My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Di Paris


__ADS_3

Yunisa dan Damar sudah tiba di Paris setelah melakukan perjalanan dari Singapura. Mereka menginap disalah satu hotel yang sangat mewah yang terdapat di kota Paris. "Mas ....Yunisa mau ke Menara Eiffel." Kata Yunisa kepda suaminya yang lagi asik memeriksa tabletnya. Ia melihat beberapa laporan dari Josua termasuk mengenai kasus penggelapan uang perusahaan. Yang dilakukan Deni dan juga Carlos.


"Mas.....is di panggil malah ngak nyahut." Kata Yunisa karna melihat suaminya yang lagi asyik mengotak Atik tablet. "Ia sayang.....ada apa? " Tanya Damar yang sedari tadi tidak memperhatikan istrinya berbicara Karna asyik membalas email dari Josua.


"Jadi mas ngak dengar Yunisa dari tadi ngomong? " Kesal Yunisa . Membuat dirinya manyun. "Jangan marah dong sayang ..... Mas lagi balas email dari Josua, Ada sesuatu yang sangat penting."Kata Damar agar istrinya tidak kesal terhadapnya.


Damar menceritakan semua yang terjadi di perusahaanya Baskoro group. Ia juga menceritakan tentang perbuatan Deby kepada pak Maringan yang hampir menjebak pak Maringan. Yunisa yang Mendengar penuturan dari Damar, menjadi geram dan marah. Karna dirinya tidak terima kalau pak Maringan di usik oleh seseorang karna selama ini ia sudah menganggap pak Maringan seperti orangtua sendiri.


"Kok Deby sampai segitunya ya mas?" Yunisa ngak nyangka seorang wanita sanggup melakukan sesadis itu. Apa yang ada dalam pikiran Deby sehingga dirinya sanggup melakukan seperti itu." kata Yunisa kepada suaminya.


"Sudah ah ngak perlu dipikirin yang ngak penting. lebih baik kita buat Damar junior yuk ....." Kata Damar sembari menggendong istri kecilnya ke tempat tidur berukuran King size. "Aduh lepasin dong Mas " pinta Yunisa. Tetapi Damar tidak memperdulikan ocehan istrinya.


Ia memberi kecupan demi kecupan di bibir ranum milik Yunisa perlahan tangan


Damar mulai menjalar ke bagian gunung kembar milik Yunisa dan memainkannya sambil memberi kecupan manis yang membuat Yunisa sudah tidak tahan dan mengeluarkan ******* seolah olah dirinya meminta lebih dari itu.


"Sayang ......adik kecilku sudah lancang depan bisa Ya sekarang? " Pinta Damar ditelinga istri kecilnya dan dibalas dengan anggukan oleh Yunisa. Perlahan Damar membuka pakaiannya. dan juga Yunisa sampai tubuh mereka benar benar polos tanpa sehelai benangpun.


Siang itu, siang yang begitu mengairahkan bagi Yunisa dan Damar. Setelah Yunisa dan Damar telah mencapai puncak, setelah satu jam permainan. Damar mengecup kening istri kecilnya "Trimakasih sayang...." Kata Damar dan langsung terkulai lemas disamping Yunisa. Karna Marasa kecapean,.Yunisa dan Damar tertidur lelap. Hingga mereka melewatkan jam makan siang.


Sore harinya Damar terbangun dari tidurnya dan langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Ia melihat istrinya masih terlelap tidur ia mengembangkan senyumnya sembari bergumam "I love you my wife." Dan berlalu masuk kekamar mandi.

__ADS_1


Setelah selesai melakukan ritual mandinya Damar memesan makanan karna ia merasa perutnya sudah mulai keroncongan. Tiba tiba Yunisa bergeliat dan terbangun dari tidurnya. Yunisa melihat disekelilingnya tetapi tidak menemukan sosok yang ia cari.


"Mas...." Panggil Yunisa sembari melihat kearah balkon dan kamar mandi. Tetapi ia tidak menemukan sosok suaminya. Ia menangis sesunggukan karna beranggapan kalau Damar akan meninggalkannya di negara orang lain. Padahal ia sama sekali buta mengenai negara yang ia kunjungi. Yang ia tau hanya menara Eiffel itupun hanya membaca lewat google. "Mas kamu tega kali meninggalkanku sendirian disini" gumamnya sembari terisak .


