My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Kembali Ke Jakarta


__ADS_3

Dua hari setelah kepergian Bu Rahma, Yunisa dan keluarga Baskoro kembali ke Jakarta. Damar tidak ingin istrinya berlama lama bersedih membuat dirinya langsung membawa Yunisa pulang ke Jakarta. " Kita pulang sekarang" kata Damar kepada Tuan Baskoro.


" Ia lebih baik kita cepat pulang dari sini papi kasihan melihat kondisi istri kamu." Kata tuan Baskoro. Karna ia sangat kasihan melihat kondisi menantunya yang masih teringat kepada orangtuanya yang sudah pergi untuk selamanya.


Segala sesuatu yang penting untuk kepulangan Yunisa ke Jakarta telah dipersiapkan oleh anak buah tuan Baskoro.


" Kita pulang sekarang sayang..."Kata Damar meminta istrinya agar mempersiapkan diri untuk pulang ke Jakarta. "Yunisa menganggukkan kepalanya. Pertanda dirinya setuju kalau mereka kembali ke Jakarta.


Setelah melakukan perjalanan sekitar 4 jam mereka tiba di Jakarta dikediaman keluarga Baskoro.


" Sayang...... kamu istirahat Ya " Ucap Damar kepda istrinya , ia menuntun istrinya masuk kekamar. Sementara tuan Baskoro dan nyonya Rita juga berniat untuk istirahat. Mengingat perjalanan mereka cukup jauh.


" lit....mami sama papi istirahat duluan Ya." Kata nyonya Rita kepada putrinya. Sembari meninggalkan Lita diruang tengah. " Huh capek juga " gumam Lita dan iapun merebahkan tubuhnya di sopa.


Sementara ditempat lain, Ibu Novita sudah mulai pulih, luka dikakinya sudah mengering. Karna selama ini Lizah begitu telaten untuk mengobati dan merawat Bu Novita. Ia sengaja meramu obat tradisional khas Tionghoa untuk mengobati penyakit diabetes bu novita.


" Aku bersyukur karna Lizah begitu tulus merawat dan mengobati ku." Gumam Bu Novita dalam hati.


"Semoga Lizah menjadi jodoh anakku Josua." Doa Bu Novita agar Josua dan Lizah berjodoh.


" Ma......" Panggil Josua mencari keberadaan Bu Novita.


" Ia mama disini nak" jawab bu Novita yang lagi berada di taman samping sambil menyiram bunga yang berada di taman samping Rumah milik Josua. Josua menghampiri Bu Novita diikuti Lizah dari belakang.

__ADS_1


Lizah memberi salam kepada Bu Novita


" Tante....." Sapa Lizah sambil memberi salam kepada ibu Novita.ada Lizah juga ternyata." kata Bu Novita sembari menerima salam dari Lizah. "Ya sudah ibu kedalam dulunya sayang....." kata Bu Novita sembari langsung meninggalkan Josua dan lizah ditaman.


"Sayang gerah Banget nih mau mandi dulu" Ucap Lizah sembari berlalu meninggalkan Andre." Sayang tunggu dong .....kok mas ditinggalin sih."gerutu Josua karna lizah langsung meninggalkan nya.


Ketika Lizah masuk kekamar tamu, Josua mengekor dari belakang. ia langsung memeluk Kartika dari belakang membuat Lizah sangat terkejut ." Aduh kaget sayang......" Gerutu lizah karna serangan tiba tiba yang dilakukan Josua."


"Siapa suruh langsung ninggalin aku" kata Josua dan langsung mencium bibir manis milik Lizah. Josua tidak perduli kalau ibu Novita akan melihat aksinya." Sayang jangan gitu dong." Kata Lizah karna dirinya merasa tidak enak kalau tiba tiba bu novita datang menghampiri mereka. Lalu Josua langsung menutup rapat pintu kamar tamu.


Agar tidak ada yang melihat aksinya. Ia kembali mengecup bibir manis milik lizah. Lizah yang tidak munafik menikmati semua sikap manis yang dilakukan oleh Josua terhadapnya. "Mas Lizah mandi dulu ya." kata lizah kepada Josua mengingat tubuhnya sudah sangat lengket sepulang dari kantornya.


"Oh ya sudah kamu mandi gih biar wangi." sahut Josua sambil Mengebangkan senyumnya. Membuat lizah semakin gemas melihat kekasihnya Josua.


