My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
I love you my wife


__ADS_3

Ketika Yunisa dan Lita asik bercanda gurau, Damar datang menghampiri


" Ngapain main di taman belakang sayang.....?" Tanya Damar kepada Yunisa


" He he he disini lebih sejuk sayang disamping itu bisa menikmati makan buah yang ada disini." ucap Yunisa kepada suaminya.


" Aduh....." Tiba tiba Yunisa merintih karna Damar junior lagi menendang di dalam rahimnya.


" Kenapa sayang mana yang sakit? Tanya Damar karna sudah kwatir mendengar rintihan istrinya.


" Tidak ada Mas..... cuman anak kamu nih sudah tau kalau papinya sudah pulang kerja." Sahut Yunisa sembari mengebangkan senyumnya.


Damar langsung menghampiri Yunisa sembari mengelus perut Yunisa yang sudah membuncit. " Anak papi ....jangan nakal Ya sama mami, baik baik di dalamnya anak papi yang baik..." Kata Damar sembil mengecup perut Yunisa yang membuncit.


" Ia papi " jawab Yunisa menirukan khas suara anak kecil. Damar kembali mengecup kening dan bibir manis Yunisa.


" Hei .....ada anak dibawah umur nih disini, masa Kakak menodai mata ku yang masih suci ini." Gerutu Lita sembari menepuk punggung kakak nya Damar dari belakang.


" Hus .....dasar laki laki ngak ada ahlak."


Umpat Lita sembari langsung meninggalkan Yunisa dan Damar ditaman belakang.


Sambil berjalan Lita masih saja mengomel


" Dasar kakak ngak ada ahlak, bermesraan tidak lihat tempat huh..." Gumam Lita Membuat nyonya Rita heran mengapa putrinya mengomel mulai dari taman belakang.


" Loh Putri mami kenapa cemberut gitu? "


Tanya nyonya Rita


" Tuh mam.....kakak ngak ada ahlak tuh" ucap Lita kepada ibu Rita. Membuat nyonya Rita


"Maksud kamu siapa" tanya nyonya Rita kepada lita

__ADS_1


" Siapa lagi mam ...kalau bukan kak Damar si laki laki ngak ada ahlak itu" gerutu Lita membuat nyonya Lita semakin heran melihat putrinya yang sedari tadi mengomel tak jelas.


" Maksud kamu kenapa kakakmu coba kamu jelasin deh sama mami." ujar nyonya Rita


" Aku dan kak Yunisa agi bercanda dibelakang sambil makan buah yang baru kami petik," eh tiba tiba kak Damar datang menghampiri kami, Udah itu kak Damar bermesraan sama kak Yunisa di depan Lita mi." Adu Lita membuat nyonya Rita sontak tertawa terbahak bahak


" Mami ini kok malah tertawa sih." gerutu lita


" Jadi mami harus bagaimana?"


Namanya juga kakakmu Persis seperti papimu tuh" jawab nyonya Rita. Merasa tidak ada pembelaan dari maminya, Lita langsung berlalu dan masuk kamar." Huh nasip nasip punya kakak tak ada ahlak." Gumamnya


" Eh tapi kan kakak bermeraan sama istrinya, jadi ngak salah dong" gumam Lita lagi.


Sementara Yunisa dan Damar masih berada ditaman belakang, Damar menceritakan tentang kedatangan Leonardo kekantor untuk mencari Yunisa " Oh Ya sayang tadi di kantor ada teman kamu yang nyariin loh," kata Damar memberitahu tentang kedatangan Leonardo ke kantor.


" Siapa yang nyariin aku Mas?????" Tanya Yunisa sambil ngelendot dan duduk dipangkuan Damar.


" Oh Leonardo, terus apa katanya Mas?" tanya Yunisa.


" Ngak ada sayang cuman dia ingin bertemu dengan kamu. Dia juga tidak percaya kalau kita sudah menikah." Terang Damar.


" Memangnya ada hubungan apa sih kamu sayang sama tuh cowok." tanya Damar karna dirinya penasaran ada hubungan apa istrinya dengan pria yang seumuran dengan istrinya. Ia takut kalau Yunisa berpaling darinya, mengingat umur mereka, beda jauh dengan demar.


" Oh Leonardo itu teman kecil aku mas,


" Dia juga teman sekelas aku sewaktu dimedan." Jawab Yunisa


" Benar kamu tidak ada hubungan apa apa dengan dia selain teman sekolah sayang?" Tanya Damar Karna merasa penasaran mengapa Leonardo Sampai datang mencari istrinya kekantornya.


