
Setelah Kepergian Mang Karim dari villa, Mereka pun masuk kedalam villa dan langsung menuju ke ruang makan.
Mereka melihat sudah terhidang di meja makan berbagai macam jenis makanan yang sudah dimasak oleh istri dari Mang Karim.
"Wah masakannya banyak banget "Kata Desi kepada Lita.
"Yuk kita makan kata mempersilahkan teman-temannya memakan makanan yang sudah tersedia di meja makan.
Dengan telaten Lita menyendok makanan Buat sang kekasih pujaan hatinya.
" Ka segini cukup?" tanya Lita saat Lita menyendok nasi ke piring Jack.
"Sudah Sayang!" jawab Jack sembari mengembangkan senyumnya dan mengedipkan mata kearah Lita.
" Aduh senangnya hatiku memiliki calon istri secantik dan sebaik kamu sayang" kata Jack memuji kekasihnya.
"Ehem ada orang disini tidak cuman kalian berdua" Kata Desi sedikit iri melihat kemesraan mereka berdua sejujurnya Desi menginginkan sosok pria yang baik dan romantis seperti Jack.
"Makanya jadi orang jangan jomblo terus dong." ejek Jack kepada Desi membuat Desi semakin geram melihat sepasang kekasih itu.
"Jadi kalian ejek aku nih ceritanya ngambek lah aku ini." kata Desi pura-pura manyun di hadapan kedua sahabatnya dan Joni.
" Loh Kok dibilang ngejek sih?" kan memang kamu benar jomblo melulu."ucap Lita membuat Desi semakin geram melihat mereka. Makanya Jon kalau kamu suka sama temanku ini, langsung gas aja terus, jangan dibilangnya sama aku, nih Kan temen aku masih jomblo." kata Jack menimpali omongannya kepada Joni. Karena Jack mengetahui kalau Joni mencintai Desi.
"Jadi kakak rasa aku tidak laku gitu? Karna jomblo makanya sampai di promo promosikan seperti itu." Kata Desi sambil memanyunkan bibirnya membuat Joni semakin gemas melihat wanita yang mulai mengisi hatinya.
Bukan gitu Des Tapi temanku ini yang ganteng dan baik hati ini, tadi dia cerita kalo dia suka sama kamu. Tapi dia takut kalau kamu menolaknya kata Jack kepada Desi sambil melihat kearah Joni.
"Ya kalau suka ya bilang aja suka. enggak perlu kayak gitu banget." Kata Desi karena sudah kesal melihat sahabat-sahabatnya. Dan ia pun langsung pergi tanpa memakan makanan yang ada di meja. Kemudian Joni pun mengejar Desi yang pergi begitu saja ke teras rumah tanpa memakan makanan yang sudah disediakan di atas meja.
Joni melihat Desi sedang melamun di halaman villa. sembari duduk di ayunan yang ada di bawah pohon mangga.
"Kamu marah ya des?" tanya Joni kepada Desi
__ADS_1
"Menurut Kakak aku harus bagaimana?' yang jadi bahan olok-olokan mereka. Mereka seringkali menunjukkan kemesraan di hadapan aku. sudah tahu mereka aku belum memiliki pasangan, Tetapi mereka sengaja mengumbar kemesraan nya dihadapan aku." Kata Desi kepada Joni.
"Sudah tidak perlu kamu marah mereka tidak salah, karena memang mereka saling mencintai. Ngak salah dong Mereka bermesraan di hadapan orang, Lagian masih wajar kok." kata Joni kepada Desi agar desi tidak marah kepada sahabatnya.
" Sudah daripada kamu marah-marah enggak jelas disini, lebih baik kita pergi ke tempat aku yuk"
" Aku kenalin kamu sama mama sama papa dan adik perempuan aku" kata Joni kepada Desi.
"Memangnya rumah kakak dari sini dekat Ya?" Tanya Desi kepada Joni.
" Ngak dekat banget sih sekitar 500 meter lah kamu mau tidak" tanya Joni kepada Desi.
" Boleh deh daripada garing disini lihat mereka" kata Desi sambil bangkit dari tempat duduknya untuk berpamitan kepada Jack dan Lita kalau dia ingin pergi bersama dengan Joni.
