My Rey

My Rey
Jahil Kok Turunan


__ADS_3

Rhett rasanya pengen mencium bibir Kaia sampai bengkak saking kesalnya. Sialan Kaia! Main pulang tanpa menunggu aku!


Jempolnya gatal ingin komentar tapi dia melihat banyaknya komentar keluarganya.


Rhea Blair : Save flight sayang.


Duncan Blair : Papi perjalanan pulang.


Arya Ramadhan : Wuuiihhhh naik pesawat punya Oom Joshua.


Josephine Akandra : Save flight Dad dan semua.


Marissa Akandra : Dad, jangan lupa oleh-oleh. Buat cucu ini 😁😁😁


Kaia, Levi dan Arjuna menatap Joshua. "Mbak Marissa hamil?" seru mereka bertiga.


Joshua tersenyum. "Udah pantes kan jadi Ogan kayak Oom Abi."


Keempatnya tertawa bersama. "Selamat ya Oom jadi Opa Ganteng."


"Sudah berapa bulan?" tanya Kaia.


"Jalan delapan Minggu. Alhamdulillah. Jo yang belum hamil tapi Oom sama Tante Miki santai saja kan mereka baru nikah setahun juga."


Josephine menikah dengan Mario Bianchi yang ternyata memiliki saudara kembar bernama Marco yang jatuh cinta dengan Marissa. Akhirnya sepasang gadis kembar menikah dengan pria kembar.


Kedua saudara kembar Bianchi adalah pengusaha otomotif yang membuka cabang di Tokyo dan Josephine adalah desainer interior. Mario jatuh cinta dengan gadis judes itu, sedangkan Marco tidak sengaja bertemu dengan Marissa di toko pastry yang dibangunnya bersama sang mommy Miki.


***


"Rhett komentar nih Kai" celetuk Levi.


Kaia melihat ponselnya dan tertawa terbahak-bahak.


Rhett O'Grady : How could you Z!


Levi dan Arjuna menatap jahil ke Kaia.


"Nah lho, anak orang lu kerjain Kai" kekeh Levi.


"Emang dia anak orang?" kerling Kaia jahil.


"Astaga Kaiaaa!" gelak Arjuna.


***


Rhett menunggu komentar Kaia tapi tidak ada jawaban sama sekali malah sepupunya yang heboh menanyakan siapa dirinya yang masuk ke dalam Instagram big family.


Mampus! Malah saudara-saudaranya yang heboh!


Rhett lalu DM ke Kaia.


*Kamu ngapain pulang nggak nunggu aku?


Memang kamu siapa? Aku belum pesan taxi pesawat.

__ADS_1


Damn it Z! Awas kalau ketemu!


Mau apa? Jangan marah-marah Mr Butler, nanti kerutannya tambah banyak*.


Rhett tersenyum sendiri membaca DM dengan Kaia.


Benar-benar rasanya pengen aku cium kamu!


Silahkan kalau berani!


"Whoah! Dia nantang!" seru Rhett. "Benar-benar cewek menarik!"


Tenang saja, aku sudah mendapatkan ijin dari Papi Duncan.


Rhett menunggu balasan dari Kaia tapi tidak ada pesan masuk.


Ting


Rhett buru-buru membuka ponselnya.


Jauhi Kaia, O'Grady!


Rhett melotot. Arjuna Samudera. Brengsek! Aku lupa pria itu! Tapi bagaimana dia tahu Instagram Kaia?


Rhett mencari-cari nama Arjuna dan dia menemukan sebagai followers dan di following oleh Kaia tapi tidak ada profile picture nya serta akunnya di private.


Brengsek!


***


Tapi demi mengerjai Rhett, setelah mengirimkan DM dia langsung memprivate akunnya.


"Kalian tuh usilnya kayak anak SMA deh" ucap Joshua.


"Soalnya kami mau tahu sampai seberapa kuat Rhett mengejar Kaia." Levi tersenyum.


"Kalian tuh memang generasi keempat yang nggak beda jauh dengan generasi Oom. Sama rusuh dan gesreknya, apalagi papamu Eiji."


Joshua bercerita tentang keluarga besar mereka, bagaimana saling membantu sama lain apalagi pada saat Rhea kecelakaan, Rain hampir meninggal, perseteruan Opa Edward dan Ogan Abi, bucinnya Opa Hiro dengan Oma Shanum, rusuhnya Opa Jammie dengan Oma Vivienne.


