
Anddaiiii a....aa....a..... ku jadi orang kaya.
Dddrrrtttttt....dddrrrtttttttt
andai a....a.....a....enggak usah pake kerja.
dddrrrrttt....dddrrrtttttt
"Njingan. Siapa sih. Ganggu aja perasaan."
Melihat layar ponselnya dengan raut muka aneh dan bingung.
Anes : "Mbak Wina????????"
Wina adalah teman lamanya Anes di PJTKI, selama ini Anes hanya sekali pernah menghubunginya lewat telpon, ketika dia baru saja datang ke negeri T. Setelah itu tak ada lagi percakapan yang serius, atau sekedar ber say hello secara pribadi. Adanya cuma bercanda ria di beranda Facebook.
Belum sempat Anes mengangkat telponnya, ada Chat WA masuk.
Ghanes, ada waktu ghan? kalau ada waktu telpon balik ya. √√
Anes tak segera membukanya, karena ia harus menyelesaikan gosok giginya terlebih dulu. Anes baru saja bangun dari tidurnya. Setelah semalam dia tidur jam 4 pagi karena menemani Andra, bergantian berjaga dengan Bapaknya.
Setelah 15 menit kemudian, sambil memulai rutinitasnya, Anes mrnghubungi kembali.
Dibuka WA nya, lalu meng klik nama paling atas di daftar chat nya.
Anes : "Weiiii,, apa kabar Mbak Win? sehat Mbak?"
Wina : " Sehat Ghan. Kamu baik baik saja kan Ghan?"
Sepersekian detik Anes mencoba mencerna kalimat tanya dari mbak Wina ini. Apa maksudnya. Mengarah ke mana pertanyaan in?
Anes : "Saya sehat Mbak, ada apa kok tumben nelpon Mbak ?"
Wina : "Ga ada apa apa sih. Cuma nanyain kabar aja kok, kan lama banget kita ga ngobrol kan yak. Gimana kerjaanmu? lancar Ghan ?"
Anes : " Lancar Mbak, Bosku juga lumayan baik meskipun kadang resek dengan cerewetnya."
Wina : "Syukur dech kalau gitu. Semoga kamu baik baik aja. Aku tau kamu orang yang baik dan bijaksana."
Anes : "Ada apa sih Mbak ? Kok perasaan dari tadi kata katamu agak sedikit aneh."
Wina : " mmmm...... Kamu dengan pacarmu baik?"
Anes : "Baik baik aja kok. Kenapa sih ? Btw darimana Mbak tau aku ada pacar di sini?"
Wina : "akkhh aku tau nya juga ga sengaja. Kalau bukan Taraya yang ngomong aku ga bakalan tau Ghan."
Anes : "Aya ???? Kok dia bisa tau ? Padahal aku ga pernah lo ngomong atau cerita sama dia."
Wina : "Ya dia tau nya juga karena katanya hape nya Dimas walpapernya photomu dan Dimas."
Anes : " Kok Taraya bisa lihat Hape nya Didim, kapan mereka ketemu?"
Wina : "Kan mereka sering ketemu Ghan, mereka kan pacaran. Masak kamu ga tau sih ? Malah anak anak itu tahunya kamu yang pelakor, ngerebut pacar orang, bahkan orang sudah kamu anggap adik sendiri."
Anes : "Hhaaaaahhhhhh???!!!!"
Wina : " Katanya Aya, mereka pacaran dah lama, sering ketemu juga, hampir tyap minggu, terus Aya marah besar ketika liat handphone nya Dimas kok walpapernya Photo kalian berdua."
Wina : " Terus itu liat deh di facebook nya Aya yang baru, itu photomu berdua di jadikan bulan bulanan, di kata katain , katanya kamu pelakor lah lonthe lah dan macem macem."
Wina : "Aku pertama kaget denger cerita ini dari Aya, karrna yang aku tahu, kamu ga mungkin lah se tolol itu hingga merebut pacar adikmu sendiri."
Wina : "Ghan ??? Ghan??? ...."
__ADS_1
Masih sepi ga ada jawaban sama sekali.
Wina : "Ghan !!!! Ghanes !!!"
Anes : "Eh ! iya Mbak. Maap maap. Tadi aku terlalu fokus ngedengerin."
Wina : " Karena Aku ga percaya inilah makanya aku pingin mengklarifikasinya drngan yang bersangkutan Ghan, aku sudah dewasa , ga mungkinlah aku hanya mendengarkan salah satu pihak saja. "
Wina : "Kamu ga pa pa Ghan ?"
