My Rey

My Rey
Bule Irlandia - Season 2


__ADS_3

"Apa? Lu dilamar bule Irlandia? Langsung ke Oom Duncan? Seriously?" cerocos Arya ketika mereka berada di meja makan keluarga Blair.


"Hu um. Bule nekad! Pede overload!" sahut Kaia sambil mencomot bakwan udang.


"Whoah! Keren tuh Kai. Gue ajah sebagai laki salut lho sama tuh bule! Secara Oom Duncan bukan tipe pria yang langsung kasih restu kalau kagak yakin banget!" cengir Arya. "Tante Rhea gimana, Tan sama bule Irlandia itu?"


"Kalian kan tahu yang ngejar-ngejar cewek satu ini lumayan tapi nggak ada yang ditanggapi, dibanting iya. Kaia belum ketemu saja yang klik tapi kalau Tante sih si bule Irlandia itu oke juga!"


Kaia yang hendak memasukkan bakwan udang kedua langsung melongo dan si bakwan pun berhenti di udara. "Astaghfirullah Mami! Bener-bener satu Server sama papi!"


"Itu namanya jodoh, Kai. Oom Duncan sama Tante Rhea pas satu server" kekeh Levi.


"Iisshhhh kalian tuh!" Kaia langsung manyun.


"Eh tapi beneran Kai, si bule Irlandia sampai detik kemarin masih mengira Arjuna kekasihmu?" tanya Arya.


"Hu um. Payah tuh bule!" gelak Kaia.


"Aku rasa, si Rhett tidak tahu karena Arjuna memakai nama Indonesia nya tanpa memakai nama McCloud di belakangnya. Lagian akun Instagram nya si bocah psycho itu kan nggak ada foto dirinya sama sekali termasuk foto profil nya malah gambar Samoyed" ucap Levi sok menganalisis.


"Bisa jadi tuh. Apalagi kan Arjuna bukan tipe eksis sok keluar di halaman berita online atau gosip kayak kita-kita" timpal Arya.


Arya sering masuk berita online karena selain dikenal sebagai anak Gozali Ramadhan, dia juga seorang model karena memiliki fisik tampan.


"Lumayan nih aku lama di Massachusetts dan NY, nggak masuk berita gosip di Jepang. Biasanya ada ajah yang mentag namaku." Levi yang dikenal anak pianis dan pengusaha artist management memang sering dibandingkan dengan sang Daddy. Tak heran dia langsung terbang ke Massachusetts ketika diterima di MIT.


"Kalian itu anak-anak yang dari keluarga yang memang sudah terkenal. Terkadang sulit untuk bisa menjadi orang biasa karena kalian akan selalu disorot. Tapi Tante pesan, tetaplah jadi pribadi yang humble, saling menyayangi satu sama lain." Rhea melirik ketika ponselnya berbunyi. "Aidan."


Ibu cantik itu lalu menggeser tombol hijau ponselnya dan meloud speakernya.


"Assalamualaikum Aidan" sapa Rhea.


"Wa'alaikum salam mami. Arya disana ya?" jawab Aidan.


"Assalamualaikum bro. Ada apa?"


"Bro, bantuin gue mau nggak?" ucap Aidan.


"Bantu apa?"


"Jadi model buat advertisement restauran ku" kekeh Aidan.


"Kenapa nggak lu aja bro?" tanya Levi. "Secara lu juga good looking."


"Gue cari yang wajah Indonesia soalnya ini restauran Indonesia yang mau gue kembangin. Sorry Vi, wajahmu nggak terlalu Indo" kekeh Aidan.


"Woooiiii! Rasis lu!" umpat Levi sambil terbahak.


"Lu besok ajah buat resto Jepang dan Koreaku." Aidan tertawa.

__ADS_1


"Boleh lah. Bayaran harga profesional ya bro" kekeh Arya.


"Iyalah biarpun lu sodara gue, tetep profesional lah kalau soal bisnis!"


"Bagus! Gini nih gue suka!" ucap Arya. "Kapan gue kudu ke London?"


"Lusa bisa kah? Kan paling syuting sekitar dua hari terus bis itu lu mau jalan-jalan dulu di London sebelum balik ke New York atau Jakarta, terserah lu."


"Aidan, Arya baru sampai lho. Apa nggak jetlag nanti?" Rhea membujuk putranya.


"Nggak papa Tante, namanya juga refreshing" senyum Arya.



"Ya udah, kabari gue lu berangkat jam berapa dari JFK."


"Sip lah!"


