
Sore harinya, pertandingan bola basket pun diadakan antara sekolah yang satu dengan sekolah yang lain, diadakan di lapangan basket yang ada disekolah lita. Disana sudah ada Jack dengan memakai baju khas basket. Ia yang sudah meminta Lita, agar hadir di acara pertandingannya .Jack Melihat lihat kerumunan oran orang yang ada di lapangan ,tetapi dirinya tidak menemukan sosok Lita disana.
Padahal pertandingan akan dimulai sekitar 5 menit lagi. Tapi sosok Lita yang ia tunggu tak kunjung hadir untuk menyaksikan dirinya bertanding, justru sintia yang bersorak sorak untuk menyemangati dirinya.
Bukan sinta yang ia harapkan yang menyemangati dirinya. Tetapi seorang Lita yang sudah mengisi hatinya Jack akhir akhir ini. Tetapi yang ia harapkan Tak kunjung datang
"Dimana dia kok belum datang?" Tanya Jack dalam hati sambil melakukan pemanasan.
Pertandingan pun dimulai!" suara Pluit terdengar jelas ditelinga para pemain. Itu berarti permainan segera dimulai. Jack seorang kapten basket yang handal, tapi entah mengapa, kali ini Jack kurang bersemangat, dalam permainan sehingga tim lawan lebih dulu mencetak skor .
" Ada apa dengan mu kenapa tidak pokus" tanya salah satu teman satu club' dengan Jack. Tatapi Jack tidak menjawab dia ingin Kembali pokus dalam permainan. Tetapi tetap tidak bisa juga. Pikirannya masih bercabang kepada seorang gadis yang mengisi hatinya.
" Dimana dia kenapa tidak datang" tanya kembali dalam hati.
Sementara Lita berusaha meyakinkan Yunisa dan juga nyonya Rita, kalau dirinya baik baik saja jika pergi menonton pertandingan basket.
"Ka ayo dong, Lita tidak kenapa nak kok!"
"Ya sudah kamu ijin sama mami dan kakak kamu deh!" ucap Yunisa kepada adiknya.
Lita sudah gelisah karena pertandingan basket akan segera dimulai padahal Dirinya belum mendapat izin dari kedua kakaknya untuk pergi ke sekolah menonton pertandingan basket.
****
setelah mendapatkan izin dari kakaknya, akhirnya Lita pergi me
Tiba tiba Sorakan suara wanita cantik yang mengisi hatinya akhir akhir ini terdengar jelas di telinganya, Hingga dirinya melihat kearah suara itu. ya ternyata betul Lita sudah tiba di arena pertandingan untuk menyemangati Jack
" Ayo kak jeck semangat "
"Ayo kak Jack kamu bisa"
"Ayo kak Jack kamu pasti menang"
__ADS_1
Lita tidak henti hentinya bersorak untuk menyemangati Jack didalam permainannya. Hingga Jack kembali bersemangat. Dirinya pun berkali kali mencetak scor hingga babak pertama selesai mereka kembali unggul satu angka dari lawan.
Waktu istirahat permainanpun tiba. Sintia yang keganjenan langsung datang menghampiri Jack sambil melap lap keringat Jack. Hal itu membuat Lita jadi jeles. Ia jadi mengurungkan niatnya untuk memberikan air mineral yang lita bawa sebelumnya kepada Jack.
Ketika Lita membalikkan badannya untuk pergi dari Jack, tetapi Jack Langsung memanggil lita.
" Lit...kok pergi?" tanya Jack kepada Lita karna yang diinginkan Jack Lita yang melakukan hal yang dilakukan Sintia terhadapnya. Lita membalikkan badannya dan kembali mendekati Jack
"Maaf Ka!" Lita hanya ingin memberikan ini" kata Lita sambil memberikan air mineral yang ia bawa kepada Jack.
" Thanks ya Lit," ucap Jack sambil menerima botol minum mineral yang diberikan oleh lita sambil mengebangkan senyumya kearah lita. "Oh ya ka maaf ya kak tadi kita telat datang, soalnya jalanan tadi Macet"ucap Lita agar Jack tidak salah paham terhadapnya.
" Oh ngak apa apa kok," datang aja kamu sudah syukur, soalnya dari tadi kamu sudah saya cari cari tetapi kamunya belum ada, jadi setelah kamu datang aku jadi semangat lagi deh" ucap Jack sambil mencubit hidung Lita dengan cubitan sayang. Hal itu membuat sintia semakin emosi melihat kedekatan lita dengan Jack.
