My Rey

My Rey
Menata Keluarga - Season 2


__ADS_3

Seminggu Usai Acara Pernikahan...


Kaia didampingi Neil Blair dan Duncan Blair memberikan keterangan kepada pihak Scotland Yard dan kepolisian Dublin. Mereka meminta keterangan dari putri Duncan Blair yang merupakan pengusaha terkenal keturunan Edward Blair yang memiliki hubungan baik dengan Scotland Yard sejak jaman Duncan McGregor.


Pihak Scotland Yard sendiri antara bersyukur dan kesal kepada putri bar-bar Duncan Blair yang membuat mereka teringat bagaimana Mrs Blair juga mampu mengobrak-abrik Scotland Yard hanya gara-gara tidak becus mencari pelaku kejahatan yang hampir membunuh Dian, istri Jack pengawal Edward. Bahkan Edward sendiri membiarkan istrinya mengintimidasi kepala Scotland Yard dengan memberikan bukti pelaku.


Kedekatan klan Blair dengan pihak kerajaan Inggris pun menjadi pertimbangan mereka. Meskipun mereka ingin menangkap Louisa hidup-hidup tapi kasus kejahatannya sangatlah berat apalagi membunuh Mr dan Mrs Blair yang ikut di pesawat milik Mr dan Mrs O'Grady.


"Miss Blair, kami sebenarnya menyayangkan anda menembak mobil Mrs O'Grady hingga meledak membuat kami tidak bisa menghukum secara negara" ucap kepala Garda Siochana ( polisi Irlandia ).


"Kalian mau menghukum berapa lama? Seumur hidup? Tidak sepadan dengan kejahatannya. Keenakan dia! Kedua Oma dan Opa saya meninggal akibat kejahatannya. Kedua Oma dan Opa saya mengalami luka bakar yang cukup parah! Anda-anda semua kan tahu bagaimana kondisi mereka?" Mata biru Kaia menatap tajam ke semua orang disana.


Duncan mengelus bahu putrinya agar tidak meledak emosinya.


"Apa saya salah jika saya membalasnya 1000x lipat dari apa yang dia perbuat? Kalau saya boleh mengulanginya, akan saya ulanginya!" Wajah Kaia tampak begitu menyeramkan hingga salah seorang polisi berbisik.


"Anda mirip dengan Mrs Blair."


Kaia mendengarnya. "Karena saya memang cucunya!"


Semua orang disana pun bungkam mendengar ucapan Kaia yang dingin. Neil menarik sudut bibirnya.


Benar-benar mirip Tante Yuna.


"Mr Blair, apakah anda benar-benar akan menjadi penjamin putri anda? Tidak akan melakukan hal-hal seperti kemarin?" Wajah kepala polisi itu memucat melihat mata biru Kaia yang seperti es kutub Utara.


"Mr O'Shea, jangan khawatir. Putri saya sudah memiliki suami dan suaminya pun anda semua mengenalnya. Jadi saya jamin setelah ini tidak akan ada kejadian apapun." Semoga.


"Saya turut berdukacita sekali lagi Mr Blair, miss Blair atas kehilangan Mr dan Mrs Blair. Sekali lagi selamat atas pernikahan anda Miss Blair."


Wajah Kaia melunak setelah mendapatkan ucapan belasungkawa dan selamat atas pernikahannya.


"Terimakasih" ucap Kaia tulus.


"Ohya Mr Blair, Mr Thomas O'Grady sudah melewati masa kritis. Sempat kehilangan banyak darah namun dia survive" lapor kepala polisi O'Shea.

__ADS_1


"Hukum saja dia sesuai dengan kejahatannya. Bullsh*it kalau dia tidak tahu kejahatan istrinya" ucap Neil Blair.


"Tentu saja tuan. Pihak kejaksaan sedang menyusun kasus nya sejak lama namun bukti-buktinya sulit ditemukan dan berkat anda semua, kami bisa menghukumnya."


Setelah berbasa-basi dan menyerahkan bukti-bukti kejahatan suami istri itu ke jaksa penuntut umum, The Blair Family meninggalkan kantor polisi.


