
Setelah pulang sekolah, Jack sudah menunggu Lita di parkiran motornya. Sementara Lita yang tidak mengetahui kehadiran ayahnya di sana. Ia langsung menghampiri Jack.
"Maaf kak Kakak udah menunggu" ucap lita karena membiarkan jack menunggu dirinya. Sebelumnya Ketika mereka sudah selesai melakukan mata pelajaran. Lita pamit untuk pergi ke kamar mandi.
"Nggak papa kok santai aja"kata Jack kepada Kayla.
" Yuk naik Lit, entar om dan tante marah lho kita terlambat pulang dari sekolah. Kata Jack mengingatkan lita agar tidak terlambat pulang ke rumah.
"Lit mau ke mana?" suara bariton terdengar dari sebelah kiri Lita. Lita yang mendengar suara itu langsung menoleh, ia melihat sosok papinya berada di sana.
"Papi ngapain ada disini?"tanya Lita kepada papinya.
"Enggak....kok tadi papi ada urusan sama Pak Burhan"jawab Tuan Baskoro
" Loh Memangnya Papi ada urusan apa dengan Pak kepsek?"tanya Lita kepada papinya karena Lita penasaran papinya ada urusan kepada kepala sekolah tempat di mana Lita bersekolah. Karena selama ini Lita tidak mengetahui kalau sekolah yang ia tempati untuk menuntut ilmu, pemiliknya adalah papinya sendiri.
"Habis ini terus pulang ya Lit!" papi mau ke kantor dulu." kata tuan Baskoro kepada Lita mengingatkan lita agar langsung segera pulang ke rumah.
"Iya pi ..... ini Lita udah mau pulang kok sama kak Jack.
" Oh Iya pi!" ini kenalin teman Lita namanya kak jack." ucap Lita kepada papinya
Lalu Jack memberi salam kepada tuan Baskoro
" Hallo om ....selamat siang" sapa Jack kepada tuan Baskoro, sambil mengulurkan tangannya agar mereka berjabatan tangan
"Iya selamat siang "jawab Tuan Baskoro singkat tanpa basa-basi.
"Oh iya kalian kalau sudah pulang dari sekolah langsung pulang ke rumah ya, jangan main-main." kata tuan Baskoro mengingatkan Jack dan Kayla.
"Baik Om ini kami sudah mau pulang kok"hardik Jack kepada Tuan Baskoro agar Tuan Baskoro percaya kepada dirinya.
Lalu Tuan Baskoro berpamitan agar Tuan Baskoro pergi duluan karena dirinya mau langsung ke kantor.
"Lit!" Papi duluan dulu ya" pamit tuan Baskoro sambil meninggalkan Lita dan Jack berada di parkiran
"Iya pi ......hati-hati ya Pi"ujar Lita sambil melambaikan tangannya kearah papinya. Kemudian Lita dan Jack pun berlalu dari sekolah untuk pulang ke rumah sesuai dengan amanah yang dikatakan oleh Tuan Baskoro
__ADS_1
"Ayo Lit, pegangan Nanti kamu jatuh" pinta Jack kepada Lita agar Lita berpegangan kepada dirinya. Lita pun menurut apa dengan kata-kata jack. Setelah Lita berpegangan ,Jack melajukan motornya ke arah jalan raya menuju kediaman Tuan Baskoro. Untuk menghantarkan lita.
Setelah melakukan perjalanan sekitar 20 menit Lita dan jack tiba di kediaman Tuan Baskoro. Lalu Lita pun turun dari motor milik Jack.
"Terima kasih kak, Kakak udah capek-capek nganterin Lita
"Sama sama Lit!" itu aja kok capek kan barengan kita pulangnya"kata Jack sambil mengembangkan senyumnya kepada Lita Lagian kan rumah kita searah Lit.
"He....he....he" Lita tertawa kecil
"Ya udah masuk gih nanti Kamu keburu digodain orang di sini, habis kamu cantik sih" puji Jack sambil mencubit hidung Lita dengan cubitan sayang.
"Ih kakak sakit tahu!" kata Lita mengadu padahal cubitan Jack sama sekali tidak sakit.
"Ya udah masuk gih nanti aku semakin geram nengok kamu." ujar Jack sambil langsung berlalu melajukan motornya dari hadapan Lita
"Kakak pamit Lit. "
"Okey kak terima kasih" kata Lita sambil melambaikan tangannya ke arah Jack.
Sementara di tempat lain Yunisa melihat interaksi antara Lita dengan Jack. Mengembangkan senyumnya
" Loh non kok senyum-senyum sih" Tanya Pak Satpam yang lagi bertugas di sana.
"Ah bapak mau tau aja urusan orang." Garutu Lita Karena dirinya merasa terganggu dengan lamunannya.
