My Rey

My Rey
Langkah Ketiga - Season 2


__ADS_3

Thomas dan Louisa tidak menyangka Duncan Blair akan melakukan pernikahan putrinya dengan Rhett O'Grady hari Sabtu besok. Sabtu besok karena hari ini adalah hari Jumat. Bagaimana bisa mendadak seperti itu. Louisa panik karena dia belum sempat membersihkan semua data di HPC yang dia pasang di mansion.


Telepon di ruang kerja Thomas pun berbunyi.


"Halo? ... AAAPPAA?!" teriak Thomas. "Ya sudah! Terserah mereka melakukan apa!" Thomas membanting telponnya. Wajahnya tampak kesal.


"Apa? Ada apa?" tanya Louisa penasaran.


"Mansion kita didatangi para pekerja untuk acara menikah besok baik dari pihak catering dan interior."


"AAAPPAA?" Louisa sudah mau pergi ke mansion namun dicegah Thomas. "Biarkan saja. Yang penting kita sudah mendapatkan uang dari Duncan."


"Tapi kamu kan tahu disana ada ruang kita, sayang" ucap Louisa panik karena tidak menyangka akan secepatnya Duncan bertindak.


Suara ketukan di pintu terdengar dan tak lama masuklah sekretaris keduanya.


"Tuan, nyonya. Ini koper berisikan baju-baju tuan dan nyonya untuk menginap di hotel. Tadi tuan Blair mengatakan akan mengambil alih mansion untuk persiapan pernikahan putrinya. Di amplop ini ada kunci hotel buat anda menginap."


Thomas dan Louisa melongo tidak percaya.


FUUUUUCCCCKKKKK!!!


***


Dua jam usai pesawat milik Duncan mengantar bossnya ke Dublin, Aidan dan James menyusul ke Irlandia membawa semua perlengkapan bahkan mobil catering miliknya sudah berangkat menuju Dublin pagi-pagi sekali.


Kaia dan Rhea pun dalam perjalanan menuju Dublin bersama dengan Abian, Bryan dan Levi yang sudah wisuda menggunakan pesawat milik Rhett O'Grady. Perjalanan dari Boston adalah enam jam non stop dan pesawat Rhett mampu melakukan hal itu.



Sore hari mereka semua sudah berkumpul di mansion milik Rhett yang sudah mengganti semua pelayan disana dengan para pengawal milik Gozali. Mereka semua menyisir ke semua ruangan.


Duncan juga meminta bantuan Scotland Yard yang mengirimkan beberapa anak buahnya terbaik untuk ikut menyamar bersama para pengawal Gozali dan pengawal Aidan Blair.


Kabar Kaia dan Rhett akan menikah mendadak membuat Elang dan Arjuna terkejut. Keduanya lalu meminta penjelasan kepada Duncan dan Aidan. Duncan pun menceritakan apa yang terjadi dari dalam mobilnya karena dia masih belum merasa aman di mansion Rhett.


"Kamu membutuhkan apa D?" tanya Elang.


"Kalian bisa datang saja kemari bersama Rain dan Arjuna. Bawa pengawalmu karena feeling ku mengatakan besok akan terjadi kerusuhan."


Elang dan Arjuna pun mengangguk. "Sudah waktunya mereka membalas perbuatannya."

__ADS_1


"Oom, jika Kaia ingin menghabisi, jangan dihalangi." Arjuna menatap Duncan dengan senyum licik.


"Oom mungkin tidak menghalanginya, entah kalau Tante Rey" cengir Duncan.


Arjuna dan Elang terbahak mengingat istri Duncan Blair yang bisa merepet seperti komet Halley kalau mengomel.


***


Abian dan Bryan berjalan ke area belakang mansion dan melihat sebuah paviliun yang tampaknya tidak digunakan lagi hanya saja mereka berdua tahu bahwa suara mesin HPC sangat spesifik apalagi kedua ayah dan anak itu setiap hari berurusan dengan mesin itu di rumah mereka.


"Pa? Menurut papa disini?" tanya Bryan.


"Kayaknya" Abian meneliti jika ada jebakan Batman. Wajah tampan pria berkacamata itu tersenyum melihat adanya jebakan jika yang masuk bukanlah Louisa atau Thomas.


"Bry, hack deh!" tunjuk Abian ke sebuah scanner yang terdapat di dekat pintu masuk paviliun. Bryan nyengir bahagia. Kapan lagi papa kasih ijin nge hack.


