My Rey

My Rey
Rencana Para Pria


__ADS_3

Eiji menatap ponselnya yang di loud speaker dengan hati kacau. Papa Alex adalah orang santai, kalem tapi kalau sekalinya marah, bahaya.


"Yang ngajarin ya bang Joshua dan bang Duncan" cengir Eiji yang langsung dipukul bahunya oleh Rhea.


"Nggak usah bawa-bawa orang lain! Lusa kamu harus balik ke Tokyo! Kasih penjelasan sama Papa dan papanya Aya! Setelah itu kamu mau balik ke Jakarta sampai pernikahannya Duncan silahkan! Bahwa Aya pulang kesini sekalian!"


"Yah pa, kan tanggung cuma berapa hari juga sampai D merit."


"Pulang atau black card..."


"Iya iya, Ji pulang dah" jawab Eiji lemas.


"Duasar anak nakal! Nanti papa telpon Abimanyu supaya jewer kupingmu kalau kamu berbuat ulah disana lagi."


"Oom Abi mah baik nggak pernah jewer Eiji tapi Tante Dara pernah jewer Eiji" adu pria tampan itu.


"Bagus! Setidaknya ada yang jewer kupingmu!" Eiji memandang Rhea dengan bibir manyun.


***


Tanpa disadari Eiji, ternyata Dara, Maira dan Ayame sedang berada di sofa ruang tengah belakang kedua orang yang sedang duduk di depan grand piano.


Usai papa Alex marah-marah, ketiga wanita di belakang mereka tertawa terbahak-bahak yang membuat Eiji semakin cemberut.


"Ya ampun kasihan pacar aku yang selalu dimarahi papanya" gelak Ayame.


"Ciieee pacara nih yeee" goda Rhea.


"Aya-aya, kita tuh nggak pacaran, kita tuh dah tunangan" cebik Eiji.


"Iyain ajah deh biar hepi" senyum Ayame ke Eiji yang membuat pria itu memerah wajahnya.


"Kak, B ajah kalau dikasih senyum ma kak Aya. Muka mpe merah begitu" kerling Rhea jenaka.


"Wah Aya, rupanya Eiji bisa juga malu-malu meong gitu ya" kekeh Dara. Ibu cantik itu sangat suka rumahnya ramai dengan anak dan keponakan meskipun tidak memiliki hubungan darah, tapi dia sangat welcome kepada sepupu Duncan yang memang banyak.


Bagi Dara, mau mereka sudah berusia dua puluhan tetap saja dimatanya seperti anak kecil kalau berantem. Dara bersyukur karena mereka anak-anak yang kepribadiannya baik meskipun dari keluarga terpandang.


"Aya-aya gimana? Kita pulang lusa?" tanya Eiji.


"Iya kita pulang lusa soalnya Oom Alex kalau marah serem" kekeh Ayame. "Tante, Ayame ke Yamaha dulu ya mau urus macem-macem pasca konser semalam."


"Sama siapa kamu kesannya?" tanya Dara.


"Sama aku saja kak, lagian aku pengacara kok sekarang. Pengangguran banyak acara" ajak Maira.


"Nggak merepotkan Mai? Kakak bisa minta jemput pihak Yamaha sih."


"Nggak, santai saja. Yuk, aku antar." Maira pun berdiri lalu mencium Dara, mengambil kunci mobil dan tasnya.

__ADS_1


"Makasih ya Mai nemenin Ayame" Eiji memeluk Maira seperti kakak ke adiknya.


"Sama-sama kak. Udah latihan lagi sama mbak Rhea. Pareng Tante, yuk mba Rhea" pamit Maira.


Ayame pun mengikuti Maira, mencium Dara, memeluk Rhea. "Kakak pengen dengar permainan Rhea lho."


"Semoga segera nlanyah nanti mainnya" ucap Rhea.


"Semoga ya. Bisa kok Rhea. Ganbatte!" Kedua gadis itu saling memberi gaya semangat ala drama Korea.


"Emang kamu tahu artinya nlanyah Aya?" tanya Eiji dengan gaya meledek.


"Tahu lah. Artinya lancar. Benar kan Tante Dara?" Ayame memandang Dara.


"Benar Aya."


"Weeekkk!" Aya menjulurkan lidahnya.


"Iiihhh gemesin kalau Ayaku lagi begini pengen ta *****!" goda Eiji yang langsung membuat Aya menutup mulutnya.


Dara dan Rhea tertawa.


"Kak Aya, mau sampai kapan ribut sama kakak satu itu?" teriak Maira. "Iya, kakak kesana Mai. Permisi Tante, Rhea." Ayame diam sejenak lalu menatap Eiji "Anata."


