My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Emosi Damar


__ADS_3

Keesokan harinya Damar sudah masuk kantor, karna semenjak kecelakaan yang menimpanya. Damar belum pernah sama sekali masuk kantor. Sehingga tuan Baskoro harus mengambil alih tugas Damar.Yunisa menghampiri Damar. "Mas jadi masuk kantor hari ini? tanya yunisa kepada kekasihnya Damar.


"Ia sayang........tapi kamu juga harus ikut ya sayang, soalnya Mas ngak mau jauh jauh dari kamu sayang" Kata Damar kepada Yunisa.


"Ya udah aku ikut deh, tapi aku pamit sama mami dulu, soalnya mami mengajakku ke butik langganannya" kata Yunisa


"Ya bisa kesana, Tapi sehabis kita pulang dari kantor. Nanti Mas saja yang antar kesana" jawab Damar Karna dirinya tidak mau berjauhan dengan Yunisa.


Beberapa menit kemudian Damar dan Yunisa berangkat ke kantor.


"Mam.....Damar dan Yunisa pamit pergi ke kantor Ya" kata Damar sembari memberikan salam kepada nyonya Rita diikuti dengan Yunisa."Oh ya mam ....kata Yunisa mami mengajak dia ke butik Ya? Nanti saja ya mami kalau kami sudah pulang dari kantor! nanti Damar yang akan mengantarkan langsung. Untuk sekarang biarkan Yunisa ikut aku ke kantor. Kata Damar kepada nyonya Rita


"Ya sudah tidak apa apa sayang gimana baiknya saja. Sahut Nyonya Rita sembari menghantarkan Damar dan Yunisa ke pintu, depan."Pamit ya mami.....kata Yunisa berpamitan kepada calon mertuanya


"Hati hati ya nak" kata nyonya Rita


Damar membukakan pintu mobil, dan mempersilahkan Yunisa masuk kedalam mobil bak putri raja. Setelah beberapa menit dalam perjalanan Yunisa dan Damar tiba di kantor Baskoro group. Damar lebih dulu turun dan membukakan pintu buat Yunisa. "Ayo sayang....kata Damar sambil menggandeng tangan Yunisa.


Semua yang ada di kantor terpesona melihat kecantikan Yunisa. Apalagi sudah beberapa bulan Yunisa dan Damar tidak menginjakkan kaki di kantor Baskoro group. Membuat semua orang yang ada di kantor memandang mereka dengan tatapan tanya.


Tidak terkecuali dengan Josua yang melihat kedatangan mereka juga terkejut. Apalagi Damar dengan percaya diri menggandeng Yunisa. "Mas lihat tuh orang orang pada lihat kita, kan malu mas....." kata Yunisa kepada Damar.


"Biarin saja, peduli amat dengan pandangan orang. Sahut Damar sambil mengembangkan senyumnya. kepada Yunisa. Tiba tiba Josua datang, dan langsung memeluk Damar "Selamat datang kembali bro....."kata Josua sembari memeluk bos dan juga sahabatnya.


Selama ini ketika Damar tidak masuk kantor, Josualah yang membantu tuan Baskoro untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab Damar sebagai seorang CEO di kantor Baskoro group. Dengan menggunakan lift khusus petinggi perusahaan, mereka bertiga berlalu menuju ruang CEO yang sudah lama tidak ditempati oleh Damar. "Sayang.......kamu istirahat dulu disitu Ya." kata Damar sembari menunjuk sofa yang ada diruangannya.


Damar sudah melihat tumpukan file yang akan ia periksa dan tanda tangani. "Waduh baru masuk kerja saja sudah banyak tumpukan file, dasar kamu Jos ngak bisa lihat gue tenang di kantor. " gerutu Damar karna dirinya tidak mau Yunisa sampai bosan menunggunya.


"etss......tunggu dulu bro, bukannya sudah berbulan bulan kamu istirahat! Siapa suruh terlalu banyak mengurung diri sehingga membuat pekerjaan menumpuk begini. Kata Josua kepada Damar sambil nyengir.

__ADS_1


"Dasar kamu teman ngak ada akhlak sudah tau sendiri gimana kasusnya, tapi tetap saja tidak mengerti. Seandainya kamu ada diposisi ku apa yang akan kamu perbuat hah? kata Damar kepada sahabatnya dengan nada sedikit kesal


"Biasa aja kali bro tidak perlu ngegas gitu." yang penting semua file ini kamu pelajari dulu. kata Josua kepada Damar. Tiba tiba di loby kantor terdapat keributan.


"Maaf nona anda tidak diperbolehkan masuk ke kantor ini khususnya keruang pak Damar "kata resepsionis yang bertugas saat itu .


Lalu Deby menampar resepsionis "kamu tidak tau siapa saya hah...."kata Deby yang sudah sangat marah karna sang resepsionis tidak mengijinkannya bertemu dengan Damar.


Karna sebelumnya Damar sudah memerintahkan kepada anak buahnya agar tidak memperbolehkan Deby masuk ke kantor Baskoro group. lalu resepsionis memanggil security agar mengusir Deby. Tetapi Debi terus saja berteriak teriak ingin masuk keruangan Damar.


lalu resepsionis menghubungi Damar "Maaf pak disini ibu Deby, mengamuk ingin bertemu dangan bapak" kata resepsionis memberitahukan kedatangan Deby Kekantor Wijaya group.


"Apa mengurus satu wanita aja kalian tidak bisa hah.....bentak Damar, Karna dirinya emosi mendengar wanita yang menyakiti hatinya beberapa tahun yang lalu membuat onar di kantornya."Maaf pak tapi nona Deby memaksa masuk. Dan ia juga sudah menampar saya pak. kata resepsionis memberitahukan yang sebenarnya.


