My Rey

My Rey
Terbongkar - Season 2


__ADS_3

"Mbak Kaia, itu cowok siapa sih? Julid amat!" ucap Bryan sambil melirik judes.


"Eh bocil! Yang kamu peluk itu calon istri gue!" ucap Rhett.


"Mbak yakin mau nikah sama orang kayak gitu?" tanya Bryan ke Kaia.


"Nggak yakin juga sih Bry" ucap Kaia yang terkena pelototan Rhett.


"Bryan! Tolong bantu papa dan kak Levi menyusun komputer!" panggil Abian dari balik sebuah pintu besi.


"Baik pa. Eh Mr O'Grady, jangan macam-macam sama mbakku ya!" Bryan memberikan peringatan dengan menunjukkan jari telunjuk dan tengahnya eye to eye ke Rhett sebelum masuk ke ruangan sang papa.


Kaia terkikik melihat perilaku adiknya. Rhett pun duduk di sebelah Kaia menggantikan posisi Bryan tadi.


"Apa apaan sih adikmu itu!" omel Rhett sembari menyangga kepalanya dengan tangannya di kepala sofa.



"Kenapa Mr Rhett Butler? Jealous?" kerling Kaia.


"Sangat!" ucap Rhett lugas yang membuat Kaia terkejut lalu tertawa pelan. Gadis itu lalu mencondongkan tubuhnya ke Rhett. "Really?" bisik Kaia yang membuat Rhett membeku.


"Astaga Z! Jangan seperti ini" bisik Rhett dengan suara serak.


"Kenapa?" tanya Kaia sambil menatap Rhett dengan mata birunya yang dia kerjap-kerjapkan.


"Karena aku ingin menindihmu" balas Rhett dengan suara nyaris tercekik. Sumpah demi apapun! Z mirip seorang peri penggoda.


"Kamu kira aku kasur apa? Main tindih!" Kaia pun berdiri meninggalkan Rhett yang masih harus mengatur nafasnya.


Astaga, astaga! Putri Duncan Blair benar-benar wanita berbahaya! Rhett benar-benar seperti naik rollercoaster untuk jantungnya.


"Kamu kenapa Rhett?" tanya Kaia polos sambil membawa kotak pizza dan dua botol coke.



"Kamu itu berbahaya Z. Bahaya buat jantungku" umpat Rhett.


"Masa?" Kaia menatap Rhett dengan wajah polos.


Rhett melotot ke arah Kaia. "Malam ini juga aku telpon papimu buat siapin penghulu, Z!"


Kaia terbahak. "Come on Mr O'Grady, masa baru digoda begitu saja sudah heboh ngajak nikah?"


"Kamu tidak tahu damage yang kamu hasilkan!" Rhett mengambil ponselnya dan menelpon Duncan yang membuat Kaia terkejut tidak percaya pria ini nekad menelpon papinya.


"Wa'alaikum salam Mr Blair" sapa Rhett setelah Duncan menerima panggilannya.


"Ada apa Rhett? Bukannya kamu bersama Abian di Boston?" tanya Duncan.

__ADS_1


"Benar Oom, kami eh maksud saya Z eh ... Kaia menemukan sebuah ponsel yang disembunyikan di dalam pesawat." Rhett memandang Kaia yang sedang menggigit pizza. Kok aku malah ingin menggigit bibirnya Z ya.


"Sekarang ponselnya dimana?"


"Diselidiki oleh Levi, Oom Abian dan Gary."


"Kamu sama siapa Rhett?"


"Dengan putri anda Mr Blair."


"Baiklah. Kapan kamu akan melamarnya...lagi?" kekeh Duncan terdengar oleh Kaia yang membuatnya langsung tersedak. Rhett menepuk-nepuk pelan punggung gadis itu.


"Pappiii!" teriak Kaia dengan suara serak akibat tersedak. "Aku beresin urusan ini dulu!"


"Berarti urusan ini selesai, kita nikah kan Z?" cengir Rhett yang membuat Duncan terbahak.


"Hah? Lho kok? Eh? Nggak gitu jugaaaaa!" jerit Kaia.


Rhett mencium pipi Kaia gemas.


***


Kaia masih menatap jutek ke arah Rhett yang tersenyum simpul penuh kemenangan. "Kamu sendiri lho ya yang bilang 'Aku beresin urusan ini dulu' artinya setelah kita mengungkapkan misteri kecelakaan ini, kita menikah lah Z."


"Haaaiissshhhh!" Kaia mengacak-acak rambut pirangnya yang tebal.


