My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Pindah Rumah sakit


__ADS_3

Setelah keadaan Lizah sudah semakin membaik, dokter Delon memperbolehkan lizah kembali kerumah. Tetapi untuk sementara dokter melarang Lizah beraktivitas berat termasuk naik turun tangga di rumah. Dokter mengkhawatirkan kalau Lizah kecapeaan kandungan Lizah akan bermasalah.


Dilain tempat keadaan lita sudah semakin membaik. Ia mulai bisa memakan bubur dan beberapa makanan lunak. Tetapi Lita belum bisa berjalan mengingat jahitan di perutnya belum sepenuhnya kering. Tetapi nyonya Rita sangat bersyukur setidaknya ada perkembangan kesehatan Lita.


" Mami.....lita bosan disini"


"Kita pulang aja mi"


"Kalau tidak Lita minta pindah rumah sakit ke rumah sakit kita aja mi"


"Lita ngak mau disini mi" gerutu Lita karna dirinya merasa kurang nyaman dirumah sakit tempat dia dirawat.


"Ya udah deh kalau sebentar lagi papi kamu datang, kita minta ijin dari papi agar kamu dirujuk kerumah sakit kita sayang" kata nyonya Rita untuk menenangkan Putrinya.


Sekitar 15 menit kemudian tuan Baskoro masuk keruang rawat lita. Lita merengek agar dirinya dipindahkan ke rumah sakit milik papinya.


"Papi kita ngak mau disini"


"Lita mau pulang"kata Lita merengek kepada tuan Baskoro meminta agar dirinya pulang dari rumah sakit.


"Belum bisa sayang....kondisi kamu harus dipantau terus oleh dokter" kata tuan Baskoro agar putrinya mengerti kondisinya.


"Pokonya Lita tidak mau disini, kalau Lita tidak pulang kerumah setidaknya kita pindah kerumah sakit milik papi kan bisa pi" Pinta Lita meminta kepada ayahnya agar dirinya dipindahkan ke rumah sakit milik keluarga Baskoro.


Setelah berpikir sejenak tuan Baskoro mengijinkan kita pindah kerumah sakit x milik ayahnya sendiri. "Ya udah kalau begitu biar papa urus dulu administrasi nya agar kamu bisa dirujuk kerumah sakit kita sayang" ucap tuan Baskoro sambil mengecup kening putri kesayangannya.


Setelah tuan Baskoro menyelesaikan administrasi perawatan Lita, dan meminta agar Lita dirujuk kerumah sakit x, Sesuai permintaan putrinya. Setelah semuanya dipersiapkan, Lita dirujuk kerumah sakit x dengan menggunakan mobil ambulans agar didalam perjalanan tidak ada kendala.


Perawat dan tim Dokter yang dari rumah sakit x datang untuk memantau keadaan lita disepanjang perjalanan. Ya namanya putri Sultan ya diperlakukan spesial dimana saja. Kondisi Lita yang belum bisa berjalan akibat bekas operasinya yang belum kering, membuat tim dokter harus lebih berhati hati untuk memindahkan kita dari tempat tidurnya. Ke mobil ambulans.


Setelah kita berada didalam ambulans yang didampingi oleh dokter ahli dari rumah sakit x . Memantau terus kondisi Lita selama diperjalanan. Entah faktor apa sehingga lita tidak betah tinggal dirumah sakit C. Sehingga dirinya meminta ayahnya untuk memindahkannya kerumah sakit milik keluarga Baskoro. Padahal kondisi lita masih lemah.


Sekitar 30 menit kemudian, lita tiba dirumah sakit x yang didampingi oleh tim medis dan papinya. Mengetahui anak Pemilik rumah sakit yang akan datang, membuat orang orang disana berbaris untuk menyambut kedatangan tuan Baskoro dan lita. Sedangkan nyonya selana menggunakan mobil sport suaminya yang dikendarai oleh supir pribadi keluarga Baskoro


"Selamat datang tuan" sapa salah satu dokter yang bertugas disana. Dibalas senyuman dari tuan Baskoro. Lita diturunkan dari mobil ambulans dan langsung dibawa keruangan VIP khusus pemilik rumah sakit. Disana alat alat medis lebih lengkap dan fasilitasnya seperti hotel bintang lima.


