My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Deby kembali


__ADS_3

Melihat kondisi banjir sudah surut, Damar pun pergi ke Kawasan penduduk guna memberikan bantuan kepada mereka mereka yang terdampak. Sejujurnya hatinya sangat iba melihat orang yang terkena dampak banjir .


" Sayang kamu kamu tidak apa apa kan Mas tinggal dirumah sama mami dulu." Tanya Damar kepada istrinya didalam sambungan telepon selulernya.


"Tidak apa apa sayang lagian kan ada Mami dan Lita" Jawab Yunisa


"Kalau ada apa-apa langsung hubungi ya sayang." ujar Damar


Tetapi ketika Damar berada di lapangan untuk membagi-bagikan sembako yang mau disumbangkan kepada penduduk yang terkena dampak Banjir, iya dikejutkan dengan kehadiran Deby di sana." Mau ngapain lagi wanita sinting itu ada disini."gumam Damar dalam hati.


Ia langsung pergi agar Deby tidak melihat dirinya disana.


Ia memerintahkan beberapa asistennya untuk membagi bagikan sembako. sedangkan Damar langsung kembali kekantor Baskoro group.


asisten Damar pun membagi bagikan sembako sesuai perintah Damar.


Tiba tiba seseorang berkata. " Trimakasih sudah memberikan bantuan kepada kami tuan, kami tidak tau harus bagaimana membalas Budi baik tuan." Kata salah seorang penduduk yang ikut serta menerima bantuan sembako dan uang tunai yang diberikan asisten Damar.


"Maaf Bu jangan berterimakasih kepada saya, tetapi berterimakasih lah kepada bos saya yang memberikan bantuan ini. Saya hanya bertugas membagikannya." Jawab asisten Damar


"Kalau boleh tau siapa yang memberikan bantuan ini pak." Tanya penduduk ynag menerima bantuan itu kemabali.


" Dia adalah tuan Damar Vincent pemilik perusahaan Baskoro group. Sahut Asisten Damar dibalas anggukan dari penduduk. Banyak kawanan penduduk yang memuji kebaikan Damar. " Sungguh mulia hati tuan Damar" gumam seorang bapak yang sudah lanjut usia."semoga tuan Damar dan keluarga selalu dalam lindungan Tuhan." Doa bapak yang sudah lanjut usia itu.


Tiba tiba Deby masuk kekawanan penduduk guna ingin memprovokasi penduduk agar tidak menerima batuan yang diberikan Damar. Ia berkata kalau sembako yang diberikan Damar adalah sembako yang kadaluarsa. Padahal jelas jelas kualitas dari bantuan yang diberikan Damar tidak diragukan. Karna Damar memesannya barang yang berkualitas .


Penduduk sempat percaya kepada Deby tetapi semua omongan deby langsung ditepis oleh asisten Damar. "Maaf ibu, bapak jangan terprovokasi dengan orang orang yang tidak bisa mempertanggung jawabkan omongannya. Bijaklah dalam menanggapi hal." Kata asisten Damar sembari ia mengirim pesan singkat kepada Damar tentang perbuatan Deby. Damar yang membaca pesan singkat dari asistenya menjadi geram dan marah karna Deby sudah berani beraninya memfitnah dirinya.

__ADS_1


" Dasar manusia binatang...." Gumamnya dalam hati sembari meraih kunci mobilnya yang ia letakkan diatas nakas belakang kursi kehormatannya. Ia berlalu dan pergi menuju lokasi dimana tempat Deby berbuat onar .


Setelah tiba di parkiran ia melajukan mobilnya ke arah jalan raya. Setelah melakukan perjalanan beberapa menit kemudian, ia tiba di lokasi kawasan penduduk yang terdampak banjir. Iya melihat Deby di sana yang berusaha memprovokasi kawanan penduduk."Hentikan omong kosong mu Deby, jangan pernah mengganggu kehidupan ku lagi. kalau kamu tidak mau menyesal. ucap Damar dengan nada tinggi.


"Hai sayang ternyata kamu datang juga, Aku sudah lelah menunggumu sedari tadi sayang." kata Deby tanpa merasa malu


ia langsung memeluk Damar. Membuat Damar semakin geram." Aku Rindukanmu Sayang apakah kamu tidak merindukanku."kata daby tanpa merasa bersalah.


