
Dua hari kemudian, Yunisa, damar dan juga baby Carlos sudah tiba di tanah air. Josua yang sudah mendapat informasi dari Damar kalau mereka hari ini sudah kembali ke tanah air langsung menuju bandara untuk menjemput Damar dan keluarga kecilnya.
Josua menghubungi lizah untuk memberitahu kalau dirinya pergi ke bandara untuk menjemput damar dan Yunisa. Agar lizah tidak kecarian jika dirinya terlambat pulang.
Ketika Damar, Yunisa, dan juga baby Carlos sudah berada di bandara Soekarno Hatta. Damar langsung menghubungi Josua.
kring
kring
kring
Joshua mendengar suara ponsel sudah berdering Ia pun mengira kalau yang menghubunginya adalah Damar. Ia langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya untuk berbicara kepada Damar.
"Iya Bos?" Josua sudah ada di bandara."ucap Josua memberitahu kalau dirinya sudah berada di bandara.
Dari kejauhan Damar sudah melihat Josua berada di bandara, iya mengajak Yunisa dan baby Carlos menghampiri Joshua.
"Sudah lama lo bro?"
"lumayanlah menghabiskan dua cangkir kopi!"
"Serius?"
"Iya ya!" masa gitu aja bohong."
"Sudah bayar belum kopinya?"
"Belum makanya bayarin dong!"
"Miskin amat sih minta dibayarin kopi doang!"
"Seharusnya gue meminta lebih dari ini karena pekerjaan lo sudah gue kerjain. Lo pikir ngak capek apa?"
"Sudah Lo tenang saja nanti gue kasih bonus deh dan kamu aku kasih waktu libur 2 hari!"ucap Damar kepada Josua agar Joshua lebih bersemangat lagi
"Hah apa lo bilang?" kira-kira dong Bro Kamu liburannya 2 bulan sementara gua cuman 2 hari nambah dikit lagi kenapa Bro?"
"Yang bos di sini siapa?"
"Ah terserah lo lah suka-suka elu?"
"Sudah-sudah Kamu aku kasih liburan satu minggu deh enggak usah kayak gitu seperti anak kecil tahu!"ucap Damar sambil berjalan menggandeng Yunisa dan mendorong baby Walker baby Carlos.
"Gimana liburannya seru tidak?"
"Seru dong namanya juga liburan sama istri dan anak."ucap Damar membuat Josua sedikit ilfil kepada sahabatnya dan juga sekaligus bosnya.
__ADS_1
Yunisa hanya diam memperhatikan interaksi kedua sahabat itu dia hanya tersenyum sesekali. Terkadang ia memperhatikan putranya yang masih terlelap tidur di atas baby walker.
"Kita mau langsung pulang tidak?"
"Mas kita langsung pulang aja!" Yunisa sudah kangen sama Mami, papi dan juga Lita."ucap Yunisa agar mereka tidak mampir kemana-mana setelah kembali dari Paris.
"Ngikut kata istri aku aja deh kita langsung pulang saja!"
"Dasar bucin ngikut aja kata istri!"
"Namanya juga istri!" Ya kita ikutin permintaan istri kita dong bro!" kamu lagi lebih bucin sama Kak Lizah." cibir Damar kepada Josua.
"Ya sudah deh kita langsung pulang ke rumah utama!"
"Mas semua oleh-olehnya tidak ada yang ketinggalan kan?"
"Tidak kok sayang semuanya sudah masuk dalam mobil.
"Sama aku ada tidak?" Tanya Josua asal. menimpali perkataan dari Yunisa
"Entah!" Kamu tanya aja sama Mas Damar ada tidak bawa oleh-oleh buat mas."ucap Yunisa
"Bos ada tidak oleh-oleh buat aku nih?"
"Kamu santai aja semua dapat kok!"
"Asik nih dapat oleh-oleh dari Paris!"karena keasyikan ngobrol sehingga tidak terasa mereka sudah tiba di rumah utama keluarga Baskoro.
melihat cucu, menantu dan putranya keluar dari mobil yang dikendarai oleh Josua, Nyonya Rita langsung berlari menghampiri baby Carlos.
"Aduh cucu-cucu Oma..... Oma rindu sekali sayang!"ucap nyonya Rita sambil meraih baby Carlos dari gendongan Yunisa.
"Carlos juga kangen sama oma!"ucap Yunisa menirukan suara anak kecil.
Yunisa langsung memberi salam kepada Nyonya Rita dan Tuan Baskoro diikuti dengan Damar.