***


Ketiga bersaudara sepupu itu pun jalan-jalan mengelilingi Manhattan dan menuju Central Park sambil menghirup udara segar musim semi. Usai berjalan-jalan mereka menuju sebuah kafe.


Hari ini memang Levi dan Kaia mengambil break sehari karena ingin mengajak Arya jalan-jalan.


"Besok mau ikut ga Ya ke perusahaan papi?" tanya Kaia sembari menyesap lemon squash nya.


"Ikut saja lah meskipun aku nggak kayak kalian yang otak itung-itungan" cengir Arya.


"Siapa tahu disana aku bisa ketemu sama si bule Irlandia yang ngejar-ngejar elu Kai" goda Arya sambil menyenggol bahu Kaia.


"Lu kalau liat si bule pasti setuja kalau dia memang sudah otw bucin ma Kaia" sambung Levi. "Macam bapak aku sama mamak aku lah! Terkadang gue sebagai anaknya malu sendiri dengar Daddy manggil mommy 'Diajeng Aya-aya' kalau lagi ngegombal."


Arya dan Kaia tergelak. "Ya ampun Oom Eiji" kekeh Arya. "Tapi Kai, beneran tar gue ma Levi menscanner si bule Irlandia. Pantas kagak jadi pasangan elu."


"Haaaiissshhhh! Kalian tuh menyebalkan!" cebik Kaia.


***


Pagi ini Kaia dan kedua sepupunya berangkat menuju MB Enterprise dan sengaja tidak bareng dengan Duncan. Levi yang menyetir Range Rover Kaia sembari mendengarkan radio yang menyebutkan bahwa Eiji Reeves akan merilis best album akhir bulan ini.


"Mati aku! Berarti Dad nggak bisa datang wisuda aku dong!" seru Levi.


"Alamat lu jadi anak durhakim, Vi" kekeh Kaia.


"Woooiiii kan jadwalnya bukan aku yang bikin Kai, lagian aku dah kabari mom dan dad kok" bela Levi.


Ponsel Levi yang terhubung dengan bluetooth mobil Kaia berbunyi dan tampak nama 'Dad Eiji' disana.


"Assalamualaikum Dad" sapa Levi.

__ADS_1


"Wa'alaikum salam. Vi, Daddy tetap bisa datang wisuda kamu kok. Tenang saja" ucap Eiji.


"Dad? Dad itu cenayang atau bis dapat bisikan gaib sih? Kok tahu aku bingung sama jadwal dad rilis album dan wisuda aku? Jangan-jangan Dad pasang penyadap ya di hpku jadi mendengar semuanya?" cerocos Levi.


"Dad habis bakar menyan tahu! Makanya dapat wangsit" jawab Eiji asal. Kaia dan Arya tertawa. "Lho ada Kaia? Apa kabar keponakannya Oom Eiji paling cantik diantara bujang-bujang minus akhlak."


"Alhamdulillah baik Oom. Arya juga ada disini" ucap Kaia.


"Wah ngapain lu Ya di New York? Apa ikutan minggat kayak si Levi?" kekeh Eiji.


"Nggak Oom, liburan saja" jawab Arya.


"Jangan kelamaan disana tar kayak bang Toyib nya Oom Eiji tuh kagak pulang-pulang" kekeh pria paruh baya itu.


"Ish, dasar daddy! Tega bilang anaknya keren begini bang Toyib!" cebik Levi.


"Hahahaha. Ya sudah selamat bekerja. New York pagi kan sekarang? Vi, mommy sama Daddy dua hari sebelum kamu wisuda dah sampai New York lho ya" ucap Eiji.


"Njih Daddy. Matur nuwun" jawab Levi.


***


Mobil Range Rover itu parkir di basement MB Enterprise di tempat parkir khusus milik Kaia. Ketika ketiganya turun, tampak Rhett sedang memarkirkan Aston Martin DB 11 nya di belakang mobil Kaia.




Kaia hanya menatap datar pria itu lalu berjalan menuju lift. Levi dan Arya saling memandang lalu tersenyum melihat kelakuan sepupunya.


"Itu pria Irlandianya?" bisik Arya yang dijawab dengan anggukan Levi. "Cocok buat Kaia, sama-sama Atos!"


Levi terbahak.


***


Yuhuuu Up Pagi Yaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote n gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️


***


Author minta maaf jika ada yang tidak suka kalau author membuat cerita menyinggung satu agama. Bukan maksud gimana-gimana tapi jujur tidak bermaksud apapun. 🙏🙏🙏


I just want to make stories. Maapkeun Eike yang masih harus banyak belajar.

__ADS_1


Matur nuwun.


__ADS_2