Tiba tiba Damar masuk sembari membawa makan untuk mereka makan. Mengingat mereka sama sekali belum makan siang akibat pertempuran yang mereka lakukan yang begitu dahsyat. Ia melihat istrinya sudah menangis sesunggukan "loh sayang kenapa menangis?" Tanya Damar kepada istri yang sangat ia sayangi dan cintai


"Mas......" Teriak Yunisa sembari langsung memeluk Damar."loh kok nangis sayang.....ada apa? coba cerita sama Mas." Kata Damar sembari mengecup Kening Yunisa " Yunisa kira Mas ninggalin Yunisa sendirian disini." Isak Yunisa"


"Tidak mungkin Mas meninggalkan istri yang paling mas cintai, Mas hanya membeli makan siang kita yang sudah terlewatkan sayang," Lagian sudah sudah lapar bangat, kamu juga pasti sudah lapar kan?" Tanya Damar dibalas anggukan dari Yunisa" ya sudah kamu mandi gih, habis itu kita lansung makan perut mas sudah keroncongan nih." Kata Damar.


Yunisa lansung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai melakukan ritual mandinya Yunisa langsung memakai pakaian yang sudah ia sediakan sebelumya. Ia mengeringkan rambutnya pakai handuk yang dililitkan di kepalanya. Damar mengambil hair dryer.


Lalu Damar mengeringkan rambut Yunisa memakai hairdryer. "Wah rambutmu indah bangat sayang ...wangi lagi" kata Damar sembari tetap mengeringkan rambut indah milik Yunisa l.


Beberapa menit kemudian setelah semuanya rapi, mereka memakan makanan yang sudah dipesan Damar sebelumnya. "Sayang kita makan yuk Mas sudah lapar bangat nih.


"Ajak Damar dan dibalas anggukan dari Yunisa Damar dan Yunisa melahap makanan yang ia pesan sebelumnya.


Malampun tiba Yunisa dan Damar pergi ke menara Eiffel. "Sayang ....gimana kamu senang ngak." Ia mas Yunisa senang bangat, trimakasih Ya mas "Sahut Yunisa sembari. mengembangkan senyumnya.


Mereka menghabiskan malam berkeliling menara Eiffel. Tak lupa Yunisa mendokumentasikan perjalanan mereka.

__ADS_1


Yunisa juga sering mengajak Damar berfoto mesra dan ia juga meng-upload foto di akun media sosialnya. Berbagai komentar membanjiri akun media sosial milik Damar. Ada yang memuji, ada yang merasa patah hati bagi mereka yang mengidolakan Damar. Banyak dari mereka yang memuji kecantikan dari istri Damar.


"Mas.....lagi lihatin apa?" Tanya Yunisa kepada suaminya. karna sedari tadi ia melihat suaminya mengotak atik ponselnya. "Ngak ada apa apa sayang hanya membalas beberapa chat dari rekan bisnis aja." Jawab Damar


Karna Yunisa merasa penasaran, ia merampas ponsel milik Damar dari tangannya. Tiba tiba ia dikejutkan dengan postingan Damar di akun sosmednya yang ada hanya foto Yunisa dan Damar. "Mas kamu upload foto kita?" memangnya kamu tidak malu ya mas meng-upload foto kita di akun sosmed mas? Tanya Yunisa kepada Damar.


"Kenapa harus malu sayang ....justru Mas bangga memiliki istri secantik dan sebaik kamu." Jawab Damar sembari memeluk Yunisa dari belakang. "Aduh jangan gini dong sayang malu dong kan banyak orang disini " Gerutu Yunisa karna ia malu melihat orang orang disekelilingnya. "Ih disini sudah biasa sayang seperti ini, lagian kamu itukan istri mas." jawab Damar sambil mengeratkan pelukannya.


Dua Minggu kemudian, Yunisa dan Damar kembali ke Indonesia. Mereka sengaja tidak memberitahu nyonya Rita kalau mereka mempercepat kepulangan, dengan menggunakan jet pribadi milik Damar mereka, Kembali ke kota Jakarta. Tepat pukul 14.30 setelah tiba di bandara, beberapa anak buah Damar yang ditugaskan untuk menjemput mereka, sudah berada di bandara.


"Sayang .....kita langsung Rumah utama Ya sepertinya mami sudah kangen sama kita." Kata Damar meminta ijin kepada istri kecilnya.


"Ia Mas .....Yunisa juga sudah kangen sama mereka." Sahut Yunisa girang karna ia sudah kangen sama mamanya dan juga Lita .


Yunisa sudah membawa beberapa oleh oleh buat adik dan mertuanya. Ia juga tidak lupa membawa oleh oleh kepada Bu Rahma dan juga lizah." Tondi semua barang kita sudah masuk mobil belum?" Tanya Yunisa kepada Damar karna dirinya tidak mau kalau oleh oleh yang sengaja ia beli buat keluarga, sampai ketinggalan. "Sudah sayang semua sudah dimasukkan." Jawab Damar


Bersambung.,........


yuk dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya dengan beri like coment dan votenya ya. trimakasihπŸ™πŸ™πŸ™πŸ’“πŸ’“πŸ’“ jangan lupa juga mampir kekaryaku yang berjudul ranjang panas om duda


__ADS_1


__ADS_2