My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Nomor kesasar


__ADS_3

Bu Novita sangat menyayangi Lizah seperti anak kandung sendiri. Begitu juga dengan lizah. Dia juga sudah menganggap Bu Novita seperti ibu kandungnya sendiri.


Setelah selesai makan malam, Josua dan lidah duduk di ruang tengah berniat untuk menonton televisi. Tiba tiba suara deringan ponsel milik lizah terdengar jelas di telinga Josua. " Sayang sepertinya ponsel kamu bunyi tuh." Kata Josua agar lizah menngangkat ponsel miliknya yang sedari tadi berdering. Kemudian Lizah melihat ponselnya yang sedari tadi berdering. Lizah melihat nomor yang tertera disana belum ada namanya di kontak ponsel milik lizah.


" Nomor siapa ini?" Gumam Lizah dalam hati karna dirinya sama sekali tidak mengenali nomor yang menghubunginya. Kemudian karna dirinya penasaran. Kartika pun mengangkat ponselnya. " Hello " sapa lizah


Tetapi tidak ada jawaban membuat lizah mematikan sambungan telepon selulernya.


" Siapa sayang.....?"Tanya Josua kepada Lizah. " Ngak tau sayang tadi aku angkat ngak ada yang jawab." sahut Lizah. Ketika Lizah Kembali duduk disamping Josua, untuk menonton televisi, ponselnya kembali berdering.


" Siapa sayang....." Josua balik bertanya kepada Lizah karna dirinya penasaran siapa yang menghubungi kekasihnya. " Ngak tau sayang nomornya tidak ada di kontakku." Jawab lizah. Karna penasaran Josua menghubungi nomor yang tertera di ponsel milik lizah


Tut..... Tut.....Tut......


Tetapi tak kunjung diangkat dari seberang membuat Josua geram. " Ini nomor siapasih?dihubungi ngak di angkat tapi sedari tadi tetap nelpon nelpon." Geram Josua


" Sayang kamu tolong jujur samaku apa kamu benar benar mencintai aku?" Tanya Josua karena dirinya belum begitu yakin kepada Lizah, benar mencintai dirinya atau tidak. "Loh kok kamu nanya begitu sayang?", Apa kamu belum yakin akan perasaanku sama kamu?" Kalau aku tidak mencintaimu tidak mungkin aku ada disini."Ucap Lizah sembari mengecup kening Andre.


" Justru aku yang tidak yakin kepadamu, kalau kamu tidak benar benar mencintai ku. Kalau kamu benar benar mencintaiku,tidak mungkin kamu membiarkan hubungan kita begini saja tanpa ada ikatan." Kata Lizah sembari memalingkan wajahnya agar Josua tidak melihat air matanya yang lolos diwajah cantiknya.


" Bukan begitu sayang......kan kamu tau sendiri mama baru pulang dari rumah sakit, selain itu keluarga tuan Baskoro juga lagi berduka." Kata Josua memberikan penjelasan kepada lizah agar lizah mengerti akan kondisi keadaan sekarang. Sejujurnya Josua juga ingin segera menikahi Lizah tetapi karna keadaan yang membuat hubungan Josua dan Lizah belum bisa melangsungkan pernikahan.


Keesokan harinya, setelah bangun dari tidurnya, Lizah langsung merebus obat untuk Bu Novita dan dimasukkannya Kedalam taperwer. ia langsung membersihkan diri. Ia sengaja pergi ke kantor pagi pagi sekali tanpa membangunkan Josua. Dengan menggunakan taksi online yang dipesannya sebelumnya.


Setelah melakukan perjalanan sekitar 20 menit kemudian, Lizah tiba dikantor dengan mata yang sedikit sembab. Lizah sengaja menghindar dari Josua agar Josua tidak melihat matanya yang sembab akibat menangis satu malaman.

__ADS_1


Ia Merasa tidak yakin kepada Josua kalau Josua benar benar mencintai nya.


Melihat Lizah yang sudah lebih dulu berada dikantor tanpa sosok josua, membuat rekan kerjanya bertanya tanya yang terjadi terhadap Lizah. Apalagi sewaktu rekan kerjanya menyapanya, ia sama sekali tidak menyahutinya. Ia jalan Begitu saja dari hadapan Rekan kerjanya tanpa ada tegur sapa sedikitpun. Padahal selama ini Lizah dikenal orang yang sangat ramah dan bersahabat.


