Pacar Galak

Pacar Galak
Menjenguk


__ADS_3

Bi Iyem mempersilahkan ketiga sahabat majikannya untuk masuk dan menemui Putri di kamarnya, bi Iyem langsung melangkahkan kakinya ke dapur dan membuatkan minuman untuk mereka.


Dengan heboh Raysa memeluk Putri yang terbaring lemah.


''Aduuuh, put...! lu kenapa sih kok lemas banget, tuh...! muka lu pucat,'' ucap Raysa dengan panik.


''Penyakit lambung gue kambuh Ray, karena gue telat makan kemaren,'' jawab Putri dengan suara yang lemah.


''Nih...! kita bawain lu roti dan buah, dimakan ya, Put! biar cepat sembuh dan gabung lagi sama kita-kita,'' ucap Rendi.


''Makasih ya, kalian semua udah mau jengukin gue, gue jadi terharu,'' ucap Putri sok puitis.


''Sama-sama, Put! kitakan temenan wajarlah kita jenguk lu, yang penting sekarang lu harus sehat dulu, ketahuan bangat jomblo lu yak, gak ada yang ingatin lu makan, besok-besok gue ingatin lu buat makan dah, biar sakit lu ga kambuh-kambuh lagi, '' ledek Riko yang membuat para sahabatnya tertawa. .


Ketika sedang asyik bercerita, mereka dikejutkan dengan kedatangan Ibu Putri yang pulang bekerja, mereka menyapa ibu Putri, dan bersalaman sambil memperkenalkan diri mereka kepada ibu Putri.

__ADS_1


Setelah berkenalan, ibu Ningrum melangkahkan kaki ke dapur menyiapkan makanan untuk mereka, sebenarnya mereka tidak enak untuk makan, karena niatnya tadi cuma mau menjenguk Putri, tetapi malah di suguhkan makanan, mereka tidak bisa menolak karena Putri dan ibunya memaksa mereka untuk makan.


Setelah selesai makan, mereka bercerita sebentar, kemudian izin undur diri karena udah sore, mereka harus pulang dan tidak lupa mereka, berpamitan dengan ibu Putri.


''Tante terima kasih, ya! udah menerima kami dengan baik, udah dijinin makan disini juga, maaf sudah merepotkan tante, ucap Raysa sembari memeluk ibu Ningrum.


Raysa sudah terlihat dekat dengan ibu Ningrum karena ia telah menganggap ibu dari sahabatnya tersebut sebagai ibunya juga.


''Iya, sama-sama, nak! kalian tidak merepotkan kok, malahan tante sangat senang kalian kesini, sering-sering main kesini yah, temenin Putri karena terkadang ia suka sendiri di rumah kalo tante pergi ke butik,'' ucap ibu Ningrum.


''Baik tante, kapan-kapan kita akan main kesini lagi deh, tapi tante jangan bosan-bosan ya, liat wajah kita,'' canda Rendi yang membuat ibu Ningrum tersenyum gemas mendengar ucapan Riko.


Keesokan harinya, Putri masih belum bisa masuk sekolah, alhasil Raysa duduk sendiri di kelasnya, sambil menanti kedatangan guru yang masuk untuk mengajar hari ini, Raysa bersenda gurau dengan Rendi dan Riko.


Ketika mereka sedang asyik bercerita, mereka di kejutkan dengan kedatangan Victor ke kelas mereka dan menghampiri Raysa, dan semua para siswa-siswi menatap ke arah Victor dengan tatapan yang tidak bisa diartikan, mereka kaget karena jarang-jarang Victor menghampiri kelas mereka.

__ADS_1


''Lu temannya Putri, kan? Putri kemana? '' tanya Victor dengan tampang dinginnya,


seketika suasana jadi menegang melihat wajah Victor yang datar dan dingin itu.


''Putri lagi sakit kak, jadi dia tidak masuk hari ini,'' jawab Raysa sedikit gugup.


Setelah mendengar penjelasan Raysa, tanpa berkata apa-apa Victor berjalan meninggalkan kelas itu. Semua mata memandang dengan pandangan penuh tanda tanya karena seorang Victor Anugrah Sanjaya mencari Putri, sebenarnya mereka ada masalah apa? tetapi mereka hanya bisa bertanya-tanya di dalam hati, karena mereka tidak akan punya nyali untuk bertanya kepada Victor.


Para siswi yang melihat kejadian itu menjadi heboh, dan berasumsi dengan pemikiran mereka masing-masing.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


☺️hay para pembacaku, jangan lupa like, vote dan komentnya ya, terima kasih


__ADS_2