My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Damar kepo


__ADS_3

Setelah Jack berbalik arah dari lita, Lita meloncat-loncat kegirangan. Entah apa yang membuat dirinya sampai sesemangat itu membuat satpam yang bertugas disana heran melihat lita yang meloncat loncat kegirangannya.


" Non kenapa loncat loncat non?" tanya satpam yang bertugas di gerbang Rumah keluarga Baskoro. Lita tersipu malu dan langsung berlari masuk kedalam rumah


" Non jangan lari lari. " seru pak Arman untuk mengingatkan lita agar tidak berlari mengingat kondisi Lita masih baru operasi.


Lita langsung aja nyelong masuk tampa memberikan salam terlebih dahulu. Sampai didalam rumah tampak diruang keluarga sudah ada tuan Baskoro, nyonya Rita dan juga Damar dan Yunisa


Membuat Lita sedikit heran.


"lit!" duduk dulu Lit." suara bariton ayahnya terdengar jelas ditelinga Lita Membuat Lita sedikit ragu untuk duduk karna dirinya takut dimarahi oleh ayahnya.


Mau tidak mau Lita harus duduk yang sopan, sambil menundukkan kepalanya.


" Darimana kami sayang? tanya tuan Baskoro dengan selembut mungkin. Tetapi Lita masih saja merasa bersalah dan takut karna tidak pamit terhadap orang tuanya.


" Lita nonton basket Pi....Lita bosan dirumah , kebetulan sekolah Lita dengan sekolah lain mengadakan pertandingan." Kata Lita tetapi kepalanya masih saja tertunduk tidak mampu melihat kepada papinya.


" Sayang....kalau papi ngomong dilihat dong masa lihatnya kebawah"


" Memangnya papi ada dibawah ya nak"kata tuan Baskoro sambil mendekati Lita . Kemudian Lita memberanikan diri untuk mendongakan kepalanya .


"Sayang... Kalau kamu mau kemana mana, harus pamit dulu Sama papi dan mami.


" Agar mami dan papi tidak kuatir sayang"kata tuan Baskoro sambil duduk disamping Lita.


" Iya Pi ....maafin Lita." Ucap Lita


" Ya udah kali ini kamu papi maafin!" tapi jangan diulang lagi ya sayang "kata tuan Baskoro yang tidak mau melihat ketakutan Dimata putrinya .


" Iya Pi..... trimakasih sudah maafin Lita" kata Lita. Sambil memeluk papinya yang bersikap lembut terhadapnya. Melihat kedekatan lita dengan tuan Baskoro, hati nyonya Rita menghangat


" Trimakasih Tuhan engkau memberiku suami yang bijak" gumam nyonya Rita dalam hati.

__ADS_1


" Ya sudah lain kali jangan ulangi lagi!" kalau mau pergi kemana mana kan ada pak supir yang mengatar Lita."


Kata tuan Baskoro kepada putrinya satu satunya.


" Baik Pi!" Sahut Lita .


" Kamu mandi dulu Lit!" badan kamu sudah bau Abang abang tukang ojek" ujar Damar untuk menjahili adiknya


" Enak saja ngatain Lita bau abang Abang tukang ojek" Hardik Lita sambil memonyongkan bibirnya.


" Jadi kalau bukan tukang ojek yang ngantarin kamu barusan siapa dong?" Tanya Damar semakin jahil, membuat adiknya semakin kesal.


Badan kamu pasti bau Abang abang tukang ojek tadi,soalnya kamu sampai ketiduran dipundak tukang ojek itu. Ejek Damar membuat Lita spontan membulatkan matanya. Karna dirinya heran darimana kakaknya tau kalau Lita diantar naik motor oleh Jack


" Ih kakak!" siapa bilang yang ngantarin Lita Abang Abang tukang ojek, enak saja cowok setampan kak Jack dikatain tukang ojek, dia itu kapten tim basket dari sekolah Lita ka!"


"udah itu dia sudah beberapa kali memenangkan pertandingan basket antar provinsi.


" Oh jadi namanya Jack toh...." ucap Damar dan Yunisa kompak. Membuat seorang Lita merasa terjebak dengan omongannya sendiri dan langsung terbuka kepada kakaknya. Udah itu tuan Baskoro dan nyonya Rita juga ikut tersenyum melihat wajah putrinya yang malu malu karna ketahuan diantar seseorang.


