
Deby yang tidak terima Deni di jebloskan oleh tuan Baskoro kedalam penjara, menyusun rencana untuk menghancurkan kehidupan keluarga tuan Baskoro. Termasuk menghalalkan segala cara. Ia sengaja mendekati beberapa investor dan client Baskoro group. Agar beberapa client memutuskan kontrak kepada Baskoro group.
Bahkan ia sengaja pergi ke kota medan untuk menemui pak Maringan agar pak Maringan memutuskan kerja sama kepada Baskoro group. Berkali kali ia mendatangi pak Maringan bahkan ia sengaja menggoda Pak Maringan agar rencananya berhasil.
Ia juga sengaja menjajakan tubuhnya kepada pak Maringan yang merupakan client besar Baskoro group. Melihat tingkahnya yang sudah menjadi jadi, pak Maringan menjadi geram dan murka "Dasar wanita licik." Gumamnya.
lalu pergi meninggalkan Deby yang sengaja memakai pakaian kurang bahan untuk menggoda pak Maringan. Pak Maringan menghubungi tuan Baskoro.
" Tut.......Tut......Tut"
"Hallo selamat malam Pak Maringan" Sapa tuan Baskoro dari seberang.
"Hello tuan Baskoro bagaimana kabar apa semuanya baik baik saja?" kata pak Maringan
"Ya seperti yang bapak ketahui pak ada penghianat di perusahaanku tetapi sekarang sudah tertangkap sahut tuan Baskoro.
Pak Maringan menceritakan segala sesuatu yang dilakukan Deby terhadapnya. Sehingga tuan Baskoro menyusun rencana untuk menjebak Deby dengan permainannya sendiri. Ia meminta pak Maringan untuk pura pura meladeni Deby, pak Maringan menyetujui rencana tuan Baskoro.
Deby tiba tiba datang menghampiri Pak Maringan kedalam ruang kerjanya."Hello sayang ......" Sapa Deby sembari memeluk Maringan dari belakang membuat Pak Maringan sangat terkejut. Apalagi melihat penampilan Deby yang super duper aduhai. Memakai pakaian kurang bahan yang membuat setiap kaum Adam tergoda melihatnya.
Pak Maringan langsung membalas pelukan Baskoro dan memberi sebuah kecupan dibibir Deby membuat Deby terbuai bagai diatas awan. "Sayang jangan disini Ya nanti bisa bisa dilihat asistenku." Kata pak Maringan sembari melonggarkan pelukannya. "Jadi mau dimana sayang?" Ya sudah kamu tunggu saja aku di hotel x." Kata Pak Maringan agar Deby pergi dari ruanganya. Tanpa menaruh curiga terhadapnya.
__ADS_1
Setelah Baskoro pergi ke hotel yang sudah mereka sepakati, Pak Maringan menelepon beberapa anak buahnya agar melakukan segala yang ia perintahkan sebelumnya. Kemudian Maringan menyusul Deby ke hotel yang mereka sepakati sebelumnya.
Anak buah Pak Maringan sudah berada di hotel terlebih dahulu. Melihat Pak Maringan sudah datang, Deby begitu bersemangat karna dirinya merasa kalau pak Maringan sudah masuk kedalam perangkapnya. Lain halnya dengan Pak Maringan yang sudah merencanakan suatu yang membuat Deby akan menyesal seumur hidupnya.
Karna sudah berhubungan dengan Pak Maringan dan Baskoro yang terkenal kejam kalau sudah mengusik kehidupan mereka, tak tanggung tanggung bahkan tuan Baskoro tidak segan segan menjebloskan orang orang ke penjara bawah tanah yang sudah ia sediakan, bagi orang orang yang mengusiknya baik dikehidupan pribadi maupun di dunia bisnis.
Bahkan ia juga mampu melakukan apapun demi menyelamatkan keluarganya dan juga perusahaannya dari orang orang yang tidak bertanggung jawab.
"Sayang.....kamu sudah datang?" Tanya Deby sembari mengelus dada bidang Baskoro. ia juga menyuguhkan segelas minuman yang sebelumya ia sediakan dan sudah mencampurkan bubuk perangsang untuk menjebak Maringan. Tetapi pak Maringan sudah tau rencananya sebelumnya.
Sehingga ia sangat berhati-hati menghadapi wanita iblis seperti Deby yang mampu melakukan apa saja Demi mendapatkan apa yang ia inginkan.
"Sayang .....tolongin ambilin tissu di sana dong" kata Maringan untuk mengalihkan perhatian Deby Agar dirinya bisa menukar minuman yang diberikan Deby kepadanya.