Ketika Lizah masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri, Josua membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur yang berukuran king size yang berada dikamar tamu. Josua merasa bahagia memiliki seperti Lizah yang sangat pengertian terhadapnya.


semantara Lizah, Setelah selesai melakukan ritual mandinya Lizah memakai pakaian yang biasa ia pakai kalau berada dirumah. Kemudian ia meninggalkan Josua yang sedang tertidur pulas untuk menemui Bu Novita. Mengingat Bu Novita harus memakan obatnya agar Bu Novita benar benar pulih.


Lizah menghampiri Bu novita kekamarnya. " Tante....sapa Lizah Sembari mengetuk pintu kamar Bu Novita " Masuk...." Sahut Bu Novita menyuruh Lizah masuk. " Nak......" Sapa Bu Novita sembari mengebangkan senyumya kepada lizah. " Tante obatnya diminum Ya " kata Lizah sembari memberikan segelas obat rebusan untuk mengurangi penyakit diabetes yang dialami Bu Novita.


" Loh Josua mana nak...?" Tanya Bu Novita


" Oh mas Andre tidur Tante." Sahut lizah memberitahu kalau Josua sudah tertidur di kamar " Hah.....sore sore gini Josua tidur?" Kata bu novita karna dirinya tidak percaya kalau putranya sudah tidur di sore hari.

__ADS_1


" sayang....udah makan belum?"


" Belum Tante ini lizah baru mau makan, tapi tunggu mas Josua Bangun dulu. Kasian kalau dia makan sendirian nanti." Hardik Lizah sembari membereskan kamar milik bu novita. Karna sedikit berantakan.


Bu Novita berniat untuk membangunkan putranya Josua. karna Bu Novita tidak tega melihat Lizah terlalu lama menunggu Josua bangun. Mengingat Lizah belum makan. " Ih ini anak magrib magrib begini Kok malah tidur." Gumam bu novita sembari bangkit dari tempat duduknya untuk membangunkan Josua .


Bu Novita berlalu dan pergi kekamar Josua tetapi Bu Novita tidak menemukan sosok putranya disana. "Loh tidur dimana itu anak?" Tanya Bu Novita dalam hati. Ia beralih kekamar tamu dan ternyata putranya benar tidur disana, dengan bertelanjang dada. " Bu Novita langsung menjewer telinga Josua.


" Kamu ini malah enak enakan tidur disini," kamu ngak mikirin lizah apa?" Dia belum mau makan sebelum kamu bangun, hanya mikirin diri sendiri saja, kasihan tuh nak Lizah belum makan gara gara nungguin kamu bangun." Gerutu Bu Novita kepada Josua sambil Kembali menjewer telinga putranya.


"Ah ....sakit ma...." Keluh Josua sembari memegang telinganya. " Makanya jadi laki laki itu harus peka terhadap wanita. Kalau kamu kek gini terus bisa bisa tuh nak Lizah bakalan ninggalin kamu, kalau kamu ngak keburu ngelamar dia . Kata Bu Novita memberi lampu hijau kepada Josua agar segera melamar lizah


" Hus....jangan ngomong gitu dong ma ...aku ngak mau kehilangan lizah. Aku tidak akan pernah menemukan wanita lagi sebaik dan secantik Lizah. Jujur ma hatiku sudah tertutup dengan wanita lain, yang aku inginkan lizah yang bakalan jadi pendamping hidupku Sampai maut memisahkan." .Kata Josua


Tanpa mereka sadari sepasang mata melihat interaksi ibu dan anak itu. Mendengar pernyataan Josua bahwasanya Josua sangat mencintai dirinya. Lizah Mengebangkan senyumnya.


" Ternyata Mas Josua benar benar mencintai aku." Gumamnya dalam hati.


Lizah merasa bersyukur memiliki kekasih seperti Josua, ia tidak ingin berpisah dari Josua. Sebelum ibu Novita dan Josua menyadari kehadirannya disana, Lizah memilih kembali keruang tengah dan untuk menghilangkan kejenuhannya, Lizah menghidupkan siaran televisi. Dan menonton Siarang kesukaan Lizah.


Bersambung........


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


jangan lupa kepoin juga novel baru saya. cerita seru banget loh."



__ADS_2