" Papi.....mami mana" tanya Lita karna dirinya tidak melihat sosok Maminya ada disana.

__ADS_1


"Papi kita mau kekamar mandi"


"Kaila mau pipis" sungut lita


karna nyonya Rita belum juga sampai dirumah sakit, karna kejebak macet.


" Ya udah sini papi bantu" kata tuan Baskoro.


"Ngak mau ah malu Pi" kata lita


" Ngak perlu malu sayang.....kan kamu putri papi sayang"kata tuan Baskoro sambil menghampiri Putri nya .


"Kalau ngak papi panggil suster Ya" kata tuan Baskoro


"Ngak mau Pi"


"Lita malu" rengek lita


Tuan Baskoro membujuk lita agar dirinya yang membantu lita. Karna merasa tidak tahan lagi mau tidak mau Lita akhirnya setuju kalau tuan Baskoro yang membantu nya kekamar mandi.


Nyonya Rita menghubungi suaminya untuk sekedar menanyakan kondisi lizah. Ia juga memberitahu kalau mereka kejebak macet. Maklum kota Jakarta kota metropolitan yang tak luput dari kemacetan.


Nyonya Rita macet berbicara langsung dengan lizah." Nak ini mami mau ngomong" kata tuan Baskoro sambil menyerahkan ponsel milik tuan Baskoro kepada putrinya.


Setelah lebih kurang dua jam melakukan perjalanan, akibat macet. Nyonya Rita akhirnya tiba juga dirumah sakit x . Ia langsung tergesa gesa masuk keruang rawat lita . Disana sudah ada Lita dan tuan Baskoro " Sayang" sapa nyonya Rita sambil mengecup kening lita.


"Mami...Hua....Hua" Lita menangis pasca nyonya Rita tiba dirumah sakit.


"Loh sayang kok Nangis sih"tanya Nyonya Rita yang tidak tahu mengapa putri menangis. "Mami lama bangat Hua.....Hua... Hua" lita kembali menangis


"loh sayang kok Nangis lagi sih" tanya nyonya Rita sembari melap air mata Lita yang sudah bercucuran.


"Mami lama bangat "


"Tadi Lita sesak pipis ngak ada yang nemanin,jadi papi yang bantu Lita kekamar mandi kan Lita malu mi Hua .... Hua.... Hua" tangis Lita.


"Loh kok malu sayang"

__ADS_1


"Masa malu sama papi sendiri" kata nyonya Rita sambil kembali memeluk putrinya.


"lagian kalau malu sama papi kan bisa sama suster sayang"Kata nyonya Rita memberikan penjelasan kepada Lita


"Lita ngak mau sama suster mi"


Sungut Lita


" Ya sudah nanti mami Standby disini deh" kata nyonya Rita .


Tiba tiba dokter dan suster datang untuk memeriksa kondisi kesehatan Lita.


"Selamat sore Lit!" sapa dokter Iskandar yang bertugas menangani lita.


"Sore juga dokter" jawab nyonya Rita sambil mengembangkan senyumnya kearah dokter Iskandar. Kemudian dokter Iskandar langsung memeriksa kondisi Lita. Dokter meminta agar memperhatikan Pola makan Lita supaya luka dalam yang dialami Lita juga cepat mengering.


Diruang rawat inap yang lain tepatnya dirumah sakit x tampak Lizah sudah mulai segar. Tidak seperti pertama kali masuk rumah sakit. Ia juga rencana akan pulang kerumah Karana dokter sudah mengijinkan.


Josua mengurus segala adminitrasi terkait dengan pembiayaan rawat inap lizah. Setelah selesai melakukan pembayaran Lizah dan Josua bergegas langsung pulang kerumah. Tetapi ketika mereka hendak melangkah keluar


"Lizah melihat tuan Baskoro dan nyonya Rita Berada dirumah sakit x.


" sayang sepertinya om Baskoro ada disini lihat tuh" kata Lizah sambil menunjukkan kearah tuan Baskoro.


"Oh iya sayang"


"Tapi ngapain om Baskoro dan Tante Rita disini ?


"Apa ada yang terjadi pada lita? Gumam mereka berdua.


bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓💓💓🙏💓🙏💓


mampir juga ke karya Morata yang lain ceritanya seruloh


__ADS_1


__ADS_2