
Pernikahan Eiji dan Ayame berlangsung ramai meskipun di media sosial muncul #haripatahhati karena Eiji merupakan artis terkenal di Jepang meskipun hanya seorang pianis tapi wajah tampan dan kepribadiannya yang menyenangkan, membuat banyak cewek-cewek menggilainya.
Keduanya menikah dengan adat Jawa yang membuat semua keluarga surprise meskipun tidak lengkap tapi membuat para tamu undangan terhibur apalagi saat acara membasuh kaki Eiji.
"Yang bersih ya nyuci kakinya kakangmas" goda Eiji yang sontak membuat para keluarga terbahak dan wajah Ayame yang ayu menjadi merah padam.
"Ya ampun tuh bocah! Acara sakral begini masih bisa Gesrek!" omel Mamoru yang datang bersama Ingrid tunangannya.
"Namanya juga Eiji, Mas" ucap Ingrid, bule asal Belanda yang masih ada keturunan Indonesia. Ingrid lebih muda dua tahun dari Mamoru dan dia sama-sama dokter bedah seperti Mamoru.
Semenjak bertemu dengan putra Hiro itu, Ingrid lebih banyak belajar tentang budaya Jawa karena tahu mama Shanum orang Jawa. Ingrid pun tidak malu memanggil Moru dengan sebutan 'mas'. Bahkan dia memutuskan menjadi mualaf dan belajar memakai hijab. Mamoru senang bukan kepalang melihat calon istrinya benar-benar seperti itu.
*Yang penasaran sama kembarannya Miki Al Jordan, Eike kasih visualnya*
Hiro dan Shanum pun menyukai calon menantu mereka yang santun dan halus tutur bahasanya meskipun orang Belanda yang tinggal di Amsterdam tapi tidak mengikuti kehidupan bebas disana.
Abi dan Dara menikmati acara pernikahan slengean khas Eiji dan semua orang disana pun sangat berbahagia bisa berkumpul kembali, melanjutkan tali silahturahmi dengan keluarga besar.
***
"Assalamualaikum" sapa Ingrid kepada para sepupu perempuan Mamoru.
"Wa'alaikum salam. Monggo mbak Ingrid" Miki mempersilahkan calon kakak iparnya duduk dengan mereka.
Di meja besar sudah ada Miki Al Jordan Akandra, Rhea Blair, Valora Arata, Rain Reeves dan Savitri Pratomo.
"Maaf saya baru bisa datang ke acara keluarga besar kalian karena kesibukan di rumah sakit."
"Nggak papa mbak, kita-kita semua disini maklum kok" senyum Miki.
Keenam wanita cantik disana saling berkenalan dan Ingrid terkejut mendengar mereka semua memilih profesi yang berbeda dan tidak masuk perusahaan keluarga.
"Jadi Rhea juga pianis kayak Eiji?" tanya Ingrid.
"Iya aku pianis mbak. Kak Eiji yang membantu melatih lagi pasca kecelakaan."
"Savitri seorang guru?" tanya Ingrid lagi. Savitri hanya mengangguk.
"Iya Grid, aku guru konseling sama seperti Tante Dara. Ternyata asyik ya jadi guru konseling. Aku tadi sempat ngobrol sama Tante Dara" ucap Savitri sembari menatap Rhea.
__ADS_1
"Ngobrol saja sama mommy, Vit. Mommy mungkin sudah lama nggak kerja tapi ilmunya masih ada" sahut Rhea sambil mengusap perutnya.
"Ternyata D tokcer juga ya. Tiga bulan langsung isi" kekeh Valora.
"Gimana nggak tokcer, hampir tiap hari kok" timpal Rhea yang langsung menutup mulutnya. Para wanita cantik disana langsung terbahak kecuali Rain Reeves yang hanya bingung menatap sepupu-sepupunya.
"Masih ada jones disini, Rheaaaa" kekeh Miki.
"Memang apa yang setiap hari?" tanya Rain polos.
"Astaga Rain! Kamu tuh seumuran aku tapi kok nggak mudeng sih" gelak Valora.
"Rain kan beda sama kamu Lora, dia lebih fokus dengan bisnis kuliner nya" ucap Miki sambil mengusap bahu sepupunya yang pendiam itu.
"Apa kalian kalau kumpul begini, akan selalu ribut seperti itu?" tanya Ingrid sambil menunjuk kumpulan para cogan yang bercanda sambil acara saling memiting.
