My Bos Cool Husband

My Bos Cool Husband
Mulai jatuh cinta


__ADS_3

Tanpa terasa malam telah tiba Damar dan Yunisa masih berada di dalam cafe. "Bang ini sudah malam kita pulang yuk." Ajak Yunisa mengingat jam sudah menunjukkan pukul 20.15.Lagian kan kita besok kerja dan tugas kuliahku juga lumayan banyak bang, Takut ngak terkejar ngerjainnya nanti." kata Yunisa


"Okey Adikku sayang"


"Ih ih jangan manggil Yunisa ke gitu ah entar Yunisa jadi geer loh bang. Nanti ada yang marah." kata Yunisa sambil nyengir.


"Memangnya aku salah manggil kamu seperti itu? Kan aku memang benar benar sayang sama kamu! Lagian siapa yang marah kalau aku manggil sayang sama kamu? kata Damar


"Hah.....diulangi lagi nanti Yunisa jadi geer loh bang....nanti kekasih tercinta Abang marah" kata Yunisa kepada Damar membuat Damar sedikit kesal kepada Yunisa


"Ih sok tau kamu, tau dari mana kamu aku punya kekasih hah?" kata Damar


Yunisa tidak menjawab. Justru hanya menaikkan bahunya.


"Jangan menuduh Abang punya kekasih, justru kamu takut kan kalau kekasihmu mendengar kalau aku manggil sayang sama kamu? kata Damar kepada Yunisa karna Damar merasa kalau Yunisa tidak nyaman kalau Damar memanggilnya sayang.


"Ih jangan asal nuduh deh ....jangankan punya kekasih, kepikiran kesana aja pun belum terlintas dipikiran aku bang." Jawab Yunisa berterus terang


"Bagus deh kalau begitu berarti Abang belum terlambat." Sahut Damar


"Maksudnya?" Tanya Yunisa


"Tau ah pikir aja sendiri." jawab Damar sembari menarik tangan Yunisa dan menggandengnya.


"Yuk kita pulang" ajak Damar


"loh tapi inikan belum dibayar bang....."


"Udah ayo tidak apa apa"


Kemudian seorang wanita berpakaian rapi datang menghampiri mereka


"Selamat malam pak Damar." sapa wanita itu sambil mengembangkan senyumnya.


"Yach selamat malam." Jawab Damar sembari tetap menggandeng tangan Yunisa.


" Apakah anda merasa puas dengan pelayanannya? tanya wanita


"Hum ....lumayan." jawab Damar dan langsung meninggalkan wanita yang merupakan meneger cafe milik Damar Vincent.


"Bang ....kok mereka seperti kenal dekat sama Abang? sudah itu tidak minta bayaran yang kita makan." kata Yunisa merasa heran

__ADS_1


"Ha ha ha ha ada ada aja kamu adekku sayang....."mana mungkin mereka meminta bayaran kepada pemiliknya sendiri, ngaco kamu ah."


" Hah....jadi cafe itu milik Abang? tanya Yunisa


"Ia adekku sayang......"


"Wah sebanyak apa sih kekayaan yang dimiliki bos ku ini? Gumam Yunisa dalam hati.


"Ayo masuk dek..."kata Damar tadi mau pulang, ini kok malah bengong? kata Damar


"Oh ia maaf bang." Jawab Yunisa sembari masuk kedalam mobil Milik Damar dan duduk disebelah Damar.


"Jalan pak...." perintah Damar kepada supir pribadinya.


"Baik tuan." jawab pak Jono


Ragu ragu pak Jono bertanya kepada


"Maaf tuan habis ini kita kemana? tanya pak Jono sedikit gugup karna dirinya takut salah ngomong sama majikannya.


"Antar Yunisa dulu ke kosnya, Habis itu kita pulang. Jawab Damar Vincent


"Ya ampun Tuhan sepertinya aku sudah benar benar jatuh cinta sama gadis kecil ini "gumam Damar Vincent dalam hati. Tapi apa dia mau, menerima saya yang umurnya beda jauh terhadapnya? tanyanya ragu


"Ah gimana ini Tuhan aku tidak sanggup kalau hatinya direbut orang lain. gumam Damar dalam hati.


Setelah melakukan perjalanan sekitar 45 menit mereka tiba di depan Yunisa, tetapi Yunisa belum juga terbangun. Merasa tidak enak untuk membangunkannya membuat Damar berinisiatif mengendong Yunisa masuk kedalam kamar kos tempat Yunisa tinggal "Manis bangat sih kamu, kamu sudah berhasil membuat hati yang membeku ini Menjadi mencair" Gumamnya sambil mencium kening Yunisa.


lalu Damar keluar dari kamar kos dan memilih untuk istirahat didalam mobil sejenak. Karna dirinya takut kalau Yunisa tiba tiba terbangun.


