
Setelah Lita ditemukan oleh Jack, Jack membawa Lita ke dalam ruang kelas. Lita berada di dalam kelas, Jack pergi ke ruang Kepala sekolah guna meminta agar pihak kepala sekolah memeriksa CCTV, yang mengarah ke jalan kamar mandi. Untuk mengetahui siapa yang sengaja mengunci Lita di dalam kamar mandi.
Ketika Jack berada ruang Kepala sekolah , iya minta izin kepada kepala sekolah agar bapak kepala sekolah mengizinkan Jack untuk memeriksa rekaman CCTV. Kepala sekolah meminta kepada security yang bertugas menjaga keamanan sekolah untuk memeriksa CCTV didampingi oleh Jack dan kepala.
Setelah kepala sekolah dan Jack berada di ruang CCTV, security yang bertugas di sana memeriksa rekaman CCTV yang mengarah ke kamar mandi sesuai dengan jam Lita yang ingin ke kamar mandi.
Diruang CCTV, tampak Lita masuk ke dalam kamar mandi diikuti oleh Sintia dari belakang tanpa sepengetahuan lita. Tidak ada orang lain yang berada di sana selain Lita Dengan sintia. Hal itu menguatkan kalau pelaku yang mengunci Lita adalah sintia. Setelah mendapat bukti yang akurat, pak kepala sekolah langsung memanggil sintia untuk meminta penjelasan mengapa Sintia sampai mengunci Lita dalam kamar.
Kemudian Jack kembali ke ruang kelas, agar dapat melanjutkan mengikuti proses belajar mengajar. Mendengar Sintia yang mengunci dirinya lita sangat kecewa sekali. Padahal selama ini Lita tidak pernah berbuat salah kepada Sintia. apalagi Sintia dikenal dengan orang yang periang dan juga baik.
Entah setan apa yang merasuki Sintia Sampai senekat itu kepada Lita. Sintia beranggapan kalau Lita yang mengejar-ngejar Jack. Padahal tuduhan itu salah. lebih kurang 2 jam mengikuti pelajaran, jam pelajaran pun telah usai sehingga para siswa siswi. Diperbolehkan pulang kecuali dengan Sintia, yang berada di ruang Kepala sekolah untuk menjalankan hukuman atas perlakuannya terhadap lita
Setelah jam pelajaran selesai Lita menemui kepala sekolah. Sintia tidak perlu dihukum. Iya hanya meminta agar Sintia meminta maaf kepada Lita atas apa yang dilakukannya terhadap Lita.
" Pak Tolong jangan hukum Sintia" Pinta Lita kepada Pak Burhan yang merupakan kepala sekolah,di sekolah tempat Sintia dan Lita menuntut ilmu.
Tiba-tiba Sintia mendongakkan kepalanya untuk melihat kearah suara yang tiba-tiba datang ke kantor kepala sekolah. Ia terkejut melihat kedatangan Lita ke sana.
"Mau ngapain sih dia kemari? "gumam Sinta dalam Hati.
"Kenapa lita?" Tanya pak Burhan kepada lita karena Pak Burhan heran mengapa lita tidak membiarkan Sintia untuk dihukum padahal Sintia sudah jahat terhadapnya.
"Tolong Pak sintia tidak usah dihukum, Yang penting dia menyadari apa yang dia lakukan bahwasannya itu salah" ucap Lita kepada Pak Burhan agar Pak Burhan tidak menghukum Sintia.
"Kamu lihat itu Sintia"
"Betapa mulianya hati Lita, tapi kamu sanggup melakukan hal-hal yang tak pantas kepadanya.
__ADS_1
"Lain kali jangan pernah kamu lakukan lagi seperti itu" ucap Pak Burhan kepada Sinta dengan tegas penuh wibawa untuk memperingatkan Sintia, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi.
"Baik Pak maafkan saya" kata Sintia kepada kepala sekolah.
"Lebih baik kamu mau minta maaf kepada lita " kata Pak Burhan kepada Sintia agar Sintia segera meminta maaf kepada Lita atas segala kesalahan yang ia lakukan selama ini kepada lita.
Mau tidak mau karena sintia tidak mau dihukum, Sintia dengan terpaksa melakukan apa yang dikatakan oleh Pak Burhan.
