata apa apa lagi.


Dengan malas Jack membuka pintu kamarnya.


Ceklek ....pintu terbuka


"Ada apa sih mom pagi pagi begini gedor gedor pintu kamar Jack?"

__ADS_1


"Lita mana?"


"Tidur!"


"Kalian tidur bareng tadi malam?"


"Iya!" jawab Jack tanpa merasa bersalah.


"Kamu ini, jangan macam macam kamu."


"Ngak apa apa juga kan mom kalau macam macam." ucap Jack sembari nyengir.


Bu Dewi langsung menerobos masuk kedalam kamar Jack untuk mencari keberadaan Lita.


"Lita kamu masih tidur nak?"


"Lita bergeliat dan membuka selimut yang ada ditubuhnya.


"Mami!" panggil Lita sembari mengucek matanya.


"Kamu tidur disini nak?"


"Iya mom!"


"Jack tidak macam macam kan?"


"Ya sudah tidak apa apa!" yang penting kalian baik baik saja."ucap Bu Dewi sembari mengelus punggung Lita membuat hati Lita menjadi menghangat dengan sikap lembut bu Dewi terhadapnya.


"Ya sudah kalau begitu mami turun dulu, nanti kalau sudah lapar kalian makan ya sayang!"ucap Bu Dewi kepada Lita dan Jack.


"Iya mom!" sahut Lita.


"Ya sudah mami tinggal dulu." ucap Bu Dewi sembari langsung meninggalkan Lita dan Jack di kamar.


****


Ketika Yunisa membersihkan diri dikamar mandi, Damar sengaja menjahili istrinya. Damar langsung memeluk istrinya dari belakang sembari memainkan gunung kembar milik Yunisa . Membuat Yunisa geram melihat tingkah suaminya.


"Mas please deh....Yunisa sudah kedinginan nih, Yunisa mau cepat siap mandi. Kalau mau main jangan disini." ujar Yunisa karna dirinya sudah merasa kedinginan.


"Janji ya sayang...." siap mandi kita buat dedek untuk baby Carlos." kata Damar sambil tersenyum penuh kemenangan.


"Ia mas tapi lepasin dulu dong.... kan Yunisa tidak bisa mandi kalau mas peluk terus begini." ucap Yunisa sembari berusaha melepaskan pelukan dari Suaminya.


Setelah selesai melakukan ritual mandinya Yunisa keluar dari kamar mandi. Dengan menggunakan handuk kecil yang dililitkan ditubuhnya. Sementara Damar langsung bergegas keluar dari kamar mandi. Agar Yunisa tidak memakai pakaiannya terlebih dahulu sebelum Damar keluar dari kamar mandi.


Tanpa Yunisa sadari, Damar sudah keluar dari kamar mandi. Damar langsung memeluk Yunisa dari belakang ketika Yunisa berniat memakai pakaiannya. Damar langsung menggendong tubuh mungil istrinya dan membaringkannya di atas tempat tidur.

__ADS_1


Dengan gerak cepat, Damar menarik handuk yang digunakan Yunisa untuk menutupi tubuhnya. Hal itu membuat tubuh mulus Yunisa terlihat jelas Dimata Damar. Membuat jiwa kelakilakian Damar semakin bangkit.


Yunisa pasrah saja apa yang dilakukan suaminya terhadapnya. Karna menurutnya percuma juga melarang suaminya.


Dengan penuh semangat, Damar langsung melahap dan menggempur Yunisa habis habisan. Ia melakukannya seperti yang ia katakan sebelumnya bahwa Damar akan melahap dan menggempur Yunisa sebanyak tiga ronde satu malam.Yinisa pikir itu hanya omongan Damar belaka. Tetapi ternyata benar benar dilakukanya.


Pagi yang indah matahari sudah mulai memperlihatkan wajahnya. Hingga sinar mentari menyinari kamar pasangan suami istri yang lagi dimabuk asmara. Sinar mentari masuk melalui celah celah jendela, membuat tidur ibu ibu muda terganggu. " Huuyam......." Yunisa menguap sembari bergeliat diatas tempat tidurnya. Ia mengumpulkan kesadarannya.


Seluruh badannya terasa pegal pegal akibat gempuran yang dilakukan suaminya kepadapnya. Yunisa melihat suaminya masih tertidur pulas disampingnya. Ia melihat jam yang ada didinding kamarnya.


"Wah sudah jam Tujuh gumamnya dalam hati. Yunisa langsung bangkit dari tempat tidur dan langsung masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri.


Setelah selesai melakukan ritual mandinya Yunisa langsung cepat cepat menggunakan pakaiannya agar suaminya tidak keburu bangun. Karna jika Damar bangun, maka sudah pasti Damar akan melahapnya kembali.


Yunisa keluar dari kamar berniat untuk menemui bayinya. Ia melihat baby Carlos sudah terlihat rapi, dan wangi. Karna baby sister yang bertugas menjaga baby carlos sudah memandikan baby Carlos.


"Wah putra mami sudah mandi dan wangi." kata Yunisa sambil langsung menggendong tubuh mungil putranya.


"Mi mi mi " ngoceh baby Carlos membuat Yunisa semakin gemas melihat putranya sudah mulai tau berinteraksi dengan maminya.


sementara, dikamar Damar yang baru terbangun dari tidurnya, melihat di sekeliling kamar, ia tidak menemukan sosok isterinya disana. Hingga Damar langsung masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri.


Beberapa menit kemudian Damar langsung keluar dari kamar setelah selesai mandi dan memakai pakaian yang rapi. Damar berniat menemui istrinya yang berada dikamar baby Carlos. ketika Damar melihat Beby Carlos dan Yunisa sedang bermain-main. Damar langsung menghampiri Yunisa.


"Sayang putra kita sudah semakin pintar ya!"


"Iya mas dia sudah mulai ngoceh loh mas." ucap Yunisa kepada suaminya Damar.


"Sayang sepertinya putra kita aktif bangat ya."


"Iya mas!" makanya Yunisa gemas lihat Putra kita. Coba deh mas lihat putra kita sudah bisa panggil mami.


"Mi....mi....mi" oceh baby Carlos yang mampu membuat Yunisa dan Damar langsung Tertawa ngakak ketika putra mereka manggil Yunisa mi mi."


"Mas lihat putra kita manggil mami." ucap Yunisa kegirangan ketika mendengar baby Carlos memanggilnya. Yunisa langsung mengecup pipi tembem putranya karna dirinya gemas melihat tawa dan tingkah putranya yang begitu menggemaskan.


"Putra kita kok cuman panggil mami aja sih.


"Ayo sayang panggil papi dong." ucap Damar kepada putranya.


"Pi....Pi...Pi.."oceh baby Carlos membuat Damar bersorak kegirangan ketika baby Carlos memanggilnya Pi....Pi" Damar langsung mengecup pipi tembem putranya


Bersambung........


yuk ikuti terus ceritanya jangan lupa like coment dan votenya ya .Trimakasih 🙏🙏🙏🙏


mampir juga kekarya baru emak ceritanya seru bangat loh.

__ADS_1



__ADS_2