Anes : "Akkh ! Ga pa pa Mbak, tapi jika di tanya masalah ini jujur demi apapun Aku ga taua apa apa, aku yang jadi selingkuhan atau Aya. Selama ini Dimas juga selalu telponan denganku tyap hari, juga ga ada tanda tanda yang mencurigakan."
Anes : " Udahlah, nanti aku tanyakan aja pada Dimas , kenapa bisa ada gosip yang begini, harusnya dia bisa menjelaskan sih."
Wina : "Kamu yang sabar, aku rasa ini bukan salahmu Ghan, aku tau kamu kok. Mungkin kesalahpahaman saja."
Anes : "Semoga begitu."
(Akkhhh rese' kenapa mereka nambah nambahin porsi otakku aja sih.) Guman Anes dalam hatinya.
Anes : "Mbak , udah dulu ya, kapan kapan sambung lagi, saya sedang sibuk, mau nyuciin jendela dan pintu. Btw makasih informasinya ya."
Wina : "oke dech kalau gitu. Kamu jaga diri baik baik ya. Apapun yang terjadi tetaplah tegar dan semangat.
Anes :"Siap Mbakku sayang. Bye."
Wina : "Bye bye."
"Shiit lah." Ucap Anes setelah menutup telponnya .
Yah,,, mandormu ada di situ ga ? √√
^^^2 menit lagi ya dek.√√^^^
10 menit kemudian.....
Anes : "Kamu pacaran Yah dengan Aya.?" Tanya Anea Too the point karena Anea memang orangnya ga suka bertele tele.
Didim : "Ga !" Jawabnya cepat dan tegas.
Anes : "È..."
Didim : "Kenapa ?"
Anes : " Ga ada sih, kan aku tadi ga sengaja bukan Facebook nya Aya yang baru, kok aku liat photo kita di upload terus, captionnya begitu, kan aneh aja sih."
Didim : "Begituan kok di urusin . Biarin aja."
Anes : "Tapi darimana Aya dapet gambar kita Yah?"
Didim : "Ya ...... mana aku tau."
Didim : "Udah akh,, aku sibuk, ni bluetooth ku masih ku cas, aku ga bawa headset kabel tadi. Urusanmu sama Aya urusin aja sendiri, aku ga ikut campur."
Anes :"Lah kok gitu ?"
Didim : "Aku ga mau ribet."
Anes : "Oh,, ya udah, matiin aja dulu kalau ga bisa ."
Didim : "Ya udah. Bye."
Anes : "B.... b**ye.." Jawabnya pelan, karena sudah keburu di matikan.
"Aku rasa..... aku mendapatkan orang yang salah lagi." Gumam Anes perlahan.
__ADS_1
"Tuhan..... apa dosaku sejauh ini, kenapa Kau pertemukan aku dengan sampah sampah macam begini Tuhan, kenapa Kau ciptakan Cinta di hatiku Tuhan??? Kenapa ??? Akkhhhh......" Suaranya mulai serak teringat Ibunya yang masih di ICU dan belum ada perkembangan yang signifikan .
................................................
...Today 10:13 Am...
"Gimana kabarnya Aya ? sehat ?√√
(ga ada balasan)
...Today 14:07...
^^^"Sehat Mbak" √√^^^
"kalau ada waktu telpon ya ."√√
^^^"oke mbak, siap. aku kangen lo mbak.√√^^^
^^^"nanti ya jam 15:15"√√^^^
"Oke deh."√√
...,,, ,,,,,,,, ,,,,,,,...
15:16
Anes :"Kabarnya giamana Aya ? sehat kan?"
Taraya : "waaoo sehat banget mbak, sumpah deh. Mbak Anes masih di bos yang sama kan?"
Anes : "Masih donk, masih aman terkendali Ya."
Taraya : "Syukur dech Mbak, kapan kapan kita ngumpul bareng ya mbak."
Anes :"Oke oke aja kok Ya. "
Anes : "Ya,,, "
Taraya : "ya Mbak, ada apa?"
Anes : "Kamu sering ketemu dengan Dimas ?"
Taraya : "Lumayan sering sih Mbak, pertama kali itu ketika aku minta di anterin beli haoe sih, kita kan sama sama di kota T jadi deket gitu."
Anes : "Kalian pacaran ?"
Taraya : "Astaga.... Mbak. Ga lah Mbak, siapa yang ngomong begitu, aku sama dia hanya kaka adik an saja kok. Mana mungkin Mbak, apalagi setelah aku tahu Dia gandeng dengan Mbak Anea. Ga mungkinlah Mbak."
Anes tersenyum singkat.
"Ya kalau ga, ga perlu kan nulis caption yang begitu di beranda facebookmu Aya,,,,."
Taraya : "Itu bukan aku yang nulis Mbak. Sumpah deh Mbak."
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.