Setelah menunggu beberapa lama, Yunisa juga belum terbangun. Damar Vincent pun memilih untuk kembali kerumah


Tiba di rumah, Damar langsung masuk kerumah sambil senyum-senyum. Nyonya Rita yang melihat anaknya yang sedang senyum senyum jadi penasaran apa yang membuat anaknya itu sebahagia itu! "Loh nak baru pulang? Sapa nyonya Rita


"Ia mam......" Jawab Damar


Tapi kelihatannya kamu hari ini sangat senang dan bahagia nak...coba cerita sama mami apa yang membuat kamu bahagia? Tanya nyonya Rita, karna masih penasaran apa yang membuat suasana hati putranya itu jadi happy. Mengingat sudah lama nyonya Rita tidak pernah melihat senyuman putra kesayangan.


"Mami mau tau apa mau tau bangat?jawab Damar membuat nyonya Selena sedikit kesal sama putranya


"Mami Mau tau bangat loh sayang..."

__ADS_1


Mam ..... seandainya aku menikah dengan seseorang yang ekonominya tidak selevel sama kita, apa mami mau menerima dia sebagai menantu mami? tanya Damar membuat nyonya Rita sedikit heran akan pertanyaan putranya.


"Loh jadi kamu senyum senyum sendiri karna kamu lagi jatuh cinta Ya?


"Siapa wanita yang mampu mencairkan hati anak kesayangan mama ini."Tanya nyonya selena.


"Dia hanya gadis biasa mam...dan dia juga anak perantauan ke kota ini."Jawab Damar Tanpak nyonya Rita senyum melihat putranya kesayangannya bahagia.


"Mam Gimana Ya sepertinya aku lagi jatuh cinta sama gadis kecil yang lagi dekat samaku mam......"


"Gadis kecil? Maksud kamu gimana nak coba kamu ceritain sama mami. Pinta nyonya Rita agar putranya menceritakan segala sesuatu nya. Kepadanya


Begini mam.... sebenarnya pertemuan kami sih dulunya tidak sengaja, berawal karna perdebatan antara aku sama dia didalam pesawat. Sebenarnya dia masih anak anak sih dibandingkan sama aku, Tapi sifatnya itu loh mam ....dan pola pikirnya lebih dari orang dewasa seperti aku mam ....udah itu dia mandiri lagi, dan yang membuat aku jadi klepek klepek cantiknya luar biasa mam walau tanpa polesan makeup. Kecantikannya natural bangat mam.... ." Damar mengebu gebu Memuji muji gadis kecil pujaan hatinya.


"Ehum ....m..."suara deheman terdengar membuat interaksi ibu dan anak itu lansung terhenti. "Ah papi ngagetin aja gerutu nyonya Rita. Sepertinya kalian lagi asik ngobrol,lagi ngomongin apasih? Tanya Pak Baskoro. Karna penasaran melihat interaksi ibu dan anak semata wayangnya itu.


"Ngak ada apa apa pi......"jawab Damar


Tapi kok kalian sepertinya lagi bahagia? Sudah lama loh papi tidak melihat senyum dari wajah anak papi ini." kata tuan Baskoro


"Ayo ceritain sama papi apa yang membuat anak papi ini tampak happy?" tanya tuan Baskoro.


"Apa kamu lagi dapat proyek besar nak?


"Hus... papi ini dikit dikit bahas proyek," bisa ngak Pi kalau melihat anak lagi happy jangan disangkut pautkan dengan proyek"


"Loh kok papi disalahin," kan biasanya kalau Damar tanpak happy sedikit, karna dapat proyek! Ngak mungkin kan dia lagi jatuh cinta, secara cintanya sudah dibawa pergi tuh sama perempuan murahan dan tak tau diri itu.


"Masa gara gara ditinggalin wanita ngak penting itu, jadi ngak mau nikah, Ingat tuh umur sudah tua tidak muda lagi, apalagi papa sudah semakin sepuh.


"Entah sampai kapan papi sama mami menimang cucu dari kamu.


" Seperti tidak ada wanita lain lagi di dunia ini membuat putra kita ini jadi mati rasa." gerutu pak Baskoro karna dirinya sudah lama menginginkan Damar menikah dan punya anak.


Papi ini ngomong apaan sih main ngerocos aja dari tadi. Kalau tidak tau apa apa jangan ngerocos aja Pi.....suka kali buat hati anaknya jadi bad mood." Gerutu Nyonya Rita. Karna merasa tidak senang mendengar kata kata dari pak Baskoro yang mengatai putranya mati rasa.


"Ha ha ha biarin ajalah mi....."


Papi beranggapan seperti itu, yang pentingkan Damar tidak seperti itu! Kata Damar sembari mengembangkan senyumnya kepada pak Baskoro. Membuat pak Baskoro semakin penasaran akan sikap putranya yang tiba tiba tampak happy.


hai para readears yang baik dukung terus karya author Yach agar outhor lebih semangat untuk berkarya. trimakasih.🙏🙏🙏🙏🙏💓💓💓💓🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2