
Kita tinggalkan dulu kisah Aisha yang telah lahir kembali dengan wujud dan kekuatan baru. Bersama dengan kisah asmaranya di sekolah Chandra Kirana. Kita beralih kisah yang berkaitan dengan keinginan kuat Nagadhini yang memilih jalan pintas agar dapat mengalahkan Nagini alias Dewi Ular.
Nagadhini memang memiliki nafsu duniawi yang sangat kuat yang melekat pada dirinya. Dan, ia bermaksud untuk mencari dan membangkitkan sang kekuatan baru yang tersegel. Untuk itu, ia memerlukan sesuatu yang berharga yang tersimpan dan tersegel di sebuah Istana Neraka di dunia bawah.
Yang dijaga oleh makhluk yang sangat kuat. Yaitu, makhluk yang bernama Ki Krintil. Nagadhini berniat untuk mengambil buku kuno kebangkitan untuk melepas segel dari sang makhluk paling jahat yang pernah hidup di muka bumi. Untuk itu ia harus menemukan peti mati milik sang makhluk paling jahat yang terkubur di tempat terpisah.
Namun, untuk menemukan petinya tidaklah mudah. Tentu saja, hal tersebut membutuhkan syarat. Darah gadis perawan suci sebanyak 7 orang. Yang lahir di malam satu suro tepat pukul 24 tengah malam. Dan, tentu saja untuk menemukannya tidaklah mudah sekaligus juga sangatlah sulit.
"Aku harus menemukannya...darah gadis perawan suci sebanyak 7 orang...yang lahir dimalam satu suro tepat pukul 24 tengah malam memang langka...sekaligus sangatlah sulit...akan tetapi, bukan Nagadhini namanya jika tidak dapat menemukannya....
Ucap Nagadhini dalam bathin.
"Untuk itu aku membutuhkan Peta Alam Semesta untuk menemukan ketujuh gadis perawan suci...hahaha...
Ucap Nagadhini sambil tertawa lebar.
"Tentu saja, ibunda...
Ucap seseorang wanita yang baru masuk.
"Deviandra! Kemarilah, putriku sayang?"
Ucap Nagadhini sambil memeluk putrinya. Ternyata, setelah bertahun-tahun berlalu semenjak pertarungannya dengan Nagini. Nagadhini menemukan pasangan hidupnya yang berasal dari bangsa siluman sama sepertinya. Mereka menikah lalu akhirnya Nagadhini hamil dan melahirkan seekor ular kecil berjenis kelamin perempuan.
"Kau mendengar segalanya, putriku?"
Tanya ibunya.
"Tentu saja, ibunda...
Balas Deviandra.
"Lalu, apakah kau dapat memenuhi permintaan ibundamu ini?"
Tanya Nagadhini lagi.
"Tentu saja, ibunda? Apa, yang ibunda inginkan...dengan senang hati ananda akan memenuhinya...
Jawab Deviandra.
"Tetapi, tugas ini sangat sulit putriku?"
Ucap Nagadhini.
"Tugas apa sampai begitu sulit, ibunda? Aku akan mencari keberadaan Peta Alam Semesta....lalu aku akan memberikannya kepada, ibunda...
__ADS_1
Ucap Deviandra sambil tersenyum.
"Lalu, apakah kau tahu dimana Peta Alam Semesta disembunyikan?"
Tanya Nagadhini.
"Saat bintang-bintang dalam posisi sejajar dan saat terjadi gerhana bulan, maka Peta Alam Semesta akan menampakkan diri...
Balas Deviandra.
"Bagus! Segera laksanakan dan temukan...
Ucap Nagadhini.
"Baiklah, ibunda...ananda mohon diri...
Ucap Deviandra segera berlalu dari tempat tersebut. Ia pun mulai mencari dimana keberadaan Peta Alam Semesta itu berada. Apapun yang terjadi, ia harus menemukannya dan mendapatkannya.
Aku harus menemukannya, aku tidak peduli meskipun aku harus kehilangan nyawa...Peta Alam Semesta akan aku dapatkan...dan, tentu saja segala rintangan akan aku hadapi...
Ucap Deviandra dalam bathin sambil bergerak cepat menyusuri hutan belantara. Ia menatap ribuan bintang di langit yang tak beraturan.
Sepertinya malam gerhana bulan akan terjadi sebentar lagi..posisi bintang-bintang di langit memang tidak beraturan...akan tetapi menurut perkiraanku...seharusnya itu tidak lama lagi, kan?
Ucap Deviandra dalam hati lagi.
Ucapnya pasti dan ia pun mulai bergerak lagi. Menyusuri hutan belantara yang lebat. Dengan ditemani suara jangkrik di malam yang pekat. Deviandra bergerak semakin cepat lalu tidak lama kemudian ia pun keluar dari Dunia Ular dan ia sudah sampai di Dunia Manusia.
