My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
MALAM PERTAMA LITA DAN JACK


__ADS_3

Setelah acara resepsi pernikahan Lita dan juga Jack selesai, tampak seluruh kerabat, kolega bisnis dan juga tamu undangan yang hadir di sana sudah banyak meninggalkan lokasi resepsi pernikahan Lita dan juga Jack. Tuan Beandhard dan juga Ibu Dewi menghampiri Lita dan juga Jack untuk memberitahu kepada Lita dan Jack agar mereka tetap tinggal di hotel dan menginap di sana.


Karena sebelumnya Jack sudah meminta kepada Ibu Dewi dan juga tuan Beandhard agar mereka menginap di hotel itu untuk satu malam saja mengingat acara pernikahan mereka hari itu sangat melelahkan.


Tuan Baskoro, nyonya Rita dan keluarga lainya sudah berpamitan pulang kekediaman masing masing. Termasuk Joni dan juga Desi mereka sudah berpamitan pulang kepada Lita dan juga Jack.


"Bro kamu pamit dulu Yach soalnya ini sudah malam nih." ucap Joni sembari memberi salam kepada Jack dan juga Lita yang di ikuti Desi.


"Ya sudah kalian hati hati ya!" ingat jaga Desi jangan sampai kamu sakiti hati sahabatku." ucap lita kepada Joni. agar Joni tidak menyakiti hati Desi. Dan Lita juga meminta Joni untuk menjaga Desi.


"Ya sudah kami pamit duluan." ucap Joni dan Desi.


"Okey trimakasih ya bro sudah hadir di pesta pernikahan kami." ucap Jack dan Lita kepada sahabat mereka.


"Sama sama, ingat jangan terlalu ganas ya bro." bisik Joni tepat ditelinga Jack.


Hal itu membuat Jack langsung mengebangkan langsung cengengesan sambil menoyor kepala Joni karna sudah jahil terhadapnya.


"Dasar kamu otakmu ngeras aja." ucap Jack kepada Joni.


"Ah udah ah kami cabut aja nanti takut ganggu kalian, maklum pengantin baru.ucao Joni sembari langsung berlalu dari hadapan Jack dan Lita.


"Mas Sepertinya kita sudah bisa pulang karena tamu undangan sudah berpulangan. Lagian badan Lita sudah lelah dan gerah. Ingin sekali Lita langsung mengguyur tubuh Lita dengan air karena sudah merasa kepanasan dan juga gerah. ucap Lita kepada Jack yang baru beberapa jam yang lalu sah menjadi suaminya.


"Kita tidak perlu pulang sayang!" kita istirahat di sini saja."


"Tapi bagaimana dengan baju ganti Lita Mas?"


"Kamu tenang saja Sayang !" asisten sudah membawakan baju ganti di kamar kita."


"Kok Mas tahu?


"Karena mas yang memintanya.


"loh jadi memang Mas sudah merencanakan kalau kita malam ini menginap di hotel ini?"


"Iya sayang emangnya kenapa kamu tidak suka?'

__ADS_1


"Suka kok mas?"


"Ya sudah kita Langsung ke kamar saja. Mas juga sudah gerah nih sedari tadi berdiri menyalami tamu undangan dan kolega bisnis Papi dan mami." ucap Jack sembari langsung menggandeng Lita masuk ke kamar hotel yang dipesan khusus untuk layaknya kamar pengantin yang lagi bulan madu.


Ketika Lita dan Jack tiba di kamar itu, Lita sangat takjub dan desain kamar yang sudah disediakan untuk mereka berdua. Begitu banyak taburan bunga mawar merah dan putih berada di atas tempat tidur yang disediakan oleh pihak hotel.


"Mas ini semua mas yang siapin untuk kita?"


"Iya sayang!" kamu suka tidak?"


"Suak bangat mas! Lita bahagia bangat." ucap Lita sambil langsung memeluk Jack dan mengecup bibir Jack karna lita sangat bahagia dengan sikap romantis suaminya.