"hentikan Deby...... sebelum kesabaranku habis."bentak gamar


Deby semakin menjadi jadi, membuat Damar harus melakukan jurus yang paling ampuh agar Deby malu seumur hidupnya. Ia memerintahkan asistennya membawa proyektor dan memutar Video panas milik deby saat deby ingin menjebak pak Maringan.


Damar sengaja mengcopy right video itu agar suatu waktu jika diperlukan ia akan menggunakan senjata ampuh itu.


" Jangan pernah membangunkan singa tidur Deby...... kalau kamu tidak menyesal seumur hidupmu." ujar Damar sembari memerintahkan anak buahnya memasang proyektor.


"Maafkan saya atas kejadian ini ibu bapak bapak." Saya Damar Vincent selaku CEO Baskoro group dengan segenap hati meminta maaf kepada saudara saudara sekalian." Ucap Damar Karna merasa bersalah membuat penduduk harus melihat video tak senonoh itu."


Masyarakat disanapun memakluminya. Setelah selesai membagikan sembako keseluruhan penduduk yang terdampak. Damar berlalu dan langsung pulang kerumah. Ia sudah sangat kangen ke pada istrinya. Padahal baru beberapa jam ia tinggalkan.


"Sayang......" Panggil Damar Karna tidak melihat istrinya di ruang tamu dan juga kamarnya. Diruang tamu hanya ada nyonya Rita dan bi iyem sedang menonton drama kesukaan mereka.


" Mam .... Istri aku mana mam..." Tanya Damar yang masih berada di tangga .


" Kamu kalau mau bicara itu pelan pelan tidak perlu teriak teriak sayang...." ujar nyonya Rita mengingatkan putranya.


"Ia tapi Yunisa dimana mi.....kok dia tidak ada dikamar." Tanya Damar Karna kwatir kepada istri kesayangannya. Ia melihat kedapur tetapi ia tidak menemukan istrinya membuat Damar semakin kwatir. " Mam.....kok mami diam aja Yunisa mana mam?" Tanya Damar ia semakin panik mengingat kondisi istrinya yang masih lemah. Apalagi Yunisa sedang mengandung pewaris Baskoro group.

__ADS_1


Tiba tiba Yunisa datang dari arah taman belakang bersama Lita . Damar langsung memeluk Yunisa dan memberinya kecupan bertubi tubi kening dan diwajah Morina. membuat Yunisa merasa sedikit risih.


" Mad.... kamu ini kenapa sih kok tiba tiba meluk begini, seperti tidak ketemu bertahun tahun." Gerutu Yunisa


"Kamu darimana sayang .....dari tadi mas manggilin ngak nyahut nyahut, mas kira kamu kenapa kenapa." Kata Damar sembari memeluk Yunisa kembali.


"Hus....kamu ini gimanasih kalau menantu mami kenapa kenapa tidak mungkin mami santai menonton disini kalau kamu bicara itu kudu mikir sayang..." Kata nyonya Rita karna kesal melihat putranya yang lebay.


Tuan Baskoro yang baru pulang dari rumah sakit datang menghampiri anak dan istrinya." Ada apasih kok tumben ramei remai?" Tanya tuan Baskoro


"Entah anakmu tuh Pi..... lebay bangat Yunisa hanya di taman belakang saja makan mangga muda aja bersama litabsudah panik setengah dewa." Kata nyonya Selena.


"Ih mami inilah siapa sih yang ngak panik kalau suami pulang kerja, ia tidak melihat sosok istri yang paling ia cintai apalagi sedang mengandung. Damar kwatirlah mi." Kata Damar


" Ia tapi kan mami ada disini, ngak mungkin mami santai santai menonton sedangkan menantu mami kenapa kenapa, yang betul aja dong nak....." Kata nyonya Rita tidak mau kalah dengan anaknya.


" Sudah dong mi..... biarin saja namanya juga keturunan papi, ya kalau sudah sayang sama istri ya begini nih apalagi putra kita kan memilih istri yang muda cantik dan ahlaknya juga bagus. Kata tuan Baskoro b memuji Yunisa


"Putra kita pasti takut kehilanganlah mi secara pasti banyak dong yang suka sama menantu kita yang cantik ini." Kata tuan Baskoro untuk menjahili putranya.


bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏.


mampir juga ke karya ku


__ADS_1



__ADS_2