" Bro....kami keluar bentar ya" kata Joni kepada Jack
"Loh tapi ini sudah hampir malam loh!" Kata Jack mengingatkan kepada joni dan Desi.
" Tapi malam ini kalian harus tidur disini Yach" kata Jack mengingatkan kepada Joni agar mereka kembali ke villa malam itu juga.
" Ia pasti bro kamu tenang saja, kami hanya sebentar kok" kata Joni.
Kemudian Joni dan Desi pun berlalu dengan menggunakan motor matic milik Joni.
Kira-kira 10 menit kemudian, Joni dan Desi pun tiba di rumah orang tua Joni.
"Malam ma.....pa" sapa Joni kepada kedua orangtuanya yang lagi asik menonton televisi di ruang tengah rumah milik orangtua Joni.
" Malam nak...loh kok balik bukannya kami tidur di villa nak Jack?" Tanya Bu Morina. Yang merupakan mamanya Joni.
Tidur disana kok ma cuman ada yang ketinggalan ,ponsel Joni ketinggalan ma" kata Joni kepada mamanya.
Loh ada teman kamu juga?" Kata Bu Morina kepada Joni.
__ADS_1
" Oh ia ma ....pa kenalin ini Desi teman baru Joni, sahabat Jack dan Lita. Desi pun langsung memberi salam kepada kedua orang Joni.
Desi mengecup punggung tangan Bu Morina dan pak Sean. Kemudian kedua orangtuanya Joni mempersilahkan Desi duduk, sementara Rosa datang membawakan segelas teh manis dan kripik singkong buatan Bu Morina untuk disuguhkan kepada Desi.
"Silahkan diminum nak Desi " kata Bu Morina mempersilahkan Desi untuk meminum segelas teh manis hangat yang dibuatkan oleh adik perempuan Joni. Hidup keluarga Joni memeng sederhana, ayahnya bekerja sebagai guru kepala sekolah yang ada di desanya. Sedangkan ibu Morina membuka usaha menjahit dirumahnya.
Tetapi walaupun hidup sederhana, mereka bahagia dan akur.
Joni tergolong orang berprestasi di desanya, sehingga disekolah, Joni selalu mendapatkan rangking. Setelah bercerita panjang lebar bersama kedua orangtua Joni, dan adik perempuan Joni. Hati Desi begitu menghangat.
"Hidup sederhana dan kedua orangtuanya lengkap, hidup bahagia"gumam Desi dalam hati menaruh simpati kepada keluarga Joni yang tampak harmonis.
"Des kita balik ke Villa Ya soalnya ini sudah jam 22.00 wib nanti Jack dan Lita nungguin kita."Kata Joni dan Desi meminta agar mereka pulang ke villa.
Sikap baik dan ramah keluarga joni terhadap Desi, membuat Desi menjadi betah tinggal di rumah Joni.
" Ya udah kita kesana nanti Lita dan kak Jack nyariin ngak enak juga mereka terlalu lama menunggu kita." Kata Desi kepada Joni. Kemudian joni dan Desi pun berlalu dari rumah orang tua Juni menuju villa milik keluarga Jack. Setelah melakukan perjalanan sekitar 10 menit Desi dan Joni pun tiba di villa.
Di sana sudah tampak Lita dan Jack sudah menunggu kedatangan mereka.
"kalian lama banget sih" kata Lita kepada Desi
"He....he.....he habis asik ngobrol bersama kedua orang tua Joni dan adiknya" Kata Desi kepada Lita
"Wah wah wah ada yang sudah ketemu nih sama calon mertua" ucap Lita sambil mengembangkan senyumnya ke arah Desi.
"Apa-apaan sih kamu lit?
"Tapi kan kamu bilang tadi kamu keasyikan ngobrol bersama kedua orang tua Joni.
"Ya kan itu calon mertua kamu" Kata Lita sambil cengengesan
"Ada-ada aja kamu, pacaran aja kami nggak, kamu bilang orang tuanya calon mertua ada-ada saja" Kata Desi kepada Lita karena sudah semakin kesal di jahilin Lita semenjak mereka liburan di villa.
__ADS_1