Kaia, Levi dan Arjuna tidak pernah bosan mendengar kehidupan keluarga besarnya karena dari sana, hubungan mereka dengan para sepupu lainnya saling terjaga seperti tradisi keluarga keturunan Pratomo. Keluarga adalah segalanya.


***


Duncan menatap ketiga orang di hadapannya. Mata birunya tampak tajam melihat satu persatu Kaia, Levi dan Arjuna.


"Kalian tuh umur berapa sih?" Duncan tidak habis pikir gen jahil keluarga Pratomo ternyata masih tersisa.


"Udah Akil balik Oom, udah sunat juga" jawab Levi asal.


Duncan melotot. "Levi Anthony Reeves!"


Levi nyengir tanpa dosa. Duncan menghela nafas panjang. "Duasar anaknya Eiji!"


"Kaia, Rhett itu rekan bisnis papi dan kamu bakalan sering ketemu dengannya. Jangan bikin malu papi dong! Dikira papi nggak bisa didik kamu!" Duncan menatap Arjuna. "Kamu juga Jun! Bisa-bisanya ngadi-ngadi jadi pacarnya Kaia?"

__ADS_1


"Lho Oom, kan biar kita tahu sejauh mana Rhett bisa mengambil hati Kai. Kalau nggak bisa, berarti nggak lolos masuk anggota keluarga dong! Contoh mbak Josephine. Bang Mario dihajar ma kakak ku yang tukang pukul juga tetep mau. Mbak Marissa apa kabar? Mulut bon cabe LV 100 ajah, bang Marco tabah!"


"Jangan samakan Rhett dengan duo M itu! Mereka saja yang bucin duluan sama duo JM!" sergah Duncan.


"Lho Oom, apa Oom tahu kalau Rhett udah bucin duluan lho cuma dia aja masih pengsan" gelak Levi.


Joshua dan Rhea hanya tertawa melihat ketiga orang yang sebenarnya sudah bukan ABG lagi diomeli oleh Duncan.


"D, sudahlah. Kapan lagi kita pusing begini? Sudah lama kan kita kurang kehebohan seperti jaman kita dulu" kekeh Joshua.


"Ya ampun Josh, rasanya aku bertambah tua" keluh Duncan sembari memegang pelipisnya.


"Papi kan memang sudah tua. 50 tahun lebih pula" gumam Kaia.


"Papi dengar itu Kaia! Range Rover grounded seminggu!"


"Papiiii !!!"


***


Duncan dan Rhea sekarang berada di kamar mereka sembari pillow talk seperti biasanya.


"Kamu tahu Rey. Papa Abi pernah bilang kalau memiliki anak perempuan itu jauh lebih pusing meskipun papa Abi tahu kamu selalu aku jaga."


Rhea memeluk suaminya yang semakin tambah beruban brewok nya.


"Aku mah perkecualian tapi kita lihat Rain dan Valora. Mereka punya dramanya sendiri dan Kaia juga punya dramanya sendiri."


"Rhett memang sudah minta ijin padaku untuk mengejar Kaia dan aku sebagai ayah salut dengan keberanian Rhett yang tanpa tendeng aling-aling langsung meminta ijin padaku. Jadi ingat pada saat aku dulu."


"Abang tuh nggak minta ijin tapi langsung main klaim" kekeh Rhea. "Beda bang."


"Kalau nggak gitu, nanti kamu diklaim pria lain" cengir Duncan.


"Apakah Rhett oke bang?"


"So far di bidang bisnis oke, Rey. Kepribadian, Abang melihat dia pria yang bisa bertanggungjawab. Jujur Abang takut kalau Kaia mendapatkan suami yang hanya melihat embel-embel nama keluarga bukan Kaia sendiri."


"Doaku itu bang, semoga Kaia dapat suami yang seperti Abang. Setia dan cinta sama pasangannya seorang."


"Abang kan limited edition" gelak Duncan.


"Kalau mama Yuna masih ada, bisa-bisa Abang dimasukkan ke museum."


Duncan terbahak. "Kamu tahu, dulu Daddy juga hampir dimasukkan ke museum saking antiknya."


Rhea terbelalak. "Astaghfirullah mama."


***


Yuhuuu Up Sore Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2