Beberapa menit kemudian badan Ewina terasa panas, sepertinya ia menginginkan seseorang untuk memuaskannya. Maringan yang sudah mengetahui efek obat perangsang yang di buat Deby, langsung menghubungi seseorang. "Silahkan masuk dan lakukan sesuka kalian dan jangan lupa semuanya dokumentasikan setelah itu kirim semua dokumentasinya kepada saya." Kata pak Maringan memerintahkan anak buahnya sembari senyum miring.
" Rasakan sendiri senjata makan tuan kan," kamu tidak tau berhadapan dengan siapa dasar wanita sinting" gumam Pak Maringan dan langsung meninggalkan anak buahnya dikamar hotel tempat Deby memuaskan beberapa anak buah Maringan.
Keesokan harinya Deby yang sudah tersadar dari tidurnya, Ia melihat sekeliling kamar hotel tidak mendapati sosok Maringan, dan ia juga merasakan badannya semua pegal akibat ulah anak buah pak Maringan yang memuaskan Deby karna efek obat perangsang yang ia buat sendiri.
Ia melihat tubuhnya sudah tidak dibaluti sehelai benangpun. Pakaiannya berserak dimana mana. Ia sama sekali tidak mengingat apa apa selain Maringan terakhir kali bersamanya. "Dimana dia " gumamnya sembari berdiri dan berniat membersihkan diri.
__ADS_1
"Aduh badanku sakit bangat." Ia juga merasakan dibagian sensitifnya sangat sakit karna ulah anak buah Pak Maringan "Aduh perih." Keluhnya sambil melihat bagian sensitifnya yang sudah bengkak.
" Ah.....a .....Deby berteriak karna merasa dirinya dipermainkan oleh Maringan.
Ewina menghubungi Maringan berkali kali tetapi tidak kunjung diangkat membuat dirinya semakin kesal "awas kamu Maringan akan kubuat perhitungan sama kamu, kamu tidak tau berhubungan sama siapa." Umpatnya
Sementara ditempat lain, tuan Baskoro dan Pak Maringan mengadakan pertemuan disalah satu restoran milik tuan Baskoro yang berada di kota Medan, tuan Baskoro sengaja datang ke medan untuk menemui Pak Maringan membicarakan bisnis yang mereka jalankan.
"Trimakasih pak Maringan sudah bersedia menolong saya." Kata tuan Baskoro. "Seharusnya saya yang mengucapkan terimakasih, karna bapak sudah memberitahukan saya rencana busuk wanita sinting itu yang mau menjebak saya." Kata Pak Maringan karna ia juga merasa tertolong dari wanita sinting seperti Deby.
"Kalau boleh jujur saya juga heran melihat wanita sinting itu yang sanggup melakukan apa saja termasuk datang ke kota Medan ini. Hanya untuk menggodaku agar saya memutuskan hubungan kerja sama dengan Baskoro group. "Sebenarnya apa yang terjadi tuan? sehingga ia dendam ke keluarga bapak?" Tanya Pak Maringan kepada tuan Baskoro.
"Begini pak Maringan dulu anak saya Damar sempat hampir menikah dengannya. Tetapi sewaktu hari pernikahan mereka, Deby tidak datang dan memilih pergi bersama laki-laki lain yang merupakan produser modelnya. Deby terlalu berambisi dengan karirnya. Termasuk ia memberikan tubuhnya sama laki laki yang mampu mengorbitkannya.
Hal itulah yang membuat anak saya Damar trauma menjalin hubungan sama wanita manapun dan menutup diri. Sehingga ia tidak pernah mau dekat sama perempuan. Tiga tahun lamanya, sejak itu senyuman tidak ada lagi di wajah anak saya Damar. Tetapi setelah dia bertemu dengan Yunisa hidupnya semakin berwarna dan senyuman juga sudah terlihat diwajah anak saya. Jujur saya bahagia melihat senyuman diwajahnya.
Apalagi Yunisa orang yang baik, sopan santun sederhana dan juga mandiri. Dari awal saya bertemu Yunisa sudah berniat untuk menjodohkan mereka. Tetapi saya takut ia semakin menentang saya. Apalagi maminya sering menjodohkan nya kepada anak teman teman arisan istri saya." Terang tuan Baskoro kepada pak Maringan.
Bersambung...........
yuk jangan lupa dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya.🙏🙏🙏🙏🙏💓💓 Trimakasih.
__ADS_1
dan jangan lupa kepoin juga cerita saya di "Ranjang panas om duda"