Pengorbananku Untuk Ibu

Pengorbananku Untuk Ibu
Pelipur lara


__ADS_3

"Aku capek Mas, capek nungguin dia menghargai hubungan kita."


Akhirnya Anes menjawab mengeluarkan isi hatinya.


Triyono saat ini di anggap kaka sama Anes, karena akhir akhir ini dialah yang menenangkan Anes ketika Anes mulai menggila di sosmed, entah kenapa tiba tiba Triyono muncul seperti hantu yang tau bahwa Anes sedang stress dan mencari pelampiasan atas kemarahannya.


Waktu itu.....


"Hei.... ga usah begitu kalau ada masalah ceritalah ma aku."


"Lu siapa?"


"Bukan siapa siapa , cuma aku tau kamu lagi stress kan ? banyak masalah kan ? hingga komentar komentar mu di statusmu sendiri begitu pedas ? ngaku hayookk...


kenapa ? kamu punya masalah sama pacar ?"


"Capek."


Cuma itu jawaban singkat Anes kala itu . Yang akhirnya membuka pintu buat mereka saling dekat sampai saat ini. Meskipun ga ada yang spesial dari mereka berdua.


Anes seperti menemukan Susan kembali pada sosok Triyono ini.


Nasehat nasehatnya menenangkan.


Juga lemah lembutnya menyingkapi apa yang terjadi dan tak memberikan judge, membuat Anes sedikit jinak di hadapannya.


"Nduk, kamu suka jersey ga nduk?"


"Akhhh aku ga tau sosl begituan mas, aku bisa nonton bola itu cuma ketika ada piala dunia aja sih, lain lainnya aku ga tau mas."


"Hahahhaha, kenapa ? ga suka bola?"


"Bukan ga suka mas, cuma ga ngerti aja, jadi aku tuh kalau ga ngerti sesuatu kaya ngerasa percuma nontonnya, cuma ah oh ah oh ga jelas gitu. ixixixixixi." Jaeab Anes terkikik geli teringat ketika sedang kumpul bersama teman2 cowoknya dan membahas bola, maka Anes menjadi orang tergoblok saat itu.


"Kirain ga suka."


"Hahahahaha kenapa ? berharap aku klik dengan hobimu gitu ya?"


"Ga juga sih, cuma asyik aja jika ada cewe yang hobi bola, kan hewan langka tuh. "


"Dih, manusia se cantik saya di kata hewan... Kurang ajar kamu mas. Hahahaha."

__ADS_1


"Nah gitu donk nduk, ketawa,, seneng aku lihatnya, paling ga aku bisa jadi hiburan buatmu kan. Mas Ikhlas ko nduk."


"Ya elah mas mas, godain mulu, ntar kalau jatuh cinta mampus kamu."


"Emang kamu maunya gimana nduk?"


"Maksudnya mas?" Tanya Anes ga ngerti dengan gurauan Tri.


"Ya maksudku tuh, emang kamu selama ini maunya kita itu seperti apa , gitu nduk." Balas Tri menjelaskan.


"Mmmmmmm...... tau deh mas, nanyain sesuatu yang ga jelas dan ga berdasar begitu." cebik Anes sedikit kesal dengan topik pembahasannya kali ini, karena secara otomatis dia teringat dengan luka yang sedang di alaminya kini.


"Jangan bilang kamu ga bisa move on dari pacarmu itu ya nduk, laki laki macam begitu buat apa kamu jagain terus terusan, yang lebih baik masih banyak lo nduk."


"Kok mas tau sih Mas.?" Tanya Anes penasaran karena ia merasa tebakan Tri sangat benar sekali.


"Tuh........... kan bener..... Apa sih nduk ynag kamu suka dari dia nduk? Jangan hanya karena kamu sudah pernah tidur bareng lantas kamu mempertaruhkan masa depanmu hanya demi laki laki bajingan macam itu ya."


