
Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan kepada Lita terkait mengenai hubungaanya dengan Jack.
"Tidak mi!" Lita tidak ada hubungan apa-apa dengan kak jack!" hanya sekedar teman satu kelas aja. Tetapi kami dekat itu aja kok enggak lebih." kata Lita memberi penjelasan kepada Nyonya Rita
"Tidak apa-apa nak kalau kamu berteman dengan nak Jack,tetapi satu hal yang mami minta kepadaMu, jaga dirimu baik-baik jangan sampai kamu tergoda dengan hal-hal yang merusak norma agama." Nasehat nyonya Rita kepada putrinya satu-satunya.
"Iya mi!" terima kasih sudah ngingatin Lita. Lita juga tahu kok yang mana yang bagus mana yang gak." ucap Lita kepada nyonya Rita.
"Bagus kalau begitu nak.
gak papa berteman dengan Jack, Tetapi kamu harus menjaga diri. Jangan sampai Membuat malu keluarga Baskoro." Kata Nyonya Rita untuk mengingatkan putrinya agar tidak mencoreng nama baik keluarga besar Baskoro.
"Baik mi!" Jawab Lita singkat. Kemudian Nyonya Rita meninggalkan Lita berada di ruang tamu karena tiba-tiba ponsel miliknya nyonya Rita berdering.
"Tahu dari mana sih mami kak jack ngantar jemput aku selama ini?" gumam Lita dalam hati, karena dirinya tidak percaya kalau selama ini nyonya Rita melihat dirinya diantar jemput oleh Jack.
"Ah bodo ah!" lagian kan hubungan aku sama kak jack nggak ada apa-apa" gumamnya dalam hati . Setelah nyonya Rita selesai menerima telepon seluler nya. Ia kembali menghampiri putrinya Lita agar mereka pergi ke suatu tempat yang ditentukan oleh Tuan Baskoro.
"Lit!" siap-siap yuk kita sudah ditunggu Papi di restoran melanix. papi ajak makan malam di sana." Kata Nyonya Rita kepada putrinya agar putrinya segera siap-siap untuk pergi ke restoran melanix. Karna suaminya menunggu mereka untuk mengadakan makan malam bersama.
Kak Yunisa nggak ikut nih?" tanya Lita kepada Nyonya Rita. Ka Yunisa kan sudah memiliki keluarga sendiri nak!" mungkin kakakmu Damar yang akan mengajak mereka untuk makan malam." ucap Nyonya Rita kepada putrinya agar putrinya mengerti.
Sementara di tempat lain, Lizah sudah berada di kantor Baskoro group. Untuk menemani suaminya bekerja. Lizah sengaja ikut ke kantor karena dirinya selama ini sangat bosan di rumah saja. Tanpa melakukan aktivitas apapun sehingga dirinya memutuskan untuk ikut ke kantor Baskoro group guna membantu pekerjaan Josua.
Jam istirahat telah tiba.
"Sayang kita makan yuk!" mas sudah lapar nih kata Josua kepada Lizah karena dirinya sudah merasa sangat lapar.
"Iya sayang kita akan makan. Kita mau makan di mana Sayang? tanya Josua kepada Lizah karena dirinya tidak mau salah lagi dengan pilihannya.
Lizah dan Josua pun berlalu dari kantor menuju kantin yang berada di dalam kantor. Tiba di kantin lizah dan josua pun langsung memesan makanan kesukaan mereka terutama Lizah
__ADS_1
"Mang!" nasi goreng pakai siput satu, teh manis dingin satu." ucap Lizah
"Aku samakan aja deh dengan pesanan istri saya." ucap josuan kepada pemilik atau pengelola kantin.
Setelah menunggu sekitar 15 menit kemudian pesanan Lizah dan pesanan Josua pun disuguhkan oleh pengelola kantin.
" Wah nampaknya Ini enak sekali." gumam Lizah
Kemudian Lizah dan Josua pun menyantap makanan kesukaan mereka.
Setelah selesai menyantap makanan, mereka kembali ke ruangan Josua untuk mengerjakan pekerjaan yang sudah terbengkalai sebelumnya. Apalagi proyek yang ditangani Josua cukuplah besar membuat dirinya sangat sibuk sehingga waktunya dirumah sangat sedikit.
