My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Asisten tak Berahlak


__ADS_3

Keesokan harinya tepatnya di kantor Baskoro group, Damar yang sudah berada di ruangannya mencari keberadaan Josua


Iya pun menghampiri Josua di ruangannya tetapi ruangan Josua terkunci membuat Damar penasaran.


Yang ternyata di dalam ruangan Josua, Josua bersama lizah . Karena ruangan Josua terkunci Damar Langsung kembali ke ruangannya.


"Kemana itu anak kok ruangnya terkunci?" gumamnya dalam hati.


Sementara di dalam ruangan Josua, Josua sedang bersama lizah. Entah mengapa akhir-akhir ini Lizah tidak mau berjauhan dengan Josua. Sepertinya Lizah semakin agresif. Entah karena faktor kehamilannya sehingga dirinya tidak mau berjauhan dengan Josua .


"Sayang hari ini banyak kerjaan enggak ?" Tanya Lizah kepada Josua sembare langsung duduk di pangkuan Josua dan mengalungkan tangannya di leher suaminya.


"Memangnya kenapa sayang?" tanya Josua kepada istrinya.


Lizah tidak langsung menjawab. Justru dirinya langsung mengecup bibir ranum suaminya. Melihat tingkah istrinya yang begitu agresif terhadapnya, Josua mengembangkan senyumnya sembari membalas kecupan yang dilakukan lizah terhadapnya.


Perlahan kecupan demi kecupan pun mereka lakukan di ruang kerja Josua.


Merasa mendapat respon dari suaminya, Lizah semakin melancarkan aksinya ia sudah memulai memainkan lidahnya di rongga mulut Josua.


Perlahan kecupan demi kecupan turun ke leher suaminya. Josua pun membalas segala apa yang dilakukan istrinya terhadapnya.


"Sayang kamu sudah membuat adik kecilku menjadi lancang depan" ucap Josua sembari kembali mengecup bibir manis Lizah


Perlahan kecupan itu semakin panas. Josua mulai membuka kancing baju lizah sehingga bagian gunung kembar Lizah terlihat jelas di matanya. Ia pun mengecup bagian gunung kembar Lizah. Hal itu membuat Lizah mengeluarkan suara merdunya.


"Ah ....ah...sayang " suara lizah. Kemudian perlahan Josua menuntun tangan Lizah agar lizah memainkan adik kecilnya yang sudah terlanjur lancang depan.


Lizah pun menuruti permintaan suaminya.


Merasa dirinya semakin terbuai akan nikmatnya surga dunia. Josua pun dengan sigap langsung membuka pakaiannya sehingga bagian adik kecil Josua terlihat jelas di mata istrinya.


Josua pun menuntun lizah menuju sofa. Ia kembali mengecup bibir manis Lizah dan perlahan turun ke leher dan gunung kembar lizah.


Hal itu Membuat Lizah mengeluarkan suara merdunya yang membuat adik kecil Josua semakin lancang depan.


"Sayang lagi.... lagi ...ah sayang lagi" ucap Josua membuat Lizah semakin melancarkan aksinya

__ADS_1


Lizah juga demikian perlahan dirinya meminta lebih, dari yang dilakukan Josua terhadapnya


" Sayang ayo dong aku sudah tidak tahan." pinta lizah kepada suaminya Ia pun meminta suaminya agar memainkan adik kecilnya kebagian gua miliknya.


"Sayang ....ah ......sayang suara lizah. Hal itu membuat Josua semakin melancarkan aksinya. Ia pun semakin mempercepat gerakan demi gerakan mereka. Agar mereka sampai mencapai puncak.


Setelah mereka melakukan sekitar 35 menit Mereka pun mencapai puncaknya. sehingga Josua sampai terkulai lemas berada di sofa, yang berada di ruang kerja Josua. Lizah langsung memungut pakaiannya yang sudah berserakan di lantai akibat ulah mereka sendiri.


Ia langsung masuk ke kamar mandi, berniat untuk membersihkan diri.


Setelah selesai melakukan ritual mandinya Lizah langsung memakai pakaiannya agar terlihat rapi.


Iya pun membangunkan suaminya agar segera membersihkan diri ke kamar mandi. Karena ia takut kalau Damar mencari keberadaan suaminya.


Padahal Memang betul sedari tadi pagi, Damar sudah mencari-cari keberadaan suaminya, tetapi tak kunjung ketemu. Karena ruangan Josua benar-benar dikunci dari dalam ruangan.