......................
Sementara itu di lain tempat pukul 11 malam...
Di dalam sebuah ruangan yang tidak terlalu luas. Tampak dua orang sedang duduk berbincang-bincang dengan santai. Mereka berdua tampak sedang membahas sesuatu yang penting. Dan, sesekali tampak raut ketegangan terukir di wajah tua mereka.
"Sebentar lagi adalah malam gerhana bulan dan semua posisi seluruh bintang-bintang akan sejajar...
Ucap sang tetua yang sudah berumur lebih dari 100 tahun. Ia adalah tetua dari perkumpulan pemburu siluman.
"Memangnya apa yang akan terjadi, kakek? Dengan gerhana bulan dan posisi bintang-bintang yang sejejar...
Tanya seseorang yang sudah berusia lebih dari 50 tahun. Tetua yang dipanggil kakek tersebut hanya menghela nafas lelah sambil mengelus-elus janggutnya yang putih.
"Ketika, saat itu tiba...Peta Alam Semesta akan menampakkan diri, Adam?"
Ucap tetua tersebut.
__ADS_1
"Peta? Peta Alam Semesta?"
Ucap orang yang dipanggil Adam tersebut.
"Ya, Peta Alam Semesta...
Ucap sang tetua yang dipanggil kakek oleh Adam.
"Apa itu, Peta Alam Semesta kakek? Baru kali ini aku mendengarnya...
Tanya Adam.
"Ceritanya sangatlah panjang sekali, Adam? Tidak cukup waktu untuk membicarakannya...
Balas sang tetua.
"Aku siap untuk mendengarkan, kakek?"
Ucap Adam dengan tatapan mata penuh keingintahuan. Sang tetua melihat rasa keingintahuan yang besar dari sorot mata Adam. Lalu, akhirnya ia pun menceritakan kisah tentang ras makhluk yang paling jahat di muka bumi.
Zaman dahulu sebelum kelahiran Nagadhini dan Nagini...
Ada satu ras makhluk yang paling jahat lahir dan berdiam diri di muka bumi untuk waktu yang lama. Ras itu disebut ras paling jahat. Sebab, ia sangat suka memakan saripati sebangsanya sendiri untuk memperkuat dirinya sendiri.
Ras tersebut juga banyak menyebabkan kekacauan di sekitarnya. Karenanya, banyak sekali pihak yang mengutuk ras tersebut. Namun, tidak ada yang berani melawan ras tersebut. Oleh karena itu, pihak yang merasa terancam keselamatannya tersebut memohon kepada sang pencipta.
Agar memberi mereka jalan keluar untuk mengatasi hal tersebut. Akhirnya, do'a mereka pun dikabulkan oleh sang pencipta. Sang pencipta mengirimkan seseorang yang sangat sakti dan kuat untuk menghadapi ras paling jahat tersebut.
Seseorang yang sangat kuat tersebut berasal dari ras manusia sedangkan ras yang paling jahat berasal dari bangsa iblis. Pertarungan antara ras manusia dengan ras bangsa iblis sesungguhnya sudah berlangsung sejak lama.
Dan, kemudian pecahlah peperangan dan pertarungan diantara dua pihak yang saling bermusuhan tersebut. Kedua, pimpinan kedua ras tersebut pun akhirnya bertarung habis-habisan. Keduanya sama kuatnya dalam hal pertarungan.
Namun, ras iblis lebih kuat daripada ras manusia. Oleh, sebab itu pimpinan dari bangsa manusia menyegel ibils tersebut di dalam peti khusus. Lalu, menyimpan jasadnya di tempat yang paling tersembunyi. Dan, tidak dapat ditemukan oleh sesiapa pun.
Agar tidak menjadi masalah di kemudian hari bagi ras manusia selamanya. Dan, buku Kuno Kebangkitan disimpan di istana neraka yang dijaga oleh Ki Krintil. Sang penjaga khusus yang memiliki kekuatan setara Ular Suci.
Sementara, Peta Alam Semesta yang merupakan penentu dari kedua hal tersebut hanya muncul setiap seribu tahun sekali. Sampai disini tetua tersebut berhenti bercerita. Dan, Adam pun terdiam cukup lama untuk menelaah apa yang baru saja diceritakan oleh tetua tersebut.
Ia merasa akan adanya bahaya yang sedang mengintai karena hal tersebut. Adam berencana untuk memberitahukan hal tersebut kepada Anna dan Richard secepatnya. Agar mereka dapat mencegah hal yang berbahaya terjadi.
Bersambung...
NAGINI 2, TITISAN DEWI ULAR
Cover
__ADS_1