"Cucu Oma capek ya?"tanya nyonya Rita kepada Baby Carlos untuk berinteraksi kepada baby Carlos.
"Mami opanya dulu dong yang gendong baby Carlos. Opa kan kangen juga Sama cucu Opa baby Carlos. Nyonya Rita dan Tuan Baskoro berebutan ingin menggendong baby Carlos mengingat mereka sangat merindukan sosok cucunya.
Ditinggal selama 2 bulan liburan ke Paris membuat rasa rindu Tuan Baskoro dan nyonya Rita teramat mendalam.
"Kalian lebih baik istirahat!"Kalian pasti capek ujar Nyonya Rita kepada Yunisa dan juga Damar.
"Iya Mi?" Yunisa capek banget!"
"Ya sudah nak kalian istirahat saja biar baby Carlos Mami yang jaga
__ADS_1
"Biarkan Yunisa menyusui baby Carlos dulu mi baru nanti mami yang menemani!" ujar Yunisa kepada Nyonya Rita agar baby Carlos terlebih dahulu di susui
"Ya sudah kalau begitu kamu susui dulu deh agar istirahatmu nanti tidak terganggu."ucap nyonya Rita kepada yunisa.
"Yunisa berlalu ke kamar untuk menyusui baby Carlos. Sementara Damar mengikuti istrinya
"Mas lebih baik Mas duluan istirahat deh!"ujar Yunisa kepada suaminya
"Tungguin kamu aja deh!"
"loh kok harus nunggu Yunisa Mas?"
"Nggak enak tidur sendirian kalau tidak di samping kamu!"
"Ya sudah sebentar ya Mas!" Yunisa susui dulu Putra kita.
"iya sudah Mas tunggu aja deh di sini."
tiba-tiba nyonya Rita masuk, Ia melihat Yunisa sedang menyusui cucunya, sedangkan Damar memperhatikan Yunisa dan baby Carlos, baby Carlos sudah mulai pintar mengoceh membuat Damar semakin gemas melihat Putra semata wayangnya.
"Sayang Putra kita sudah makin pinter ya!"ucap Damar kepada Yunisa
"Iya dong Mas!" namanya juga Putra kita anak yang pintar iya kan sayang!"ucap Yunisa sambil membelai putranya yang lagi asyik menyusu.
" Ta ta.....ta ....ta." baby Carlos ngoceh membuat Nyonya Rita langsung menghampiri mereka dan semakin gemas melihat cucunya.
"Cucu Oma sudah mulai pintar ya!"ucap Nyonya Rita sambil langsung menghampiri baby Carlos.
"Iyaa Mi?" dari kemarin baby Carlos terus mengoceh iya juga sudah pintar bilang Papi
"Pi pi pi pi...."Tiba-tiba baby Carlos kembali mengoceh membuat nyonya Rita semakin gemas melihat cucunya.
"Aduh pintarnya cucu Oma!
setelah bebek Carlos merasa kenyang baby Carlos melepaskan aslinya itu pertanda kalau baby Carlos sudah kenyang. Nyonya Rita pun langsung menggendong tubuh baby Carlos sembari menepuk punggungnya agar ASI yang diminumnya turun ke dalam perut baby Carlos.
"Sudah!" lebih baik kalian tidur dan istirahat biar baby Carlos mami yang ngurus, kalian Tenang saja kan ada Mami dan baby sister!"ucap Nyonya Rita kepada Yunisa dan juga Damar. Kemudian damar dan Yunisa langsung membersihkan diri. Setelah selesai melakukan ritual mandinya Mereka pun langsung membaringkan tubuhnya di atas ranjang yang sudah 2 bulan tidak mereka tempati.
"Mas kangen juga ya suasana rumah ngak terasa rumah ini kita tinggalin selama 2 bulan Yunisa jadi kangen deh." ucap Yunisa sambil memeluk suaminya.
"Iya sayang kamu benar!" Mas juga jadi kangen bermain-main denganmu di kamar ini." ucap Damar dengan senyum licik nya
" Mas langsung yang itu-itu aja!"
"Iya dong Sayang makanya setiap melihatmu adik kecil mas langsung lancang depan!" nih kan bisa kamu rasakan sendiri." ucap Damar sambil menunjukkan ke arah adik kecilnya yang sudah mulai lancang depan.
"Ayo dong sayang kita tuntaskan dulu ini baru kita istirahat pinta Damar memelas kepada istrinya. Yunisa merasa tidak tega melihat suaminya menahan hasratnya sehingga Yunisa pun menunaikan tugasnya sebagai seorang istri.
__ADS_1
Bersambung.......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