Tiba tiba Pluit kembali berbunyi pertanda pertandingan akan segera dimulai. Jack berpamitan kepada lita untuk kembali kelapangan basket guna melajutkan pertandingannya. " Ayo kak kakak pasti bisa" seru Lita sambil bertepuk tangan.
Sepeninggalan Jack Sintia menghampiri Lita. ia langsung menarik tangan Lita dan berkata.
"Jangan sok keganjenan kau jadi orang, jangan pernah kau ganggu hubungan ku dengan ka jack " ancam sintia kepada Lita membuat Lita sedikit heran akan sikap sinta terhadapnya.
" Ya salah lah!" tidak ada yang bisa dekat dekat sama my baby Jack! paham." Bentak Sintia dengan nada yang meninggi sambil semakin menguatkan pegangannya di tangan Lita.
" Maaf Lita rasa kamu salah deh sin...... soalnya kak Jack ngomong kalau dia tidak ada hubungan dengan kamu, jadi ngak salah dong aku berteman dengan kak Jack" hardik lita
" Pokoknya kamu jangan pernah ganggu Jack camkan itu." ancam sintia karna dirinya sudah semakin emosi melihat keberanian lita yang terus saja menjawab dan menentang Sintia. Padahal Semua orang yang ada disekolah tau kalau Sintia orangnya sangat nekat.
Tetapi Lita tidak pernah takut kepada siapa pun kalau dirinya merasa tidak bersalah. Melihat pertikaian antara Lita dengan sintia, teman teman lita kuatir kalau Sintia berbuat nekad kepada Lita.
"lit udah ngak usah dilawan" kata salah satunya sahabat Lita selama Lita bersekolh di Jakarta.
" Tidak lan," kan aku tidak salah sama dia"
" Lagian yang keganjenan Siapa kan ka Jack yang minta aku datang buntuk menonton pertandingan basket dia"
__ADS_1
Kata Lita sambil meninggal kan Sintia berada disamping lapangan.
Lita dan Wulan pindah tempat duduk agar sintia tidak mengganggu mereka. Didalam lapangan tampak Jack memainkan permainannya dengan semangat karna mendapat support dari Lita. Ia juga berkali kali mencetak scor hingga scor mereka unggil dari lawan mereka.
" Ayo kak Jack kamu bisa"
"Ayo ka kalian pasti menang seru lita dari tempat duduknya membuat wulan sedikit risih karna Suara keras Lita yang bersorak menyemangati jack.
" lit pelan pelan kenapa"
"Suara kamu melengking ditelingaku " gerutu Wulan yang merasa suara lita terlalu kuat menurutnya.
" Huh....kamu lan lihat tuh lagi lagi kak Jack terus terus mencetak scor siapa yang ngak semangat lihatnya" Ucap Lita sambil menunjukkan kearah Jack yang lagi bermain dan baru saja mencetak scor.
"Sudah santai aja kamu Lit, aku sudah yakin kok kalau group kak Jack bakalan menang, secara sudah ada pujaan hatinya yang menyemangati kak Jack" kata wulan sambil melirik kearah lita.
" Maksud kamu apa lan?
" Siapa pujaan hati ka Jack , Sintia?"
Tanya Lita bertubi tubi karna dirinya penasaran siapa yang menjadi pujaan hati Jack. Lita sedikit kecewa mendengar kalau Jack sudah ada pujaan hatinya. Padahal dirinya sangat berharap kalau Dirinya lah yang menjadi pujaan hati Jack.
Wulan mengebangkan senyumya kearah sahabatnya Lita yang sedari tadi bertubi tubi melontarkan pertanyaan demi pertanyaan kepada Wulan terkait siapa pujaan sang idola sekolah.
"Mau tau apa mau tau bangat?" tanya wulan sambil tersenyum lebar kepada lita. Membuat lita semakin geram Melihat sahabatnya yang tak kunjung memberi tahu siapa yang menjadi pujaan hati Jack.
"Huh....dasar teman tak ada ahlak lu" gerutu Lita karna semanjak Lita bertanya kepada Wulan, Wulan tak kunjung nmenjawab apa yang dipertanyakan oleh lita.
" Huh ....entar juga kamu tau kok Lit!" ngak perlu kamu cari siapa yang menjadi pujaan hati Jack" kata Wulan membuat Lita semakin penasaran dengan kata kata wulan.
Bersambung........
hai hai redears bantu like coment dan votenya ya agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
mampir juga kekarya outhor, ceritanya seru seru loh