" Hum...m....ngak ada yang khusus sih Mas, cuman dulu sewaktu kami masih duduk di bangku SMA dia pernah nyatain cintanya kepadaku, tapi pada saat itu aku belum kepikiran sampai kesana," Dulu aku masih pengen pokus sekolah agar aku berhasil kelak


Kan Mas tau sendiri kondisi keluargaku kek gimana?ekonomi keluarga ku semakin merosot, itu yang membuat aku dulu menerima pekerjaan di kantor kamu sebagai OG."Terang Yunisa. Tak terasa karna mengingat masa masa sulit dulu, air mata Yunisa lolos begitu saja wajah cantik Yunisa .

__ADS_1


" Maafkan aku sayang sudah membuatmu sedih dan mengingat masa lalu mu,jujur aku bertanya begitu karna aku merasa cemburu kepada Leonardo, aku takut kamu akan berpaling dariku jika kalian dipertemukan lagi, Apalagi usia Leonardo masih muda seumuran dengan kamu, tidak seperti aku." Sahut Dmar dengan raut wajah sedih.


" Tidak ada sedikitpun terlintas di benakku untuk berpaling dari kamu Mas...dan tidak ada alasan buat aku untuk ninggalin Mas.... karna apa.....? karna aku sangat mencintaimu Damar Vincent sayang " sahut Yunisa sembari memeluk Damar dan memberi kecupan di bibir dan di kening Damar.


" Aku menerima mas apa adanya, jadi tidak perlu berpikir yang aneh aneh." Jawab Yunisa sembari kembali mengecup bibir manis suaminya. Damar pun membalas kecupan Yunisa. Membuat Yunisa mengebangkan senyumnya.


" Tondi .....jangan disini nanti ada yang lihat," "Tuh lihat tadi Lita sudah ngomel karna kita bermesraan dihadapan Dia" ujar Yunisa. Kemudian Damar menuntun Yunisa menuju kamar untuk melanjutkan tugas yang terbengkalai, jiwa lelaki lakinya yang sudah mulai tak terkendali.


Ingin sekali dirinya melahap istri kecilnya yang cantik dan seksi itu. Ia langsung menggendong Yunisa masuk kamar tanpa perduli ada anggota keluarga yang melihat tingkahnya yang rada alay.


" Sayang turunin.....malu tau..." Pinta Yunisa Tetapi tidak digubris oleh Damar. Damar tetap aja membopong tubuh Yunisa kekamar. Ia lansung membaringkan Yunisa di atas tempat tidur yang berukuran kings size itu.


" I love you my wife " bisik Damar ditelinga Yunisa. Istirahat ya sayang jangan terlalu kecapean. lihat ada bayi kita yang harus kamu jaga. Dan satu lagi "Jangan pernah ada laki laki lain yang mengisi hatimu. Cukup hanya Damar Vincent dan anak anak kita kelak yang mengisi hatimu. jaga hati mu untukku sayang." ucap Damar Vincent sambil mengecup kening Yunisa.


"I love you too my husband ....tidak pernah sedikitpun terlintas di hati ini, untuk berpaling darimu sayang....Yunisa benar benar sangat mencintaimu Damar Vincent. Kata Yunisa sambil langsung memeluk suaminya, yang sangat Yunisa cintai. Mendengar pernyataan cinta Yunisa, Damar begitu bahagia.


" Sayang ...mas sangat bersyukur memiliki istri seperti kamu. Sudah cantik, sederhana dan yang pasti sangat pengertian pada suami. "Trimakasih sayang ....jadilah pendamping hidupku untuk selamanya."Ucap Damar Vincent kepada Yunisa.


"Aku akan menjaga hati ini buat kamu sayang dan Yunisa juga meminta, jangan pernah hatimu berpaling dariku mas....karna Yunisa tidak ingin ada wanita lain di hatimu selain Yunisa mas" ucap Yunisa kepada suaminya.


"Tidak ada terlintas sedikitpun di hati mas untuk berpaling dari kamu sayang.... percayalah." kata Damar Vincent berterus terang kepada istrinya.


Bersambung.......


hai hai para readears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.🙏🙏🙏🙏


jangan lupa mampir juga kekarya author yang lain ceritanya ngak kalah seru loh


di "Ranjang panas om duda (end) dan love story'of panglatu ( ongoing) o



__ADS_1


__ADS_2