" Hus!" si non masa nanya begitu aja enggak bisa" kata Pak satpam kepada Lita . Membuat litab tiba-tiba tertawa.
"ha...ha....ha" Lita tertawa terbahak-bahak Sambil berjalan masuk ke rumah.
"Kamu sudah pulang sayang?" tanya nyonya Rita kepada putri satu-satunya.
"Sudah mi...." jawab Lita sambil memberi salam kepada Nyonya Rita. Lita mengecup punggung tangan Nyonya Rita .
"Ya sudah langsung ganti baju gih"kata nyonya Selena mengingatkan putrinya agar langsung mengganti baju seragam sekolahnya.
"Iya mi Kayla masuk dulu ya" kata Kayla berpamitan kepada Nyonya Selena agar dirinya bisa mengganti baju seragam yang ia gunakan.
__ADS_1
Kayla berlalu dari hadapan nyonya Selena dan masuk ke dalam kamarnya ia menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang miliknya."haduh capek juga" gumam Kayla dalam hati sambil tersenyum senyum membayangkan wajah Jack yang akhir-akhir ini mengganggu pikirannya.
"loh aku Kenapa ya, kok aku terus-terusan mikirin kak Jack sih Apa Ini namanya cinta?" Tanya Kayla dalam hati sambil membolak-balikkan tubuhnya di atas ranjang.
"Aduh aku Kenapa ya kok kepikiran terus sama kak jeck . Gumam Kaila dalam hati.
Sementara di tempat lain Jack yang baru tiba di rumah orang tuanya, langsung memarkirkan motor kesayangannya di garasi yang ada di rumah Jack.
Lalu ia masuk ke rumah dilihatnya rumah tampak sepi
"Mama ke mana ya?"gumamnya dalam hati. Sambil jek mencari-cari keberadaan mamanya.
"Ma Mama..... Ma "panggil Jack berulang kali Tetapi sama sekali tidak ada jawaban.
Tiba-tiba jack melihat sepucuk surat yang ada di atas meja. Surat itu berasal dari mamanya jack yang ingin berangkat siang itu juga ke Singapura. Untuk menyusul ayahnya yang menjalankan bisnisnya yang ada di Singapura.
"ih si mama pergi tiba-tiba "gumam Jack Dalam hati. Jack memanggil memanggil tukiyem yang selama ini ini bekerja de rumah milik jack. "Ya den Ada apa" Ada Yang Bisa bibi bantu? Tanya tukiem kepada Jack.
"Jam berapa tadi mama berangkat bi? Tanya jack kepada tukiyem.
"Kira-kira jam 10 den!" "soalnya tuan dari semalam menghubungi Nyonya agar nyonya menyusulnya ke Singapura.Kata bi tukiyem menjelaskan kepada Jack mengapa apa namanya tiba-tiba berangkat ke Singapura.
"Lho Memangnya kenapa Bi Kenapa Papi menyuruh mami buru-buru berangkat ke Singapura Ada urusan apa bi"tanya Jack semakin penasaran akan kepergian mamanya yang tiba-tiba.
"Kurang tahu den!" cuma Nyonya tadi berpesan agar Aden, tetap bersekolah dan tetap menjaga kesehatan" jawab bi tukiyem. Nyonya juga berpesan kalau Aden tidak boleh pergi malam-malam untuk sementara waktu. Hal itu membuat jek semakin penasaran"Ada apa ini"tanyanya dalam hati.
"Kenapa mami tiba-tiba berangkat ke Singapura? Padahal selama ini mami tidak mau meninggalkan saya sendirian." gumam Jack dalam hati
Hal itu membuat Jack lupa memberikan kabar kepada Lita bahwa dirinya tiba di rumah. Membuat Lita jadi kuatir akan keadaan Jack. Sehingga Lita menghubungi Jack melalui sambungan telepon selulernya.
Tut .... tut.... tut suara ponsel milik Jack
Jack yang melihat ponselnya berdering langsung mengangkat ponselnya dan menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya.
Melihat Lita yang menghubungi dirinya membuat jack mengembangkan senyumnya.
"Iya Lit!" Maaf ya kakak tadi lupa ngabarin kamu kalau kakak udah sampai di rumah"kata Jack kepada Lita agar Lita tidak kuatir terhadapnya.
__ADS_1
"Oh jadi Kakak sudah sampai di rumah ya"kata Lita sambil mengembangkan senyumnya di layar ponsel miliknya.
Hal itu membuat Jack melupakan sedikit kekesalannya kepada Bu Dewi yang merupakan ibu kandungnya yang meninggalkan dirinya sendiri di rumah .Ibunya pergi ke Singapura untuk menyusul ayahnya yang lagi menjalankan bisnis di sana.