"Z! Jangan diacak-acak gitu! Nanti dikira aku berbuat tidak se*nonoh sama kamu!" Kaia mendelik tajam.


Rhett semakin usil menggoda gadis cantik yang sudah membuatnya jungkir balik sejak pertama kali bertemu.


"Meskipun kakekku belum melihat kamu seperti apa, tapi beliau sudah tahu jodoh terbaik aku" senyum Rhett.


"Oh my God! Mr O'Grady, sejak kapan kamu jadi gampang menggombal mukiyo?"


"Hah? Gombal mukiyo? Oh come on Miss Kaia Zanitha Giandra Blair, aku tuh nggak ngegombal yaaaa. Serius ini!" Rhett menatap wajah Kaia dengan ekspresi serius.


Kaia terbahak melihat wajah Rhett. "You're so funny, Mr O'Grady."


"Well, I can be your lover, your husband, your clown and your partner. Paket lengkap kan Z?" Rhett bersidekap dengan pedenya.


"Astaga Rhett. Dasar bule Irlandia!" Kaia menggelengkan kepalanya.


"Kai! Rhett!" Suara Levi membuat keduanya menoleh. "Sini, ada yang ingin aku perlihatkan."


Rhett dan Kaia berjalan masuk ke ruangan Abian.


***


Kaia dan Rhett masuk ke ruang komputer Abian yang terdapat high performance computing ( HPC ) di dalamnya selain dengan banyak komputer dan layar monitor disana.

__ADS_1




"Wow!" ucap Rhett. Meskipun dirinya punya HPC tetapi dirinya jarang masuk kesana. Semua sudah diatur oleh tim IT nya.


"Aku sudah membongkar isi ponsel yang kamu temukan Kai. Benar dugaan kalian berdua, inilah device yang membuat jam pesawat hingga sinyal pesawat di hack oleh seseorang yang berada di darat." Abian menatap sendu ke arah Kaia. "Pesawat mereka benar-benar di hack hingga dibuat rusak dan malfungsi."


"Mbak Kaia, ini benar-benar pembunuhan" ucap Bryan.


Kaia langsung lemas. How could they! Teganya! Rhett langsung menopang tubuh Kaia. Meskipun gadis itu sudah berusaha tegar tapi mendengar ucapan Oom nya, tetap membuatnya hancur.


"Apa sudah diketahui siapa?" tanya Kaia.


"Maaf Oom Abian, bagaimana caranya?" tanya Rhett penasaran. "Sorry baby, aku ingin tahu bagaimana kinerjanya." Kaia mengangguk.


Abian menunjukkan bagaimana caranya. "James sudah kusuruh ke pesawatmu Rhett dengan membawa ponsel yang sudah Oom program sama dengan ponsel ini."


"Pesawat mu Gulfstream G650 kan Rhett?" tanya Abian yang dijawab Rhett dengan anggukan.


Abian membuka program dan tampak bagaimana dia berhasil masuk ke ruang kokpit pesawat Rhett.


"James ada disana" Levi menunjukkan ponsel James yang merekam pesawat Rhett secara live di sebuah layar monitor.


"Lihat ini Rhett. Oom jamming sinyal pesawatmu dengan ponsel yang diletakkan James disana lalu ... Voila! Semua kontrol pesawat mu sudah Oom kuasai!" Abian berhasil menyalakan mesin pesawat padahal kondisi pesawat Rhett kosong, tidak ada pilot disana apalagi sekarang malam hari. James di bandara hanya ditemani oleh petugas bandara.



"Tuan Abian! Mesin pesawatnya menyala!" teriak James.


"Oom bahkan bisa menerbangkan sekarang juga Rhett" ucap Abian yang kemudian mematikan mesin pesawat milik Rhett.


"Astaghfirullah Al adzim." Kaia tidak henti-hentinya beristighfar. Rhett memeluk Kaia yang tampak shock. "Jahatnya mereka!"


"Siapa yang melakukan? Apakah Rich?" tanya Rhett.


"Bukan Richard O'Grady, Rhett dan kamu tidak akan percaya siapa yang melakukannya" jawab Levi.


"Siapa?"


***


Yuhuuu Up Siang Yaaaa


Maaf nanggung ( kabur mau ngepel rumah dulu )


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


FYI, kejadian ini pernah terjadi di Amerika Serikat ketika seorang anak tidak sengaja menghack pesawat Boeing bahkan sempat dijadikan salah satu episode serial tv FBI Most Wanted. Jadi semakin canggih teknologi semakin banyak orang jahat yang menyalahgunakan.


__ADS_2