"Yup. Kamu akan tahu kalau besok menikah dengan Moru. Aku sarankan, lebih baik acaranya dilakukan di aula olahraga karena akan penuh dengan kekacauan" kekeh Miki.
"Nggak sekalian di stadion bola mbak? Gimana kalau di Old Trafford? Aku bisa minta tolong Opa sih kalau mau" saran Valora.
"Lha kalau Moru menikah di Belanda, mending di stadionnya Ajax Amsterdam saja" sahut Rhea.
Ingrid terpana. "Ini aku yang berencana menikah, kenapa kalian jadi heboh?"
"Astaghfirullah" ucap Ingrid sambil tertawa.
***
Duncan asyik ngobrol dengan para sepupu-sepupu tampannya. Seperti biasa, kekacauan pun terjadi dan siapa lagi yang jadi korban kalau bukan Eiji.
Setelah keduanya berganti pakaian pengantin yang lebih santai, mereka membaur dengan para tamu undangan karena konsepnya adalah garden party di sebuah villa di pinggiran kota Tokyo milik keluarga Al Jordan.
Ayame tampak cantik mengenakan gaun pengantin internasionalnya yang desainnya memudahkan dia berjalan menemui para tamu. Rambutnya yang tadinya sanggul jawa, sudah hilang menjadi style Cepol bahkan kerokan rambut untuk paes bisa ditutup. Eiji mengganti tuxedonya menjadi suit yang lebih santai.
Para cogan itu menunggu sepupu durjana mereka datang menghampiri lalu ramai-ramai memberikan sparkling paper ke pria tampan itu.
"Diajeng Aya-aya! Lihat ini apa yang mereka lakukan ke kakangmas!" teriak Eiji dramatis.
"Reseh lu!" Ryoma dan Masayuki malah memiting Eiji sedangkan yang lain malah mengeplak punggung lebar pria tampan itu.
"Diajeng? Seriously Ji! Lu manggil Ayame itu?" tanya Duncan sambil menyesap fruit punchnya.
__ADS_1
"Iyalah! Emang lu doang yang punya panggilan sayang ke Rey?" sahut Eiji jahil.
"Woi! Cuma gue yang boleh manggil Rey ke Rhea!"
"Ish, calon Daddy judes amat! Gue doain anak lu sama gesreknya ma gue!" cengir Eiji.
Duncan langsung lari ke tempat Rhea duduk dimana Ayame juga sedang berada disana.
"Kenapa bang?" tanya Rhea bingung melihat suami tampannya panik dan lari ke arahnya.
"Amit-amit! Amit-amit! Amit-amit!" bisik Duncan sambil mengelus perut Rhea.
"Hah? Abang kenapa?"
Duncan baru menyadari banyak pasang mata yang memandangnya bingung.
"Abang lagi berdoa supaya anak kita nggak ketularan virus gesreknya Eiji" ucap Duncan polos. Sontak para wanita disana tertawa terbahak-bahak.
"Astaghfirullah abaaaannnggg!" gelak Rhea sambil memeluk suaminya. "Kalau memang ada gen gesrek aku nggak heran, sayang. Abang ada gen Pratomo, terus Daddy pun juga sama resehnya. Jadi nggak usah julid sama kak Eiji."
"Sebentar ya ibu-ibu" ucap Ayame yang langsung menuju tempat suaminya sedang bercengkrama dengan saudara-saudaranya. Tiba-tiba kuping Eiji kena jewer oleh Ayame yang sedang memarahinya. Entah apa yang diucapkan oleh wanita cantik itu tapi semua sepupunya tertawa terbahak-bahak.
"Astaga! Kak Ayame ketularan bar-barnya keluarga kita" kekeh Valora.
Melihat istrinya marah-marah, Eiji langsung merengkuh tubuh langsing Ayame dan menciumnya di depan orang banyak.
Sontak semua orang di sana ramai bersorak melihat kelakuan pria slengean itu. Usai memberikan ciuman yang dalam, wajah Ayame merah padam sedangkan Eiji nyengir bahagia.
"Aku nggak kebayang besok anak mereka seperti apa kelakuannya" ucap Duncan.
"Yang jelas lebih parah dari si kembar ku" timpal Miki sambil tertawa.
Yang kangen sama pasangan Miki Al Jordan dan Joshua Akandra
***
Yuhuuu Up Pagi Yaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote n gift
__ADS_1
Tararengkyu ❤️🙂❤️