"Dengar, sayang. Sudah cukup bar-barnya ya. Kan dendamnya sudah terbalaskan hingga berapa kali lipat itu" ucap Duncan yang benar-benar kali ini merutuk mommynya yang keterlaluan memberikan ajaran bar-bar ke putrinya.


"Sudah ya sudah. Kan memang aku maunya balas dendam yang sesuai bahkan sampai gosong" kekeh Kaia santai.


"Ya Allah putriku" keluh Duncan.


"D, kayaknya Kaia salah gen deh!" kekeh Neil.


"Gennya mommy kebanyakan!" umpat Duncan.


***


Rhett menemui semua anggota keluarga O'Grady dan meminta maaf atas segala perbuatan kedua orangtuanya dan istrinya yang membuat kehebohan di hari pernikahan mereka.


"Jangan khawatir, kedua pabrik itu sudah menjadi milik istriku Kaia Blair O'Grady tapi dia memintaku untuk menjadi CEO disana membenahi semua manajamen hingga beer dan whisky kita bisa berjaya seperti dulu lagi" sahut Rhett.


Flashback...


Dua hari setelah pernikahan, Kaia dan Rhett beserta Duncan dan Neil membahas soal dua pabrik besar yang menjadi kebanggaan klan O'Grady. Kaia sendiri tidak terlalu paham akan beer dan whisky karena dia tidak suka minuman seperti itu.


"Aku nggak paham soal beer atau pun whisky, Pi. Kalau soal kwalitas teh wasgitel, naaaahhh Kai baru bisa ngomong" cengir gadis itu.


"Jadi maunya kamu gimana, sayang?" tanya Rhett menatap wajah istrinya. Kaia dan Rhett sepakat untuk menunda malam pertama sampai masalah di Dublin selesai dan mereka kembali ke New York.


"Kamu jadi CEO nya di O'Grady Beer Co dan O'Grady Whiskey Co. Itu kan perusahaan keluarga kamu jadi kamu yang berhak mengurusnya. Aku sama papi cuma membantu saja" jawab Kaia enteng.


"Mbak Kaia mending dikasih soda gembira daripada beer" sahut Aidan yang tiba-tiba ikut menimbrung.


"Aidan, kamu jadi pemasok saja beer dan whisky Rhett untuk di semua bar milik keluarga kita" usul Duncan.

__ADS_1


"Aku harus menunggu kwalitas beer dan whisky O'Grady naik range dulu papi. Jika kwalitas nya sudah seperti dulu, akan aku pasok ke bar milik kita" sahut Aidan yang dikenal chef perfeksionis.


"Akan aku naikan kwalitas nya Ai."


"Berapa lama?" tanya Aidan.


"Kasih waktu aku enam bulan untuk membuktikan kwalitas beer dan whisky aku."


"Oke. Enam bulan kemudian, beri sampel padaku dan akan aku seleksi apakah bisa masuk ke bar kami."


Rhett mengulurkan tangannya ke Aidan. "Deal!"


Flashback End...


Rhett memaparkan semua rencananya agar beer dan whisky O'Grady bisa jaya seperti dulu.


"Aidan Blair memiliki banyak bar dan restoran di Inggris Raya bahkan di Dublin sendiri dia memiliki dua bar. Aku sudah melakukan perjanjian akan memberikan sampel beer dan whisky kita enam bulan lagi. Jika kwalitasnya sesuai dengan permintaan Aidan, kita bisa menjadi distributor beer dan whisky untuk bar dan restoran milik MB Enterprise di seluruh Inggris Raya." Rhett menatap ke semua orang disana


"Karena itulah, aku meminta dengan penuh hormat kepada kalian semua, anggota keluarga O'Grady, untuk bekerja sama mengembalikan kejayaan pabrik beer dan whisky kita."


"Soal modal, jangan khawatir. Mertuaku sudah memberikan pinjaman modal jadi tidak ada alasan untuk kita tidak bisa memproduksi beer dan whisky kwalitas premium."


Para anggota klan O'Grady sangat antusias dengan rencana-rencana Rhett ditambah mereka melihat sendiri bagaimana tangguh nya Kaia dan betapa seramnya istri Ketua klan O'Grady itu.


***


Yuhuuu Up Malam Yaaaa


Kalau nggak khilaf, ya sambung nanti


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2