Setelah lizah membangunkan suaminya, Josua pun terbangun dan langsung bergegas masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Kemudian Josua pun memakai pakaiannya nya ruangannya.


Tiba-tiba ponsel Josua berdering. Josua langsung melihat dan mengangkat ponselnya Yang ternyata yang menghubungi Josua adalah Damar yang sudah mencari-cari dirinya.


"Kamu dimana?"


"Aku ada di ruangan ku Bos ada apa ada yang bisa aku bantu bos?" tanya josua kepada Damar


"Saya barusan dari ruangan mu tapi kamu tidak ada, justru ruangan mu masih terkunci." Ucap Damar karena dirinya sudah kesal melihat sahabatnya dan juga bawahannya itu .


"Maaf Bos memang sedari tadi saya ada di ruangan, tetapi Lizah ada di sini." ucap Josua sambil mengembangkan senyum jahilnya.


"Dasar kamu laki-laki nggak punya akhlak pasti kamu lagi enak-enakan di situ." Ucap Damar kesal melihat asisten itu.


"Ah si Bos seperti nggak ngerti aja."ucap Josua kepada Damar Sambil tertawa


"Nggak usah kamu banyak ngomong cepet kamu datang kemari." perintah Damar dengan ketus.


"Oke siap bos OTW!" ucap Josua menjawab permintaan bosnya yang meminta dirinya datang ke ruangannya.


"Aku tunggu 5 menit lagi kalau kamu tidak datang ke mari awas kamu saya Potong gaji mu limapuluh persen." ucap Damar kepada asisten nya.

__ADS_1


"Is sadis bangat sih." ucap Josua


Kemudian Josua berpamitan kepada lizah agar Josua pergi ke ruangan Damar guna melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai asisten seorang CEO Baskoro group.


"Sayang kamu di sini dulu ya!" Mas mau nemuin Pak Bos cerewet itu dulu."Ucap Josua sambil tersenyum melihat istri.


"Jangan begitu sayang!" memang kan sudah tugasmu untuk memenuhi semua apa kepentingan-kepentingan yang ada di perusahaan ini, jadi jangan kamu salah kan Damar marah sama kamu." kata Lizah memberikan pengertian kepada suaminya supaya Josua tidak mengatakan kalau Damar bos yang cerewet.


"Iya lah itu kan adik ipar istriku tercinta Ini." Ucap Josua sembari mencubit hidung lizah dengan cubitan sayang.


"Sudah pergi sana gih!" nanti kamu kena omel sama adik iparku itu." kata Lizah mengingatkan suaminya agar segera menemui Damar sang CEO Baskoro group.


Setelah sampai di ruangan Damar ya langsung masuk kedalam ruangan Damar.


"Hello Bos ada apa mencariku?"tanya Josua yang tidak merasa bersalah membuat seorang Damar semakin kesal terhadap asisten dan juga sahabatnya itu.


"Kamu ini pura-pura tidak bersalah dari tadi dicariin entah pergi kemana." gerutu Damar ngomelin Josua


"Maklumlah Bos ada istri di dalam macam gak ngerti aja bos ini." ucap Josua kepada Bos Baskoro Group.


"Memangnya Lizah ikut lagi ke kantor?" tanya Damar kepada Josua.


"Iya Bos!" Dia minta ikut ke kantor soalnya katanya dia bosan di rumah Entah mengapa akhir-akhir ini dia nggak mau ditinggal." ucap Josua berterus terang kepada bosnya itu.


"Ya sudah tidak apa-apa Yang penting kamu fokus bekerja." kata Damar


"Okey bos!" Kalau itu nggak usah diragukan pasti fokus kok kan sudah dikasih vitamin pagi-pagi." kata Josua sembari mengembangkan senyumnya kearah Damar membuat Damar melemparkan kertas yang berada di hadapannya ke arah Josua. Karena Damar kesal melihat asistennya yang sudah tidak punya akhlak menurut nya.


"Dasar kamu asisten enggak punya ahlak kamu!" Memangnya kamu ngelakuin yang enak-enak harus kamu kasih tahu sama saya." kata Damar kepada Josua sembari kembali melempar kertas yang ada dihadapannya ke arah Josua


"Ha...ha...ha" Memangnya Bos tidak dapat jatah tadi pagi?" tanya Josua sambil mengembangkan senyumnya untuk menjahili Damar.


"Eh istri cantikku itu tidak seperti kalian kegenitan." ucap Damar membanggakan istrinya dihadapan Josua.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2