Eiji langsung memerah dipanggil kata 'Sayang' dalam bahasa Jepang.


"Hati-hati Diajeng" bisiknya sambil memeluk Ayame yang ikut memerah wajahnya dipanggil dengan sebutan halus dalam bahasa Jawa.


"Wa'alaikum salam."


***


Duncan memegang kepalanya ketika mendapatkan dua panggilan video dari Daddynya dan Oom Alex. Keduanya memarahi Duncan karena ikut berpartisipasi bersama Javier dan Eiji membuat gegeran di rumah Abi.


"D, Daddy tahu itu rumah mertua kamu tapi kenapa semua sepupumu pada nginap disana? Apa nggak merepotkan Abi?"


"Kamu kasih tahu anak bandel itu! Oom ga mau ada drama Korea nggak jelas! Melamar anak orang seenaknya!" omel Alex.


"Dad first of all, Oom Abi dan Tante Dara nggak keberatan kalau kita-kita pada disana. Soalnya kasihan Tante Dara sepi juga di rumah nggak ada anak-anak. Second of all, semua sepupuku pada betah di rumah Oom Abi karena seperti di rumah sendiri termasuk sama ma kalian bucinnya sama istri masing-masing.


Oom Alex, kalau Eiji seperti itu ya wajar. Joshua dan aku pun sama. Aku parah, ngelamar Rey dan Oom Abi sama Tante Dara baru tahu setahun kemudian" cengir Duncan jahil.


"Astaga! Duasar anaknya Edward!" umpat Alex. "Pantas Eiji ikutan gendeng lha wong ada contohnya!"


"Lho kalau bukan anakku? Anaknya siapa? Wong aku sama Yuna ngadon tiap malam juga!" kekeh Edward nggak ada filter.


"Astagaaaaa! Dad!" seru Duncan.


"Buset Edward nih!" seru Alex.

__ADS_1


"D, kamu nanti kalau sudah menikah, beeeuuu enak man!" Edward menggoda anaknya dengan wajah usil membuat Duncan dan Alex hanya mendengus kasar.


"Untung kamu cuma maunya sama Rhea dan nggak ikutan Casanova kayak buapakmu!" komentar Alex sebal.


"Oom, aku mah kayak mommy, sekalinya jatuh cinta ya udah seumur hidup sama orang dicintai."


Alex tersenyum. "Untung ada gen Pratomo yang bikin kamu bener."


"Sialan lu Lex!" kekeh Edward.


"Oom Alex setuju Eiji sama Ayame?" tanya Duncan.


"Oom suka sama Ayame, anaknya baik, gualaknya minta ampun sama Eiji kalau udah mulai selengekan."


"Lex, lu kok bisa sih punya anak kayak Eiji? Rasanya elu ma Midori kalem-kalem saja."


"Tahu sendiri kan gen Pratomo gimana gesreknya? Aku sih nggak, Midori juga nggak tapi Eiji kena. Anak cuma satu tapi ampun dah!" keluh Alex.


"Oom, Eiji nggak pengen ambil alih perusahaan PRC group di Tokyo?" tanya Duncan.


"Nggak mau dia. Dasar seniman. Untung Keanu mau ambil alih, sekarang Ryoma sudah mau belajar sih."


"Aku dengar Joshua diminta oleh Hiro mengambil alih AJ Corp karena Mamoru lebih milih menjadi dokter bedah seperti Nabila" sahut Edward.


"Joshua sudah terlalu puyeng mengurus perusahaan IT nya dan mengajar plus si kembar. Tahu kan si kembar JM hobinya bikin gegeran sampai-sampai Miki kesal melihat kebar-baran dua putrinya. Kayaknya Yuki yang bakalan mengurus AJ Corp di Jepang bekerja sama dengan Kai yang memegang Dubai" papar Alex.


"D, rencanamu setelah menikah gimana?" tanya Edward.


"D bulan madu ke Kyoto sekalian ketemu ma saudara-saudara lalu ke London urus pekerjaan denganmu Dad, baru habis itu ke London. Kasihan George kewalahan juga."


"Jabatanmu di perusahaan Abi?" tanya Alex.


"Akan aku kembalikan soalnya aku kan sementara saja menjabat untuk kesembuhan Rhea."


"Ghani masih menolak ya?" tanya Edward.


"Kalau Ghani menolak, aku rasa aku ajak merger Oom Abi supaya tetap di tangan keluarga."


"Nanti kita bicarakan lagi. Terserah Abi mau ikut MB atau PRC group, toh kamu punya saham juga disana" ucap Edward.


"Kita lihat saja nanti Dad."


***


Yuhuuu Up Pagi Yaaaaa


Insyaallah nanti lanjut lagi


Thank you for reading and support author

__ADS_1


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2