Jack langsung menyambut pelukan dan cium dari Lita yang membuat hati Jack sangat bahagia.


"Ya sudah mas Lita mau mandi dulu sudah gerah nih." ucap Lita


"Mandi bareng saja sayang."


"Jangan dong mas!" nanti kita jadi tidak mandi." ucap Lita sembari langsung masuk kedalam kamar mandi dan menutup pintu kamar mandi agar Jack tidak dapat mengikuti Lita masuk kekamar mandi.


Jack langsung mengebangkan senyumnya.


Jack duduk di sofa dengan hanya menggunakan dalaman karna menunggu Lita sang istri selesai melakukan ritual mandinya.


Setelah Lita selesai melakukan ritual mandinya, Lita langsung keluar dari kamar mandi dengan menggunakan kimono yang sudah disediakan oleh bu Dewi sebelumnya. Karna Jack sudah memesannya terlebih dahulu. Ketika Lita keluar dari kamar mandi, Lita dikejutkan dengan penampilan Jack yang duduk hanya menggunakan dalama.


"Mas kok ngak pakai baju sih!" ucap Lita sembari menutup matanya dengan menggunakan kedua telapak tangannya.


"Kenapa menutup mata sih sayang.?"


"Mas pakai baju gih."


"Mas tidak malu apa?"


"Ngapain malu sama istri sendiri?"


ucap Jack sembari langsung memeluk Lita.

__ADS_1


"Mas mandi dulu gih, bau badan mas." ucap Lita sambil tersenyum jahil.


"Ya sudah mas mandi dulu ya!" ucap Jack sembari langsung masuk kedalam kamar mandi. Setelah selesai melakukan ritual mandinya Jack langsung keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk kecil dililitkan di pinggangnya.


Sementara Lita mencari baju ganti yang dapat digunakan agar dirinya tidur lebih leluasa.


"Ya Allah bajunya kok semuanya sama sih, tipis tipis bangat seperti saringan kelapa?" gumam Lita karna melihat baju baju yang ada di cover mereka hanya ada beberapa lingerie tipis membuat Lita merasa tidak percaya diri memakai lingerie itu.


"Ya ampun memakai baju ini seperti tidak memakai baju, tembus pandang semua." gumam Lita sembari mengamati baju baju yang ada didalam koper.


Jack yang sedari tadi memperhatikan Lita mencari pakaian untuk ia gunakan, Jack mengebangkan senyumnya. senyum penuh kemenangan.


"Mas bajunya kok sama semua sih?"


"Sudah gunakan aja apa yang ada." ucap Jack


"Tapi mas bajunya kurang bahan semua."


"Sudah tidak apa apa pakai saja."


mau tidak mau lita pun memakai lingerie yang ada di cover.


"Kan cantik sayang kamu memakai baju itu." ucap Jack sembari langsung memeluk istrinya dari belakang membuat Lita sangat terkejut.


"Mas ngagetin Lita saja." gerutu Lita sembari memonyongkan bibirnya. Dan langsung dilahap Jack. Jack langsung mengecup bibir manis Lita tanpa peduli dengan ocehan Lita yang sedari tadi menggerutu karna baju gantinya lingerie tipis semua.


Jack terus saja mengecup bibir manis Lita perlahan ciuman semakin dalam, hingga Lita membuka rongga mulutnya agar Jack dapat memainkan lidahnya di rongga mulut Lita. perlahan ciuman itu semakin mendalam, tangan Jack sudah mulai menjalar kebalik lingerie Lita yang begitu tipis. Ia sudah mulai meremas bagian gunung kembar milik Lita yang berukuran mangga itu.


"Ouh sakit mas pelan pelan!" bisik Lita tepat ditelinga Lita.


"Jack merasakan sensasi yang luar biasa karna Lita benar benar masih original. Jacklah yang baru menyentuh Lita pertama sekali.


"sayang mas bisa meminta hak mas menjadi seorang suami kamu?" ucap Jack memelas kepada istrinya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏 mampir juga kekarya baru Morata dijamin seru ceritanya.

__ADS_1



__ADS_2