" Ih kakak reseh deh " gerutu lita karna merasa terpojokkan dengan jebakan yang dilakukan kakaknya agar dirinya berterus terang kepada keluarga tentang siapa jack.


" Jadi siapa Jack itu nak" tanya tuan Baskoro.


" Mami kenal kok dulu sewaktu Lita dirumah sakit, Jack sudah menjenguk Lita beberapa kali kalau papi ngak percaya tanya mami deh." Kata lita. Itu membuat tuan Baskoro melihat kearah istrinya seolah dirinya membutuhkan penjelasan tentang Jack.


" Iya kan papi nanya sama kamu sayang....Jack itu siapa kamu"tanya tuan Baskoro karna Tuan Baskoro penasaran ada hubungan apa Jack dengan putrinya.


" Kak Jack itu teman satu sekolah Lita pi!" dia juga yang membantu Lita menyalin mata pelajaran selama Lita berada dirumah sakit. Agar Lita tidak ketinggalan pelajaran, selain itu ka Jack juga juara umum satu disekolah lita dan sudah beberapa kali memenangkan olimpiade.


Udah itu ka Jack kapten basket dari sekolah Lita dan kak Jack juga sudah beberapa kali mengharumkan nama sekolah lita. Karna tim ka jack memenangkan pertandingan. Sama seperti pertandingan tadi, Tim ka Jack unggul dari tim lawan sekolah lain. Terang Lita berterus terang memberitahu siapa seorang Jack yang sejak kemarin keluarganya Kepo siapa yang mengantarkan Lita.


Setelah Lita menceritakan panjang lebar tentang Jack.

__ADS_1


"Puas kakak kan!" ngatain Lita bau Abang abang tukang ojek." ucap Lita sambil menatap Damar dengan tatapan tajam.


" Ih namanya juga kepo kok kamu sewot sih adikku sayang." ucap Damar sambil langsung merangkul tubuh Lita kepelukanya.


" Ih kakak katain Lita bau ternyata kakak yang bau uek uek." Lita berpura pura kebauan


"Ka Yun!" Jangan mau tidur bareng sama suami kakak yang bau ini, uek ..uek " Lita pura pura mau muntah sambil menutup hidungnya pakai kedua jari Lita membuat Damar semakin geram kepada adiknya yang menjahili.


"Huh dasar kamu tidak pernah mau kalah" gerutu Damar dan ia kembali duduk disamping istrinya Yunisa. Lita langsung meninggalkan kedua orangtuanya dan kakaknya guna berniat untuk mandi.


Setelah tiba di kamar,ponsel Lita berdering pertanda ada yang menghubungi dirinya. Ia melihat Nomor ponsel yang menghubunginya adalah nomor milik Jack. Lita langsung membulat kan matanya dan menekan tombol hijau yang berada diponselnya.


"Hello ka Jack!" sapa Lita dari kamarnya


" Ya Lit!" kakak mau ngabarin kalau kakak sudah sampai dirumah. " kata Jack memberi tahukan Lita bahwa dirinya sudah sampai dirumahnya.


"Oh Syukurlah kalau begitu ka ,kakak langsung istirahat Yach soalnya kan tadi sudah capek mengharumkan nama sekolah kita. Ucap Lita sembari tersenyum dalam sambungan Video call bersama Jack. Udah dulu ya soalnya kakak mau mandi dulu gerah Kata Jack meminta ijin mematikan ponselnya terlebih dahulu.


" Okey deng kak!" Lita juga mau mandi juga. ucap Lita sambil melambaikan tangannya kearah kamera ponselnya. Dan langsung mematikan sambungan telepon selulernya. Lalu Lita langsung masuk kekamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Setelah selesai melakukan ritual mandinya Lita,langsung memakai baju tidur yang biasa ia beli .


" Wah segar bangat " gumam Lita dan langsung menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang .Ia membayang bayangkan wajah tampan milik Jack membuat dirinya tersenyum senyum sendiri. " Wah ka Jack manis banget sih gumamnya dalam lamunannya.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya.


jangan lupa like coment dan votenya ya.


trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


mampir kekarya Morata yang lain.


__ADS_1


__ADS_2