Anes menundukkan kepalanya , meskipun tak sepenuhnya alasan sudah pernah tidur bareng itu menjadi satu satunya alasan Anes belum bisa move on dari Dimas.


"Kenapa diam?" Tanya Tri kemudian karena melihat Anes terdiam sambil menundukkan kepalanya.


"iya." Jawab Anes singkat.


"Nah, yang begini ini yang paling ga aku suka dari sebuah alasan cewek ga bisa move on. Sudahlah ,,,,,,,,,yang sudah ya biarlah berlalu, yang penting jangan di ulangi lagi, masa depan itu masih panjang lo nduk, jangan di sia siain hanya untuk orang brengsek macam begitu." Lanjut Tri menasehati Anes yang terlihat masih dilema dengan hatinya.


"Eh, Mas, kok Mas tau kalau dia brengsek? Mas tau darimana Mas?" Tanya Anes baru ngeh dengan pernyataan pernyataan yang di lontarkan Tri padanya barusan.


"Tau lah nduk, sosial media itu begitu luasnya lo, lalu juga karena beberapa waktu yang lalu mas pernah ngepoin dia, karena berita berita yang viral itu, kaget karena ternyata itu adalah kamu ."


"oohhhhh yang dulu itu?"


"iya."


"itu kan udah lama mas." Sangkal Anes.


"iya. Memang udah lama, tapi berawal dari situlah Mas jadi sering ngepoin dia . Gitu nduk ku sayang, polos amat sih gitu aja ga ngerti. Mas juga tau lo kalau dia sering komunikasi dengan cewek lain, mungkin kamu ga melihatnya, karena mungkin kamu di restric."


Lanjut Tri menjelaskan.


"Anes udah tau kok Mas, namun Anes tak mau tau, atau sekedar bertanya, karena saat ini bagi Anes sudah tak terlalu penting."

__ADS_1


"terus yang sekarang penting apa? Aku?" Tanya Tri dengan senyum menggodanya.


"Diiihhhhh ge er."Jawab Anes tertawa terkekeh, namun malah terlihat seperti menyeringai.


"Aku pingin lepas dari dia Mas." Lanjut Anes kemudian.


"kan tinggal putusin aja, apa susahnya nduk.?"


"Ga gitu Mas, karena kemaren kemaren dia sempat nuduh Anes selingkuh mas, jadi kalau sekarang Anes yang putusin maka tuduhannya yang kemaren itu akan di anggap benar donk, Masalahnya nih,,,, Anes kenal dengan hampir semua teman temannya Mas. Anes capek Mas kalau harus menerima tuduhan terus menerus, gosip yang kemaren aja dengan Taraya itu aja masih beredar sampai sekarang kan? Anes capek mas......"


Terang Anes panjang lebar menjelaskan pada Triyono.


"Mau aku bantuin?"


"apa?" Tanya Anes penasaran.


"Pokoknya apapun yang Mas lkauin kamu harus ikutin ya, jangan banyak protes di awal, dan kita mulai drai malam ini. Xixixixixixixixiixxi." Jelas Tri , tapi bukan menjelaskan, hanya memberi arahan yang tak terarah, seperti memberikan kompas kering.


"Akkhhh apaan sih mas, ga jelas kmau mas." Gerutu Anes merasa di kerjain.


Anes uring uringan dengan Triyono, yang menurutnya membual tak ada arah mata angin, EH.! Arah tujuan maksudnya.


"Awas aja lu mas" Gerutu Anes dalam hatinya, sambil ngemut permen lilipop dan saling share screen dengan Tri karena sebenarnya obrolan mereka hari ini adalah ketika mereka sedang nonton film Fast furious 6 bersama.


.


.


.


.


.


.


.


*Author : bagi yang belum nonton film itu, tontonlah dulu, itu film sangat booming dan sampai sekarang film itu tak tergantikan. Namun salah satu pemainnya sudah wafat sekarang.


Sedih ga sih ... hikkszz hiksszz🤧😭*

__ADS_1


__ADS_2