Bryan mencari main power paviliun itu lalu menyambungkan dengan peralatannya dan memunculkan di tab nya. Hanya dalam waktu kurang dari lima menit, pintu paviliun itu bisa terbuka. Abian memanggil Duncan, Rhett dan Superintendent Richard Hammond dari Scotland Yard untuk melihat isi dari paviliun.


"Astaghfirullah!" ucap Duncan ketika melihat HPC besar dan banyak terdapat disana.


"Apakah Mr Smith bisa mencari bukti-bukti disana?" tanya Richard Hammond.


"Saya akan bergadang dengan Bryan dan Levi" cengirnya ketika melihat Levi dan Kaia datang.


"Kita mulai bekerja disini Bry dan Levi. Oom akan mengirimkan ke Oom Joshua dan Oom Yuki. Mereka akan membantu kita dari Tokyo." Abian tanpa menunda langsung membuka laptop nya begitu juga dengan Bryan dan Levi.


Suara ponsel Kaia berbunyi dan tampak nama Kris Ruiz disana.


"Assalamualaikum Kris" sapa Kaia.


"Wa'alaikum salam. Mbak, mana Oom Abian?" tanya Kris, pria keturunan latin dari sang ayah. Arjuna dan Kris hanya beda beberapa bulan saja. Ketika Rain menikah dengan Elang, Valora sedang hamil Kris dan Kristal.


"Sebentar" Kaia berjalan menuju Abian. "Oom, Kris Ruiz anaknya Valora" ucapnya sambil menyerahkan ponselnya.


"Ya Kris?" tanya Abian. "Hah? Siapa yang bilang?... Astagaaaaa!" kekehnya setelah mendengar ucapan Kris. "Boleh! Bantu kami ya." Abian menyerahkan ponsel Kaia ke pemiliknya.


"Kris kenapa Oom?" tanya Abian.


"Kris, Kristal akan membantu dari New York sedangkan Fuji dari Amsterdam."


"Asyik, makin banyak makin cepat carinya!" seru Bryan.

__ADS_1


Rhett melongo. Siapa itu Kris? Kristal? Fuji?


"Tenang mereka sepupuku, Kris dan Kristal kembar anaknya Oom Raymond Ruiz dan Tante Valora, hacker, martial art dan biang kerok. Fuji adalah anak dari Oom Mamoru, calon dokter jantung, hacker, adventurer dan atlet Kendo." Kaia menepuk bahu Rhett geli.


"Oh. Tapi aku iri dengan kedekatan keluarga kalian, tidak seperti keluargaku" ucap Rhett sambil memeluk Kaia dari belakang.


"Well, kan kamu nanti jadi bagian keluarga ku" ucap Kaia polos.


"Berarti besok acara nikahannya beneran kan Z? Bukan karena mau menangkap penjahat saja bukan?" Rhett semakin mengeratkan pelukannya.


"Eh? Hah? Emang besok nikahannya beneran?" wajah panik Kaia muncul.


"Ijab Kabul itu sah Dimata agama lho sayang" bisik Rhett mesra di telinga Kaia.


"Haaaahhhh? Mamiiii!" teriak Kaia histeris yang membuat Rhett terbahak. Duncan yang sedang berdiskusi dengan Richard Hammond bergegas mendatangi putrinya takut terjadi apa-apa.


"Rhett! Kamu apain Kaia?" tanya Duncan panik.


Kaia melepaskan pelukannya dari Rhett dan memeluk papinya. "Papi, apa beneran besok Kaia nikah sama Rhett? Beneran? Pakai acara bilang 'Saya terima nikahnya bla bla bla' di depan penghulu?" Wajah cantik itu tampak memucat.


"Lho ya beneran lah sayang. Kan Rhett udah melamar kamu dan kamu bilang iya" kekeh Duncan.


"Haaaahhhh? Bukannya biar tuh ular beludak percaya ya?" eyel Kaia.


"Nggak sayang, beneran kamu akan menikah dengan Rhett James O'Grady sesuai wasiat paman Patrick O'Grady" senyum Duncan gemas dengan putrinya yang super polos soal beginian.


Bruk!


"Z!" teriak Rhett yang melihat Kaia tiba-tiba pingsan lalu segera menggendonnya.


"Bawa ke kamarnya Rhett, minta sama maminya bawain minyak kayu putih!" kekeh Duncan santai.


"Haaaddeeh, Kai Kai. Kok bisa sih aku punya sepupu cewek payah soal amor!" omel Levi sambil menggelengkan kepalanya. "Bahkan Kristal saja lebih pengalaman!"


***


Yuhuuu Up Brunch Yaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2