Sementara ditempat lain, dirumah milik Josua. Josua mencari cari keberadaan Lizah


" sayang......sayang....." Panggil Josua memanggil kekasihnya. Tetapi tidak ada jawaban sama sekali membuat Josua mengecek kekamar tamu tempat lizah menginap.


Setelah Josua melihat kekamar yang di tempat lizah, ia tidak mendapati sosok yang ia cari disana. " Loh kemana dia?" Gumamnya dalam hati. Kemudian ia pergi kekamar Bu novita untuk mencari keberadaan Lizah. " Ma....." Panggil Josua dan langsung masuk kekamar Bu Novita


" Ada apa nak" tanya Bu novita


Lizah ada ma?" Tanya Josua kepada mamanya.


" Loh kok nanya sama mamasih?" Kata bu novita. "Loh ku kirain lizah ada sama mama. " Terus Lizah dimana ma....?" Tanya Josua kalang kabut karna dirinya takut kehilangan lizah. Josua menghubungi nomor ponsel milik lizah. Tetapi Lizah sama sekali tidak mengangkat ponselnya.


Tiba tiba ponsel Josua berdering. Dilihatnya nomor ponsel Damar yang memanggil dirinya." Ya pak bos....." Sapa Josua menjawab telepon Damar.


" Kamu kok belum ada dikantor ini sudah jam berapa? Mau saya potong gajimu 50 persen hah.....cepat kamu kemari ." Perintah Damar memerintahkan agar Josua segera datang kekantor.


Mau tidak mau josua harus menuruti perintah. Dengan perasaan gundah gulana, karna dirinya tidak kunjung mengetahui keberadaan Lizah pun masih gelisah


Tetapi dirinya tidak bisa menolak perintah bosnya . " Sayang kamu dimana sih" gumamnya dalam hati.


Dengan terpaksa Josua lansung berangkat ke kantor. Setelah melakukan perjalanan sekitar 20 menit kemudian Josua tiba.Di kantor Baskoro Group. Ia langsung menuju ruangan Damar. Josua langsung menerobos masuk kedalam ruangan Damar Tampa mengetuk pintu. Padahal disana ada Yunisa dan Damar.

__ADS_1


" Heh.....kalau masuk ruangan orang itu, ketuk pintu dulu dong.... ngak sopan." Kata Damar sembari langsung mendongakkan keoalanya.


" Maaf bos ...saya kira Bu Yunisa tidak ada disini." Kata josuan sembari mengebangkan senyumnya. "Jadi kalau istri ku tidak disini kamu masuk begitu saja ?" hardik Damar


" Ngak juga sih." Jawab Josua sembari duduk disopa yang ada diruangan Damar


"Ada apa bos kok tiba tiba tadi nelpon?"


Tanya Josua karna dirinya tidak tau mengapa Damar menghubungi nya. " Kamu ada masalah apa dengan lizah" Tanya Damar. Tiba tiba membuat jantung Josua langsung dag Dig dug.


" Ngak ada masalah apa apa bos." jawab Josua


" Jangan bohong " bentak Yunisa tiba tiba, membuat kedua sahabat itu terkejut karna mereka tidak pernah melihat Yunisa semarah itu.


" Kamu tidak perlu bohong sama saya pak Josua yang terhormat." Kata Yunisa sembari berdiri dari tempat duduknya padahal dirinya sudah hamil tua. " Saya tidak terima kalau kakak saya disakiti siapa saja yang menyakiti hati kakakku. Itu berarti dia juga menyakiti hatiku. Kata Yunisa sambil menatap Josua dengan Tatapan tajam. seolah dirinya ingin menelan Josua hidup hidup. " Tapi saya tidak pernah menyakiti lizah, saya sangat mencintaInya. Justru saya terlambat karna saya mencari cari keberadaan nya.


"Karna tadi pagi mulai saya bangun Lizah sudah tidak ada lagi . Aku panggil panggil tetapi tetap tidak ada jawaban. Jawab Josua menanggapi perkataan Yunisa


"Kalau kalian tidak ada masalah, tidak mungkin Lizah sampai sesedih itu. Kata Yunisa dengan nada meninggi, membuat nyali Josua sang play boy menjadi menciut.


Bersambung .....


hai hai redears dukung terus karya outhor agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


mampir kekaryaku yang lain juga kakak ceritanya seru loh.

__ADS_1




__ADS_2