Mendengar anak buahnya di tampar oleh wanita yang paling ia benci, membuat emosi Damar semakin memuncak." Mas ..... ada apa kok marah marah?" kata Yunisa yang terbangun dari tidurnya. Karna mendengar suara amarah Damar." Kamu ikut Mas .....sayang agar wanita itu tau siapa dia dan siapa kamu di mataku. dasar wanita tidak tau malu. Gerutu Damar.


"Apasih maksudmu Mas? Yunisa ngak ngerti kata Yunisa karna belum mengerti apa yang membuat kekasihnya emosi."Wanita itu datang lagi mengganggu hidupku sayang ....setelah dirinya mencampakkan ku dan memilih menikah dengan lelaki lain wanita itu ingin menganggu ketenangan ku lagi. Kata Damar.


Jangan mengelus dadaku sayang nanti bisa bisa adik kecilku lancang depan dan bisa bisa tidak terkendali. Kamu mau bertanggung jawab? Kata Damar sambil mengembangkan senyumnya kepada Yunisa


"Kamu ini bisa bisanya masih bercanda,tadi aja emosinya meluap luap kata Yunisa sembari mengecup bibir Damar. "lagi dong sayang ....kok sebentar aja?" kata Damar berniat untuk menjahili Yunisa.lalu Damar dan Yunisa turun ke loby untuk menghampiri Deby yang sudah mengamuk. Setelah Damar dan Yunisa tiba di loby. "Hentikan......suara bariton terdengar ditelinga membuat aktivitas orang orang yang ada disana berhenti sejenak.


"Oh hallo sayang akhirnya kamu datang juga menghampiriku,aku tau pasti kamu akan datang menghampiriku. Karna kamu masih sangat mencintaiku kan." kata ewina dengan percaya dirinya. "Dasar wanita tak tau diri..... jangan pernah kamu menginjakkan kaki lagi ke kantor ini, kalau kamu tak mau menyesal camkan itu" bentak Damar.


"Oh Iya sampai lupa kamu bilang aku masih mencintaimu? Kamu salah besar.


"Oh jadi karna wanita kampungan ini kamu berani membentak ku sayang? Kamu tidak ingat masa masa kita dulu,aku yakin kamu pasti belum bisa melupakan ku, jadi kalau cinta bilang aja cinta sayang." kata Deby


Mendengar ocehan Deby membuat Yunisa kesal "Maaf apa kamu bilang? tadi saya wanita kampung? Ya saya memang wanita kampung. Tetapi saya masih punya harga diri dan masih punya akhlak tidak seperti anda nona Deby yang mampu menjajakan tubuhnya hanya karna uang." kata Yunisa yang sudah sedari tadi menghinanya dan menghina kekasihnya.

__ADS_1


"Jadi kamu kira setelah kamu dibuang suami kayamu itu terus kamu mau datang lagi kepada calon suamiku? Dimana harga dirimu nona Deby? Mendengar kekasihnya mengetahui hal pribadi dirinya membuat Damar terharu "Dari mana dia tau tentang kisahku dengan Deby " gumam Damar dalam hati.


"Cepat enyah kamu dari kantor ini sebelum kesabaran ku habis "Bentak Yunisa membuat nyali seorang Deby sedikit menciut


"Ingat saya akan membuat kalian hancur sehancur hancurnya. Dan kamu wanita kampung...... jangan merasa kamu di atas awan, ingat aku tidak akan pernah membiarkan kalian hidup tenang" Ancam Deby.


"Silahkan lakukan apa yang bisa kamu lakukan. saya tidak akan takut dengan ancaman anda,semua harta, tahta, umur jodoh, hanya Tuhan yang tahu. Jadi silahkan kamu lakukan sebisa mu untuk menghancurkan kehidupan kami. Seperti yang kamu bilang, Tapi ingat" karma dibayar tunai oleh Tuhan" .jawab Yunisa dengan suara lantang.


Karna merasa dirinya sudah terpojokkan sehingga Dewi pergi begitu saja "ingat akan kubuat kalian menderita "gerutunya


Beberapa hari kemudian, Damar dan Damar memutuskan untuk mempercepat pernikahan mereka, disela sela makan malam, Damar mengutarakan niatnya kepada tuan Baskoro dan juga Nyonya Rita "Maaf Pi.......mi....... sebenarnya aku ingin mempercepat pernikahan kami. Kata Damar


"Wah bagus itu papi setuju lebih cepat lebih baik ia kan mi?


"Ia mami setuju bangat, dan kalau soal mengurus acaranya biar mami saja kalian tinggal terima tenang saja. Yang penting persiapkan diri kalian,dan jaga kesehatan


Akhirnya mereka sepakat mengadakan acara pernikahannya dua Minggu lagi, Yunisa hanya ikut aja dengan keputusan kekasihnya. Yang mempercepat pernikahannya. Yunisa menghubungi Bu Rahma untuk memberitahu rencana pernikahan mereka


Tut.....tut......tut...


Hello selamat malam malam mama gimana kabar mama?


" Selamat malam nak mami baik baik saja kamu sendiri bagaimana apa semuanya baik baik saja?


"Kami semua yang ada disini baik baik aja ma... Yunisa ingin mau ngasih tau ke mami kalau rencana pernikahan Yunisa dengan Mas Damar akan dipercepat. dan Kemungkinan dua Minggu lagi .kata Yunisa kepada maminya memberitahukan rencana pernikahan mereka.


Kalau itu sudah keputusan kalian,mami hanya merestui kalian nak.


Bersambung........

__ADS_1


yuk kepoin juga ke Cerita ku



__ADS_2