Sintia pun meminta maaf kepada lita
"Maafkan saya lita" kata Sintia dengan terpaksa
"Aku sudah maafin kamu kok jauh sebelum kamu meminta maaf kepadaku!" "Tapi tolong jangan diulangi lagi ya sin, Kita kan teman lagian kita satu kelas, masa kita satu kelas harus bermusuhan gara-gara hal yang gak penting." Ucap Lita kepada Sintia agar Sintia tidak memusuhi dirinya lagi.
"Mulai sekarang kita tidak usah berdebat yang ini yang itu lagi, kita berteman Ya sin" ucap Lita kepada Sintia agar Sintia menerima dirinya sebagai teman bukan sebagai musuh.
Kemudian pak kepala sekolah meminta agar Lita dan Sinta sama-sama berjabat tangan. pertanda mereka sudah tidak bermusuhan lagi. Dan Pak Burhan juga mempersilahkan Lita dan Sintia agar langsung pulang ke rumah.
"Sekarang lebih baik kalian pulang deh nanti orang tua kalian mencari-cari kalian." perintah Pak Burhan kepada Lita dan Sintia. Sintia dan lita pun berpamitan kepada bapak kepala sekolah, agar mereka Langsung pulang ke rumah masing-masing.
Di parkiran tampak Jack sudah, menunggu kehadiran Lita. ia berincana pulang bareng yang kebetulan rumah Jack dan Lita juga satu arah.
"Hai lit!" kamu udah siap kan yuk kita pulang ." ujar jack kepada Lita untuk menawarkan dirinya agar mereka pulang bareng.
"Iya ini udah siap kok capcus kita pulang."kata Lita sembari naik ke atas motor Jack. Melihat interaksi Lita dan Jack Sintia tetap saja merasa iri karena dirinya sudah lama sangat mencintai sepertinya Sintia belum menerima kalau dirinya merasa kalah dari Lita untuk mendapatkan hati jack.
"Sampai kapanpun aku tidak akan membiarkanmu merebut kak jack dariku" gumam sintia dalam Hati sembari berjalan menuju parkiran mobilnya.
__ADS_1
Kemudian dia masuk kedalam mobilnya yang dikendarai oleh super keluarganya sendiri
" Pak jalan ikuti motor yang di depan " kata sintia kepada supir keluarganya.
"Baik non" kata supirnya. Kemudian supir keluarga Sintia langsung melajukan mobilnya untuk mengikuti motor yang ditumpangi oleh Lita yang merupakan motor yang dikendarai Jack sendiri.
"Pak Ikutin terus mereka!" perintah Sintia kepada sopirnya
"Baik non!" lalu supir itu melajukan mobilnya dengan kecepatan yang lebih tinggi.
"Ayo Pak!" lebih cepat Jangan sampai kita kehilangan jejak mereka." ujar sintia kepada supir keluarganya. agar semakin melajukan mobil yang ia kendarai semakin kencang.
Supir itu pun mengikuti apa yang menjadi arahan dari Sintia. Tetapi naas di tengah jalan ada mobil yang tiba-tiba memotong jalan ,sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari akibat mobil yang Sintia tumpangi kecepatannya yang cukup tinggi.
BRUUK K K
Mobil yang ditumpangi Sintia menabrak mobil , yang tiba-tiba memotong di hadapan mereka. sehingga mobil yang tumpang Sintia sampai rusak berat. Tubuh Sintia yang ada di dalam pun, ikut terjepit akibat mobil yang mereka tumpangi sudah penyok.
Membuat tubuh Sintia pun sudah bersimbah darah. Di dalam mobil sembari dirinya sudah tidak sadarkan diri. Sementara Lita dan Jack mendengar kejadian kecelakaan itu langsung memutar balik motor mereka agar mereka dapat melihat kejadian yang sebenarnya dan siapa yang menjadi korban.
Setelah tiba Lita turun dari motor milik Jack. merekapun melihat Siapa yang menjadi korban kecelakaan itu. Lita sangat terkejut melihat sintia yang menjadi korban kecelakaan.
"Sintia......!" tangis Lita karena dirinya merasa tidak percaya kalau sintia lah yang menjadi korban kecelakaan itu.
Kemudian orang-orang di sana sudah banyak yang berdatangan melihat kejadian itu. Jack pun menghubungi pihak kepolisian setempat. Untuk mengevakuasi korban dan juga mobil yang sudah rusak berat. Agar korban dapat segera di larikan kerumah sakit.
Bersambung........
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