Hal itu membuat Lizah memiliki ide agar dirinya ikut ke kantor mendampingi suaminya karena kalau di rumah Lizah selalu merindukan suaminya. Entah faktor karena kehamilan sehingga Lizah bersifat seperti itu padahal sebelumnya Lizah tidak pernah begitu kepada Josua sebelum dirinya hamil.
"Sayang!" jadwal cek ke dokter Kamu kapan" tanya Andri kepada Lizah agar lizah tidak telat diperiksa oleh pihak tim medis.
"Sekitar 3 hari lagi.!' ucap Lizah
Kemudian Lizah memeriksa file-file dan dokumen-dokumen yang bertumpuk di atas meja Josua.
Di dalam ruangan Josua sering sekali menjahili Lizah agar lizah kesal kepada dirinya entah mengapa Lizah selalu ingin dekat-dekat dengan suaminya.
"Apa ini faktor dari kehamilannya? atau tidak Lizah juga tidak mengetahui apa penyebab dirinya2 agresif kepada suaminya. Setelah dirasa selesai mengerjakan file-file dan dokumen-dokumen yang sudah berada di meja kerja. Josuan pun bernapas lega dirinya berniat untuk istirahat agar keesokan harinya bisa ke kantor dengan.
Di tempat lain. Bu Novita membantu asisten rumah tangga nya untuk memasak masakan kesukaan putranya. Josua juga sangat menyukai masakan ibunyan."Bu Novita selesai memasak dirinya berharap kalau putra dan menantunya akan makan di rumah.
Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore. Sehingga tampak Novita dan asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman Josua pun menata makanan itu di atas meja makan agar ketika Lizah dan Josua sudah pulang dari kantor. 20 menit kemudian Lizah dan Josua sudah tiba di rumah.
Sementara di tempat lain Tuan Baskoro sudah menunggu kedatangan nyonya Rita dan Lita agar mereka dapat dinner bareng karena selama ini ini Tuan Baskoro sudah wah jarang mengajar Nyonya Rita makan bareng di luar setelah pernikahan Damar dan Yunisa.
Ketika Nyonya Rita dan Lita sudah tiba di restoran yang sudah di tentukan oleh Tuan Baskoro, mereka mencari keberadaan Tuan Baskoro di sana."mi itu tapi kata Lita karena Lita dan lebih dulu melihat papinya.
__ADS_1
Kemudian Nyonya Rita dan Lita pun menghampiri tuan Baskoro.
"Papi sudah lama?" tanya nyonya Rita kepada tuan Baskoro
"Enggak kok paling kira-kira 10 menit " Soalnya tadi ada urusan di dekat sini makanya Papi mengajak kalian makan di sini. Kan sudah lama juga kita tidak makan bareng di luar semenjak pernikahan Damar dan Yunisa . Kata tuan Baskoro kepada istri dan anaknya.
"Iya juga ya Pi" kata Nyonya Rita
Kemudian mereka pun memesan makanan kesukaan mereka masing-masing
"Ayo pesan apa yang ingin kalian makan kata tuan Baskoro agar Nyonya Rita dan litab memilih menu makanan kesukaan mereka.
Sementara di tempat lain Josua dan Lizah yang sedang menyicipi masakan bu Novita pun merasakan sensasi yang luar biasa karena masakan Bu Novita benar-benar enak dan cocok di lidah Josua dan Lizah
"Terima kasih ya mam!" makanannya enak banget loh." ucap Lizah kepada Ibu mertuanya.
"Sama-sama nak tambah yuk!"
biar dedek bayinya juga sehat ke dalam." kata Bu Novita sambil memegang perut Lizah yang sudah mulai membuncit
"Sudah kok ma!" tadi kan Lizah
sudah nambah entar kekenyangan." kata Lizah kepada bu Novita yang sudah dianggap Lizah sebagai ibu sendiri mengingat dirinya juga seorang anak yatim piatu sama seperti Yunisa
"Kalau kamu mau makan apa-apa bilangin ke Mami jangan kamu tahan-tahan selera kamu yang nak." kata Bu Novita kepada Lizah agar lizah tidak segan-segan meminta makanan apa saja yang di inginkan dirinya.
bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓💓🙏🙏💓🙏
mampir ke karya lain outhor
__ADS_1
.